Bab 45
Kembali ke Bab
01
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1654
حَديثُ عَبْدِ الله بْنِ عَمْرٍو رضي الله عنهما، قَالَ: جاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَاسْتَأْذَنَهُ فِي الجِهَادِ. فَقَالَ: «أَحَيُّ وَالِدَاكَ؟» قَالَ: نَعَمْ. قَالَ: «فَفِيهِمَا فَجَاهِدْ» .
Hadits Abdullah bin Amr radhiyallahu 'anhu kepada mereka berdua, yang mengatakan: Seorang laki-laki datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan meminta izin kepadanya untuk melakukan jihad. Dia berkata: “Apakah orang tuamu masih hidup?” Dia berkata: Ya. Dia berkata: “Jadi dia berjuang dalam keduanya.”
02
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1656
وقال النبي صلى الله عليه وسلم: إن الله خلق الخلق. فلما فرغ من ذلك قام على الرحيم (يعني الدم) وأخذ بيد الرحمن. قال له أن يتوقف. قال يا قاطع الرحم إني واقف هنا أعوذ من الناس. قال الله تعالى: ومن وصلك وصلته. مش مبسوطة إن اللي طلقك هيطلقه كمان؟ قال: نعم يا وطني. الفصل 6، ها 2554)
Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: Tuhan menciptakan ciptaan. Setelah selesai, dia berdiri di atas “Rahim” (mengacu pada darah) dan memegang tangan Yang Maha Penyayang. Dia menyuruhnya berhenti. Dia berkata, Wahai pemutusan hubungan, saya berdiri di sini untuk berlindung dari orang-orang. Tuhan Yang Maha Esa berfirman: Dan siapa pun yang mempertemukanmu, maka kamu akan mempersatukan dia. Tidakkah kamu bahagia karena orang yang menceraikanmu akan menceraikannya juga? Dia berkata: Ya, negaraku. Bab 6, Ha 2554)
03
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1657
وسمع النبي صلى الله عليه وسلم يقول: لا يدخل الجنة من قاطع رحم. (البخاري المجلد 78 باب 11 حديث رقم 5984 ؛ مسلم 45 باب 6 هكتار 2556)
Dia mendengar Nabi Muhammad SAW bersabda: Siapa yang memutuskan tali silaturahmi tidak akan masuk surga. (Bukhari vol. 78 bab 11 hadits no. 5984; Muslim 45 bab 6 ha 2556)
04
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1658
قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: «من سره أن يزداد في رزقه أو سمعته بعد موته، فليصل رحمه». (البخاري، ج 34، باب 13، حديث رقم 2067، ومسلم 45، باب 6، هـ 2557)
Dia berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang senang dengan penghidupan atau reputasinya yang meningkat setelah kematiannya, maka hendaklah dia memelihara tali silaturahmi.” (Al-Bukhari, Bagian 34, Bab 13, Hadits No. 2067 dan Muslim 45, Bab 6, H 2557)
05
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1660
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: لا يحل لرجل أن يهجر أخاه فوق ثلاثة أيام، حتى إذا التقيا خرج أحدهما وأسلم الآخر. بما في ذلك هذا
Rasulullah SAW bersabda: Tidak boleh seorang laki-laki meninggalkan saudaranya lebih dari tiga hari, sampai ketika mereka bertemu, salah satu dari mereka berangkat dan yang lainnya berpindah agama. Termasuk ini
06
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1662
حَدِيثُ عَائِشَةَ رضي الله عنها، قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ أَحَدًا أَشَدَّ عَلَيْهِ الوَجَعُ مِنْ رَسُولِ الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
Hadits Aisha radhiyallahu 'anhu yang mengatakan: Saya belum pernah melihat orang yang lebih menderita daripada Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian.
07
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1663
حَدِيثُ عَبْدِ الله بْنِ مَسْعُودٍ، قَالَ: دَخَلْتُ عَلَى رَسُولِ الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَهُوَ يُوعَكُ، فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ الله! إِنَّكَ تُوعَكُ وَعْكًا شَدِيداً. قَالَ: «أَجَلْ. إِنِّي أُوعَكُ كَمَا يُوعَكُ رجُلاَنِ مِنْكُمْ» قُلْتُ: ذالِكَ أَنَّ لَكَ أَجْرَيْنِ. قَالَ: «أَجَلْ. ذالِكَ كَذالِكَ. مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيبُهُ أَذًى، شَوْكَةٌ فَمَا فَوْقَهَا، إِلاَّ كَفَّرَ الله بِهَا سَيِّئَاتِهِ، كَمَا تَحُطُّ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا» .
Kemalangan menimpanya, baik dari duri atau benda apa pun yang ada di atasnya, tetapi Allah menghapuskan kesalahannya karenanya, bagaikan pohon yang menggugurkan daunnya.”
08
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1664
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: كل مصيبة تصيب المسلم يكفر الله بها خطاياه. حتى بالشوكة التي اخترق جسده. (البخاري جزء 75 باب 1 حديث رقم 5640؛ مسلم 45 (باب 14، ه 2572)
Rasulullah SAW bersabda: Segala musibah yang menimpa seorang muslim, Allah hapuskan dosa-dosanya. Bahkan oleh duri yang menusuk tubuhnya. (Bukhari Bagian 75 Bab 1 Hadits No. 5640; Muslim 45 (Surat 14, Ha 2572)
09
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1665
قال النبي صلى الله عليه وسلم: كل ما يصيب المسلم من مرض وأسقام وهموم وهم وغم وحزن حتى الشوكة في جسده غفر الله له ذنوبه. (البخاري، الحلقة 75، الباب الأول، رقم الحديث 5641-5642؛ مسلم 45، باب 14 هـ 2573)
Nabi Muhammad SAW bersabda: Segala sesuatu yang menimpa seorang muslim, seperti penyakit, penyakit, kekhawatiran, kegelisahan, kesusahan, dan kesedihan, bahkan duri di tubuhnya, semoga Tuhan mengampuni dosa-dosanya. (Bukhari, Episode 75, Bab 1, Hadits No. 5641-5642; Muslim 45, Bab 14 H 2573)
10
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1667
حَدِيثُ عَبْدِ الله بْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما. عن النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «الظُّلْمُ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ القِيَامَةِ» .
Hadits Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhu pada keduanya. Atas otoritas Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dia berkata: “Ketidakadilan akan menjadi ketidakadilan di Hari Kebangkitan.”
11
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1668
حَدِيثُ عَبْدِ الله بْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما، أَنَّ رَسُولَ الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «المُسْلِمُ أَخُو المُسْلِمِ، لاَ يَظْلِمُهُ، وَلاَ يُسْلِمُهُ. وَمَنْ كَانَ فِي حَاجَةِ أَخِيهِ، كَانَ الله فِي حَاجَتِهِ. وَمَنْ فَرَّجَ عَنْ مُسْلِم كُرْبَةً، فَرَّجَ الله عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرُبَاتِ يَوْمِ القِيَامَةِ. وَمَنْ سَتَر مُسْلِمًا، سَتَرَهُ الله يَوْمَ القِيَامَة» .
Hadits Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhu kepada keduanya, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: "Seorang muslim adalah saudara muslim yang lain, ia tidak menindasnya dan tidak pula mengkhianatinya." Siapa yang membutuhkan saudaranya, maka Allah akan membutuhkannya. Barang siapa yang meringankan kesusahan seorang muslim, maka Allah akan meringankan kesusahannya di hari kiamat. Dan siapa?
12
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1670
حَديثُ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ الله رضي الله عنهما. قَالَ: كُنَّا فِي غَزَاةٍ، فَكَسَعَ رَجُلٌ مِنَ المُهَاجِرِينَ رَجُلاً مِنَ الأَنْصَار! فقَالَ الأَنْصَارِيُّ: يَا لَلأَنصار! وَقَالَ المُهَاجِرِيِّ: يَا لَلْمُهَاجِرِينَ! فَسَمِعَ ذَاكَ رَسُولُ الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فقَالَ: «مَا بَالُ دَعْوَى جَاهِلِيَّةٍ؟» قَالُوا: [ص: 195] يَا رَسُولَ الله! كَسَعَ رَجُلٌ مِنَ المُهَاجِرِينَ رَجُلاً مِنَ الأَنصَارِ. فَقَالَ: «دَعُوهَا، فَإِنَّهَا مُنْتِنَةٌ» . فَسَمِعَ بِذَلِكَ عَبْدُ الله بْنُ أُبَيِّ، فَقَالَ: فَعَلوهَا؟ أَمَا وَالله! لَئِنْ رَجَعْنَا إِلى المَدِينَةِ لَيُخْرِجَنَّ الأَعَزُّ مِنْهَا الأَذَلَّ.\nفَبَلَغَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. فَقَامَ عُمَرُ، فَقَالَ يَا رَسُولَ الله! دَعْنِي أَضْرِبْ عُنُقَ هاذَا المُنَافِقِ. فَقَالَ النَّبيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «دَعْهُ. لاَ يَتَحَدَّثُ النَّاسُ أَنَّ مُحَمَّدًا يَقْتُلُ أَصْحَابَهُ» .
Hadits Jabir bin Abdullah radhiyallahu 'anhu keduanya. Dia berkata: Kami sedang melakukan penggerebekan, dan seorang pria dari imigran menikam seorang pria dari Ansar! Al-Ansari berkata: Wahai Ansar! Para imigran berkata: Wahai para imigran! Kemudian Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, mendengar hal itu dan berkata: “Ada apa dengan klaim pra-Islam ini?” Mereka berkata: [hal. 195] Wahai Rasulullah! Seorang laki-laki dari kalangan pendatang menikam seorang laki-laki dari Ansar. Katanya: “Biarkan saja, sebab baunya busuk.” Kemudian Abdullah bin Ubayy mendengar hal itu dan berkata: Mereka yang melakukannya? Tapi demi Tuhan! Jika kita kembali ke Madinah, mereka akan mengusir orang yang lebih terhormat dan keji dari sana. Kemudian pesan tersebut disampaikan kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Kemudian Umar bangkit dan berkata, Wahai Rasulullah! Biarkan aku memotong leher orang munafik ini. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Tinggalkan dia.” Orang-orang tidak membicarakan tentang Muhammad yang membunuh sahabat-sahabatnya.”
13
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1675
حَدِيثُ أُمِّ كُلْثُومٍ بِنْتِ عُقْبَةَ، أَنَّهَا سَمِعَتْ رَسُولَ الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ: «لَيْسَ الكَذَّابُ الذِي يُصْلِحُ بَيْنَ النَّاسِ، فَيَنْمِي خَيْرًا، أَوْ يَقُولُ خَيْرًا» .
Hadits Ummu Kultsum binti Uqba, bahwa dia mendengar Rasulullah SAW, mengatakan: “Orang yang mendamaikan antar manusia, menganjurkan kebaikan, atau Dia mengatakan kebaikan.
14
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1677
قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ليس البطل من ينتصر في المعركة. بل الشجاع الحقيقي هو القادر على ضبط نفسه عند الغضب. (البخاري جزء 78 باب 76 حديث رقم 6114؛ مسلم 45 باب 30، ها 2609)
Dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: Pahlawan bukanlah orang yang memenangkan pertempuran. Sebaliknya, orang yang benar-benar pemberani mampu mengendalikan dirinya saat marah. (Bukhari Part 78 Bab 76 Hadits No. 6114; Muslim 45 Bab 30, Ha 2609)
15
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1678
حَدِيثُ سُلَيْمَانَ بْنِ صُرَدٍ. قَالَ: اسْتَبَّ رَجُلاَنِ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَد، وَنَحْنُ عِنْدَهُ جُلُوسٌ. وَأَحَدَهُمَا يَسُبُّ صَاحِبَهُ، مُغْضَبًا، قَدِ احْمَرَّ وَجْهُهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنِّي لأَعْلَمُ كَلِمَةً، لَوْ قَالَهَا، لَذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ. لَوْ قَالَ: أَعُوذ بِالله مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيم» . فَقَالُوا لِلرَّجُلِ: أَلاَ تَسْمَعُ مَا يَقُولُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ قَالَ: إنِّي لَسْتُ بِمَجْنُونٍ.
Hadits Suleiman bin Surad. Dia berkata: Dua orang laki-laki bertaubat di hadapan Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, sementara kami sedang duduk bersamanya. Salah satu dari mereka mengumpat temannya, marah, dan wajahnya memerah. Kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda: “Aku mengetahui sebuah kalimat yang jika dia mengucapkannya niscaya dia akan pergi.” Apa yang dia temukan tentang dia. Seandainya dia berkata: Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk. Mereka berkata kepada laki-laki itu: Tidakkah kamu mendengar apa yang Nabi Muhammad SAW katakan? Dia berkata: Saya tidak gila.
16
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1679
وقال النبي صلى الله عليه وسلم: إذا قاتل أحدكم فلا يلتفت إلى وجهه. (البخاري جزء 49 باب 20 حديث رقم 2559 ؛ مسلم 45 باب 32 ه 2612)
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian berkelahi, janganlah ia menoleh ke arah mukanya. (Bukhari Bagian 49 Bab 20 Hadits No. 2559; Muslim 45 Bab 32 H 2612)
17
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1680
قال: كان رجل يعبر النبي في المسجد بسهم. فقال له رسول الله صلى الله عليه وسلم: خذ ثمرها بيدك. (البخاري الجزء 8 باب 66 حديث رقم 451 ومسلم 45 باب 34 ه 2614)
Dia berkata: Seorang pria sedang melintasi Nabawi di Masjid dengan membawa anak panah. Kemudian Rasulullah (saw) berkata kepadanya: Pegang buahnya dengan tanganmu. (Bukhari Bagian 8 Bab 66 Hadits No. 451; Muslim 45 Bab 34, Hah 2614)
18
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1684
حَدِيثُ عَبْدِ الله بْنُ عُمَرَ رضي الله عنهما، أَنَّ رَسُولَ الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «عُذِّبَتِ امْرَأَةٌ فِي هِرَّةٍ، سَجَنَتْهَا حَتَّى مَاتَتْ، فَدَخَلَتْ فِيهَا النَّارَ. لاَ هِيَ أَطْعَمَتُهَا، وَلاَ سَقَتْهَا، إِذْ حَبَسَتْهَا. وَلاَ هِيَ تَرَكَتْهَا تَأْكُلُ مِنْ خَشَاشِ الأَرْضِ» .
Hadits Abdullah bin Omar radhiyallahu 'anhu keduanya, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: "Seorang wanita disiksa karena seekor kucing. Saya penjarakan sampai mati, lalu masuk ke dalamnya." Api. Dia tidak memberinya makan atau minum, saat dia mengurungnya. Ia juga tidak membiarkannya memakan hama yang ada di bumi.”
19
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1685
فقال النبي (صلى الله عليه وآله وسلم): ما زال جبريل (عليه السلام) يعاتبني في جيراني. اعتقدت أنه سيجعل الجار وريثًا. (البخاري ج 78 باب 28 حديث رقم 6014 ومسلم 45 باب 42 هـ 2624)
Nabi (damai dan berkah Allah besertanya dan keluarganya) berkata: Jibril (saw) masih menyalahkan saya di antara tetangga saya. Saya pikir itu akan membuat tetangga menjadi ahli waris. (Al-Bukhari, vol. 78, bab 28, hadits no. 6014; Muslim 45, bab 42 H 2624)
20
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1687
وكان إذا سأل أحدكم شيئا أو احتاج إلى شيء من رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: اشفعوا تؤجر، يقضي الله وصيته على فم نبيه. (البخاري الجزء 24 باب 21 الحديث رقم 6027 ؛
Setiap kali seseorang meminta sesuatu atau membutuhkan sesuatu kepada Rasulullah (SAW), dia biasa berkata: syafaatlah dan kamu akan diberi pahala, Allah menyelesaikan kehendak-Nya melalui mulut Nabi-Nya. (Bukhari Bagian 24 Bab 21 Hadits No. 6027;
21
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1689
(عليه السلام) جاء إلينا. فلما رويت له الحادثة قال: من أصابته مثل هذه الابنة قامت له تلك الابنة في نار جهنم. (البخاري المجلد 24 باب 10 حديث رقم 1418 ؛ مسلم 45 باب 46 ه 2629)
(saw) mendatangi kami. Ketika aku menceritakan kejadian itu kepadanya, dia berkata: Barang siapa yang ditimpa anak perempuan seperti itu, maka anak perempuan itu akan membelanya di api neraka. (Bukhari vol. 24 bab 10 hadits no. 1418; Muslim 45 bab 46 H 2629)
22
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1693
(ص) فنادى في السماء: إن الله يحب عبدا فلانا فأحبوه. ثم كان محبوباً من أهل السماء ومقبولاً من أهل الأرض. (البخاري، ج 97، باب 33، حديث رقم 7485؛ مسلم 45، باب 48، هـ 2637)
(SAW) Dia berseru di langit, “Tuhan mencintai hamba ini dan itu, jadi kamu mencintainya.” Kemudian dia dicintai oleh penduduk surga dan diterima oleh penduduk bumi. (Al-Bukhari, Bagian 97, Bab 33, Hadits No. 7485; Muslim 45, Bab 48, H 2637)
23
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1694
سأل رجل النبي صلى الله عليه وسلم: يا رسول الله! متى سيأتي يوم القيامة؟ فسأله: وما اشتريت لهذا؟ قال: ما كنت أستطيع أن أزيد على هذا من الصلاة والصيام والزكاة. ولكن أنا
Seseorang bertanya kepada Nabi (saw): Ya Rasulullah! Kapan hari kiamat akan terjadi? Dia bertanya kepadanya: Apa yang telah kamu peroleh untuk ini? Dia berkata: Saya tidak bisa lagi melakukan shalat, puasa dan sedekah untuk ini. tapi aku