Jami at-Tirmidzi — Hadis #27837
Hadis #27837
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُمَرَ بْنِ الْوَلِيدِ الْكِنْدِيُّ الْكُوفِيُّ، وَأَبُو كُرَيْبٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ قَالُوا حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ، عَنْ شَرِيكٍ، عَنْ عَمَّارٍ يَعْنِي الدُّهْنِيَّ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم دَخَلَ مَكَّةَ وَلِوَاؤُهُ أَبْيَضُ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لاَ نَعْرِفُهُ إِلاَّ مِنْ حَدِيثِ يَحْيَى بْنِ آدَمَ عَنْ شَرِيكٍ . قَالَ وَسَأَلْتُ مُحَمَّدًا عَنْ هَذَا الْحَدِيثِ فَلَمْ يَعْرِفْهُ إِلاَّ مِنْ حَدِيثِ يَحْيَى بْنِ آدَمَ عَنْ شَرِيكٍ وَقَالَ حَدَّثَنَا غَيْرُ وَاحِدٍ عَنْ شَرِيكٍ عَنْ عَمَّارٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم دَخَلَ مَكَّةَ وَعَلَيْهِ عِمَامَةٌ سَوْدَاءُ . قَالَ مُحَمَّدٌ وَالْحَدِيثُ هُوَ هَذَا . قَالَ أَبُو عِيسَى وَالدُّهْنُ بَطْنٌ مِنْ بَجِيلَةَ وَعَمَّارٌ الدُّهْنِيُّ هُوَ عَمَّارُ بْنُ مُعَاوِيَةَ الدُّهْنِيُّ وَيُكْنَى أَبَا مُعَاوِيَةَ وَهُوَ كُوفِيٌّ وَهُوَ ثِقَةٌ عِنْدَ أَهْلِ الْحَدِيثِ .
Muhammad ibn Umar ibn al-Walid al-Kindi al-Kufi meriwayatkan kepada kami, dan Abu Kuraib dan Muhammad ibn Rafi’ meriwayatkan kepada kami. Mereka berkata: Yahya bin Adam meriwayatkan kepada kami, atas wewenang sekutu, atas wewenang Ammar artinya Al-Dahni, atas wewenang Abu Al-Zubayr, atas wewenang Jabir, bahwa Nabi Muhammad SAW, memasuki Mekah dalam keadaan panjinya berwarna putih. kata Abu Ya Tuhan, ini adalah hadis yang aneh. Kita hanya mengetahuinya dari hadis Yahya bin Adam, dari riwayat Syarik. Dia berkata, “Saya bertanya kepada Muhammad tentang hadis ini, tapi dia tidak mengetahuinya.” Kecuali hadits Yahya bin Adam, atas wewenang Syarik, dan beliau bersabda, lebih dari satu orang memberitahukan kepada kami, atas wewenang Syarik, atas wewenang Ammar, atas wewenang Abu al-Zubayr, atas wewenang Jabir, bahwa Nabi salat Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia memasuki Mekah dengan mengenakan sorban hitam. Muhammad berkata, “Dan haditsnya adalah ini.” Abu Issa berkata, “Wanita gendut itu berasal dari Bajaila dan Ammar.” Al-Dahni adalah Ammar bin Muawiyah Al-Dahni, dijuluki Abu Muawiyah, dan dia adalah seorang Kufi, dan dia dapat dipercaya menurut ahli hadis.
Diriwayatkan oleh
Jabir (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 23/1679
Tingkat
Hasan
Kategori
Bab 23: Jihad