Misykatul Mashabih — Hadis #37595
Hadis #37595
وَعَن عَليّ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ مِنَ الْخَلَاءِ فَيُقْرِئُنَا الْقُرْآنَ وَيَأْكُلُ مَعَنَا اللَّحْم وَلم يكن يَحْجُبْهُ أَوْ يَحْجُزْهُ عَنِ الْقُرْآنِ شَيْءٌ لَيْسَ الْجَنَابَةَ. رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ وَالنَّسَائِيُّ وَرَوَى ابْنُ مَاجَهْ نَحوه
Setelah Nabi pergi ke Madinah aku pergi ke sana, dan aku mengunjunginya dan berkata, “Ceritakan padaku tentang shalat.” Beliau menjawab, "Perhatikan Sholat Subuh, lalu berhentilah shalat ketika matahari terbit hingga terbit sempurna, karena ketika terbit ia berada di antara tanduk setan, dan orang-orang kafir pada saat itu sujud padanya. Kemudian berdoalah, karena doa itu disaksikan dan malaikat-malaikat menyertainya, hingga bayangannya menjadi selebar tombak, lalu berhentilah shalat, karena pada saat itu jahannam sedang memanas. Kemudian ketika bayangan itu maju, berdoalah, karena doa itu disaksikan dan malaikat-malaikat berjaga-jaga sampai kamu salat zuhur, lalu hentikan salat sampai matahari terbenam, karena matahari terbenam di antara tanduk setan, dan pada saat itulah orang-orang kafir bersujud padanya.” Aku kemudian meminta nabi Allah untuk memberitahuku tentang wudhu, dan dia berkata, “Tidak seorang pun di antara kalian yang akan menyimpan air wudhu dan
membilas mulutnya, menyedot airnya dan meniupkannya tanpa meninggalkan dosa pada wajahnya, mulutnya, dan bagian dalam hidungnya. Apabila dia kemudian membasuh mukanya sebagaimana yang diperintahkan Allah kepadanya maka dosa-dosa mukanya akan rontok pada ujung janggutnya bersama dengan air; ketika dia membasuh tangannya sampai siku, maka dosa-dosa tangannya akan berjatuhan di ujung jarinya bersama air; ketika dia mengusap kepalanya, maka dosa-dosa di kepalanya akan rontok di ujung rambutnya bersama dengan air. Ketika dia membasuh kakinya sampai ke mata kaki, dosa-dosa di kakinya akan rontok di jari-jari kakinya bersama dengan air. Kemudian jika dia berdiri berdoa, dan memuji, menyanjung dan mengagungkan Tuhan sebagaimana mestinya dan menyerahkan seluruh hatinya kepada Tuhan, maka dosanya akan hilang meninggalkannya seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.”
Muslim menyebarkannya.
Diriwayatkan oleh
Amr bin 'Abasa (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 3/460
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 3: Bab 3: Shalat