Jami at-Tirmidzi — Hadis #27949
Hadis #27949
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي عَمَّارٍ، قَالَ قُلْتُ لِجَابِرٍ الضَّبُعُ صَيْدٌ هِيَ قَالَ نَعَمْ . قَالَ قُلْتُ آكُلُهَا قَالَ نَعَمْ . قَالَ قُلْتُ لَهُ أَقَالَهُ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ نَعَمْ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَقَدْ ذَهَبَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ إِلَى هَذَا وَلَمْ يَرَوْا بِأَكْلِ الضَّبُعِ بَأْسًا وَهُوَ قَوْلُ أَحْمَدَ وَإِسْحَاقَ . وَرُوِيَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم حَدِيثٌ فِي كَرَاهِيَةِ أَكْلِ الضَّبُعِ وَلَيْسَ إِسْنَادُهُ بِالْقَوِيِّ وَقَدْ كَرِهَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ أَكْلَ الضَّبُعِ وَهُوَ قَوْلُ ابْنِ الْمُبَارَكِ . قَالَ يَحْيَى الْقَطَّانُ وَرَوَى جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنِ ابْنِ أَبِي عَمَّارٍ عَنْ جَابِرٍ عَنْ عُمَرَ قَوْلَهُ . وَحَدِيثُ ابْنِ جُرَيْجٍ أَصَحُّ . وَابْنُ أَبِي عَمَّارٍ هُوَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي عَمَّارٍ الْمَكِّيُّ .
Ahmad bin Mani’ menceritakan kepada kami, Ismail bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Ibnu Jurayj menceritakan kepada kami, atas wewenang Abdullah bin Ubaid bin Umair, atas wewenang Ibnu Abu Ammar, dia berkata: Saya memberi tahu Jabir tentang hyena yang ditangkapnya. Dia berkata: Ya. Dia berkata: Saya memakannya. Dia berkata: Ya. Dia berkata: Saya mengatakan kepadanya: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakannya. Dia, damai dan berkah besertanya, berkata: Ya. Abu Issa berkata: Ini adalah hadis yang baik dan shahih. Beberapa orang yang berilmu menganut pandangan ini dan tidak percaya memakan hyena. Berani, dan itulah pernyataan Ahmad dan Ishaq. Sebuah hadits diriwayatkan dari Rasulullah SAW, tentang ketidaksukaan memakan hyena, dan rantai penularannya tidak kuat. Sebagian ulama tidak menyukai makan hyena, dan ini pendapat Ibnu al-Mubarak. Yahya al-Qattan berkata, dan Jarir bin Hazim meriwayatkan hadits ini. Atas wewenang Abdullah bin Ubaid bin Umair, atas wewenang Ibnu Abi Ammar, atas wewenang Jabir, atas wewenang Umar, pernyataannya. Dan hadits Ibnu Jurayj lebih shahih. Dan Ibnu Abi Ammar adalah Abdul Rahman bin Abdullah bin Abi Ammar Al Makki.
Diriwayatkan oleh
Ibn Abi 'Ammar (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 25/1791
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 25: Makanan