Misykatul Mashabih — Hadis #37707
Hadis #37707
وَعَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُصَلَّى فِي سَبْعَةِ مَوَاطِنَ: فِي الْمَزْبَلَةِ وَالْمَجْزَرَةِ وَالْمَقْبَرَةِ وَقَارِعَةِ الطَّرِيقِ وَفِي الْحَمَّامِ وَفِي مَعَاطِنِ الْإِبِلِ وَفَوْقَ ظَهْرِ بَيْتِ اللَّهِ ". رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَابْنُ مَاجَهْ
Abu Huraira meriwayatkan ketika mendengar Rasulullah bersabda, "Perbuatan pertama yang diperhitungkan seseorang pada hari kiamat adalah shalatnya. Jika sah maka ia akan selamat dan beruntung, tetapi jika tidak sehat maka ia akan malang dan sengsara. Jika ada kekurangan dalam shalat wajibnya, maka Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Mulia akan mengeluarkan petunjuk untuk mempertimbangkan apakah hamba-Nya telah memanjatkan shalat sunah, sehingga apa yang kurang dalam shalat fardhu dapat ditutupi dengan itu. Kemudian tindakannya yang lain akan diperlakukan dengan cara yang sama.” Dalam salah satu versinya dikatakan, “Maka zakat akan ditangani seperti itu, dan seluruh perbuatannya akan diperlakukan dengan prinsip yang sama.”
Abu Dawud meriwayatkannya, dan Ahmad meriwayatkannya dari “seorang laki-laki”.
Diriwayatkan oleh
Abu Sa'eed Al Khudri (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 4/738
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 4: Bab 4: Shalat