Sunan An-Nasa'i — Hadis #24245
Hadis #24245
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ وَهْبٍ، قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ، قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ إِسْحَاقَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الزُّبَيْرِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ رَجُلٍ، مِنْ أَهْلِ الْبَصْرَةِ قَالَ صَحِبْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ
" النَّذْرُ نَذْرَانِ فَمَا كَانَ مِنْ نَذْرٍ فِي طَاعَةِ اللَّهِ فَذَلِكَ لِلَّهِ وَفِيهِ الْوَفَاءُ وَمَا كَانَ مِنْ نَذْرٍ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ فَذَلِكَ لِلشَّيْطَانِ وَلاَ وَفَاءَ فِيهِ وَيُكَفِّرُهُ مَا يُكَفِّرُ الْيَمِينَ " .
Diriwayatkan dari Muhammad bin Az-Zubair, dari ayahnya, dari seorang lelaki dari penduduk Al-Basrah, dia berkata: "Aku mendampingi 'Imran bin Husain, dia berkata: 'Aku mendengar Rasulullah bersabda: Nazar itu ada dua macam: Nazar yang dibuat untuk melakukan ketaatan kepada Allah, yaitu menaati Allah dan maksiat harus dilakukan. Allah; yang demikian itu adalah untuk syaitan dan tidak boleh ditunaikan, dan kafaratnya ialah kaffarah bagi sumpah
Diriwayatkan oleh
Muhammad bin al-Zubair (RA)
Sumber
Sunan An-Nasa'i # 35/3845
Gred
Sahih
Kategori
Bab 35: Pertanian