Misykatul Mashabih — Hadis #53536
Hadis #53536
وَعَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ لُبْسِ الْحَرِيرِ إِلَّا هَكَذَا وَرَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إصبعيه: الْوُسْطَى والسبابة وضمهما
وَفِي رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ: أَنَّهُ خَطَبَ بِالْجَابِيَةِ فَقَالَ: نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ لُبْسِ الْحَرِيرِ إِلَّا مَوْضِعَ إِصْبَعَيْنِ أَوْ ثَلَاث أَو أَربع
Atas wewenang Umar radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi Muhammad SAW melarang memakai sutra kecuali dengan cara ini, dan Rasulullah SAW mengangkat kedua jari-Nya: jari tengah dan jari telunjuk dan menyatukannya. Dan dalam riwayat Muslim: Dia melamar seorang wanita yang memakai jabiya dan berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, melarang Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam menghindari penggunaan kain sutra kecuali jika terdapat dua, tiga, atau empat jari.
Diriwayatkan oleh
Asma’ daughter of Abu Bakr brought out a mantle of royal Persian quality with a gore of brocade and hemmed front and back with brocade, and said
Sumber
Misykatul Mashabih # 22/4323
Kategori
Bab 22: Bab 22