Misykatul Mashabih — Hadis #51144

Hadis #51144
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " غَزَا نَبِيٌّ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ فَقَالَ لِقَوْمِهِ: لَا يَتْبَعُنِي رَجُلٌ مَلَكَ بُضْعَ امْرَأَةٍ وَهُوَ يُرِيدُ أَنْ يَبْنِيَ بِهَا وَلَمَّا يَبْنِ بِهَا وَلَا أَحَدٌ بَنَى بُيُوتًا وَلَمْ يَرْفَعْ سُقُوفَهَا وَلَا رَجُلٌ اشْتَرَى غَنَمًا أَوْ خَلِفَاتٍ وَهُوَ يَنْتَظِرُ وِلَادَهَا فَغَزَا فَدَنَا مِنَ الْقَرْيَةِ صَلَاةَ الْعَصْرِ أَوْ قَرِيبًا مِنْ ذَلِكَ فَقَالَ لِلشَّمْسِ: إِنَّكِ مَأْمُورَةٌ وَأَنَا مَأْمُورٌ اللَّهُمَّ احْبِسْهَا عَلَيْنَا فَحُبِسَتْ حَتَّى فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ فَجَمَعَ الْغَنَائِمَ فَجَاءَتْ يَعْنِي النَّارَ لِتَأْكُلَهَا فَلَمْ تَطْعَمْهَا فَقَالَ: إِنَّ فِيكُمْ غُلُولًا فَلْيُبَايِعْنِي مِنْ كُلِّ قَبِيلَةٍ رَجُلٌ فَلَزِقَتْ يدُ رجلٍ بيدِه فَقَالَ: فيكُم الغُلولُ فجاؤوا بِرَأْسٍ مِثْلِ رَأْسِ بَقَرَةٍ مِنَ الذَّهَبِ فَوَضَعَهَا فَجَاءَتِ النَّارُ فَأَكَلَتْهَا ". زَادَ فِي رِوَايَةٍ: «فَلَمْ تَحِلَّ الْغَنَائِمُ لِأَحَدٍ قَبْلَنَا ثُمَّ أَحَلَّ اللَّهُ لَنَا الْغَنَائِمَ رَأَى ضَعْفَنَا وَعَجْزَنَا فَأَحَلَّهَا لَنَا»
Dari Abu Hurairah beliau berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Seorang nabi dari kalangan nabi menyerang dan berkata kepada umatnya: Jangan ada seorang pun raja yang mengikutiku.” Dia mengambil seorang wanita dan ingin membangun bersamanya, tetapi dia tidak membangun dengannya, dan tidak ada yang membangun rumah dan tidak meninggikan atapnya, juga tidak ada yang membeli domba atau domba. Kekhalifahan sedang menunggu kelahirannya, maka dia menyerbu sudut desa saat salat Zuhur atau sekiranya, maka dia berkata kepada matahari: Engkau diperintahkan, dan aku diperintahkan, Ya Tuhan, hentikan itu dari kami, maka itu ditahan sampai Tuhan memberinya kemenangan, dan dia mengumpulkan rampasan, dan kemudian api datang untuk menghanguskannya, tetapi kamu tidak memberinya makan. Beliau bersabda: Sesungguhnya di antara kamu ada tipu muslihat, maka hendaklah seorang laki-laki dari setiap suku setia kepadaku. Kemudian tangan seorang laki-laki menempel pada tangannya dan dia berkata: Ada tipu muslihat di antara kamu. Mereka membawa kepala seperti kepala sapi yang terbuat dari emas. Maka dia menaruhnya dan api datang dan menghanguskannya.” Beliau menambahkan dalam sebuah riwayat: “Tidak ada harta rampasan yang dibolehkan bagi siapa pun sebelum kami, kemudian Allah menghalalkannya bagi kami.” “Dia melihat kelemahan dan ketidakmampuan kita, maka Dia menghalalkannya bagi kita.”
Sumber
Misykatul Mashabih # 19/4033
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 19: Bab 19
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait