Jami at-Tirmidzi — Hadis #26532
Hadis #26532
حَدَّثَنَا الأَنْصَارِيُّ، حَدَّثَنَا مَعْنٌ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ، عَنْ أَبِي النَّضْرِ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يُصَلِّي جَالِسًا فَيَقْرَأُ وَهُوَ جَالِسٌ فَإِذَا بَقِيَ مِنْ قِرَاءَتِهِ قَدْرُ مَا يَكُونُ ثَلاَثِينَ أَوْ أَرْبَعِينَ آيَةً قَامَ فَقَرَأَ وَهُوَ قَائِمٌ ثُمَّ رَكَعَ وَسَجَدَ ثُمَّ صَنَعَ فِي الرَّكْعَةِ الثَّانِيَةِ مِثْلَ ذَلِكَ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ .
Al-Anshari menceritakan kepada kami, Maan menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Al-Nadr, atas wewenang Abu Salamah, atas wewenang Aisyah, bahwa Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, biasa berdoa sambil duduk. Dia akan membaca sambil duduk, dan ketika tiga puluh atau empat puluh ayat tersisa dari bacaannya, dia akan berdiri dan membaca sambil berdiri, lalu Dia rukuk dan sujud, lalu melakukan hal yang sama pada rakaat kedua. Abu Issa berkata: Ini adalah hadis yang baik dan shahih.
Diriwayatkan oleh
Aisyah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/374
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 2: Shalat