Bulughul Maram — Hadis #52291

Hadis #52291
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ‏- رضى الله عنه ‏- قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ ‏- صلى الله عليه وسلم ‏-{ أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ 1‏ اَللَّذَّاتِ: اَلْمَوْتِ } رَوَاهُ اَلتِّرْمِذِيُّ, وَالنَّسَائِيُّ, وَصَحَّحَهُ ابْنُ حِبَّانَ 2‏ .‏‏1 ‏- هذا اللفظ وقع في بعض الروايات كما هو هنا، وجاء في بعضها "هادم" وفي بعض آخر "هازم".‏ أي: جاء بالذال المعجمة، وبالدال المهملة، وبالزاي، وكل ذلك له وجه فالأول بمعنى القطع.‏ والثاني بمعنى: الهدم.‏ والثالث بمعنى: القهر والغلبة.‏ المراد بذلك كله: الموت.‏‏2 ‏- صحيح.‏ رواه الترمذي (2307)‏، والنسائي (4/4)‏، وابن حبان (2992)‏ وقال الترمذي: "هذا حديث حسن غريب".‏ قلت: ولو اقتصر رحمه الله على التحسين لكان أولى إذ لا وجه للغرابة.‏ والله أعلم.‏ وقد زاد ابن حبان في "صحيحه": "فما ذكره عبد قط وهو في ضيق إلا وسعه عليه، ولا ذكره وهو في سعة إلا ضيقه عليه" وسندها حسن كإسناد أصل الحديث.‏ وإنما صححت الحديث لشواهده الكثيرة.‏ وهي مخرجة في "الأصل".‏
Diriwayatkan dari Abu Hurairah (semoga Allah meridainya), yang berkata: Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam bersabda: “Sering-seringlah mengingat penghancur kenikmatan: kematian.” [Diriwayatkan oleh At-Tirmidhi dan An-Nasa’i, dan disahihkan oleh Ibnu Hibban.] [1. Redaksi ini muncul dalam beberapa riwayat seperti yang terdapat di sini, sementara dalam riwayat lain muncul sebagai “penghancur” dan dalam riwayat lain sebagai “penghancur.” Artinya, muncul dengan “dhal” (ذ), “dal” (د), dan “zay” (ز), dan masing-masing memiliki artinya. Yang pertama berarti memotong. Yang kedua berarti penghancuran. Yang ketiga berarti penaklukan dan penaklukkan. Makna yang dimaksud dalam semua ini adalah kematian.] [2. Sah.] Diriwayatkan oleh At-Tirmidhi (2307), An-Nasa’i (4/4), dan Ibn Hibban.] (2992) At-Tirmidhi berkata: “Ini adalah hadits yang baik dan aneh.” Saya katakan: Jika beliau (semoga Allah merahmatinya) membatasi diri untuk mengklasifikasikannya sebagai hadits yang baik, itu akan lebih baik, karena tidak ada alasan untuk menganggapnya aneh. Dan Allah Maha Mengetahui. Ibn Hibban menambahkan dalam Shahihnya: “Tidak ada seorang hamba pun yang menyebutkannya ketika dalam kesulitan kecuali itu meringankan kesulitannya, dan dia tidak pernah menyebutkannya ketika dalam kemudahan kecuali itu mempersulitnya.” Rantai periwayatannya baik, seperti rantai periwayatan hadits aslinya. Saya hanya mengesahkan hadits ini karena banyaknya riwayat pendukungnya. Hadits ini termasuk dalam hadits asli.
Diriwayatkan oleh
Abu Hurairah (RA)
Sumber
Bulughul Maram # 3/532
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 3: Bab 3
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait