Muwaththa Malik — Hadis #35951

Hadis #35951
حَدَّثَنِي مَالِكٌ، أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ، سُئِلَ عَنْ مُكَاتَبٍ، كَانَ بَيْنَ رَجُلَيْنِ فَأَعْتَقَ أَحَدُهُمَا نَصِيبَهُ فَمَاتَ الْمُكَاتَبُ وَتَرَكَ مَالاً كَثِيرًا فَقَالَ يُؤَدَّى إِلَى الَّذِي تَمَاسَكَ بِكِتَابَتِهِ الَّذِي بَقِيَ لَهُ ثُمَّ يَقْتَسِمَانِ مَا بَقِيَ بِالسَّوِيَّةِ ‏.‏ قَالَ مَالِكٌ إِذَا كَاتَبَ الْمُكَاتَبُ فَعَتَقَ فَإِنَّمَا يَرِثُهُ أَوْلَى النَّاسِ بِمَنْ كَاتَبَهُ مِنَ الرِّجَالِ يَوْمَ تُوُفِّيَ الْمُكَاتَبُ مِنْ وَلَدٍ أَوْ عَصَبَةٍ ‏.‏ قَالَ وَهَذَا أَيْضًا فِي كُلِّ مَنْ أُعْتِقَ فَإِنَّمَا مِيرَاثُهُ لأَقْرَبِ النَّاسِ مِمَّنْ أَعْتَقَهُ مِنْ وَلَدٍ أَوْ عَصَبَةٍ مِنَ الرِّجَالِ يَوْمَ يَمُوتُ الْمُعْتَقُ بَعْدَ أَنْ يَعْتِقَ وَيَصِيرَ مَوْرُوثًا بِالْوَلاَءِ ‏.‏ قَالَ مَالِكٌ الإِخْوَةُ فِي الْكِتَابَةِ بِمَنْزِلَةِ الْوَلَدِ إِذَا كُوتِبُوا جَمِيعًا كِتَابَةً وَاحِدَةً إِذَا لَمْ يَكُنْ لأَحَدٍ مِنْهُمْ وَلَدٌ كَاتَبَ عَلَيْهِمْ أَوْ وُلِدُوا فِي كِتَابَتِهِ أَوْ كَاتَبَ عَلَيْهِمْ ثُمَّ هَلَكَ أَحَدُهُمْ وَتَرَكَ مَالاً أُدِّيَ عَنْهُمْ جَمِيعُ مَا عَلَيْهِمْ مِنْ كِتَابَتِهِمْ وَعَتَقُوا وَكَانَ فَضْلُ الْمَالِ بَعْدَ ذَلِكَ لِوَلَدِهِ دُونَ إِخْوَتِهِ ‏.‏
Malik meriwayatkan kepadaku bahwa dia pernah mendengar bahwa Said bin al-Musayyab ditanya tentang mukatab yang dibagikan kepada dua orang laki-laki. Salah satu dari mereka melepaskan bagiannya lalu mukatab tersebut meninggal dunia dan meninggalkan banyak uang. Said menjawab, “Orang yang memelihara kitabnya, diberi sisa yang menjadi haknya, kemudian mereka membagi sisa tersebut secara merata di antara mereka berdua.” Malik berkata, “Apabila seorang mukatab yang menunaikan kitabanya dan merdeka meninggal dunia, maka ia diwarisi oleh orang-orang yang menulis kitabanya dan anak-anaknya serta kerabat pihak ayah – siapa pun yang paling berhak.” Beliau bersabda, “Ini juga bagi siapa saja yang dibebaskan ketika ia meninggal dunia setelah dibebaskan, maka warisannya adalah untuk orang-orang terdekatnya dari anak-anak atau sanak saudara yang mewarisi melalui wala’.” Malik berkata, “Saudara-saudara yang tertulis bersama-sama dalam satu kitaba, kedudukannya sama seperti anak-anak satu sama lain, jika tidak ada seorang pun di antara mereka yang mempunyai anak yang tertulis dalam kitaba atau dilahirkan dalam kitaba. Apabila salah satu dari mereka meninggal dunia dan meninggalkan harta benda, maka dia membayarkan kepada mereka semua yang bertentangan dengan kitaba mereka dan membebaskan mereka. Uang yang tersisa setelah itu menjadi milik anak-anaknya, bukan saudara-saudaranya.
Sumber
Muwaththa Malik # 39/1496
Tingkat
Maqtu Daif
Kategori
Bab 39: Mukatab
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya
Topik: #Mother #Death

Hadis Terkait