Misykatul Mashabih — Hadis #51727
Hadis #51727
وَعَن أبي ذَر قَالَ: كُنْتُ رَدِيفًا خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا علىحمار فَلَمَّا جَاوَزْنَا بُيُوتَ الْمَدِينَةِ قَالَ: «كَيْفَ بِكَ يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا كَانَ بِالْمَدِينَةِ جُوعٌ تَقُومُ عَنْ فِرَاشِكَ وَلَا تَبْلُغُ مَسْجِدَكَ حَتَّى يُجْهِدَكَ الْجُوعُ؟» قَالَ: قُلْتُ: اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ: «تَعَفَّفْ يَا أَبَا ذَرٍّ» . قَالَ: «كَيْفَ بِكَ يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا كَانَ بِالْمَدِينَةِ مَوْتٌ يَبْلُغُ الْبَيْتَ الْعَبْدُ حَتَّى إِنَّهُ يُبَاعُ الْقَبْرُ بِالْعَبْدِ؟» . قَالَ: قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ: «تَصْبِرُ يَا أَبَا ذَرٍّ» . قَالَ: «كَيْفَ بِكَ يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا كَانَ بِالْمَدِينَةِ قَتْلٌ تَغْمُرُ الدِّمَاءُ أَحْجَارَ الزَّيْتِ؟» قَالَ: قُلْتُ: اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ: «تَأْتِي مَنْ أَنْتَ مِنْهُ» . قَالَ: قُلْتُ: وَأَلْبَسُ السِّلَاحَ؟ قَالَ: «شَارَكْتَ الْقَوْمَ إِذًا» . قُلْتُ: فَكَيْفَ أَصْنَعُ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: «إِنْ خَشِيتَ أَنْ يَبْهَرَكَ شُعَاعُ السَّيْفِ فَأَلْقِ نَاحِيَةَ ثَوْبِكَ عَلَى وَجْهِكَ لِيَبُوءَ بإِثمك وإِثمه» . رَوَاهُ أَبُو دَاوُد
Atas wewenang Abu Dzar, dia berkata: Saya sedang berkendara di belakang Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, suatu hari di atas seekor keledai. Ketika kami melewati rumah-rumah di Madinah, dia berkata: “Apa kabarmu, Abu Dzar?” Jika terjadi kelaparan di kota, apakah kamu bangun dari tempat tidurmu dan tidak mencapai masjid sampai rasa lapar membuatmu lelah? Dia berkata: Aku berkata: Tuhan dan Rasul-Nya Tahu. Dia berkata: “Bersikaplah suci, wahai Abu Dzar.” Beliau bertanya: “Bagaimanakah wahai Abu Dzar, jika ada kematian di kota dan seorang budak sampai di rumah hingga kuburannya dijual untuk budak tersebut?” . Beliau menjawab: Aku berkata, Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui. Beliau berkata: “Bersabarlah wahai Abu Dzar.” Beliau berkata: “Bagaimana kabarmu wahai Abu Dzar, ketika terjadi pembunuhan di Madinah? Apakah batu minyaknya berlumuran darah? Dia berkata: Aku berkata: Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui. Beliau bersabda: “Kamu berasal dari siapapun kamu berasal.” Dia berkata: Saya berkata: Dan memakai senjata? Dia berkata: “Waktu itu kamu bergabung dengan masyarakat.” Aku bertanya: Apa yang harus aku lakukan wahai Rasulullah? Beliau bersabda, “Jika kamu takut bilah pedang itu menyilaukanmu, maka lemparkanlah bagian samping pakaianmu Wajahmu akan menanggung kesalahanmu dan kesalahannya.” Diriwayatkan oleh Abu Dawood
Diriwayatkan oleh
Abu Dzar Al-Ghifari (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 27/5397
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 27: Bab 27