Jami at-Tirmidzi — Hadis #26940
Hadis #26940
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، وَنَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ، قَالاَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ
" لاَ تَصُومُ الْمَرْأَةُ وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ يَوْمًا مِنْ غَيْرِ شَهْرِ رَمَضَانَ إِلاَّ بِإِذْنِهِ " . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ وَأَبِي سَعِيدٍ . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ مُوسَى بْنِ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم .
Qutaibah dan Nasr bin Ali meriwayatkan kepada kami, dengan mengatakan: Sufyan bin Uyaynah meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abu al-Zinad, atas wewenang al-Araj, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Beliau bersabda, “Seorang wanita tidak boleh berpuasa sedangkan suaminya menjadi saksi pada hari selain bulan Ramadhan, kecuali dengan izin suaminya.” Dia berkata, dan dalam bab tentang Ibnu Abbas dan Abu Saeed. Abu Issa mengatakan hadits Abu Hurairah adalah hadits yang baik dan shahih. Hadits ini diriwayatkan atas wewenang Abu al-Zinad, atas wewenang Musa bin Abi Utsman, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi Muhammad SAW.
Diriwayatkan oleh
Abu Hurairah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 8/782
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 8: Puasa