Bulughul Maram — Hadis #53005
Hadis #53005
وَعَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ جَارُ اَلدَّارِ أَحَقُّ بِالدَّارِ } رَوَاهُ النَّسَائِيُّ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ, وَلَهُ عِلَّةٌ 1 .1 - ضعيف. رواه النسائي في " الكبرى " كما في " التحفة " ( 4 / 69 ) من طريق قتادة، عن الحسن، عن سمرة، ومن هذا الوجه رواه أبو داود ( 3517 )، والترمذي ( 1368 ). وقال الترمذي: " حديث سمرة حديث حسن صحيح، وروى عيسى بن يونس، عن سعيد بن أبي عروبة، عن قتادة، عن أنس، عن النبي -صلى الله عليه وسلم-. والصحيح عند أهل العلم حديث الحسن عن سمرة، ولا نعرف حديث قتادة، عن أنس إلا من حديث عيسى بن يونس ". قلت: ومن الوجه الثاني رواه ابن حبان ( 1153 ) وإلى هذا الاختلاف يشير قول الحافظ: " وله علة ". وخلاصة الكلام أن الحديث عند قتادة من وجهين: الأول: عن الحسن، عن سمرة، وهو الصواب عند أهل العلم. والثاني: عن أنس، به. وأيا كان الأمر فهو ضعيف من الوجهين؛ لعدم تصريح قتادة والحسن بالسماع؛ وكلاهما موصوف بالتدليس.
Dari riwayat Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu - dia berkata: Rasulullah - semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian - bersabda: “Tetangga rumah lebih berhak atas rumah.” Diriwayatkan oleh Al-Nasa’i, dan disahkan oleh Ibnu Hibban, dan mempunyai cacat 1,1 – Lemah. Diriwayatkan oleh Al-Nasa’i dalam “Al-Kubra” maupun dalam “Al-Tuhfa” (4/69) pada otoritas Qatada, pada otoritas Al-Hasan, pada otoritas Samurah, dan dari arah inilah diriwayatkan oleh Abu Dawud (3517) dan Al-Tirmidzi (1368). Al-Tirmidzi berkata: “Hadits Samurah adalah hadits yang shahih dan shahih, dan diriwayatkan oleh Isa bin Yunus, atas wewenang Saeed bin Abi Orouba, atas wewenang Qatada, atas wewenang Anas, atas wewenang Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam. hadits Qatada, berdasarkan riwayat Anas kecuali dari hadits Isa bin Yunus.” Saya berkata: Dari sisi lain diriwayatkan oleh Ibnu Hibban (1153). Dan terhadap perbedaan ini pernyataan Al-Hafiz menunjukkan: Dan hal itu ada alasannya.” Intinya hadits menurut Qatada mempunyai dua aspek: Yang pertama: atas wewenang Al-Hasan, atas wewenang Samurah, dan itu merupakan pendapat yang benar menurut para ulama. Yang kedua: atas wewenang Anas, atas wewenangnya. Apa pun masalahnya, kedua belah pihak lemah; Karena Qatada dan Al-Hasan tidak mengizinkan sidang; Keduanya digambarkan sebagai penipuan
Diriwayatkan oleh
Anas bin Malik (RA)
Sumber
Bulughul Maram # 7/902
Kategori
Bab 7: Bab 7