40 Hadis
01
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1474
Abu Hurairah (RA)
"قال: قال النبي صلى الله عليه وسلم: ""إنما حالي وحال الأنبياء من قبلي كمثل رجل بنى بيتاً فزينه وزيَّنه، وترك لبنة فارغة من جانب واحد، فيمر عليه الناس، فيتساءلون لماذا لم توضع اللبنة في هذا المكان؟ قال النبي صلى الله عليه وسلم: أنا تلك اللبنة، وأنا آخر الأنبياء صلى الله عليه وسلم"" (البخاري جزء 61 باب 18 حديث رقم 111). 3535؛ مسلم 43/ 7 هـ 2286).
Beliau bersabda, Rasulullah SAW bersabda, “Keadaan saya dan para Nabi sebelum saya ibarat orang yang membangun rumah, menghiasinya dan mendekorasinya, namun menyisakan ruang bata di salah satu sisinya kosong.” Lalu orang-orang mengelilinginya Bertanya-tanya mengapa batu bata di celah itu tidak dipasang? Nabi SAW bersabda, Akulah batu bata itu. Dan aku adalah Nabi terakhir (saw). (Bukhari Bagian 61 Bab 18 Hadits No. 3535; Muslim 43/7 Ha. 2286)
02
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1475
Jabir bin Abdullah (RA)
حديث جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَثَلِي وَمَثَلُ الأَنْبِيَاءِ كَرَجُلٍ بَنى دَارًا فَأَكْمَلَهَا وَأَحْسَنَهَا إِلاَّ مَوْضِعَ لَبِنَةٍ فَجَعَلَ النَّاسُ يَدْخُلُونَهَا وَيَتَعَجَّبُونَ وَيَقُولُونَ: لَوْلاَ مَوُضِعُ اللَّبِنَةِ
Hadits Jabir bin Abdullah berkata: Nabi Muhammad SAW bersabda: Perumpamaanku dan perumpamaan para nabi adalah seperti seseorang yang membangun sebuah rumah, lalu menyelesaikannya dan memperbaikinya, kecuali pada satu tempat. Sebuah batu bata, dan orang-orang mulai memasukinya dan terheran-heran serta berkata: Kalau bukan karena letak batu bata itu.
03
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1476
Jundub (RA)
حديث جُنْدَبٍ، قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ: أَنَا فَرَطكُمْ عَلَى الْحَوْضِ
Hadits Jundub, yang mengatakan: Saya mendengar Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakan: Saya akan menuangkan Anda ke atas baskom.
04
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1477
Sahl bin Sa'd (RA)
قال: فقال النبي صلى الله عليه وسلم: أنا قبلك على حافة الحوض. ومن يمر بي يشرب ماء البيت. ومن شربه فلا يظمأ بعده أبداً. مما لا شك فيه أن بعض المجتمع قبلي (المنزل). سوف تظهر سأعرفهم وسيعرفونني. فيكون بيني وبينهم سد. (البخاري ج 81 باب 53 حديث رقم 6583 ؛ مسلم 43/9 ه 2291)
Dia berkata, Nabi SAW bersabda: Aku akan mencapai tepi kolam sebelum kamu. Siapapun yang melewatiku akan meminum air rumah itu. Dan siapa pun yang meminumnya tidak akan haus lagi. Tidak diragukan lagi beberapa komunitas sebelum saya (rumah). akan muncul, aku akan mengenal mereka dan mereka akan mengenalku. Maka akan tercipta penghalang antara aku dan mereka. (Bukhari Bagian 81 Bab 53 Hadits No. 6583; Muslim 43/9 Hah 2291)
05
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1478
Abu al-Sa'id Khudri (RA)
فقال النبي صلى الله عليه وسلم: فأقول هم أمتي. فيقال إنك لا تدري ما أحدثوا من بعدك. فقال النبي صلى الله عليه وسلم: فأقول: انصرف! من اتبعني فإنهم من الدين قد تغيروا بينهم، فهم بعيدون من رحمة الله. (البخاري جزء 81 باب 53 حديث رقم 6584؛ مسلم 43/9، ح 2290، 2291)
Nabi SAW bersabda: Maka aku akan mengatakan bahwa mereka adalah umatku. Maka akan dikatakan, kamu tidak mengetahui apa yang mereka lakukan setelah kamu. Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) berkata maka aku akan berkata, Pergilah! Orang-orang yang mengikutiku beragama, mereka telah berubah di antara mereka, mereka jauh dari rahmat Allah. (Bukhari Bagian 81 Bab 53 Hadits No. 6584; Muslim 43/9, Hah 2290, 2291)
06
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1481
Uqbah bin Amir (RA)
حديث عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ: صَلَّى رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى قَتْلَى أُحُدٍ، بَعْدَ ثَمَانِي سِنِينَ، كَالْمُوَدِّعِ لِلأَحْيَاءِ وَالأَمْوَاتِ، ثُمَّ طَلَعَ الْمِنْبَرَ، فَقَالَ: إِنِّي بَيْنَ أَيْدِيكُمْ فَرَطٌ، وَأَنَا عَلَيْكُمْ شَهِيدٌ، وَإِنَّ مَوْعِدَكُمُ الْحَوْضُ، وَإِنِّي لأَنْظُرُ إِلَيْهِ مِنْ مَقَامِي هذَا، وَإِنِّي لَسْتُ أَخْشى عَلَيْكُمْ أَنْ تُشْرِكُوا، وَلكِنِّي أَخْشى عَلَيْكُمُ الدُّنْيَا، أَنْ تَنَافَسُوهَا
Hadits Uqba bin Amir berkata: Rasulullah SAW mendoakan terbunuhnya Uhud setelah delapan tahun seperti orang yang mengucapkan selamat tinggal kepada yang hidup dan yang mati, lalu dia berangkat. Mimbar, dan dia berkata: Aku ada di tanganmu, dan aku menjadi saksi atasmu, dan tempat tujuanmu adalah baskom, dan aku akan memastikan kepada-Nya posisiku ini, dan aku tidak takut padamu bahwa kamu akan menyekutukan orang lain dengan-Nya, tapi aku takut padamu di dunia ini, bahwa kamu akan bersaing dengannya.
07
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1482
Abdullah Bin Mas'ud
حديث عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُودٍ رضي الله عنه، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: أَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ، وَلَيُرْفَعَنَّ رِجَالٌ مِنْكُمْ، ثُمَّ لَيُخْتَلَجُنَّ دُونِي، فَأَقُولُ: يَا رَبِّ أَصْحَابى فَيُقَالُ: إِنَّكَ لاَ تَدْرِي مَا أَحْدَثُوا بَعْدَكَ
Hadits Abdullah bin Masoud radhiyallahu 'anhu, atas wewenang Nabi SAW, yang bersabda: Aku akan memisahkan kamu di baskom, dan membiarkan sebagian dari kamu bangkit, lalu biarkan mereka bercampur. Tanpa aku, aku akan berkata: Ya Tuhan, sahabat-sahabatku, dan akan dikatakan: Engkau tidak mengetahui apa yang mereka lakukan setelah Engkau.
08
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1483
হারিসাহ ইব্‌নু ওয়াহ্ব
حديث حارِثَةَ بْنِ وَهْبٍ، قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَذَكَرَ الْحَوْضَ فَقَالَ كَمَا بَيْنَ الْمَدِينَةِ وَصَنْعَاءَ
Hadits Haritha bin Wahb, yang mengatakan: Saya mendengar Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, menyebutkan cekungan, dan dia berkata antara Madinah dan Sana'a.
09
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1484
Narator (RA)
حديث فَقَالَ لَهُ الْمُسْتَوْرِدُ، أَلَمْ تَسْمَعْهُ قَالَ الأَوَانِي قَالَ: لاَ قَالَ الْمُسْتَوْرِدُ: [ص: 98] تُرَى فِيهِ الآنِيَةُ مِثْلَ الْكَوَاكِبِ أخرجهما البخاري في: 81 كتاب الرقاق: 53 باب في الحوض وقول الله تعالى (إنا أعطيناك الكوثر)
hadis. Importir itu berkata kepadanya, “Apakah kamu tidak mendengarnya?” Dia berkata, “Bejana-bejana itu.” Dia berkata: “Tidak.” Importir berkata: [hal. 98] Di dalamnya kamu akan melihat bejana-bejana yang bagaikan bintang-bintang. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam: 81, Kitab Al-Raqqaq: 53 Bab tentang Cekungan dan firman Tuhan Yang Maha Esa (Sesungguhnya Kami telah memberimu Al-Kawthar)
10
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1486
Abu Hurairah (RA)
قال النبي صلى الله عليه وسلم والذي نفسي بيده لأخرجن (يوم القيامة) أقواما من بيتي (الكوثر) كما يخرج الغريب من البعير. (البخاري الجزء 42 الباب 10 الحديث رقم 2367 ؛
Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) bersabda, Demi Dzat yang hidupku berada di tangan-Nya, niscaya (pada Hari Kebangkitan) aku akan mengusir beberapa orang dari rumahku (kawsar) seperti orang asing diusir dari unta. (Bukhari Bagian 42 Bab 10 Hadits No. 2367;
11
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1491
Ibnu Abbas (RA)
حديث ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكونُ فِي رَمَضَانَ، حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ، فَيُدَارِسُهُ القُرْآنَ فَلَرَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ
Hadits Ibnu Abbas yang mengatakan: Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan dia adalah orang yang paling dermawan di bulan Ramadhan, ketika Jibril bertemu dengannya, dan dia bertemu dengannya setiap malam Ramadhan, dan dia belajar Al-Qur'an bersamanya. Rasulullah SAW lebih dermawan dalam kebaikan daripada
12
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1492
Anas bin Malik (RA)
قال: خدمت النبي صلى الله عليه وسلم عشر سنين. لكنه لم يقل لي كلمة واحدة. لم تسأل هذا لماذا فعلت هذا ولماذا لا؟ (البخاري جزء 78 باب 39 حديث رقم 6038؛ مسلم 43/13، ها 2309)
Dia berkata, Saya mengabdi pada Nabi (saw) selama sepuluh tahun. Tapi dia tidak pernah mengatakan sepatah kata pun kepadaku. Tidak menanyakan hal ini, mengapa Anda melakukan ini dan mengapa tidak? (Bukhari Bagian 78 Bab 39 Hadits No. 6038; Muslim 43/13, Ha 2309)
13
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1493
Anas bin Malik (RA)
فلما قدم رسول الله صلى الله عليه وسلم المدينة أخذ أبو طلحة رضي الله عنه بيدي، فأخذني إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال: يا رسول الله صلى الله عليه وسلم! أنس فتى حذر. نرجو أن يرضيك. قال أنس رضي الله عنه: خدمته حاضرا وفي سفر. بالله! لم يخبرني أبدًا عن العمل الذي قمت به، لماذا فعلته بهذه الطريقة؟ وهذا من أجل العمل الذي لم أقم به
Ketika Rasulullah (saw) tiba di Madinah, Abu Thalhah (ra dengan dia) menggandeng tangan saya dan membawa saya kepada Rasulullah (saw) dan berkata: Ya Rasulullah (saw) Wa Sallam)! Anas adalah anak yang berhati-hati. Semoga dia menyenangkanmu. Anas (RA) menuturkan, saya mengabdi padanya semasa saya menjadi residen dan dalam perjalanan. Demi Tuhan! Dia tidak pernah memberitahuku tentang pekerjaan yang aku lakukan, mengapa kamu melakukannya seperti itu? Dan itu untuk pekerjaan yang tidak saya lakukan
14
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1494
Jabir (RA)
حديث جَابِرٍ رضي الله عنه، قَالَ: مَا سُئِل النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ شَيْءٍ قَطُّ، فَقَالَ: لاَ
Hadits Jabir radhiyallahu 'anhu yang mengatakan: Nabi Muhammad SAW tidak pernah ditanya tentang apapun dan dia menjawab: Tidak.
15
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1495
Jabir bin Abdullah (RA)
قال: قال النبي صلى الله عليه وسلم: إذا جاء عرض البحرين لأعطينك الكثير. ولكن بضائع البحرين لم تصل إلا بعد وفاة النبي صلى الله عليه وسلم. ولما وصلت البضاعة إلى البحرين، أُعلن أمر أبي بكر رضي الله عنه، من كان له عهد أو دين على النبي صلى الله عليه وسلم فليأتني. فذهبت إليه فقلت إن النبي صلى الله عليه وسلم قال ليعطيني الكثير. ثم
Beliau bersabda, Nabi SAW bersabda, Jika barang dari Bahrain sampai, aku akan memberimu banyak. Namun barang-barang dari Bahrain tidak sampai sampai wafatnya Nabi (saw). Nanti ketika barang sudah sampai di Bahrain, diumumkanlah perintah Abu Bakar (RA), barangsiapa mempunyai janji atau hutang kepada Nabi (SAW) hendaknya datang kepadaku. Aku mendatanginya dan berkata, Nabi (saw) berkata dia akan memberiku begitu banyak. Kemudian
16
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1497
Aisyah (RA)
حديث عَائِشَةَ، قَالَتْ: جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: تقَبِّلُونَ الصِّبْيَانَ فَمَا نُقَبِّلُهُمْ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَوَ أَمْلِكُ لَكَ أَنْ نَزَعَ اللهُ مِنْ قَلْبِكَ الرَّحْمَةَ
Hadits Aisha yang mengatakan: Seorang Badui datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan berkata: Apakah kamu mencium anak-anak, tetapi kami tidak mencium mereka. Maka Nabi Muhammad SAW bersabda: Dan saw: Atau aku harap bagimu semoga Allah menghilangkan rahmat dari hatimu.
17
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1499
Jarir bin Abdullah (RA)
حديث جَرِيرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: مَنْ لاَ يَرْحَمُ لاَ يُرْحَمُ
Hadits Jarir bin Abdullah, berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW, yang bersabda: Siapa yang tidak memiliki belas kasihan, tidak akan diberi belas kasihan.
18
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1502
Anas bin Malik (RA)
قال: كنت في زيارة رسول الله صلى الله عليه وسلم. وكان معه عبد أسود اسمه أنجاشاه. كانت تغني. فقال له رسول الله صلى الله عليه وسلم: يا أنجاشاه! هلاكك تركب الجمل مثل الجرة الزجاجية
Dia berkata: Saya sedang mengunjungi Rasulullah (SAW). Dia memiliki seorang budak kulit hitam bernama Anjashah bersamanya. Dia sedang bernyanyi. Rasulullah (SAW) berkata kepadanya: Wahai Anjashah! azabmu Kamu menunggangi unta seperti toples kaca
19
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1503
Aisyah (RA)
وكان النبي صلى الله عليه وسلم إذا ترك أحد الأمرين أخذ أيسرهما إذا لم يكن إثما. وبقي بعيدًا عن الخطيئة. النبي صلى الله عليه وسلم عن نفسه لم ينتقم قط. ولكن إذا انتهكت حدود الله فإنه ينتقم لإرضاء الله. (البخاري، ج 61، باب 23، حديث رقم 3560؛ مسلم ج 43، الفضائل باب 20، ه 2327).
Bilamana Nabi (saw) diberikan keleluasaan untuk mengambil salah satu dari dua hal, beliau akan mengambil yang lebih mudah jika tidak berdosa. Dia menjauhi dosa. Nabi (saw) tentang dirinya sendiri Tidak pernah membalas dendam. Namun jika batasan Tuhan dilanggar, dia akan membalas dendam demi menyenangkan Tuhan. (Bukhari, Bagian 61 Bab 23 Hadits No. 3560; Muslim Bagian 43; Fazayel Bab 20; Hah 2327
20
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1504
Anas bin Malik (RA)
قال: ما مسست شيئا ألين ولا أغلظ من كف النبي صلى الله عليه وسلم. وما شممت قط أطيب من ريح جسد النبي صلى الله عليه وسلم. (البخاري باب 61 باب 23 حديث رقم 3561 ؛ مسلم الحلقة 43 ;)
Beliau bersabda, “Belum pernah aku menyentuh sesuatu yang lebih lembut dan tebal daripada telapak tangan Nabi (saw). Dan aku tidak pernah mencium bau apa pun selain wangi tubuh Nabi Muhammad SAW. (Bukhari bab 61 bab 23 Hadits No. 3561; Muslim Episode 43 ;)
21
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1505
Anas bin Malik (RA)
وكان يخزنه في قارورة ثم يمزجه في طيب يسمى "السك". \n\nوروى الربيع أنه لما حضرت وفاة أنس بن مالك أوصاني: أن يمزج من تلك السكة طيبه. فإذا هو ممزوج في طيبه. (البخاري جزء 79 باب 41 حديث رقم 6281)
Dan dia akan menyimpannya dalam botol dan kemudian mencampurkannya ke dalam parfum yang disebut 'Sukk'. \n\nRabi meriwayatkan bahwa ketika mendekati waktu kematian Anas Ibn Malik, dia mewariskan kepadaku: agar sebagian dari sukkah itu dicampur dengan minyak wanginya. Jadi itu tercampur dalam parfumnya. (Bukhari Bagian 79 Bab 41 Hadits No. 6281)
22
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1506
Umm al-Mu'minin 'Aisyah (RA)
حديث عَائِشَةَ، أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ، أَنَّ الْحارثَ بْنَ هِشَامٍ رضي الله عنه، سَأَلَ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ كَيْفَ يَأْتِيكَ الْوَحْيُ فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَحْيَانًا يَأْتِينِي مِثْلَ صَلْصَلَةِ الْجَرَسِ، وَهُوَ أَشَدُّهُ عَلَيَّ، فَيُفْصَمُ عَنِّي وَقَدْ وَعَيْتُ عَنْهُ مَا قَالَ وَأَحْيَانًا يَتَمَثَّلُ لِي الْمَلَكُ رَجُلاً فَيُكَلِّمُنِي فَأَعِي مَا يَقُولُ قَالَتْ عَائِشَةَ: وَلَقَدْ رَأَيْتُهُ يَنْزِلُ عَلَيْهِ الْوَحْيُ فِي الْيَوْمِ الشَّدِيدِ الْبَرْدِ فَيَفْصِمُ عَنْهُ، وَإِنَّ جَبِينَهُ لَيَتَفَصَّدُ عَرَقًا
Hadits Aisyah Bunda Orang Beriman, bahwa Al-Harits bin Hisham radhiyallahu 'anhu bertanya kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan berkata: Wahai Rasulullah, bagaimana wahyu itu sampai kepadamu? Rasulullah SAW bersabda, “Kadang-kadang bagiku seperti bunyi bel, dan itu yang paling berat bagiku, sehingga putus. Atas otoritasku, dan aku memahami apa yang dia katakan atas otoritasnya, dan terkadang malaikat menampakkan diri kepadaku sebagai seorang laki-laki dan berbicara kepadaku, dan aku memahami apa yang dia katakan. Aisha berkata: Dan aku melihatnya turun ke arahnya. Wahyu tersebut diturunkan pada suatu hari yang sangat dingin, dan dia terpisah darinya, dan dahinya bercucuran keringat.
23
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1508
Baraa (RA)
حديث الْبَرَاءِ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَحْسَنَ النَّاسِ وَجْهًا، وَأَحْسَنَهُ خَلُقًا، لَيْسَ بِالطَّوِيلِ الْبَائِنِ وَلاَ بِالْقَصِيرِ
Hadits Al-Baraa, beliau berkata: Rasulullah SAW, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, adalah orang yang paling cantik dan paling baik akhlaknya, tidak panjang dan tidak pendek.
24
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1509
Qatadah (RA)
حديث أَنَسٍ، قَالَ: كَانَ شَعَرُ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجِلاً لَيْسَ بِالسَّبِطِ وَلاَ الْجَعْدِ، بَيْنَ أُذُنَيْهِ وَعَاتِقِهِ
Hadits Anas yang mengatakan: Rambut Rasulullah SAW adalah rambut seorang laki-laki, tidak lurus dan tidak keriting, antara telinga dan lehernya.
25
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1512
Abu Zuhayfah (RA)
قال: رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم فرأيت شعرة بيضاء في لحيته تحت شفته السفلى. (البخاري ج61 باب 23 حديث رقم 3545 ؛ مسلم 43/29هه 2342)
Dia berkata: Saya melihat Rasulullah SAW, dan saya melihat sehelai rambut putih di janggutnya di bawah bibir bawahnya. (Al-Bukhari, vol. 61, bab 23, hadits no. 3545; Muslim 43/29 H 2342)
26
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1513
Abu Zuhayfah (RA)
قال: رأيت النبي صلى الله عليه وسلم. وكان الحسن بن علي (رضي الله عنه) مثله. (البخاري جزء 61 باب 23 حديث رقم 3544 ؛ مسلم 43/29 ح:2342)
Dia berkata, Aku melihat Nabi (saw). Hasan bin Ali (RA) pun seperti dia. (Bukhari Part 61 Bab 23 Hadits No. 3544; Muslim 43/29 H:2342)
27
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1514
Sa'ib Bin Yazid
ذهبت بي عمتي إلى النبي (صلى الله عليه وسلم) فقالت: يا رسول الله (صلى الله عليه وسلم)! ابنة أخي مريضة. فمسح رسول الله صلى الله عليه وسلم رأسي ودعا لي. ثم توضأ. فشربت من ماء وضوئه. ثم وقفت خلفه. ثم رأيت خاتم النبوة بين كتفيه. لقد كان مثل نداء الستار. (البخاري الجزء 4 باب 40 الحديث رقم 190 ؛
Bibiku membawaku menemui Nabi (saw) dan berkata: Wahai Rasulullah (saw)! Keponakan saya sakit. Utusan Allah (SAW) menyentuh kepalaku dan berdoa memohon keberkahan. Kemudian dia berwudhu. Aku meminum air (sisa) wudhunya. Lalu aku berdiri di belakangnya. Lalu aku melihat Segel Kenabian di antara kedua bahunya. Itu seperti panggilan tirai. (Bukhari Bagian 4 Bab 40 Hadits No. 190;
28
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1515
Rabi'ah bin Abu 'Abd al-Rahman (RA)
حديث أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ يَصِفُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: كَانَ رَبْعَةً مِنَ الْقَوْمِ، لَيْسَ بِالطَّوِيلِ وَلاَ بِالْقَصِيرِ، أَزْهَرَ اللَّوْنِ، لَيْسَ بِأَبْيَضَ أَمْهَقَ، وَلاَ آدَمَ، لَيْسَ بِجَعْدٍ قَطَطٍ، وَلاَ سَبْطٍ رَجِلٍ؛ أُنْزِلَ عَلَيْهِ وَهُوَ ابْنُ أَرْبَعِينَ، فَلَبِثَ بِمَكَّةَ عَشْرَ سِنِينَ يُنْزَلُ عَلَيْهِ، وَبِالْمَدِينَةِ عَشْرَ سِنِينَ، وَلَيْسَ فِي رَأْسِهِ وَلِحْيَتِهِ عِشْرُونَ شَعَرَةً بَيْضَاءَ
Hadits Anas bin Malik menggambarkan Nabi Muhammad SAW, dengan mengatakan: Dia adalah salah satu umat manusia, tidak tinggi dan tidak pendek. Seputih albino, tidak seputih Adam, tidak seputih kucing, tidak pula seputih suku manusia; Hal itu diturunkan kepadanya ketika dia berumur empat puluh tahun, dan dia tinggal di Mekah selama sepuluh hari. Tahun-tahun akan diturunkan kepadanya, dan di kota itu akan ada sepuluh tahun, dan tidak akan ada dua puluh helai rambut putih di kepala atau janggutnya.
29
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1516
Aisyah (RA)
ولما توفي النبي صلى الله عليه وسلم وكان عمره ثلاثا وستين سنة. (البخاري ج61 باب 19 حديث رقم 3536 ؛ مسلم 43/32هه 2349)
Ketika Nabi (saw) meninggal, dia berumur enam puluh tiga tahun. (Bukhari Bagian 61 Bab 19 Hadits No. 3536; Muslim 43/32 Hah 2349)
30
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1517
Ibnu Abbas (RA)
حديث ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: مَكَثَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، بِمَكَّةَ ثَلاَثَ عَشْرَةَ، وَتُوُفِّيَ وَهُوَ ابْنُ ثَلاَثٍ وَسِتِّينَ
Hadits Ibnu Abbas yang mengatakan: Rasulullah SAW, tinggal di Mekah selama tiga belas hari, dan dia meninggal pada usia enam puluh tiga tahun.
31
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1518
যুবায়র ইব্‌নু মুতঈম
حديث جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ رضي الله عنه، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لِي خَمْسَةُ أَسْمَاءٍ؛ أَنَا مُحَمَّدٌ وَأَحْمَدُ، وَأَنَا الْمَاحِي الَّذِي يَمْحُو اللهُ بِي الْكُفْرَ، وَأَنَا الْحَاشِرُ الَّذِي يَحْشَرُ النَّاسُ عَلَى قَدَمِي، وَأَنَا الْعَاقِبُ
Hadits Jubair bin Mutim radhiyallahu 'anhu yang berkata: Rasulullah SAW bersabda: Saya punya lima nama; Akulah Muhammad dan Ahmad, Akulah Penghapus yang dengannya Allah menghapuskan kekufuran, Akulah Pengumpul yang pada kakinya dikumpulkan manusia, dan Akulah Aqib.
32
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1519
Aisyah (RA)
قال: إن النبي صلى الله عليه وسلم عمل شيئاً بنفسه ورخص فيه لغيره. ومع ذلك، امتنع بعض الناس عن ذلك. فلما بلغ هذا الخبر النبي صلى الله عليه وسلم قال: "الله".
Beliau bersabda, Suatu ketika Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) melakukan sesuatu sendiri dan membiarkan orang lain melakukannya. Namun, ada pula yang abstain. Ketika berita ini sampai kepada Nabi (damai dan berkah Allah besertanya), dia berkata, "Allah."
33
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1520
Abdullah ibn Az-Zubayr (RA)
وقال إن رجلاً من الأنصار تشاجر مع الزبير عند النبي (ص) في ماء نهر هرر الذي كان يسقي به النخل. فقال الأنصاري: اترك ماء القناة حتى يسيل فأبى جبير أن يعطيه. فلما تشاجرا في ذلك عند النبي صلى الله عليه وسلم، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم للزبير: يا زبير! اروي أرضك (أولاً). بعد ذلك أطلق الماء لجارك. فغضب الأنصاري من ذلك وقال: هو ابن عمك. فظهرت علامات السخط على وجه رسول الله صلى الله عليه وسلم. ثم قال: يا يبير! أنت تسقي أرضك بنفسك ثم تحبس الماء حتى يصل إلى السد. (البخاري جزء 42 باب 6 حديث رقم 2359 ؛ مسلم 43/36 ه 2357)
Dikatakannya bahwa seorang Ansari bertengkar dengan Zubair (RA) di hadapan Nabi (SAW) tentang air saluran Harar yang digunakan untuk mengairi kebun kurma. Ansari berkata, Biarkan air saluran itu, supaya (mengalir) namun Jubair (RA) enggan memberikannya. Ketika keduanya berdebat tentang hal ini di hadapan Nabi (saw), Rasulullah (saw) berkata kepada Zubair (RA), Wahai Zubair! Irigasi tanah Anda (pertama). Setelah itu, buanglah air tersebut ke tetangga Anda. Ansari tidak senang dengan ini dan berkata, dia adalah sepupumu. Hal ini menunjukkan tanda-tanda ketidaksenangan pada wajah Rasulullah (saw). Lalu dia berkata, Wahai Yubair! Anda mengairi lahan Anda sendiri, lalu menahan air agar sampai ke bendungan. (Bukhari Bagian 42 Bab 6 Hadits No. 2359; Muslim 43/36 Hah 2357)
34
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1525
Abu Musa Al-Asy'ari (RA)
من؟' قال: أبوك حذافة. فقام رجل فقال: يا رسول الله! من هو والدي؟ قال: أبوك شيبر داس سالم.
Siapa?' Dia berkata: 'Ayahmu Huzafah.' Dan seorang laki-laki berdiri dan berkata, 'Ya Rasulullah (saw)! Siapa ayahku?' Dia berkata: 'Ayahmu adalah Shaybar das Salim.'
35
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1526
Abu Hurairah (RA)
قال: ليأتين عليك زماناً يعتبر أهلك لقائي أحب إليهم من أن يكون لهم مال. (البخاري جزء 61 باب 25 حديث رقم 3589؛ مسلم 43/39 حديث رقم 2526)
Beliau bersabda, akan tiba saatnya bagimu ketika keluargamu menganggap pertemuan denganku lebih disayangi mereka daripada memiliki kekayaan. (Bukhari Bagian 61 Bab 25 Hadits No. 3589; Muslim 43/39 Hadits No. 2526)
36
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1527
Abu Hurairah (RA)
2365)
2365)
37
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1528
Abu Hurairah (RA)
سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: "ما من ابن آدم إلا يمسه الشيطان عند ولادته". يبكي بسبب مس الشيطان عند ولادته. ولكن مريم وابنها (عيسى) (ع) استثناء.
Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada anak Adam yang tidak dijamah setan ketika dilahirkan.” Dia menangis karena sentuhan setan saat lahir. Tapi Maryam dan putranya (Isa) ('a.) adalah pengecualian.
38
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1530
Abu Hurairah (RA)
قال: قال رسول الله (صلى الله عليه وسلم): اختتن النبي إبراهيم (ع) بسلاح الكتبة وهو ابن ثمانين سنة. (البخاري ج60 باب 8 حديث رقم 3356 ؛ مسلم 43/41هه 2370)
Beliau bersabda, Rasulullah (Sallallahu Alaihi Wasallam) bersabda, Nabi Ibrahim (A.S.) menyunat dirinya dengan senjata para ahli kitab ketika ia berusia delapan puluh tahun. (Bukhari Bagian 60 Bab 8 Hadits No. 3356; Muslim 43/41 Hah 2370)
39
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1534
Abu Hurairah (RA)
قال: أرسل ملك الموت إلى موسى (ع). فلما جاء إليه لطمه موسى (عليه السلام). (ففقأت عيناه) ثم التفت ملكول موت إلى ربه وقال: لقد بعثت إلى عبد يريد أن يموت. لا، فرد الله عينيه، وأمر، ارجع فأخبره، يضع يده على ظهر ثور، فيجعل له بكل فرو غطته يده حياة سنة. فسمع موسى (ع) ذلك فقال: يا رب! ماذا سيحدث بعد ذلك؟ قال الله: ثم الموت. فقال موسى (ع) : فليكن الآن . ثم رمى حجرا ودعا الله تعالى أن يصل به إلى بيت المقدس. ربيع
Katanya, Malakul Mawt diutus kepada Musa (A.S.). Ketika dia mendatanginya, Musa ('a.) menamparnya. (Akibatnya matanya menjadi keluar.) Kemudian Malakul Maut menoleh kepada Tuhannya dan berkata, “Aku diutus kepada seorang hamba yang ingin mati.” tidak Lalu Allah kembalikan pandangannya dan berpesan, pergilah lagi dan beritahu dia, dia akan meletakkan tangannya di punggung seekor lembu jantan, lalu untuk setiap bulu yang menutupi tangannya, dia akan diberi umur satu tahun. Musa (A.S.) mendengar ini dan berkata, Ya Tuhanku! Apa yang terjadi selanjutnya? Allah berfirman: Kemudian kematian. Musa (a.s.) berkata, Biarkanlah sekarang. Lalu ia melemparkan sebuah batu dan menawarkan diri kepada Allah Ta'ala untuk mencapainya hingga Baitul Maqdis. Rabi
40
Al-Lu'lu Wal Marjan # 0/1535
Abu Hurairah (RA)
وقال إن شخصين أساءوا إلى بعضهما البعض. وكان أحدهما مسلماً والآخر يهودياً. فقال الرجل المسلم: والذي فضل على محمد صلى الله عليه وسلم في العالمين كافة. فقال اليهودي: والذي أعطى موسى (عليه السلام) خير العالمين. وفي هذا الوقت رفع الرجل المسلم يده وصفع وجه اليهودي. وفي هذا ذهب اليهودي إلى النبي صلى الله عليه وسلم، وحائل المسلم بينه وبينه. (سوف أرى) موسى (ع) آخذ جانب واحد من العرش. ولا أدري هل أغمي عليه وأفاق قبلي أم كان ممن عافاه الله من الإغماء. (البخاري جزء 44 باب 1 حديث رقم 2411 ومسلم باب 43 ها 2373)
Katanya, dua orang saling menganiaya. Salah satunya adalah seorang Muslim, yang lainnya adalah seorang Yahudi. Pria Muslim itu berkata, Demi Dia yang melimpahkan keutamaan kepada Muhammad (saw) di seluruh dunia. Dan orang Yahudi itu berkata, Dialah yang memberi Musa (A.S.) yang terbaik di seluruh dunia. Pada saat itu, pria Muslim tersebut mengangkat tangannya dan menampar wajah orang Yahudi tersebut. Dalam hal ini orang Yahudi mendatangi Nabi (saw) dan orang Muslim berada di antara dia dan dia. (Saya akan melihat) Musa ('a) memegang salah satu sisi singgasana. Aku tidak tahu apakah dia pingsan dan sadar di hadapanku atau dia termasuk orang yang dihindarkan Allah dari pingsan. (Bukhari Bagian 44 Bab 1 Hadits No. 2411; Muslim Bab 43, Ha 2373)