Jami at-Tirmidzi — Hadis #29195
Hadis #29195
حَدَّثَنَا خَلاَّدُ بْنُ أَسْلَمَ الْبَغْدَادِيُّ، حَدَّثَنَا النَّضْرُ بْنُ شُمَيْلٍ، عَنْ إِسْرَائِيلَ، عَنْ ثُوَيْرِ بْنِ أَبِي فَاخِتَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ، قَالَ مَا فِي الْقُرْآنِ آيَةٌ أَحَبُّ إِلَىَّ مِنْ هَذِهِ الآيَةِ : ( إِنَّ اللَّهَ لاَ يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ) قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ . وَأَبُو فَاخِتَةَ اسْمُهُ سَعِيدُ بْنُ عِلاَقَةَ وَثُوَيْرٌ يُكْنَى أَبَا جَهْمٍ وَهُوَ رَجُلٌ كُوفِيٌّ مِنَ التَّابِعِينَ وَقَدْ سَمِعَ مِنِ ابْنِ عُمَرَ وَابْنِ الزُّبَيْرِ . وَابْنُ مَهْدِيٍّ كَانَ يَغْمِزُهُ قَلِيلاً .
Khallad bin Aslam Al-Baghdadi menceritakan kepada kami, Al-Nadhar bin Shumail menceritakan kepada kami, atas otoritas Israel, atas otoritas Thuwayr bin Abi Fakhta, atas otoritas ayahnya, atas otoritas Ali Ibn Abi Thalib, dia berkata, “Tidak ada ayat dalam Al-Qur’an yang lebih aku sukai dari ayat ini: (Sesungguhnya Allah tidak memaafkan pergaulan dengan-Nya, tetapi Dia mengampuni yang kurang dari itu. Itu untuk siapa saja yang dikehendaki-Nya.) Beliau bersabda, “Ini adalah hadis yang baik dan hadis yang ganjil.” Nama Abu Fakhtah adalah Sa’id bin Ulaqah, dan nama panggilan Thuwayr adalah Abu Jahm, dan dia adalah seorang lelaki Kufi dari Tabi’in. Dia mendengar dari Ibnu Umar dan Ibnu al-Zubayr. Dan Ibnu Mahdi sering mengedipkan mata padanya.
Diriwayatkan oleh
Thuwair ibn Abi Fakhitah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 47/3037
Tingkat
Daif Isnaad
Kategori
Bab 47: Tafsir