Bulughul Maram — Hadis #52891

Hadis #52891
وَعَنْهُ قَالَ: { أَعْتَقَ رَجُلٌ مِنَّا عَبْداً لَهُ عَنْ دُبُرٍ لَمْ يَكُنْ لَهُ مَالٌ غَيْرُهُ.‏ فَدَعَا بِهِ اَلنَّبِيُّ ‏- صلى الله عليه وسلم ‏-فَبَاعَهُ } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ 1‏ .‏‏1 ‏- صحيح.‏ رواه البخاري ( 2141 )‏، وأقرب ألفاظ البخاري للفظ الذي ذكره الحافظ فهو برقم ( 2534 )‏ و ( 7186 )‏ وأما لفظ مسلم ( 997 )‏ عن جابر قال: أعتق رجل من بني عذرة عبدا له عن دبر.‏ فبلغ ذلك رسول الله ‏-صلى الله عليه وسلم‏-، فقال: " ألك مال غيره؟" فقال: لا.‏ فقال: " من يشتريه مني "؟ فاشتراه نعيم بن عبد الله العدوي بثمانمائة درهم، فجاء بها رسول الله ‏-صلى الله عليه وسلم‏-، فدفعها إليه.‏ ثم قال: " ابدأ بنفسك، فتصدق عليها.‏ فإن فضل شيء فلأهلك.‏ فإن فضل عن أهلك شيء فلذي قرابتك.‏ فإن فضل عن ذي قرابتك شيء، فهكذا.‏ وهكذا " يقول: فبين يديك، وعن يمينك، وعن شمالك قلت: وقوله: " عن دبر ": أي: علق عتقه بموته، كأن يقول: أنت حر بعد وفاتي.‏
Atas otoritasnya, dia berkata: {Seseorang di antara kami membebaskan seorang budaknya yang tidak memiliki harta benda lain. Maka Nabi – semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian – memanggilnya dan menjualnya. Disepakati. 1 .1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (2141), dan kalimat Al-Bukhari yang paling dekat dengan kalimat yang disebutkan oleh Al-Hafiz adalah No. (2534) dan (7186). Adapun perkataan Muslim (997), dari riwayat Jabir, beliau berkata: Seorang laki-laki dari Bani Adhrah membebaskan seorang budaknya dari belakang. Hal ini dilaporkan. Utusan Tuhan - semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian - dan dia berkata: "Apakah kamu punya uang orang lain?" Dia berkata: Tidak. Dia berkata: “Siapa yang akan membelinya dariku?” Maka Naim bin Abdullah Al-Adawi membelinya seharga delapan ratus dirham, dan Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam - membawanya dan memberikannya kepadanya. Lalu beliau bersabda: "Mulailah dari diri sendiri, sedekahkanlah. Jika masih ada yang tersisa, maka kepada keluargamu. Jika ada yang tersisa dari keluargamu, maka kepada saudaramu. Jika ada yang tersisa dari saudaramu, maka seterusnya. Dan seterusnya." Dia mengatakan: “Di tangan Anda, di sebelah kanan Anda, dan di atas kekuasaan Di sebelah kirimu, aku berkata: Dan perkataannya: “di belakang pikirannya” berarti: emansipasinya terhenti setelah kematiannya, seolah-olah dia berkata: Kamu bebas setelah kematianku.
Diriwayatkan oleh
[Jabir bin 'Abdullah (RA)]
Sumber
Bulughul Maram # 7/786
Kategori
Bab 7: Bab 7
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait