Bulughul Maram — Hadis #53041

Hadis #53041
وَعَنْ اِبْنِ عُمَرَ ‏-رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا‏- , عَنْ اَلنَّبِيِّ ‏- صلى الله عليه وسلم ‏-قَالَ : { مَنْ وَهَبَ هِبَةً , فَهُوَ أَحَقُّ بِهَا , مَا لَمْ يُثَبْ عَلَيْهَا } رَوَاهُ اَلْحَاكِمُ وَصَحَّحَهُ , وَالْمَحْفُوظُ مِنْ رِوَايَةِ اِبْنِ عُمَرَ, عَنْ عُمَرَ قَوْلُه ُ 1‏‏1 ‏- لا يصح رفعه .‏ رواه الحاكم ( 2 / 52 )‏ ، مرفوعا وقال: "هذا الحديث صحيح على شرط الشيخين، ولم يخرجاه ، إلا أن يكون الحمل فيه على شيخنا" .‏ قلت: وشيخه هو : إسحاق بن محمد بن خالد الهاشمي ، قال الحافظ في " اللسان " (1 /417)‏ : " الحمل فيه عليه بلا ريب ، وهذا الكلام معروف من قول عمر غير مرفوع " .‏ وأما الموقوف ، فرواه مالك في " الموطأ " ( 2 / 754 / 42 )‏ بسند صحيح ، ولفظه : " من وهب هبة لصلة رحم ، أو على وجه صدقة ، فإنه لا يرجع فيها.‏ ومن وهب هبة يرى أنه إنما أراد بها الثواب ، فهو على هبته ، يرجع فيها إذا لم يرض منها ".‏
Atas wewenang Ibnu Umar – radhiyallahu ‘anhu keduanya – atas wewenang Nabi – semoga Allah sholawat dan saw – beliau bersabda: {Barangsiapa memberi hadiah, dia lebih berhak atasnya, selama dia tidak mengembalikannya. Tentang dia} Diriwayatkan oleh Al-Hakim dan disahkan olehnya, dan apa yang dilestarikan dari riwayat Ibnu Omar, atas wewenang Umar, perkataannya: 1 - Tidak sah membesarkannya. Al-Hakim meriwayatkannya (2/52), dengan rantai penularan yang dapat ditelusuri ke sana, dan dia berkata: “Hadits ini Benar dengan satu syarat. Kedua syekh itu, dan mereka tidak mengeluarkannya, kecuali beban itu ada pada syekh kami.” Aku berkata: Dan syekhnya adalah: Ishaq bin Muhammad bin Khalid Al-Hashimi. Al-Hafiz berkata dalam “Al-Lisan” (1/417): “Beban yang ditanggungnya tidak diragukan lagi, dan pernyataan ini diketahui dari perkataan Umar yang tidak dapat dilacak.” Adapun perawi yang ditangguhkan, diriwayatkan oleh Malik dalam “Al-Muwatta” (2/754/42) dengan rangkaian riwayat yang shahih, Sabda beliau adalah: “Barangsiapa memberi hadiah untuk ikatan keluarga, atau sebagai sedekah, maka dia tidak akan mengambilnya kembali. Dan siapa pun yang memberi hadiah akan melihat bahwa dia hanya bermaksud memberi imbalan dengan hadiah itu. Itu adalah hadiahnya, dan dia dapat mengambilnya kembali jika dia tidak puas dengannya.”
Diriwayatkan oleh
Abdullah bin Umar (RA)
Sumber
Bulughul Maram # 7/938
Kategori
Bab 7: Bab 7
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya
Topik: #Charity #Mother

Hadis Terkait