Jami at-Tirmidzi — Hadis #27217
Hadis #27217
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مُوسَى، وَهَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْبَزَّازُ، قَالاَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ الطَّيَالِسِيُّ، حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ أَبِي الْفُرَاتِ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ، عَنْ أَبِي الأَسْوَدِ الدِّيلِيِّ، قَالَ قَدِمْتُ الْمَدِينَةَ فَجَلَسْتُ إِلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فَمَرُّوا بِجَنَازَةٍ فَأَثْنَوْا عَلَيْهَا خَيْرًا فَقَالَ عُمَرُ وَجَبَتْ . فَقُلْتُ لِعُمَرَ وَمَا وَجَبَتْ قَالَ أَقُولُ كَمَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَشْهَدُ لَهُ ثَلاَثَةٌ إِلاَّ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ " . قَالَ قُلْنَا وَاثْنَانِ قَالَ " وَاثْنَانِ " . قَالَ وَلَمْ نَسْأَلْ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنِ الْوَاحِدِ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَأَبُو الأَسْوَدِ الدِّيلِيُّ اسْمُهُ ظَالِمُ بْنُ عَمْرِو بْنِ سُفْيَانَ .
Yahya bin Musa dan Harun bin Abdullah Al-Bazzaz meriwayatkan kepada kami, mengatakan: Abu Dawud Al-Tayalisi meriwayatkan kepada kami, Dawud bin Abi Al-Furat meriwayatkan kepada kami, Abdullah bin Buraidah menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Al-Aswad Al-Dili, dia berkata: Saya datang ke Madinah dan duduk bersama Umar bin Al-Khattab, dan mereka lewat. Ketika ada pemakaman, mereka memujinya dengan baik, dan Umar berkata, “Wajib.” Maka aku berkata kepada Umar, “Tidak wajib.” Dia berkata, “Saya katakan sebagai Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, kata.” Dia berkata, “Apa?” “Jika seorang muslim mempunyai tiga orang saksi, maka dijamin baginya surga.” Dia berkata, “Dan dua.” Dia berkata, “Dan dua.” Dia berkata, “Dan kami tidak meminta.” Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, atas otoritas yang esa. Abu Issa berkata: Ini adalah hadis yang hasan dan shahih. Dan nama Abu Al-Aswad Al-Dili adalah Zalim bin Amr bin سُفْيَانَ .
Diriwayatkan oleh
Abu al-Aswad al-Dill (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 10/1059
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 10: Jenazah