Jami at-Tirmidzi — Hadis #27845
Hadis #27845
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم مِنْ أَجْرَإِ النَّاسِ وَأَجْوَدِ النَّاسِ وَأَشْجَعِ النَّاسِ . قَالَ وَقَدْ فَزِعَ أَهْلُ الْمَدِينَةِ لَيْلَةً سَمِعُوا صَوْتًا قَالَ فَتَلَقَّاهُمُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَلَى فَرَسٍ لأَبِي طَلْحَةَ عُرْىٍ وَهُوَ مُتَقَلِّدٌ سَيْفَهُ فَقَالَ " لَمْ تُرَاعُوا لَمْ تُرَاعُوا " . فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " وَجَدْتُهُ بَحْرًا " . يَعْنِي الْفَرَسَ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ .
Qutaibah menceritakan kepada kami, Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami, atas wewenang Tsabit, atas wewenang Anas, beliau bersabda, “Nabi, sallallahu ‘alaihi wasallam, adalah salah satu orang yang paling berani, paling dermawan, dan paling berani.” Dia berkata: Penduduk Madinah ketakutan pada suatu malam ketika mereka mendengar suara, dan Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, menemui mereka dengan menunggang kuda milik ayahku. Thalhah ditelanjangi ketika dia sedang menyandang pedangnya, lalu dia berkata, “Kamu tidak dipedulikan. Kamu tidak dipedulikan.” Kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda, “Saya mendapati itu adalah laut.” Artinya kuda. Abu Issa mengatakan ini adalah hadis shahih.
Diriwayatkan oleh
Anas bin Malik (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 23/1687
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 23: Jihad