Sunan Ad-Darimi — Hadis #53800
Hadis #53800
أَخْبَرَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى ، عَنْ مَعْمَرٍ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، قَالَ :" إِذَا طَلَّقَ الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ فَحَاضَتْ حَيْضَةً أَوْ حَيْضَتَيْنِ، ثُمَّ ارْتَفَعَتْ حَيْضَتُهَا إِنْ كَانَ ذَلِكَ مِنْ كِبَرٍ، اعْتَدَّتْ ثَلَاثَةَ أَشْهُرٍ، وَإِنْ كَانَتْ شَابَّةً وَارْتَابَتْ، اعْتَدَّتْ سَنَةً بَعْدَ الرِّيبَةِ "
Nasr bin Ali menceritakan kepada kami, Abd al-Ala menceritakan kepada kami, dari riwayat Muammar, dari riwayat al-Zuhri, yang berkata: “Jika seorang laki-laki menceraikan isterinya dan isterinya haid atau dua kali haid, maka haidnya terhenti. Jika hal itu disebabkan oleh usia tua, maka ia harus menunggu selama tiga bulan, dan jika ia masih muda dan ragu-ragu, ia harus menunggu selama satu tahun. "Setelah curiga"
Sumber
Sunan Ad-Darimi # 1/899
Kategori
Bab 1: Bab 1