Jami at-Tirmidzi — Hadis #26312

Hadis #26312
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ، حَدَّثَنَا عَبْدَةُ، - هُوَ ابْنُ سُلَيْمَانَ - عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُمَرَ بْنِ قَتَادَةَ، عَنْ مَحْمُودِ بْنِ لَبِيدٍ، عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ، قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ‏ "‏ أَسْفِرُوا بِالْفَجْرِ فَإِنَّهُ أَعْظَمُ لِلأَجْرِ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ وَقَدْ رَوَى شُعْبَةُ وَالثَّوْرِيُّ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ ‏.‏ قَالَ وَرَوَاهُ مُحَمَّدُ بْنُ عَجْلاَنَ أَيْضًا عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُمَرَ بْنِ قَتَادَةَ ‏.‏ قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الأَسْلَمِيِّ وَجَابِرٍ وَبِلاَلٍ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ ‏.‏ وَقَدْ رَأَى غَيْرُ وَاحِدٍ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَالتَّابِعِينَ الإِسْفَارَ بِصَلاَةِ الْفَجْرِ ‏.‏ وَبِهِ يَقُولُ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ ‏.‏ وَقَالَ الشَّافِعِيُّ وَأَحْمَدُ وَإِسْحَاقُ مَعْنَى الإِسْفَارِ أَنْ يَضِحَ الْفَجْرُ فَلاَ يُشَكَّ فِيهِ وَلَمْ يَرَوْا أَنَّ مَعْنَى الإِسْفَارِ تَأْخِيرُ الصَّلاَةِ ‏.‏
Hanad meriwayatkan kepada kami, Abdah meriwayatkan kepada kami - dia adalah Ibnu Sulaiman - atas wewenang Muhammad bin Ishaq, atas wewenang Asim bin Omar bin Qatada, atas wewenang Mahmoud bin Labid, atas wewenang Rafi' bin Khadij, bersabda: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Bepergianlah saat fajar, karena pahalanya lebih besar.” Dia berkata: Dia meriwayatkan Shu`bah dan Al-Thawri, hadits ini berasal dari Muhammad bin Ishaq. Katanya, Muhammad bin Ajlan juga meriwayatkannya atas wewenang Asim bin Umar bin Qatada. Katanya, dan atas wewenang Abu Barzah Al-Aslami, Jabir, dan Bilal. Abu Issa berkata: Hadits Rafi’ bin Khadij adalah hadits yang baik dan shahih. Dia melihat Lebih dari satu orang yang berilmu di antara para sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan mereka yang mengikuti perjalanan dengan shalat subuh. Demikian dikatakan Sufyan Al-Thawri. Dan dia berkata. Syafi’i, Ahmad, dan Ishaq, makna perjalanan itu adalah fajar menyingsing dan tidak ada keraguan sedikitpun, dan mereka tidak melihat makna perjalanan itu. Menunda sholat...
Diriwayatkan oleh
Rafi bin Khadlj (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/154
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 2: Shalat
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait