Bulughul Maram — Hadis #52905

Hadis #52905
وَعَنْ عَمْرِوِ بْنِ شُعَيْبٍ, عَنْ أَبِيهِ, عَنْ جَدِّهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ ‏- صلى الله عليه وسلم ‏-{ لَا يَحِلُّ سَلَفٌ وَبَيْعٌ وَلَا شَرْطَانِ فِي بَيْعٍ, وَلَا رِبْحُ مَا لَمْ يُضْمَنْ, وَلَا بَيْعُ مَا لَيْسَ عِنْدَكَ } رَوَاهُ اَلْخَمْسَةُ, وَصَحَّحَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ, وَابْنُ خُزَيْمَةَ, وَالْحَاكِمُ 1‏ .‏‏1 ‏- حسن.‏ رواه أبو داود ( 3504 )‏، والنسائي ( 7 / 288 )‏، والترمذي ( 1234 )‏، وابن ماجه ( 2188 )‏، وأحمد ( 2 / 174 و 179 و 205 )‏ والحاكم ( 2 / 17 )‏.‏ قوله: " سلف وبيع " قال ابن الأثير في " النهاية " ( 2 / 390 )‏: " هو مثل أن يقول: بعتك هذا العبد بألف على أن تسلفني ألفا في متاع، أو على أن تقرضني ألفا؛ لأنه إنما يقرضه ليحابيه في الثمن، فيدخل في حد الجهالة؛ ولأن كل قرض جر منفعة فهو ربا؛ ولأن في العقد شرطا لا يصح ".‏ قوله: " ولا شرطان في بيع " قال ابن الأثير ( 2 / 459 )‏: " هو كقولك: بعتك هذا الثوب نقدا بدينار، ونسيئة بدينارين، وهو كالبيعتين في بيعة ".‏ قوله: " ولا ربح ما لم يضمن ": قال ابن الأثير ( 2 / 182 )‏: " هو أن يبيعه سلعة قد اشتراها ولم يكن قبضها بربح، فلا يصح البيع، ولا يحل الربح؛ لأنها في ضمان البائع الأول، وليست من ضمان الثاني، فربحها وخسارتها للأول ".‏ قوله: " وبيع ما ليس عندك ": قال الخطابي في " المعالم ": " يريد بيع العين دون بيع الصفة، ألا ترى أنه أجاز السلم إلى الآجال، وهو بيع ما ليس عند البائع في الحال؟، وإنما نهى عن بيع ما ليس عند البائع من قبل الغرر، وذلك مثل أن يبيع عبد الآبق، أو جمله الشارد ".‏
Atas wewenang Amr bin Shuaib, atas wewenang ayahnya, atas wewenang kakeknya, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Tidak boleh memajukan atau menjual, tidak ada syarat dalam jual beli, dan tidak mengambil keuntungan dari apa yang tidak terjamin, dan janganlah kamu menjual apa yang tidak kamu miliki. Dawud (3504), Al-Nasa’i (7/288), Al-Tirmidzi (1234), Ibnu Majah (2188), Ahmad (2/174, 179, dan 205) dan Al-Hakim (2/17). Sabda beliau: “Pembayaran dan penjualan” Ibnu al-Atheer berkata dalam “Al-Nihayah” (2/390): “Ibarat mengatakan: Aku menjual hamba ini kepadamu dengan harga seribu dengan syarat kamu meminjamkanku seribu untuk sesuatu, atau dengan syarat kamu meminjamkanku seribu, karena dia hanya meminjamkannya untuk menguntungkannya dalam harga, maka dia termasuk dalam batas kebodohan, dan karena setiap pinjaman yang membawa manfaat adalah riba, dan karena ada syaratnya dalam akad, maka tidak demikian. sah.” Pepatahnya: “Tidak ada dua syarat dalam Jualan” Ibn al-Atheer (2/459) berkata: “Ibarat mengatakan: Saya menjual pakaian ini kepada Anda secara tunai seharga satu dinar, dan tunai seharga dua dinar, dan itu seperti dua penjualan dalam satu penjualan.” Sabda beliau: “Dan tidak ada keuntungan kecuali dia dijamin”: Ibnu al-Atheer (2/182) berkata: “Yaitu dia menjual kepadanya suatu barang yang dibelinya dan tidak diperoleh keuntungannya, maka penjualannya tidak sah, dan keuntungannya tidak diperbolehkan; Karena berada di bawah jaminan penjual pertama, dan bukan di bawah jaminan penjual kedua, maka keuntungan dan kerugiannya menjadi milik penjual pertama.” Sabdanya: “Dan menjual apa yang tidak kamu miliki”: Al-Khattabi berkata dalam “Al-Ma’alim”: “Dia ingin menjual hartanya, tetapi tidak menjual hartanya. Tidakkah kamu melihat bahwa dia menghalalkan perdamaian dalam jangka waktu tertentu, yaitu penjualan barang yang tidak dimiliki penjual dengan segera?
Diriwayatkan oleh
Amr Ibn Shuayb
Sumber
Bulughul Maram # 7/800
Kategori
Bab 7: Bab 7
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya
Topik: #Charity #Mother

Hadis Terkait