Jami at-Tirmidzi — Hadis #28893
Hadis #28893
حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ، وَغَيْرُ، وَاحِدٍ، قَالُوا حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ مَسْعُودٍ أَبُو حُذَيْفَةَ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ بْنِ أَبِي جَهْلٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ جِئْتُهُ
" مَرْحَبًا بِالرَّاكِبِ الْمُهَاجِرِ " . وَفِي الْبَابِ عَنْ بُرَيْدَةَ وَابْنِ عَبَّاسٍ وَأَبِي جُحَيْفَةَ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ لَيْسَ إِسْنَادُهُ بِصَحِيحٍ لاَ نَعْرِفُهُ مِثْلَ هَذَا إِلاَّ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ مِنْ حَدِيثِ مُوسَى بْنِ مَسْعُودٍ عَنْ سُفْيَانَ . وَمُوسَى بْنُ مَسْعُودٍ ضَعِيفٌ فِي الْحَدِيثِ . وَرَوَى هَذَا الْحَدِيثَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ مُرْسَلاً وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ . وَهَذَا أَصَحُّ . قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ بَشَّارٍ يَقُولُ مُوسَى بْنُ مَسْعُودٍ ضَعِيفٌ فِي الْحَدِيثِ . قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ وَكَتَبْتُ كَثِيرًا عَنْ مُوسَى بْنِ مَسْعُودٍ ثُمَّ تَرَكْتُهُ . كَمُلَ كِتَابُ الاِسْتِئْذَانِ وَيَتْلُوهُ كِتَابُ الأَدَبِ
Abd bin Humayd, dan lebih dari satu orang, meriwayatkan kepada kami. Mereka berkata, Musa bin Masoud Abu Hudhayfah meriwayatkan kepada kami, berdasarkan otoritas Sufyan, berdasarkan otoritas Abu Ishaq, berdasarkan otoritas Mus’ab. Ibnu Saad, atas wewenang Ikrimah Ibn Abi Jahl, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata pada hari saya datang kepadanya, “Selamat datang di penumpang migran.” Dan masuk Bab tentang kekuasaan Buraydah, Ibnu Abbas, dan Abu Juhayfa. Abu Issa berkata: Ini adalah hadits yang rantai penularannya tidak shahih. Kami tidak mengetahui hal seperti ini kecuali Dari sudut pandang ini, dari hadits Musa bin Masoud dari Sufyan. Musa bin Masoud lemah dalam hadis. Hadits ini diriwayatkan oleh Abd Al-Rahman bin Mahdi pada otoritas Sufyan pada otoritas Abu Ishaq, mursal, namun beliau tidak menyebutkan di dalamnya pada otoritas Musab bin Saad. Ini lebih tepat. Dia berkata: Saya mendengar Muhammad bin Bashar mengatakan bahwa Musa bin Masoud lemah dalam hadits. Muhammad bin Bashar berkata, “Saya banyak menulis tentang Musa bin Masoud, lalu saya tinggalkan.” Dia melanjutkan. Sebuah buku Meminta izin, dilanjutkan dengan buku tata krama.
Diriwayatkan oleh
Ikrimah bin Abi Jahl (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 38/2735
Tingkat
Daif Isnaad
Kategori
Bab 38: Surga
Topik:
#Mother