Bulughul Maram — Hadis #53267

Hadis #53267
عَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا 1‏ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ ‏- صلى الله عليه وسلم ‏-{ مِنْ قُتِلَ دُونَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ } رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ, وَالنَّسَائِيُّ, وَاَلتِّرْمِذِيُّ وَصَحَّحَهُ 2‏ .‏‏1 ‏- كذا بالأصل، وفي "أ": "عبد الله بن عمر" وانظر للترجيح التعليق التالي.‏‏2 ‏- صحيح.‏ ولكن فيه إشكال، فاسم الصحابي اختلف فيه بين النسختين كما تقدم، والذي يترجح لدي أنه: "عبد الله بن عمرو" وذلك لصحة الأصل؛ إذ هو منقول مباشرة من خط الحافظ، وأيضا لرواية من ذكرهم الحافظ الحديث عن ابن عمرو وبناء على هذا الرأي، فهذا التخريج.‏ رواه أبو داود (4771)‏، والنسائي (715)‏، والترمذي (1419)‏ واللفظ للنسائي والترمذي.‏ وقال الترمذي: "حديث حسن ".‏ ولفظ أبي داود: "من أريد ماله بغير حق، فقاتل فقتل، فهو شهيد".‏ وهو أيضا رواية للنسائي، والترمذي وقال: "حديث حسن صحيح".‏ وأخيرا لابد من التنبيه إلى أن الحديث باللفظ الذي ذكره الحافظ.‏ رواه البخاري (2480)‏، ومسلم (141)‏، ومن حديث عبد الله بن عمرو.‏ وأما إن كان الصحابي "عبد الله بن عمر" كما في النسخة (أ)‏ ‏- وهذا هو الذي اعتمده شارح "البلوغ" فقال: وأخرجه البخاري من حديث عبد الله بن عمرو بن العاص ‏- فلم يروه أحد ممن ذكرهم الحافظ.‏ وإنما حديث ابن عمر عند ابن ماجه فقط (2581)‏، ولفظه: "من أتي عند ماله فقوتل فقاتل، فقتل، فهو شهيد" وهو صحيح، وإن كان عند ابن ماجه بإسناد ضعيف.‏ وانظر الحديث الآتي برقم (1256)‏.‏
Dari riwayat Abdullah bin Amr radhiyallahu 'anhu keduanya, 1 beliau bersabda: Rasulullah - semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian - bersabda: {Barangsiapa terbunuh saat menjaga hartanya, maka dialah syahid} Diriwayatkan oleh Abu Dawud, Al-Nasa'i, dan Al-Tirmidzi dan disahkan olehnya. 2. 1 - Ini adalah yang asli, dan dalam “A”: “Abdullah bin Omar,” dan lihat komentar berikut untuk preferensi. 2 - Benar. Tapi ada masalah di dalamnya, jadi namanya Para sahabat berselisih pendapat antara kedua versi tersebut, sebagaimana disebutkan di atas, dan yang menurut saya paling mungkin adalah: “Abdullah bin Amr,” karena keaslian aslinya. Karena disalin langsung dari tulisan tangan Al-Hafiz, dan juga dari riwayat yang disebutkan oleh Al-Hafiz, hadits dari Ibnu Amr, dan berdasarkan pendapat tersebut, inilah penilaiannya. Diriwayatkan oleh Abu Dawud (4771), Al-Nasa’i (715), dan Al-Tirmidzi (1419), dan susunan kata-katanya adalah oleh Al-Nasa’i dan Al-Tirmidzi. Al-Tirmidzi berkata: “Hadits yang baik.” Dan sabda Abu Dawud: “Barangsiapa menginginkan uangnya secara haram, maka hendaklah dia berperang.” Maka dia dibunuh, maka dia syahid.” Ada pula riwayat Al-Nasa’i dan Al-Tirmidzi yang mengatakan: “Hadits yang baik dan shahih.” Terakhir, perlu diketahui bahwa hadits tersebut ada pada rumusan yang disebutkan oleh Al-Hafiz. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (2480), Muslim (141), dan dari hadits Abdullah bin Amr. Adapun jika sahabatnya adalah “Abdullah bin Omar” seperti pada versi (a), maka demikianlah yang diadopsi oleh mufasir “Al-Bulugh”, dan dia berkata: Dan Al-Bukhari meriwayatkannya dari Hadits Abdullah bin Amr bin Al-Aas – tidak ada seorang pun di antara mereka yang melihatnya. Al-Hafiz menyebutkannya. Hadits Ibnu Umar hanya menurut Ibnu Majah (2581), dan sabdanya adalah: “Barang siapa yang pergi ke hartanya lalu berperang dan dibunuh, maka dialah yang syahid.” Itu shahih, meskipun menurut Ibnu Majah dengan rantai penularan yang lemah. Lihat hadis nomor berikut (1256).
Diriwayatkan oleh
Abdullah bin Umar (RA)
Sumber
Bulughul Maram # 9/1209
Kategori
Bab 9: Bab 9
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya
Topik: #Charity #Mother

Hadis Terkait