Misykatul Mashabih — Hadis #37622

Hadis #37622
وَعَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: كُنْتُ إِذَا حِضْتُ نَزَلْتُ عَن الْمِثَال على الْحَصِير فَلم نقرب رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ ندن مِنْهُ حَتَّى نطهر. رَوَاهُ أَبُو دَاوُد
Anas mengatakan Rasulullah terlempar dari kuda yang ditungganginya dan bagian kanannya terserempet. Beliau kemudian melakukan salah satu salat sambil duduk dan kami salat di belakangnya sambil duduk, dan setelah selesai ia berkata, “Imam ditunjuk hanya untuk diikuti; maka jika dia salat berdiri, salatlah sambil berdiri, saat dia rukuk, saat dia berdiri tegakkan dirimu, saat dia berkata, ‘Allah mendengarkan orang yang memuji-Nya, ucapkanlah, ‘Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji’, dan ketika dia salat sambil duduk, kalian semua salat sambil duduk.” Al-Humaidi mengatakan bahwa “bila shalat sambil duduk, shalat sambil duduk” diucapkan pada saat beliau sakit sebelumnya.* Setelah itu Nabi shalat sambil duduk sedangkan orang-orang di belakangnya berdiri, namun beliau tidak menyuruh mereka untuk duduk, dan itu hanyalah amalan terakhir Nabi yang harus dilakoni. * Yang dimaksud adalah penyakitnya pada saat dia bersumpah untuk tidak mendekati istrinya selama sebulan. Ini adalah kata-kata Bukhari, dan Muslim juga memiliki hal yang sama hingga “kalian semua”. Dalam salah satu versi beliau menambahkan, “Jangan bertindak berbeda dari dia, dan bersujudlah ketika dia bersujud.”
Diriwayatkan oleh
Zayd ibn Aslam (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 3/556
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 3: Bab 3: Shalat
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait