Jami at-Tirmidzi — Hadis #27210
Hadis #27210
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الأَسْوَدِ أَبُو عَمْرٍو الْبَصْرِيُّ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَبِيعَةَ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ نَهَى النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم أَنْ تُجَصَّصَ الْقُبُورُ وَأَنْ يُكْتَبَ عَلَيْهَا وَأَنْ يُبْنَى عَلَيْهَا وَأَنْ تُوطَأَ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ قَدْ رُوِيَ مِنْ غَيْرِ وَجْهٍ عَنْ جَابِرٍ . وَقَدْ رَخَّصَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْهُمُ الْحَسَنُ الْبَصْرِيُّ فِي تَطْيِينِ الْقُبُورِ . وَقَالَ الشَّافِعِيُّ لاَ بَأْسَ أَنْ يُطَيَّنَ الْقَبْرُ .
Abd al-Rahman bin al-Aswad Abu Amr al-Basri menceritakan kepada kami, Muhammad bin Rabi’ah menceritakan kepada kami, atas otoritas Ibnu Jurayj, atas otoritas Abu al-Zubayr, atas otoritas Jabir, Beliau bersabda bahwa Nabi Muhammad SAW melarang kuburan untuk diplester, atau untuk ditulisi, atau untuk dibangun di atasnya, atau untuk diinjak-injak. Abu Issa mengatakan hal ini. Hadits yang hasan dan shahih yang diriwayatkan melalui lebih dari satu riwayat, pada wewenang Jabir. Sebagian ulama, termasuk Al-Hasan Al-Bashri, membolehkan melapisi kuburan. Al-Syafi’i berkata: Tidak ada salahnya menutup kubur.
Diriwayatkan oleh
Jabir (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 10/1052
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 10: Jenazah