Misykatul Mashabih — Hadis #37580

Hadis #37580
وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحِبُّ التَّيَمُّنَ مَا اسْتَطَاعَ فِي شَأْنِهِ كُلِّهِ: فِي طهوره وَترَجله وتنعله
Ketika saya sedang salat bersama Rasulullah, seorang pria di kamp tersebut bersin, dan saya berkata, “Tuhan kasihanilah kamu!” Orang-orang menatapku dengan tatapan tidak setuju, jadi aku berkata, "Celakalah aku! Apa maksudmu menatapku?" Mereka mulai memukul-mukul paha mereka, dan ketika aku melihat mereka mendesakku untuk diam.” Aku berkata, “Di antara kita ada laki-laki yang menarik garis.”3 Beliau menjawab, “Ada seorang nabi yang menarik garis, jadi kalau ada yang berbuat seperti dia, itu diperbolehkan.” 1. Beberapa frasa seperti yang ada dalam tanda kurung diperlukan untuk melengkapi pengertiannya. Terlihat dari keterangan di akhir hadis bahwa teks tersebut dianggap sulit. 2. Peramal, peramal. 3. Referensinya adalah geomansi. Peramal menggambar banyak garis dan menghapusnya secara berpasangan. Jika tersisa dua pertanda baik, namun jika tersisa hanya satu menandakan kekecewaan. Rujukan kepada nabi ini mungkin merupakan ingatan akan pernyataan dalam Yohanes 8:6 bahwa Yesus menulis di tanah dengan jari-Nya ketika orang-orang bertanya apa yang harus dilakukan terhadap perempuan yang kedapatan berzinah; tapi ini tidak ada hubungannya dengan geomansi. Muslim menyebarkannya. Saya menemukan ungkapan “Tetapi saya tidak berkata apa-apa” terdapat dalam kitab Sahih Muslim dan al-Humaidi. Dalam Jami' al-usul dinyatakan benar, kata “demikian”* ditulis di atas “tetapi aku”. *Ini sesuai dengan penggunaan (sic) untuk menunjukkan kutipan yang akurat.
Diriwayatkan oleh
Mu'awiya bin al-Hakam (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 3/400
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 3: Bab 3: Shalat
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait