9 Hadis
01
Al-Adab Al-Mufrad # 18/353
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عِيسَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ وَهْبٍ، عَنْ أَبِي صَخْرٍ، عَنِ ابْنِ قُسَيْطٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا، وَيَعْرِفْ حَقَّ كَبِيرِنَا، فَلَيْسَ مِنَّا‏.‏
Ahmad bin Issa menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdullah bin Wahb menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Sakhr, atas wewenang Ibnu Qusayt, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Beliau bersabda: Barang siapa yang tidak menyayangi anak bungsu kami, dan mengetahui hak-hak orang yang lebih tua, maka ia tidak termasuk golongan kami.
02
Al-Adab Al-Mufrad # 18/354
حَدَّثَنَا عَلِيٌّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي جُرَيْجٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللهِ بْنِ عَامِرٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ، يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم، قَالَ‏:‏ مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا، وَيَعْرِفْ حَقَّ كَبِيرِنَا، فَلَيْسَ مِنَّا‏.‏
Ali menceritakan kepada kami, beliau berkata: Sufyan menceritakan kepada kami, Ibnu Abi Jurayj menceritakan kepada kami, atas wewenang Ubayd Allah bin Amir, atas wewenang Abdullah bin Amr bin Al-Aas, Nabi Muhammad SAW diberitahu mengenai hal itu. Beliau bersabda: Barang siapa yang tidak menyayangi anak bungsu kami dan mengetahui hak-hak orang yang lebih tua, maka ia tidak termasuk golongan kami.
03
Al-Adab Al-Mufrad # 18/355
حَدَّثَنَا عَبْدَةُ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَعْرِفْ حَقَّ كَبِيرِنَا، وَيَرْحَمْ صَغِيرَنَا‏.‏
Abdah menceritakan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin Ishaq, atas wewenang Amr bin Shuaib, atas wewenang ayahnya, atas wewenang kakeknya, yang bersabda: Rasulullah SAW, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: Tidak ada di antara kami yang tidak mengetahui hak-hak orang yang lebih tua dan menyayangi anak bungsu kami.
04
Al-Adab Al-Mufrad # 18/356
حَدَّثَنَا مَحْمُودٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، أَخْبَرَنَا الْوَلِيدُ بْنُ جَمِيلٍ، عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَبِي أُمَامَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا، وَيُجِلَّ كَبِيرَنَا، فَلَيْسَ مِنَّا‏.‏
Mahmoud menceritakan kepada kami, dia berkata: Yazid bin Harun memberitahu kami, Al-Walid bin Jamil memberitahu kami, atas wewenang Al-Qasim bin Abdul Rahman, atas wewenang Abu Umamah, Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: Barang siapa yang tidak menyayangi anak-anak kami dan menghormati orang-orang yang lebih tua, maka ia bukan termasuk golongan kami.
05
Al-Adab Al-Mufrad # 18/358
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلامٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا، وَيُوَقِّرْ كَبِيرَنَا‏.‏
Muhammad bin Salam menceritakan kepada kami, beliau berkata: Jarir menceritakan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin Ishaq, atas wewenang Amr bin Shuaib, atas wewenang bapaknya, atas wewenang bapaknya, atas wewenang Abdullah bin Amr bin Al-Aas bersabda: Rasulullah SAW bersabda: Tidaklah termasuk golongan kami yang tidak menyayangi generasi muda kami dan menghormati orang yang lebih tua.
06
Al-Adab Al-Mufrad # 18/359
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ بُشَيْرِ بْنِ يَسَارٍ مَوْلَى الأَنْصَارِ، عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ، وَسَهْلِ بْنِ أَبِي حَثْمَةَ، أَنَّهُمَا حَدَثَا، أَوْ حَدَّثَاهُ، أَنَّ عَبْدَ اللهِ بْنَ سَهْلٍ، وَمُحَيِّصَةَ بْنَ مَسْعُودٍ، أَتَيَا خَيْبَرَ فَتَفَرَّقَا فِي النَّخْلِ، فَقُتِلَ عَبْدُ اللهِ بْنُ سَهْلٍ، فَجَاءَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سَهْلٍ، وَحُوَيِّصَةُ وَمُحَيِّصَةُ ابْنَا مَسْعُودٍ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، فَتَكَلَّمُوا فِي أَمْرِ صَاحِبِهِمْ، فَبَدَأَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ، وَكَانَ أَصْغَرَ الْقَوْمِ، فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ كَبِّرِ الْكِبَرَ، قَالَ يَحْيَى‏:‏ لِيَلِيَ الْكَلاَمَ الأَكْبَرُ، فَتَكَلَّمُوا فِي أَمْرِ صَاحِبِهِمْ‏.‏ فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ اسْتَحِقُّوا قَتِيلَكُمْ، أَوْ قَالَ‏:‏ صَاحِبَكُمْ، بِأَيْمَانِ خَمْسِينَ مِنْكُمْ، قَالُوا‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، أَمْرٌ لَمْ نَرَهُ، قَالَ‏:‏ فَتُبْرِئُكُمْ يَهُودُ بِأَيْمَانِ خَمْسِينَ مِنْهُمْ، قَالُوا‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، قَوْمٌ كُفَّارٌ‏.‏ فَفَدَاهُ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم مِنْ قِبَلِهِ‏.‏
Suleiman bin Harb menceritakan kepada kami, dia berkata: Hammad bin Zaid memberitahu kami, atas wewenang Yahya bin Saeed, atas wewenang Bashir bin Yasar, klien kaum Ansar, atas wewenang Rafi' Ibnu Khadij dan Sahl Ibnu Abi Hathamah, bahwa mereka meriwayatkan, atau mereka meriwayatkan kepadanya, bahwa Abdullah Ibn Sahl dan Muhayizah Ibn Masoud datang ke Khaybar. Maka mereka berpencar di antara pohon-pohon palem, dan Abdullah bin Sahl terbunuh, maka Abdul Rahman bin Sahl, Huwayisa dan Muhaisah ibn Masoud mendatangi Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia menyapa mereka, lalu mereka membicarakan masalah teman mereka, maka Abdul Rahman memulai, dan dia adalah yang termuda di antara orang-orang itu, dan Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata kepadanya: Kesombongan itu hebat. Yahya berkata: “Malam adalah pidato yang paling agung.” Jadi mereka membicarakan masalah teman mereka. Kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda: "Pantaslah pembunuhmu, atau Dia berkata: Temanmu, dengan sumpah lima puluh orang darimu. Mereka berkata: Ya Rasulullah, sesuatu yang belum kami lihat. Dia berkata: Maka orang-orang Yahudi akan membebaskanmu dari tuduhan."
07
Al-Adab Al-Mufrad # 18/360
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللهِ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي نَافِعٌ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ أَخْبِرُونِي بِشَجَرَةٍ مَثَلُهَا مَثَلُ الْمُسْلِمِ، تُؤْتِي أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ رَبِّهَا، لاَ تَحُتُّ وَرَقَهَا، فَوَقَعَ فِي نَفْسِي النَّخْلَةُ، فَكَرِهْتُ أَنْ أَتَكَلَّمَ، وَثَمَّ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، فَلَمَّا لَمْ يَتَكَلَّمَا قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ هِيَ النَّخْلَةُ، فَلَمَّا خَرَجْتُ مَعَ أَبِي قُلْتُ‏:‏ يَا أَبَتِ، وَقَعَ فِي نَفْسِي النَّخْلَةُ، قَالَ‏:‏ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَقُولَهَا‏؟‏ لَوْ كُنْتَ قُلْتَهَا كَانَ أَحَبَّ إِلَيَّ مِنْ كَذَا وَكَذَا، قَالَ‏:‏ مَا مَنَعَنِي إِلاَّ لَمْ أَرَكَ، وَلاَ أَبَا بَكْرٍ تَكَلَّمْتُمَا، فَكَرِهْتُ‏.‏
Musaddad menceritakan kepada kami, dia berkata: Yahya bin Saeed menceritakan kepada kami, atas wewenang Ubayd Allah, dia berkata: Nafi' menceritakan kepadaku, atas wewenang Ibnu Umar, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: Mereka menceritakan kepadaku tentang sebuah pohon yang bentuknya seperti pohon Islam, yang buahnya senantiasa berbuah dengan izin Tuhannya, namun tidak menggugurkan daunnya, lalu pohon itu menimpaku. Pohon palem, jadi aku benci berbicara. Kemudian Abu Bakar dan Omar radhiyallahu 'anhu, dan ketika mereka tidak berbicara, Nabi Muhammad SAW bersabda: Itu adalah pohon palem. Aku keluar bersama ayahku dan berkata: Wahai ayah, pohon palem itu tumbang menimpaku. Beliau bertanya: Apa yang menghalangimu untuk mengatakannya? Andai saja kamu mengatakannya. Dia lebih kucintai daripada ini dan itu. Dia berkata: Satu-satunya hal yang menghalangi saya adalah saya tidak melihat Anda atau Abu Bakar. Kalian berdua berbicara, jadi aku tidak menyukainya.
08
Al-Adab Al-Mufrad # 18/361
Hakim ibn Qays ibn Asim (RA)
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مَرْزُوقٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ قَتَادَةَ‏:‏ سَمِعْتُ مُطَرِّفًا، عَنْ حَكِيمِ بْنِ قَيْسِ بْنِ عَاصِمٍ، أَنَّ أَبَاهُ أَوْصَى عِنْدَ مَوْتِهِ بَنِيهِ فَقَالَ‏:‏ اتَّقُوا اللَّهَ وَسَوِّدُوا أَكْبَرُكُمْ، فَإِنَّ الْقَوْمَ إِذَا سَوَّدُوا أَكْبَرَهُمْ خَلَفُوا أَبَاهُمْ، وَإِذَا سَوَّدُوا أَصْغَرَهُمْ أَزْرَى بِهِمْ ذَلِكَ فِي أَكْفَائِهِمْ‏.‏ وَعَلَيْكُمْ بِالْمَالِ وَاصْطِنَاعِهِ، فَإِنَّهُ مَنْبَهَةٌ لِلْكَرِيمِ، وَيُسْتَغْنَى بِهِ عَنِ اللَّئِيمِ‏.‏ وَإِيَّاكُمْ وَمَسْأَلَةَ النَّاسِ، فَإِنَّهَا مِنْ آخِرِ كَسْبِ الرَّجُلِ‏.‏ وَإِذَا مُتُّ فَلاَ تَنُوحُوا، فَإِنَّهُ لَمْ يُنَحْ عَلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏.‏ وَإِذَا مُتُّ فَادْفِنُونِي بِأَرْضٍ لاَ يَشْعُرُ بِدَفْنِي بَكْرُ بْنُ وَائِلٍ، فَإِنِّي كُنْتُ أُغَافِلُهُمْ فِي الْجَاهِلِيَّةِ‏.‏
Amr bin Marzuq menceritakan kepada kami, dia berkata: Syu`bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Qatada: Saya mendengar Mutarrif, atas wewenang Hakim bin Qays bin Asim, bahwa ayahnya Pada saat kematiannya, dia menasehati anak-anaknya, dengan mengatakan: Bertakwalah kepada Tuhan dan pimpinlah orang yang tertua di antara kamu, karena jika suatu kaum memimpin yang tertua di antara mereka, mereka menggantikan ayahnya. Mereka pingsan
01
Al-Adab Al-Mufrad # 18/357
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مُحَمَّدٍ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللهِ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا عَوْفٌ، عَنْ زِيَادِ بْنِ مِخْرَاقٍ قَالَ‏:‏ قَالَ أَبُو كِنَانَةَ، عَنِ الأَشْعَرِيِّ قَالَ‏:‏ إِنَّ مِنَ إِجْلاَلِ اللهِ إِكْرَامَ ذِي الشَّيْبَةِ الْمُسْلِمِ، وَحَامِلِ الْقُرْآنِ، غَيْرِ الْغَالِي فِيهِ، وَلاَ الْجَافِي عَنْهُ، وَإِكْرَامَ ذِي السُّلْطَانِ الْمُقْسِطِ‏.‏
Bishr bin Muhammad menceritakan kepada kami, Abdullah menceritakan kepada kami, dia berkata: Awf menceritakan kepada kami, atas wewenang Ziyad bin Mikhraq, dia berkata: Abu Kinanah berkata, atas wewenang Al-Asy'ari berkata: Di antara kemuliaan Allah adalah menghormati laki-laki muslim yang beruban, dan orang yang membawa Al-Qur'an, tidak berlebihan di dalamnya, tidak pula mengabaikannya, dan menghormati orang yang Sultan yang adil...