Misykatul Mashabih — Hadis #37742

Hadis #37742
عَن عَوْف بن مَالك قَالَ: قُمْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا رَكَعَ مَكَثَ قَدْرَ سُورَةِ الْبَقَرَةِ وَيَقُولُ فِي رُكُوعِهِ: «سُبْحَانَ ذِي الْجَبَرُوتِ والملكوت والكبرياء وَالْعَظَمَة» . رَوَاهُ النَّسَائِيّ
Terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah dan beliau salat diiringi masyarakat. Lama sekali ia berdiri, kira-kira sama lamanya dengan membaca Surat al-Baqara; (Al-Qur'an; 1) kemudian ia membungkuk dalam waktu lama; lalu dia mengangkat kepalanya dan berdiri lama sekali; tapi itu kurang dari yang pertama kali; kemudian dia membungkuk untuk waktu yang lama, tetapi itu lebih sedikit daripada membungkuk pertama; lalu dia mengangkat kepalanya; kemudian dia bersujud; kemudian dia berdiri untuk waktu yang lama, tetapi itu kurang dari yang pertama kali; kemudian dia membungkuk untuk waktu yang lama, tetapi itu lebih sedikit daripada membungkuk pertama; kemudian dia mengangkat kepalanya dan berdiri untuk waktu yang lama, tetapi itu kurang dari yang pertama kali; kemudian dia membungkuk untuk waktu yang lama, tetapi itu lebih sedikit daripada membungkuk pertama; lalu dia mengangkat kepalanya; kemudian dia bersujud; kemudian dia berangkat, dan matahari menjadi cerah. Beliau bersabda, “Matahari dan bulan adalah dua tanda kekuasaan Allah; keduanya tidak mengalami gerhana karena meninggalnya seseorang atau karena lahirnya seseorang; maka jika kamu melihatnya, maka sebutkanlah Allah.” Orang-orang berkata, “Ya Rasulullah, kami melihat Anda mengulurkan tangan pada sesuatu saat Anda berdiri di sini, lalu kami melihat Anda mundur.” Dia menjawab, "Aku melihat surga dan meraih seikat buah anggurnya; dan jika aku mengambilnya, kamu pasti sudah memakannya selama dunia masih ada. Aku juga melihat neraka. Belum pernah aku melihat pemandangan keji seperti yang aku lihat hari ini; dan aku mengamati bahwa sebagian besar penghuninya adalah wanita." Mereka bertanya mengapa demikian dan dia menjawab bahwa itu karena rasa tidak berterima kasih mereka (bi-kufrihinna). Dia ditanya apakah mereka kafir kepada Tuhan2 dan menjawab, "Mereka tidak berterima kasih kepada suami mereka dan mereka tidak berterima kasih atas kebaikan. Jika Anda memperlakukan salah satu dari mereka dengan baik untuk selama-lamanya dan dia kemudian melihat beberapa kekurangan pada Anda, dia akan mengatakan dia tidak pernah melihat kebaikan apa pun pada Anda." 1. Secara harfiah, kehidupan. 2. Kata kufur berarti tidak bersyukur dan tidak beriman, yang menjelaskan mengapa pernyataan tersebut disalahpahami. (Bukhari dan Muslim.)
Diriwayatkan oleh
Ibnu Abbas (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 4/882
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 4: Bab 4: Shalat
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait