Jami at-Tirmidzi — Hadis #28888
Hadis #28888
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ الضَّبِّيُّ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ الطَّائِفِيُّ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ خَيْثَمَةَ، عَنْ رَجُلٍ، عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " مِنْ تَمَامِ التَّحِيَّةِ الأَخْذُ بِالْيَدِ " . وَفِي الْبَابِ عَنِ الْبَرَاءِ وَابْنِ عُمَرَ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ وَلاَ نَعْرِفُهُ إِلاَّ مِنْ حَدِيثِ يَحْيَى بْنِ سُلَيْمٍ عَنْ سُفْيَانَ . قَالَ سَأَلْتُ مُحَمَّدَ بْنَ إِسْمَاعِيلَ عَنْ هَذَا الْحَدِيثِ فَلَمْ يَعُدَّهُ مَحْفُوظًا وَقَالَ إِنَّمَا أَرَادَ عِنْدِي حَدِيثَ سُفْيَانَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ خَيْثَمَةَ عَمَّنْ سَمِعَ ابْنَ مَسْعُودٍ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " لاَ سَمَرَ إِلاَّ لِمُصَلٍّ أَوْ مُسَافِرٍ " . قَالَ مُحَمَّدٌ وَإِنَّمَا يُرْوَى عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ أَوْ غَيْرِهِ قَالَ مِنْ تَمَامِ التَّحِيَّةِ الأَخْذُ بِالْيَدِ .
Ahmad bin Abdah al-Dhabi menceritakan kepada kami, Yahya bin Sulaim al-Taifi menceritakan kepada kami, atas otoritas Sufyan, atas otoritas Mansour, atas otoritas Khaythamah, atas otoritas seorang laki-laki, atas otoritas Ibnu Masoud, atas otoritas Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda, “Bagian dari salam yang lengkap adalah menggandeng tangan.” Dan pada bab tersebut, tentang wewenang Al-Bara’ dan Ibnu Umar, katanya. Abu Issa, ini hadis yang aneh dan kita hanya mengetahuinya dari hadis Yahya bin Sulaim, dari Sufyan. Dia berkata, Saya bertanya kepada Muhammad bin Ismail tentang hal ini. Hadits tersebut, namun dia tidak menganggapnya terpelihara dan berkata, “Yang dia maksud adalah hadits Sufyan, berdasarkan otoritas Mansour, berdasarkan otoritas Khaythamah, berdasarkan otoritas seseorang yang mendengar Ibnu Masoud berdasarkan otoritas Nabi.” Semoga doa dan kedamaian Tuhan menyertainya. Beliau bersabda, “Tidak ada matahari kecuali bagi orang yang sedang shalat atau bepergian.” Muhammad bersabda, “Hanya diriwayatkan berdasarkan otoritas Mansour, berdasarkan otoritas Abu Ishaq, berdasarkan otoritas Abd al-Rahman bin Yazid atau orang lain yang mengatakan bahwa salam yang lengkap adalah dengan menggandeng tangan.
Diriwayatkan oleh
Ibnu Mas'ud (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 42/2730
Tingkat
Daif
Kategori
Bab 42: Meminta Izin