6 Hadis
01
Al-Adab Al-Mufrad # 57/1317
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ‏.‏
Ismail menceritakan kepada kami, beliau berkata: Malik menceritakan kepadaku, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Sa`id bin al-Musayyab, atas wewenang Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW, bersabda: Orang yang kuat bukanlah orang yang memukul, tetapi orang yang kuat adalah orang yang mengendalikan dirinya ketika marah.
02
Al-Adab Al-Mufrad # 57/1318
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو شِهَابٍ عَبْدُ رَبِّهِ، عَنْ يُونُسَ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ‏:‏ مَا مِنْ جَرْعَةٍ أَعْظَمَ عِنْدَ اللهِ أَجْرًا مِنْ جَرْعَةِ غَيْظٍ كَظَمَهَا عَبْدٌ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ‏.‏
Ahmad bin Yunus meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Abu Shihab Abd Rabbo meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Yunus, atas wewenang Al-Hasan, atas wewenang Ibnu Umar, dia berkata: Tidak ada dosis yang lebih besar. Di sisi Allah ada pahala atas takaran amarah yang diredam seorang hamba, mencari wajah Allah.
03
Al-Adab Al-Mufrad # 57/1319
Sulayman bin Surad (RA)
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللهِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ الأَعْمَشَ يَقُولُ‏:‏ حَدَّثَنَا عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ صُرَدٍ قَالَ‏:‏ اسْتَبَّ رَجُلاَنِ عِنْدَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، فَجَعَلَ أَحَدُهُمَا يَغْضَبُ، وَيَحْمَرُّ وَجْهُهُ، فَنَظَرَ إِلَيْهِ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ‏:‏ إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا لَذَهَبَ هَذَا عَنْهُ‏:‏ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ، فَقَامَ رَجُلٌ إِلَى ذَاكَ الرَّجُلِ فَقَالَ‏:‏ تَدْرِي مَا قَالَ‏؟‏ قَالَ‏:‏ قُلْ‏:‏ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ، فَقَالَ الرَّجُلُ‏:‏ أَمَجْنُونًا تَرَانِي‏؟‏‏.‏
Ali bin Abdullah menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Usama menceritakan kepada kami, dia berkata: Saya mendengar Al-Amash berkata: Adi bin Tsabit menceritakan kepada kami, atas wewenang Sulaiman bin Surad Dia berkata: Dua orang menghina Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan salah satu dari mereka menjadi marah dan wajahnya memerah, maka Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, memandangnya. Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Beliau bersabda: Aku mengetahui sebuah kalimat yang seandainya dia mengucapkannya niscaya akan hilang darinya: Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk. Jadi seorang pria menentang hal itu. Laki-laki itu berkata: Tahukah kamu apa yang dia katakan? Beliau menjawab: Katakanlah: Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk. Pria itu berkata: Apakah menurutmu aku gila?
04
Al-Adab Al-Mufrad # 57/1320
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا لَيْثٌ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي طَاوُسٌ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ عَلِّمُوا وَيَسِّرُوا، عَلِّمُوا وَيَسِّرُوا، ثَلاَثَ مَرَّاتٍ، وَإِذَا غَضِبْتَ فَاسْكُتْ، مَرَّتَيْنِ‏.‏
Musaddad memberitahu kami, dia berkata: Abd al-Wahid bin Ziyad memberitahu kami, dia berkata: Laith memberitahu kami, dia berkata: Tawoos memberitahuku, atas wewenang Ibnu Abbas, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian: Ajar dan rayu, ajari dan rayu, tiga kali, dan ketika kamu marah, diamlah, dua kali.
05
Al-Adab Al-Mufrad # 57/1321
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ الْكِنْدِيُّ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ عَلِيًّا يَقُولُ لِابْنِ الْكَوَّاءِ‏:‏ هَلْ تَدْرِي مَا قَالَ الأَوَّلُ‏؟‏ أَحْبِبْ حَبِيبَكَ هَوْنًا مَا، عَسَى أَنْ يَكُونَ بَغِيضَكَ يَوْمًا مَا، وَأَبْغِضْ بَغِيضَكَ هَوْنًا مَا، عَسَى أَنْ يَكُونَ حَبِيبَكَ يَوْمًا مَا‏.‏
Abdullah menceritakan kepada kami, dia berkata: Marwan bin Muawiyah menceritakan kepada kami, dia berkata: Muhammad bin Ubaid Al-Kindi menceritakan kepada kami, atas wewenang ayahnya, dia berkata: Saya mendengar Ali berkata Oleh Ibnu Al-Kawaa’: Tahukah kamu apa yang orang pertama katakan? Cintai kekasihmu dengan penuh toleransi, karena mungkin dialah yang akan membencimu suatu hari nanti, dan aku akan membencinya. Siapa pun yang membencimu sebentar, mungkin dia akan menjadi kekasihmu suatu hari nanti.
06
Al-Adab Al-Mufrad # 57/1322
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي مَرْيَمَ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ‏:‏ لاَ يَكُنْ حُبُّكَ كَلَفًا، وَلاَ بُغْضُكَ تَلَفًا، فَقُلْتُ‏:‏ كَيْفَ ذَاكَ‏؟‏ قَالَ‏:‏ إِذَا أَحْبَبْتَ كَلِفْتَ كَلَفَ الصَّبِيِّ، وَإِذَا أَبْغَضْتَ أَحْبَبْتَ لِصَاحِبِكَ التَّلَف‏.‏
Saeed bin Abi Maryam menceritakan kepada kami, dia berkata: Muhammad bin Jafar memberitahu kami, dia berkata: Zayd bin Aslam memberitahu kami, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Omar bin Al-Khattab. Beliau bersabda: Janganlah cintamu menjadi kasar dan janganlah kebencianmu menjadi keras. Jadi saya berkata: Bagaimana caranya? Dia berkata: Jika kamu mencintai, kamu akan kasar seperti anak kecil, dan jika Anda benci dan menyukai kehilangan pasangan Anda.