Misykatul Mashabih — Hadis #50713
Hadis #50713
وَعَنْ يَزِيدَ بْنِ نُعَيْمِ بْنِ هَزَّالٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ: كَانَ مَاعِزُ بْنُ مَالِكٍ يَتِيمًا فِي حِجْرِ أَبِي فَأَصَابَ جَارِيَةً مِنَ الْحَيِّ فَقَالَ لَهُ أَبِي: ائْتِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَهُ بِمَا صَنَعْتَ لَعَلَّهُ يَسْتَغْفِرُ لَكَ وَإِنَّمَا يُرِيدُ بِذَلِكَ رَجَاءَ أَنْ يَكُونَ لَهُ مَخْرَجًا فَآتَاهُ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِني زنيتُ فأقِمْ عليَّ كتابَ اللَّهِ حَتَّى قَالَهَا أَرْبَعَ مَرَّاتٍ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّكَ قَدْ قُلْتَهَا أَرْبَعَ مَرَّاتٍ فَبِمَنْ؟ " قَالَ: بِفُلَانَةَ. قَالَ: «هَلْ ضَاجَعْتَهَا؟» قَالَ: نَعَمْ قَالَ: «هَلْ بَاشَرْتَهَا؟» قَالَ: نَعَمْ قَالَ: «هَلْ جَامَعْتَهَا؟» قَالَ: نَعَمْ قَالَ: فَأَمَرَ بِهِ أَنْ يُرْجَمَ فَأُخْرِجُ بِهِ إِلَى الْحَرَّةِ فَلَمَّا رُجِمَ فَوَجَدَ مَسَّ الْحِجَارَةِ فَجَزِعَ فَخَرَجَ يَشْتَدُّ فَلَقِيَهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُنَيْسٍ وَقَدْ عَجَزَ أَصْحَابُهُ فَنَزَعَ لَهُ بِوَظِيفِ بَعِيرٍ فَرَمَاهُ بِهِ فَقَتَلَهُ ثُمَّ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ: «هَلَّا تَرَكْتُمُوهُ لَعَلَّهُ أَنْ يَتُوبَ. فَيَتُوبَ اللَّهُ عَلَيْهِ» . رَوَاهُ أَبُو دَاوُد
Dari riwayat Yazid bin Nu’aym bin Hazal, dan dari bapaknya, dia berkata: Ma’iz bin Malik adalah seorang yatim piatu yang diasuh ayahku, dan dia memukul seorang budak perempuan di lingkungan sekitar, maka dia berkata kepadanya: Ayahku: Pergilah kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan katakan padanya apa yang kamu lakukan, mungkin dia akan meminta maaf padamu, tapi dia hanya ingin ini menjadi harapan baginya. Dia mendatanginya dan berkata: Wahai Rasulullah, aku telah berzina, maka paksakanlah kepadaku Kitab Tuhan. Dia bahkan mengatakannya empat kali. Rasulullah SAW bersabda: Kamu sudah mengatakannya empat kali, jadi kepada siapa? Beliau menjawab: Dengan si fulan. Dia berkata: Apakah kamu berhubungan seks dengannya? Dia berkata: Ya. Beliau bertanya, “Apakah kamu telah menyetubuhinya?” Dia berkata: Ya. Dia berkata: “Apakah kamu berhubungan seks dengannya?” Dia berkata: Ya. Dia berkata: Maka dia memerintahkannya untuk dilempari batu, dan dia dibawa ke Al-Hurra. Ketika dia dirajam, dia menemukan bahwa dia sedang menyentuh batu, jadi dia ketakutan, jadi dia keluar dalam kesusahan, dan dia menemukannya. Abdullah bin Unais dan para sahabatnya tidak berdaya, lalu dia menarik punggung unta untuknya dan melemparkannya ke arahnya hingga membunuhnya. Kemudian dia mendatangi Nabi Muhammad SAW. Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia menyebutkan hal itu kepadanya, dan dia berkata: “Apakah kamu tidak akan membiarkan dia sendirian, mungkin dia akan bertaubat?” Maka Tuhan akan mengampuninya.” Diriwayatkan oleh Abu Dawood
Sumber
Misykatul Mashabih # 17/3581
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 17: Bab 17