Misykatul Mashabih — Hadis #49532
Hadis #49532
وَعَن الْحَارِث بن سُويَدٍ قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْعُودٍ حَدِيثَيْنِ: أحدُهما عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْآخِرُ عَنْ نَفْسِهِ قَالَ: إِنَّ الْمُؤْمِنَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَأَنَّهُ قَاعِدٌ تَحْتَ جَبَلٍ يَخَافُ أَنْ يَقَعَ عَلَيْهِ وَإِنَّ الْفَاجِرَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَذُبَابٍ مَرَّ عَلَى أَنْفِهِ فَقَالَ بِهِ هَكَذَا أَيْ بِيَدِهِ فَذَبَّهُ عَنْهُ ثُمَّ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسلم يَقُول:
" لَلَّهُ أَفْرَحُ بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ الْمُؤْمِنِ مِنْ رَجُلٍ نَزَلَ فِي أَرْضٍ دَوِيَّةٍ مَهْلَكَةٍ مَعَهُ رَاحِلَتُهُ عَلَيْهَا طَعَامُهُ وَشَرَابُهُ فَوَضَعَ رَأْسَهُ فَنَامَ نَوْمَةً فَاسْتَيْقَظَ وَقَدْ ذَهَبَتْ رَاحِلَتُهُ فَطَلَبَهَا حَتَّى إِذَا اشْتَدَّ عَلَيْهِ الْحَرُّ وَالْعَطَشُ أَوْ مَا شَاءَ اللَّهُ قَالَ: أَرْجِعُ إِلَى مَكَانِي الَّذِي كُنْتُ فِيهِ فَأَنَامُ حَتَّى أَمُوتَ فَوَضَعَ رَأْسَهُ عَلَى سَاعِدِهِ لِيَمُوتَ فَاسْتَيْقَظَ فَإِذَا رَاحِلَتُهُ عِنْدَهُ عَلَيْهَا زَادُهُ وَشَرَابُهُ فَاللَّهُ أَشَدُّ فَرَحًا بِتَوْبَةِ الْعَبْدِ الْمُؤْمِنِ مِنْ هَذَا بِرَاحِلَتِهِ وَزَادِهِ ". رَوَى مُسْلِمٌ الْمَرْفُوع إِلَى رَسُول صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهُ فَحَسْبُ وَرَوَى البُخَارِيّ الموقوفَ على ابنِ مَسْعُود أَيْضا
Atas wewenang Al-Harith bin Suwayd, dia berkata: Abdullah bin Masoud meriwayatkan kepada kami dua hadis: satu di antaranya atas wewenang Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan yang lainnya atas wewenang dirinya sendiri. Beliau bersabda: Orang mukmin melihat dosa-dosanya seolah-olah dia sedang duduk di bawah gunung karena khawatir akan menimpanya, sedangkan orang yang maksiat melihat dosa-dosanya seperti seekor lalat yang lewat. Dia mengangkat hidungnya dan berkata dengan itu seperti ini, yaitu dengan tangannya, lalu dia melepaskannya darinya dan kemudian berkata: Aku mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakan: “Kepada Tuhan aku bersukacita atas pertobatannya.” Hamba-Nya yang setia adalah seorang pria yang hinggap di tanah yang keruh dan merusak. Ia membawa tunggangannya, membawa makanan dan minuman, maka ia menundukkan kepalanya dan tidur dengan nyenyak. Kemudian dia terbangun dan tunggangannya telah hilang, maka dia pun pergi mengambilnya, dan ketika rasa panas dan haus sudah terlalu menyengat baginya, atau apa pun yang dikehendaki Allah, dia berkata: Aku akan kembali ke tempatku semula. Saya berada di dalamnya dan saya akan tidur sampai saya mati. Kemudian dia meletakkan kepalanya di atas lengan bawahnya untuk mati, kemudian dia bangun, dan ketika untanya berada bersamanya di atasnya, dia memberinya makanan dan minuman. Allah lebih ridha dengan taubat seorang hamba yang beriman dibandingkan dengan manusia yang unta dan rezekinya.” Muslim meriwayatkan rantai penularan yang dapat ditelusuri hingga Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Hanya dari dia saja, dan Al-Bukhari meriwayatkan apa yang disebutkan tentang Ibnu Masoud juga
Sumber
Misykatul Mashabih # 9/2358
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 9: Bab 9