Jami at-Tirmidzi — Hadis #29587
Hadis #29587
حَدَّثَنَا بِذَلِكَ، أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ الضَّبِّيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، وَالْمُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ، قَالاَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ، وَهُوَ قَهْرَمَانُ آلِ الزُّبَيْرِ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ
" مَنْ قَالَ فِي السُّوقِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَىٌّ لاَ يَمُوتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ حَسَنَةٍ وَمَحَا عَنْهُ أَلْفَ أَلْفِ سَيِّئَةٍ وَبَنَى لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ " . قَالَ أَبُو عِيسَى وَعَمْرُو بْنُ دِينَارٍ هَذَا هُوَ شَيْخٌ بَصْرِيٌّ وَقَدْ تَكَلَّمَ فِيهِ بَعْضُ أَصْحَابِ الْحَدِيثِ وَقَدْ رَوَى عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَحَادِيثَ لاَ يُتَابَعُ عَلَيْهَا وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ مِنْ غَيْرِ هَذَا الْوَجْهِ . وَرَوَاهُ يَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ الطَّائِفِيُّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ عَنْ عُمَرَ رضى الله عنه .
Beliau menceritakan kepada kami bahwa, Ahmad bin Abdah Al-Dhabi menceritakan kepada kami, Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami, dan Al-Mu’tamir bin Sulaiman menceritakan kepada kami, mereka berkata, Amr bin Dinar menceritakan kepada kami, dan dia adalah Qahraman dari keluarga Al-Zubayr, atas wewenang Salim bin Abdullah bin Umar, atas wewenang bapaknya, atas wewenang kakeknya, bahwa Rasulullah SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata “Barangsiapa mengatakan Di pasar tidak ada Tuhan selain Tuhan saja, Dia tidak mempunyai sekutu. Kepunyaan-Nya kekuasaan dan milik-Nya puji-pujian. Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia hidup dan tidak pernah mati. Di tangan-Nya kebaikan, dan Dialah yang mengatur segalanya. Yang Maha Kuasa, Allah mencatat baginya seribu amal baik, menghapus seribu amal buruk darinya, dan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.” kata Abu Issa. Amr bin Dinar ini adalah Syekh Basri, dan beberapa sahabat hadis berbicara tentang dia, dan dia meriwayatkan berdasarkan otoritas Salem bin Abdullah bin Omar. Hadits yang tidak bisa diikuti. Hadits ini diriwayatkan dari sumber lain. Diriwayatkan oleh Yahya bin Sulaim al-Taifi atas wewenang Imran bin Muslim. Atas wewenang Abdullah bin Dinar, atas wewenang Ibnu Umar, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, dan beliau tidak menyebut Umar radhiyallahu 'anhu.
Diriwayatkan oleh
Salim bin Abdullah bin Umar meriwayatkan (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 48/3429
Tingkat
Hasan
Kategori
Bab 48: Doa