Jami at-Tirmidzi — Hadis #26958
Hadis #26958
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي مَرْيَمَ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، قَالَ حَدَّثَنِي زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ، قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْمُنْكَدِرِ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ، قَالَ أَتَيْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ فِي رَمَضَانَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ . وَمُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ هُوَ ابْنُ أَبِي كَثِيرٍ هُوَ مَدِينِيٌّ ثِقَةٌ وَهُوَ أَخُو إِسْمَاعِيلَ بْنِ جَعْفَرٍ . وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ هُوَ ابْنُ نَجِيحٍ وَالِدُ عَلِيِّ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْمَدِينِيِّ وَكَانَ يَحْيَى بْنُ مَعِينٍ يُضَعِّفُهُ . وَقَدْ ذَهَبَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ إِلَى هَذَا الْحَدِيثِ وَقَالُوا لِلْمُسَافِرِ أَنْ يُفْطِرَ فِي بَيْتِهِ قَبْلَ أَنْ يَخْرُجَ وَلَيْسَ لَهُ أَنْ يَقْصُرَ الصَّلاَةَ حَتَّى يَخْرُجَ مِنْ جِدَارِ الْمَدِينَةِ أَوِ الْقَرْيَةِ . وَهُوَ قَوْلُ إِسْحَاقَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ الْحَنْظَلِيِّ .
Muhammad bin Ismail meriwayatkan kepada kami, Sa’id bin Abi Maryam meriwayatkan kepada kami, Muhammad bin Ja’far meriwayatkan kepada kami, dia berkata Zaid bin Aslam meriwayatkan kepada saya, dia mengatakan Muhammad meriwayatkan kepada saya Ibnu Al-Munkadir, atas wewenang Muhammad Ibnu Ka’b, yang berkata: Saya datang ke Anas Ibn Malik di bulan Ramadhan dan dia menyebutkan hal serupa. Abu Issa berkata: Ini adalah hadits. Hasan. Muhammad bin Ja’far adalah putra Abi Kathir. Dia adalah seorang Midian yang dapat dipercaya, dan dia adalah saudara laki-laki Ismail bin Ja’far. Dan Abdullah bin Ja'far. Dia adalah putra Najih, ayah dari Ali bin Abdullah Al-Madini, dan Yahya bin Muin biasa melemahkannya. Beberapa ulama pergi ke hadis ini Mereka menyuruh musafir untuk berbuka puasa di rumah sebelum berangkat, dan tidak boleh mempersingkat shalat sampai meninggalkan tembok kota atau desa. Demikian sabda Ishaq bin Ibrahim Al-Hanzali.
Diriwayatkan oleh
From Muhammad Bin Kab Who
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 8/800
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 8: Puasa