Misykatul Mashabih — Hadis #37642
Hadis #37642
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَوْلَا أَن أشق على أمتِي لأمرتهم أَنْ يُؤَخِّرُوا الْعِشَاءَ إِلَى ثُلُثِ اللَّيْلِ أَوْ نصفه» . رَوَاهُ أَحْمد وَالتِّرْمِذِيّ وَابْن مَاجَه
Saya bermalam dengan ibu saudara saya Maimuna ketika Nabi bersamanya. Setelah bercakap-cakap dengan keluarganya beberapa waktu dia tertidur, kemudian apabila tiba sepertiga malam yang terakhir, atau sedikit kemudian, dia duduk, memandang ke langit, dan membaca, "Dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal," (Al-Qur'an; 3:190) hingga akhir surah. Kemudian bangun dan pergi ke timba, dia melonggarkan talinya dan menuangkan sedikit air ke dalam mangkuk, kemudian berwuduk dengan baik di antara dua takat, tidak terlalu panjang, dan apabila dia telah selesai sepenuhnya dia berdiri dan solat. Aku bangun, dan setelah aku berwudhu aku berdiri di sisi kirinya, lalu dia memegang telingaku dan menyuruhku berputar ke sisi kanannya. Solatnya keseluruhannya tiga belas rakaat. Kemudian dia berbaring dan tidur, dan dia berdengkur seperti kebiasaannya. Ketika Bilal mengumandangkan azan untuknya, dia berdoa tanpa berwudhu, dan doanya meliputi kata-kata ini, “Ya Allah, jadikanlah cahaya di hatiku, cahaya pada penglihatanku, cahaya pada pendengaranku, cahaya di tangan kananku, cahaya di tangan kiriku, cahaya di atasku, cahaya di bawahku, cahaya di hadapanku, cahaya di belakangku, dan berikanlah aku cahaya.” Ada yang menambah, "dan ringan di lidah saya," dan menyebut, "sendi saya, daging saya, darah saya, rambut saya, kulit saya."
(Bukhari dan Muslim.) Dalam versi kedua-duanya beliau berkata, "Jadikanlah cahaya dalam jiwaku, dan berikanlah aku cahaya yang melimpah." Dalam buku lain oleh Muslim dia berkata, "Ya Tuhan, berilah aku cahaya."
Diriwayatkan oleh
Ibnu Abbas (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 4/611
Gred
Sahih
Kategori
Bab 4: Bab 4: Solat