Bab 6
Kembali ke Bab
01
Sunan Ad-Darimi # 6/1889
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ ، عَنْ شُعْبَةَ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ أَنَسٍ ، قَالَ :" ضَحَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ، وَيُسَمِّي وَيُكَبِّرُ، لَقَدْ رَأَيْتُهُ يَذْبَحُهُمَا بِيَدِهِ وَاضِعًا عَلَى صِفَاحِهِمَا قَدَمَهُ "، قُلْتُ : أَنْتَ سَمِعْتَهُ؟ قَالَ : نَعَمْ
Saeed bin Amir menceritakan kepada kami, atas wewenang Syu'bah, atas wewenang Qatada, atas wewenang Anas, yang berkata: “Rasul Allah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, menyembelih dua ekor domba jantan.” “Amlihin dan Qarnain,” dan dia biasa menyebut dan mengucapkan “Allahu Akbar.” Aku melihatnya menyembelih mereka dengan tangannya, dan meletakkan kakinya di atas kulit mereka. Saya berkata: Apakah kamu mendengarnya? Dia berkata: Ya
02
Sunan Ad-Darimi # 6/1890
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ خَالِدٍ ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاق ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ ، عَنْ أَبِي عَيَّاشٍ ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ، قَالَ : ضَحَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ فِي يَوْمِ الْعِيدِ، فَقَالَ حِينَ وَجَّهَهُمَا : " إِنِّيوَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنْ الْمُشْرِكِينَ.
إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لَا شَرِيكَ لَهُ، وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ.
اللَّهُمَّ إِنَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، عَنْ مُحَمَّدٍ وَأُمَّتِهِ "، ثُمَّ سَمَّى اللَّهَ وَكَبَّرَ وَذَبَحَ
إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لَا شَرِيكَ لَهُ، وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ.
اللَّهُمَّ إِنَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، عَنْ مُحَمَّدٍ وَأُمَّتِهِ "، ثُمَّ سَمَّى اللَّهَ وَكَبَّرَ وَذَبَحَ
Ahmad bin Khalid menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ishaq menceritakan kepada kami, atas otoritas Yazid bin Abi Habib, atas otoritas Abu Ayyash, atas otoritas Jabir bin Abdullah Dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, menyembelih dua ekor domba jantan pada hari Idul Fitri. Ketika dia menoleh kepada mereka, dia berkata: “Aku telah menghadapkan wajahku kepada orang yang berbuka.” Langit dan bumi lurus, dan aku bukan termasuk orang musyrik. Sesungguhnya shalatku, kurbanku, hidupku dan matiku adalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, tanpa ada sekutu, dan dengan itu aku diperintahkan, dan aku adalah orang pertama yang muslim. Ya Tuhan, ini darimu dan untukmu, atas wewenang Muhammad dan umatnya.” Kemudian dia menyebut Tuhan dan berkata “Allahu Akbar” dan menyembelihnya
03
Sunan Ad-Darimi # 6/1891
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ ، حَدَّثَنِي اللَّيْثُ ، حَدَّثَنِي خَالِدٌ يَعْنِي : ابْنَ يَزِيدَ ، حَدَّثَنِي سَعِيدٌ يَعْنِي : ابْنَ أَبِي هِلَالٍ ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُسْلِمٍ ، أَخْبَرَنِي ابْنُ الْمُسَيَّبِ ، أَنَّ أُمَّ سَلَمَةَ أَخْبَرَتْهُ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ، قَالَ :" مَنْ أَرَادَ أَنْ يُضَحِّيَ، فَلَا يُقَلِّمْ أَظْفَارَهُ، وَلَا يَحْلِقْ شَيْئًا مِنْ شَعْرِهِ فِي الْعَشْرِ الْأُوَلِ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ "
Abdullah bin Shalih menceritakan kepada kami, Al-Layth menceritakan kepada saya, Khaled menceritakan kepada saya, artinya: Ibnu Yazid, Sa’id menceritakan kepada saya, artinya: Ibnu Abi Hilal, atas wewenang Amr bin Muslim, Ibnu al-Musayyab menceritakan kepadaku bahwa Ummu Salamah menceritakan kepadanya, atas wewenang Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bahwa dia berkata: “Siapa Jika dia ingin berkurban, maka dia tidak boleh memotong kukunya atau mencukur rambutnya pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.”
04
Sunan Ad-Darimi # 6/1892
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ، حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ حُمَيْدٍ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ ، عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" إِذَا دَخَلَتْ الْعَشْرُ، وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّيَ، فَلَا يَمَسَّ مِنْ شَعْرِهِ وَلَا أَظْفَارِهِ شَيْئًا "
Muhammad bin Ahmad menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, Abd al-Rahman bin Humaid menceritakan kepada saya, atas wewenang Sa`id bin al-Musayyab, atas wewenang Ummu Salamah, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Jika sepuluh hari pertama telah tiba, dan salah satu dari kalian ingin berkurban, maka dia tidak boleh menyentuh rambut atau kukunya.” "Sesuatu"
05
Sunan Ad-Darimi # 6/1893
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ ، عَنْ عُبَيْدِ بْنِ فَيْرُوزَ ، عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ ، قَالَ : سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا يُتَّقَى مِنْ الضَّحَايَا؟ قَالَ :" الْعَوْرَاءُ الْبَيِّنُ عَوَرُهَا، وَالْعَرْجَاءُ الْبَيِّنُ ظَلْعُهَا، وَالْمَرِيضَةُ الْبَيِّنُ مَرَضُهَا، وَالْعَجْفَاءُ الَّتِي لَا تُنْقِي "
Khalid bin Mukhlid menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Amr bin Al-Harits, atas wewenang Ubaid bin Fayrouz, atas wewenang Al-Baraa bin Azib, dia berkata: Dia ditanya kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, apa yang harus dihindari dari para korban? Beliau bersabda: “Wanita bermata satu jelas menyadari kesalahannya, dan wanita lumpuh terlihat jelas dari tulang rusuknya. Dan orang sakit yang penyakitnya nyata, dan orang lumpuh yang tidak dapat disucikan.”
06
Sunan Ad-Darimi # 6/1894
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ ، عَنْ شُعْبَةَ ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، عَنْ عُبَيْدِ بْنِ فَيْرُوزَ ، قَالَ : سَأَلْتُ الْبَرَاءَ عَمَّا نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْأَضَاحِيِّ، فَقَالَ :" أَرْبَعٌ لَا يُجْزِئْنَ : الْعَوْرَاءُ الْبَيِّنُ عَوَرُهَا، وَالْعَرْجَاءُ الْبَيِّنُ ظَلْعُهَا، وَالْمَرِيضَةُ الْبَيِّنُ مَرَضُهَا، وَالْكَسِيرُ الَّتِي لَا تُنْقِي ".
قَالَ : قُلْتُ لِلْبَرَاءِ : فَإِنِّي أَكْرَهُ أَنْ يَكُونَ فِي السِّنِّ نَقْصٌ، وَفِي الْأُذُنِ نَقْصٌ، وَفِي الْقَرْنِ نَقْصٌ، قَالَ : فَمَا كَرِهْتَ فَدَعْهُ، وَلَا تُحَرِّمْهُ عَلَى أَحَدٍ
قَالَ : قُلْتُ لِلْبَرَاءِ : فَإِنِّي أَكْرَهُ أَنْ يَكُونَ فِي السِّنِّ نَقْصٌ، وَفِي الْأُذُنِ نَقْصٌ، وَفِي الْقَرْنِ نَقْصٌ، قَالَ : فَمَا كَرِهْتَ فَدَعْهُ، وَلَا تُحَرِّمْهُ عَلَى أَحَدٍ
Sa'id bin Amir menceritakan kepada kami, atas wewenang Syu'bah, atas wewenang Suleiman bin Abdul Rahman, atas wewenang Ubaid bin Fayrouz, dia berkata: Aku bertanya kepada Al-Bara' tentang apa yang dilarangnya. Rasulullah SAW bersabda, “Empat saja tidak cukup: orang bermata satu yang cacatnya jelas, dan orang lumpuh yang cacatnya jelas.” “Tulang rusuknya, dan wanita sakit yang nyata penyakitnya, dan patah yang tidak dapat dibersihkan.” Beliau berkata: Aku berkata kepada Al-Bara’: Aku benci jika ada cacat pada gigi, telinga ada cacat, dan tanduk ada cacat. Beliau bersabda: Maka apa saja yang kamu tidak sukai, biarkan saja, dan jangan melarangnya kepada siapapun.
07
Sunan Ad-Darimi # 6/1895
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ حُجَيَّةَ بْنَ عَدِيٍّ ، قَالَ : سَمِعْتُ عَلِيًّا وَسَأَلَهُ رَجُلٌ، فَقَالَ : يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ، الْبَقَرَةُ؟ قَالَ : عَنْ سَبْعَةٍ، قُلْتُ : الْقَرْنُ؟ قَالَ : لَا يَضُرُّكَ.
قَالَ : قُلْتُ : الْعَرَجُ؟ قَالَ : إِذَا بَلَغَتْ الْمَنْسَكَ.
ثُمَّ قَالَ : " أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْنَسْتَشْرِفَ الْعَيْنَ وَالْأُذُنَ "
قَالَ : قُلْتُ : الْعَرَجُ؟ قَالَ : إِذَا بَلَغَتْ الْمَنْسَكَ.
ثُمَّ قَالَ : " أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْنَسْتَشْرِفَ الْعَيْنَ وَالْأُذُنَ "
Abu Al-Walid menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Salamah bin Kuhail, dia berkata: Saya mendengar Hajiya bin Adiy, dia berkata: Saya mendengar Ali dan seorang laki-laki bertanya kepadanya, Dia berkata: Wahai Amirul Mukminin, Al-Baqarah? Dia berkata: Sekitar tujuh. Saya berkata: Abad ini? Dia berkata: Itu tidak akan merugikanmu. Dia berkata: Saya berkata: Al-Arj? Beliau menjawab: Jika dia sudah baligh Ritualnya. Kemudian dia berkata: “Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, memerintahkan kita untuk melihat keluar dengan mata dan telinga.”
08
Sunan Ad-Darimi # 6/1896
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى ، عَنْ إِسْرَائِيلَ ، عَنْ أَبِي إِسْحَاق ، عَنْ شُرَيْحِ بْنِ النُّعْمَانِ الصَّائِدِيِّ ، عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : " أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْنَسْتَشْرِفَ الْعَيْنَ وَالْأُذُنَ، وَأَنْ لَا نُضَحِّيَ بِمُقَابَلَةٍ وَلَا مُدَابَرَةٍ وَلَا خَرْقَاءَ، وَلَا شَرْقَاءَ، فَالْمُقَابَلَةُ : مَا قُطِعَ طَرَفُ أُذُنِهَا، وَالْمُدَابَرَةُ : مَا قُطِعَ مِنْ جَانِبِ الْأُذُنِ، وَالْخَرْقَاءُ : الْمَثْقُوبَةُ، وَالشَّرْقَاءُ : الْمَشْقُوقَةُ "
Ubayd Allah bin Musa meriwayatkan kepada kita, atas wewenang Israel, atas wewenang Abu Ishaq, atas wewenang Syurayh bin al-Nu'man al-Say'idi, atas wewenang Ali radhiyallahu 'anhu, yang bersabda: "Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk mencari mata dan telinga, dan tidak berkurban dengan cara bertemu, berkumpul, atau Dia kikuk, dan tidak fasih. Al-Muqabalah artinya yang ujung telinganya terpotong, Al-Mudabara artinya yang terpotong di bagian samping telinga, dan Al-Muqabla artinya yang ditusuk. Dan sebelah timur: yang sumbing.
09
Sunan Ad-Darimi # 6/1897
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ ، عَنْ يَحْيَى ، عَنْ بَعْجَةَ الْجُهَنِيِّ ، عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ ، قَالَ : قَسَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضَحَايَا بَيْنَ أَصْحَابِهِ فَأَصَابَنِي جَذَعٌ، فَقُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّهَاصَارَتْ لِي جَذَعَةً، فَقَالَ : " ضَحِّ بِهِ "
Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Hisham menceritakan kepada kami, atas otoritas Yahya, atas otoritas Baja Al-Juhani, atas otoritas Uqba bin Amir Al-Juhani, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, membagi korban di antara para sahabatnya, dan sebatang kayu menimpaku, maka aku berkata: Ya Rasulullah, kayu itu roboh menjadi kayu untukku, dan dia berkata: “Kurbankan dia "
10
Sunan Ad-Darimi # 6/1898
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ ، حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ ، عَنْ أَبِي الْخَيْرِ ، عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ ، قَالَ : أَعْطَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَنَمًا أَقْسِمُهَا عَلَى أَصْحَابِهِ،فَقَسَمْتُهَا وَبَقِيَ مِنْهَا عَتُودٌ، فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ : " ضَحِّ بِهِ ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : الْعَتُودُ : الْجَذَعُ مِنْ الْمَعْزِ
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : الْعَتُودُ : الْجَذَعُ مِنْ الْمَعْزِ
Abu Al-Walid memberitahu kami, Al-Layth memberitahu kami, Yazid bin Abi Habib memberitahuku, atas wewenang Abu Al-Khair, atas wewenang Uqba bin Amir, dia berkata: Dia memberiku Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, membagikan domba di antara teman-temannya. Saya membaginya dan beberapa di antaranya tersisa. Saya sebutkan itu kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia berkata: “Korbankan dia.” Abu Muhammad berkata: Al-Utud: belalai kambing.
11
Sunan Ad-Darimi # 6/1899
أَخْبَرَنَا يَعْلَى ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ ، عَنْ جَابِرٍ ، قَالَ : نَحَرْنَا يَوْمَ الْحُدَيْبِيَةِ سَبْعِينَ بَدَنَةً، الْبَدَنَةُ عَنْ سَبْعَةٍ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" اشْتَرِكُوا فِي الْهَدْيِ "
Ya’la memberi tahu kami, Sufyan memberi tahu kami, atas wewenang Abu al-Zubayr, atas wewenang Jabir, dia berkata: Kami menyembelih tujuh puluh ekor unta pada hari Hudaybiyyah, satu ekor unta untuk Tujuh, lalu Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Berbagilah dalam kurban.”
12
Sunan Ad-Darimi # 6/1900
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ، قَالَ :" نَحَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَقَرَةَ عَنْ سَبْعَةٍ ".
قِيلَ لِأَبِي مُحَمَّدٍ : تَقُولُ بِهِ؟ قَالَ : نَعَمْ
قِيلَ لِأَبِي مُحَمَّدٍ : تَقُولُ بِهِ؟ قَالَ : نَعَمْ
Khaled bin Mukhlid menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Al-Zubayr, atas wewenang Jabir bin Abdullah, dia berkata: “Kami berkurban bersama Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, saw dan Al-Baqarah atas otoritas tujuh.”
Dikatakan kepada Abu Muhammad: Apa pendapatmu tentang dia? Dia berkata: Ya
13
Sunan Ad-Darimi # 6/1901
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ ، عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ ، عَنْ نَافِعٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ لُحُومِ الْأَضَاحِيِّ، أَوْ قَالَ :" لَا تَأْكُلُوا لُحُومَ الْأَضَاحِيِّ بَعْدَ ثَلَاثٍ "
Abu Asim menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Jurayj, atas wewenang Nafi', atas wewenang Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW, melarang makan daging. Hewan kurban, atau beliau bersabda: “Daging hewan kurban jangan kamu makan setelah tiga hari.”
14
Sunan Ad-Darimi # 6/1902
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ ، عَنْ خَالِدٍ هُوَ ابْنُ عَبْدِ اللَّهِ الطَّحَّانُ ، عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ ، عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ ، عَنْ نُبَيْشَةَ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، ، قَالَ : " إِنَّاكُنَّا نَهَيْنَاكُمْ عَنْ لُحُومِ الْأَضَاحِيِّ أَنْ تَأْكُلُوهَا فَوْقَ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ كَيْ تَسَعَكُمْ، فَقَدْ جَاءَ اللَّهُ بِالسَّعَةِ، فَكُلُوا، وَادَّخِرُوا، وَائْتَجِرُوا ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّدٍ : ائْتَجِرُوا : اطْلُبُوا فِيهِ الْأَجْرَ
قَالَ أَبُو مُحَمَّدٍ : ائْتَجِرُوا : اطْلُبُوا فِيهِ الْأَجْرَ
Amr bin Aoun menceritakan kepada kami, atas wewenang Khalid bin Abdullah al-Tahan, atas wewenang Khaled al-Hadha, atas wewenang Abu Qalaba, atas wewenang Abu al-Malih, Atas wewenang Nubaishah, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda: “Kami telah melarang kalian makan daging kurban selama lebih dari tiga hari.” Agar kamu berkecukupan, karena Allah telah mendatangkan kelimpahan, maka makanlah, simpanlah, dan sewalah.” Abu Muhammad berkata: Buatlah sewa: carilah pahala untuk itu.
15
Sunan Ad-Darimi # 6/1903
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الرَّقَاشِيُّ ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاق ، حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ ، عَنْ عَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، قَالَتْ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ نَهَى عَنْ لُحُومِ الْأَضَاحِيِّ بَعْدَ ثَلَاثٍ، فَلَمَّا كَانَ الْعَامُ الْقَابِلُ وَضَحَّى النَّاسُ، قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنْ كَانَتْ هَذِهِ الْأَضَاحِيُّ لَتَرْفُقُ بِالنَّاسِ، كَانُوا يَدَّخِرُونَ مِنْ لُحُومِهَا وَوَدَكِهَا.
قَالَ : " فَمَا يَمْنَعُهُمْ مِنْ ذَلِكَ الْيَوْمَ؟ " قُلْتُ : يَا نَبِيَّ اللَّهِ، أَوَ لَمْ تَنْهَهُمْ عَامَ أَوَّلَ عَنْ أَنْ يَأْكُلُوا لُحُومَهَا فَوْقَ ثَلَاثٍ؟ فَقَالَ : " إِنَّمَانَهَيْتُ عَنْ ذَلِكَ لِلْحَاضِرَةِ الَّتِي حَضَرَتْهُمْ مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ لِيَبُثُّوا لُحُومَهَا فِيهِمْ، فَأَمَّا الْآنَ، فَلْيَأْكُلُوا وَلْيَدَّخِرُوا "
قَالَ : " فَمَا يَمْنَعُهُمْ مِنْ ذَلِكَ الْيَوْمَ؟ " قُلْتُ : يَا نَبِيَّ اللَّهِ، أَوَ لَمْ تَنْهَهُمْ عَامَ أَوَّلَ عَنْ أَنْ يَأْكُلُوا لُحُومَهَا فَوْقَ ثَلَاثٍ؟ فَقَالَ : " إِنَّمَانَهَيْتُ عَنْ ذَلِكَ لِلْحَاضِرَةِ الَّتِي حَضَرَتْهُمْ مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ لِيَبُثُّوا لُحُومَهَا فِيهِمْ، فَأَمَّا الْآنَ، فَلْيَأْكُلُوا وَلْيَدَّخِرُوا "
Muhammad bin Abdullah Al-Raqqashi menceritakan kepada kami, Yazid bin Zurayi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ishaq menceritakan kepada kami, Abdullah bin Abi Bakr menceritakan kepadaku, Atas wewenang Amra binti Abdul Rahman, atas wewenang Aisha, radhiyallahu 'anhu, yang berkata: Rasulullah SAW, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, telah melarang Daging kurban setelah tiga hari, ketika tahun berikutnya tiba dan orang-orang berkurban, aku berkata: Ya Rasulullah, jika kurban ini bermanfaat bagi orang-orang, Mereka biasa menyimpan sebagian daging dan pakan ternaknya. Beliau bertanya: “Apa yang menghalangi mereka melakukan hal itu pada hari itu?” Aku berkata: Wahai Nabi Allah, bukankah engkau melarangnya selama satu tahun? Daripada memakan dagingnya lebih dari tiga hari? Beliau bersabda: “Aku melarang hal itu dari orang-orang gurun yang menemani mereka, agar mereka menyebarkan daging di antara mereka, tetapi sekarang, biarkanlah mereka memakannya.” Dan biarkan mereka menyimpannya
16
Sunan Ad-Darimi # 6/1904
أَخْبَرَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ ، حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْوَلِيدِ الزَّبِيدِيُّ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ ، حَدَّثَنِي أَبِي ، أَنَّهُ سَمِعَ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ : قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ بِمِنًى :" أَصْلِحْ لَنَا مِنْ هَذَا اللَّحْمِ " فَأَصْلَحْتُ لَهُ مِنْهُ، فَلَمْ يَزَلْ يَأْكُلُ مِنْهُ حَتَّى بَلَغْنَا الْمَدِينَةَ
Marwan bin Muhammad memberitahu kami, Yahya bin Hamzah memberitahu kami, Muhammad bin Al-Walid Al-Zubaidi memberitahuku, atas wewenang Abd al-Rahman bin Jubayr bin Nafeer, ayahku memberitahuku bahwa dia mendengar Thawban, hamba Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakan: Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata kepadaku: Beliau SAW bersabda saat kami berada di Mina: “Berikanlah kepada kami sedikit daging ini.” Maka aku membuatkan sebagian dari makanan tersebut untuknya, dan dia tidak berhenti memakannya sampai kami tiba di Madinah.
17
Sunan Ad-Darimi # 6/1905
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ الرَّبِيعِ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ عَطَاءً ، قَالَ : سَمِعْتُ جَابِرًا ، يَقُولُ : " إِنْكُنَّا لَنَتَزَوَّدُ مِنْ مَكَّةَ إِلَى الْمَدِينَةِ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : يَعْنِي : لُحُومَ الْأَضَاحِيِّ
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : يَعْنِي : لُحُومَ الْأَضَاحِيِّ
Saeed bin Ar-Rabi’ menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Amr bin Dinar, dia berkata: Saya mendengar Ata’, dia berkata: Saya mendengar Jabir berkata: “Mari kita berikan perbekalan dari Mekah ke Madinah pada masa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian.”
Abu Muhammad berkata: Artinya: daging kurban.
18
Sunan Ad-Darimi # 6/1906
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ، عَنْ مَنْصُورٍ ، وَزُبَيْدٍ ، عَنْ الشَّعْبِيِّ ، عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ ، أَنَّ أَبَا بُرْدَةَ بْنَ نِيَارٍ ضَحَّى قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ، فَلَمَّا صَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، دَعَاهُ فَذَكَرَ لَهُ مَا فَعَلَ، فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " إِنَّمَاشَاتُكَ شَاةُ لَحْمٍ ".
فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، عِنْدِي عَنَاقٌ جَذَعَةٌ مِنْ الْمَعْزِ هِيَ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ شَاتَيْنِ.
قَالَ : " فَضَحِّ بِهَا، وَلَا تُجْزِئُ عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : قُرِئَ عَلَى مُحَمَّدٍ، عَنْ سُفْيَانَ : وَمَنْ ذَبَحَ بَعْدَ الصَّلَاةِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ أَجْزَأَهُ
فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، عِنْدِي عَنَاقٌ جَذَعَةٌ مِنْ الْمَعْزِ هِيَ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ شَاتَيْنِ.
قَالَ : " فَضَحِّ بِهَا، وَلَا تُجْزِئُ عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : قُرِئَ عَلَى مُحَمَّدٍ، عَنْ سُفْيَانَ : وَمَنْ ذَبَحَ بَعْدَ الصَّلَاةِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ أَجْزَأَهُ
Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, atas otoritas Mansour, dan Zubaid, atas otoritas Al-Sha'bi, atas otoritas Al-Bara' bin Azib, bahwa Abu Burdah Ibn Nayyar berkurban sebelum dia shalat, dan ketika Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berdoa, dia memanggilnya dan menceritakan kepadanya apa yang telah dia lakukan, dan Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata kepadanya: Semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian: “Memarmu adalah daging domba.” Dia berkata: Ya Rasulullah, aku mempunyai seekor kambing unta betina yang besar, yang lebih aku cintai dari pada dua ekor domba. Beliau bersabda: “Korbankanlah, niscaya tidak akan cukup bagi siapapun setelah kamu.” Abu Muhammad berkata: Dibacakan kepada Muhammad, atas wewenang Sufyan: Dan siapa pun yang menyembelih setelah shalat dan imam Dia membahas bagian-bagiannya
19
Sunan Ad-Darimi # 6/1907
حَدَّثَنَا أَبُو عَلِيٍّ الْحَنَفِيُّ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ ، عَنْ بُشَيْرِ بْنِ يَسَارٍ ، عَنْ أَبِي بُرْدَةَ بْنِ نِيَارٍ ، أَنَّ رَجُلًا ذَبَحَ قَبْلَ أَنْ يَنْصَرِفَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" فَأَمَرَهُ أَنْ يُعِيدَ "
Abu Ali al-Hanafi meriwayatkan kepada kami, Malik meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Yahya bin Saeed, atas wewenang Bashir bin Yasar, atas wewenang Abu Burdah bin Nayyar, bahwa Seseorang disembelih di hadapan Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, pergi, maka dia memerintahkannya untuk merayakan hari raya.
20
Sunan Ad-Darimi # 6/1908
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى ، حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" لَا فَرَعَ وَلَا عَتِيرَةَ "
Muhammad bin Issa menceritakan kepada kami, Ibnu Uyaynah menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Sa’id bin Al-Musayyab, atas wewenang Abu Hurairah, beliau bersabda: Rasulullah bersabda: Semoga doa dan damai sejahtera Allah SWT menyertainya: “Baik Fara maupun Ataira”
21
Sunan Ad-Darimi # 6/1909
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ ، عَنْ يَعْلَى بْنِ عَطَاءٍ ، عَنْ وَكِيعِ بْنِ حُدُسٍ ، عَنْ أَبِي رَزِينٍ الْعُقَيْلِيِّ : لَقِيطِ بْنِ عَامِرٍ ، قَالَ : قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّا كُنَّانَذْبَحُ فِي رَجَبٍ فَمَا تَرَى؟ قَالَ : " لَا بَأْسَ بِذَلِكَ ".
قَالَ وَكِيعٌ : لَا أَدَعُهُ أَبَدًا
قَالَ وَكِيعٌ : لَا أَدَعُهُ أَبَدًا
Muhammad bin Issa menceritakan kepada kami, Abu Awanah menceritakan kepada kami, atas otoritas Ali bin Ata, atas otoritas Wakee bin Hadas, atas otoritas Abu Razin Al-Uqaili: Seorang bajingan. Bin Amer, dia berkata: Aku berkata: Ya Rasulullah, kami biasa menyembelih pada bulan Rajab, lalu apa yang kamu lihat? Dia berkata: “Tidak ada masalah dengan itu.”
Waki` berkata: Aku tidak akan pernah melepaskannya
22
Sunan Ad-Darimi # 6/1910
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ ، عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ ، قَالَ : أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ ، عَنْ حَبِيبَةَ بِنْتِ مَيْسَرَةَ بْنِ أَبِي خُثَيْمٍ ، عَنْ أُمِّ كُرْزٍ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، ، قَالَ فِي الْعَقِيقَةِ :" عَنْ الْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ، وَعَنْ الْجَارِيَةِ شَاةٌ "
Abu Asim menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Jurayj, dia berkata: Ata’ memberitahuku, atas wewenang Habiba binti Maysarah ibn Abi Khuthaym, atas wewenang Ummu Kurz, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda mengenai Aqiqah: “Untuk anak laki-laki, dua ekor domba muda, dan untuk anak perempuan, seekor domba.”
23
Sunan Ad-Darimi # 6/1911
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ ، عَنْ هِشَامٍ ، عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ ، عَنْ سَلْمَانَ بْنِ عَامِرٍ الضَّبِّيِّ ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :" مَعَ الْغُلَامِ عَقِيقَةٌ، فَأَهْرِيقُوا عَنْهُ الدَّمَ، وَأَمِيطُوا عَنْهُ الْأَذَى "
Saeed bin Amir memberi tahu kami, atas wewenang Hisham, atas wewenang Hafsa binti Sirin, atas wewenang Salman bin Amer al-Dhabi, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, Dan dia berkata: “Pada anak laki-laki itu ada Aqiqah, maka tumpahkanlah darahnya dan hilangkan bahaya darinya.”
24
Sunan Ad-Darimi # 6/1912
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي يَزِيدَ ، عَنْ سِبَاعِ بْنِ ثَابِتٍ ، عَنْ أُمِّ كُرْزٍ ، قَالَتْ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" عَنْ الْغُلَامِ شَاتَانِ مِثْلَانِ، وَعَنْ الْجَارِيَةِ شَاةٌ "
Amr bin Aoun menceritakan kepada kami, Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami, atas otoritas Ubayd Allah bin Abi Yazid, atas otoritas Siba bin Thabit, atas otoritas Ummu Karaz, dia berkata : Rasulullah SAW, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Untuk yang laki-laki, dua ekor domba, dan untuk yang betina, seekor domba.”
25
Sunan Ad-Darimi # 6/1913
أَخْبَرَنَا عَفَّانُ بْنُ مُسْلِمٍ ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ الْحَسَنِ ، عَنْ سَمُرَةَ ، أَنّ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" كُلُّ غُلَامٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ يُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ، وَيُحْلَقُ وَيُدَمَّى ".
وَكَانَ قَتَادَةُ يَصِفُ الدَّمَ، فَيَقُولُ : إِذَا ذُبِحَتْ الْعَقِيقَةُ، تُؤْخَذُ صُوفَةٌ فَيُسْتَقْبَلُ بِهَا أَوْدَاجُ الذَّبِيحَةِ، ثُمَّ يُوضَعُ عَلَى يَافُوخِ الصَّبِيِّ حَتَّى إِذَا سَالَ شَبَهُ الْخَيْطِ، غُسِلَ رَأْسُهُ، ثُمَّ حُلِقَ بَعْدُ.
حَدَّثَنَا عَفَّانُ ، حَدَّثَنَا أَبَانُ ، بِهَذَا الْحَدِيثِ، قَالَ : وَيُسَمَّى.
قَالَ عَبْد اللَّهِ : وَلَا أُرَاهُ وَاجِبًا
وَكَانَ قَتَادَةُ يَصِفُ الدَّمَ، فَيَقُولُ : إِذَا ذُبِحَتْ الْعَقِيقَةُ، تُؤْخَذُ صُوفَةٌ فَيُسْتَقْبَلُ بِهَا أَوْدَاجُ الذَّبِيحَةِ، ثُمَّ يُوضَعُ عَلَى يَافُوخِ الصَّبِيِّ حَتَّى إِذَا سَالَ شَبَهُ الْخَيْطِ، غُسِلَ رَأْسُهُ، ثُمَّ حُلِقَ بَعْدُ.
حَدَّثَنَا عَفَّانُ ، حَدَّثَنَا أَبَانُ ، بِهَذَا الْحَدِيثِ، قَالَ : وَيُسَمَّى.
قَالَ عَبْد اللَّهِ : وَلَا أُرَاهُ وَاجِبًا
Affan bin Muslim menceritakan kepada kami, Hammam menceritakan kepada kami, atas otoritas Qatada, atas otoritas Al-Hasan, atas otoritas Samurah, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Setiap anak laki-laki disandera karena aqiqahnya, yang akan disembelih atas namanya pada hari ketujuh, dan dia akan dicukur dan diberi darah.” Qatada biasa menggambarkan darah dengan mengatakan: Saat aku menyembelih Untuk aqiqahnya diambil sehelai wol dan digunakan bersama urat leher korban, kemudian ditempelkan pada ubun-ubun anak laki-laki tersebut sehingga ketika menetes seperti benang, kepalanya dibasuh. Lalu dia bercukur. Affan menceritakan kepada kami, Aban menceritakan kepada kami, dengan hadis ini, dia berkata: Disebut. Abdullah berkata: Saya tidak menganggapnya wajib
26
Sunan Ad-Darimi # 6/1914
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ ، عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ ، عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ ، قَالَ : حَفِظْتُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اثْنَتَيْنِ : قَالَ : " إِنَّاللَّهَ كَتَبَ عَلَيْكُمُ الْإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءِ، فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ، وَإِذَا ذَبَحْتُمْ، فَأَحْسِنُوا الذَّبْحَ، وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ، ثُمَّ لِيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ "
Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kita, berdasarkan wewenang Sufyan, berdasarkan wewenang Khalid al-Hadha’, berdasarkan wewenang Abu Qilaba, berdasarkan wewenang Abu al-Ash’ath al-San’ani, berdasarkan wewenang Shaddad ibn Aws Beliau bersabda: Aku belajar dua hal dari Rasulullah SAW: Beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah telah menetapkan bagimu kebaikan atas segala sesuatu. Jika kamu membunuh, maka bunuhlah dengan baik, dan jika kamu menyembelih, sembelihlah dengan baik, dan biarkan salah satu dari kalian mengasah pedangnya, maka hendaklah kurbannya dikorbankan.”
27
Sunan Ad-Darimi # 6/1915
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ ، عَنْ نَافِعٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ : أَنَّ امْرَأَةً كَانَتْ تَرْعَى لِآلِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ غَنَمًا بِسَلْعٍ، فَخَافَتْ عَلَى شَاةٍ مِنْهَا أَنْ تَمُوتَ، فَأَخَذَتْ حَجَرًا فَذَبَحَتْهَا بِهِ، وَإِنَّ ذَلِكَ ذُكِرَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" فَأَمَرَهُمْ بِأَكْلِهَا "
Yazid ibn Harun memberi tahu kami, Yahya ibn Sa`id memberi tahu kami, atas wewenang Nafi`, atas wewenang Ibnu Umar: Bahwa ada seorang wanita yang sedang menjaga keluarga Ka`b ibn Dia memiliki domba dengan barang-barang, dan dia takut salah satu dari mereka akan mati, maka dia mengambil batu dan menyembelihnya dengan itu, dan itu disebutkan kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Pada dia Dia menyapa dan memerintahkan mereka untuk memakannya.
28
Sunan Ad-Darimi # 6/1916
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ ، وَعُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ ، وَعَفَّانُ ، عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ ، عَنْ أَبِي الْعُشَرَاءِ ، عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ : قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَمَا تَكُونُ الذَّكَاةُ إِلَّا فِي الْحَلْقِ وَاللَّبَّةِ؟ فَقَالَ :" لَوْ طَعَنْتَ فِي فَخِذِهَا، لَأَجْزَأَ عَنْكَ ".
قَالَ حَمَّادٌ : حَمَلْنَاهُ عَلَى الْمُتَرَدِّي
قَالَ حَمَّادٌ : حَمَلْنَاهُ عَلَى الْمُتَرَدِّي
Abu Al-Walid, Utsman bin Omar, dan Affan menceritakan kepada kami, atas wewenang Hammad bin Salamah, atas wewenang Abu Al-Ashra’, atas wewenang bapaknya, beliau berkata: Aku berkata: Ya Rasulullah, apakah zakat hanya berlaku pada tenggorokan dan mantel saja? Beliau bersabda, “Seandainya kamu menikam pahanya, itu sudah cukup bagimu.” Hammad berkata: Kami meneruskannya Yang memburuk
29
Sunan Ad-Darimi # 6/1917
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، حَدَّثَنِي الْمِنْهَالُ بْنُ عَمْرٍو ، قَالَ : سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ ، يَقُولُ : خَرَجْتُ مَعَ ابْنِ عُمَرَ فِي طَرِيقٍ مِنْ طُرُقِ الْمَدِينَةِ ، فَإِذَا غِلْمَةٌ يَرْمُونَ دَجَاجَةً، فَقَالَ ابْنُ عُمَرَ : مَنْ فَعَلَ هَذَا؟ فَتَفَرَّقُوا.
فَقَالَ : إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" لَعَنَ مَنْ مَثَّلَ بِالْحَيَوَانِ "
فَقَالَ : إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" لَعَنَ مَنْ مَثَّلَ بِالْحَيَوَانِ "
Abu Al-Walid menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami, Al-Minhal bin Amr menceritakan kepadaku, dia berkata: Aku mendengar Saeed bin Jubayr berkata: Aku pergi bersama Ibnu Omar di salah satu jalan kota, ketika dia melihat seorang anak laki-laki melempar ayam. Ibnu Omar berkata: Siapa yang melakukan ini? Jadi mereka bubar. Dia berkata: Rasulullah berdoa Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. “Siapa yang memotong binatang, terlaknat.”
30
Sunan Ad-Darimi # 6/1918
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ ، عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ جَعْفَرٍ ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ ، عَنْ بُكَيْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَشَجِّ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عُبَيْدِ بْنِ تِعْلَى ، عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" نَهَى عَنْ صَبْرِ الدَّابَّةِ ".
قَالَ أَبُو أَيُّوبَ : لَوْ كَانَتْ دَجَاجَةً مَا صَبَرْتُهَا
قَالَ أَبُو أَيُّوبَ : لَوْ كَانَتْ دَجَاجَةً مَا صَبَرْتُهَا
Abu Asim menginformasikan kepada kami, atas wewenang Abd al-Hamid ibn Ja`far, atas wewenang Yazid ibn Abi Habib, atas wewenang Bukayr ibn Abdullah ibn al-Ashjaj, Atas wewenang ayahnya, atas wewenang Ubaid bin Ta'la, atas wewenang Abu Ayyub al-Ansari: Rasulullah SAW, “melarang kesabaran hewan.” kata Abu Ayoub: Kalau itu ayam, saya tidak akan sabar menghadapinya.
31
Sunan Ad-Darimi # 6/1919
حَدَّثَنَا عَفَّانُ ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ ، أَخْبَرَنَا قَتَادَةُ ، عَنْ عِكْرِمَةَ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" نَهَى عَنْ الْمُجَثَّمَةِ ".
فَقَالَ أَبُو مُحَمَّد : الْمُجَثَّمَةُ : الْمَصْبُورَةُ
فَقَالَ أَبُو مُحَمَّد : الْمُجَثَّمَةُ : الْمَصْبُورَةُ
Affan memberitahu kami, Hammad memberitahu kami, Qatada memberitahu kami, atas otoritas Ikrimah, atas otoritas Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, melarang “Tentang mayat.”
Abu Muhammad berkata: Al-Mujathama: Al-Masbourah.
32
Sunan Ad-Darimi # 6/1920
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَعِيدٍ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحِيمِ هُوَ ابْنُ سُلَيْمَانَ ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ، أَنَّ قَوْمًا قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّ قَوْمًا يَأْتُونَا بِاللَّحْمِ لَا نَدْرِي أَذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ أَمْ لَا؟ فَقَالَ :" سَمُّوا أَنْتُمْ وَكُلُوا "وَكَانُوا حَدِيثَ عَهْدٍ بِجَاهِلِيَّةٍ
Muhammad bin Saeed menceritakan kepada kami, Abd al-Rahim menceritakan kepada kami, dia adalah putra Sulaiman, atas otoritas Hisyam bin Urwa, atas otoritas ayahnya, atas otoritas ayahnya, atas otoritas Aisha, ibu orang-orang yang beriman, sebagian orang berkata: Ya Rasulullah, ada orang yang membawakan kami daging dan kami tidak tahu harus menyebut nama Tuhan di atasnya atau tidak? Dia berkata: “Sebutkan nama dirimu.” Dan mereka makan, dan mereka baru saja memasuki zaman jahiliah.
33
Sunan Ad-Darimi # 6/1921
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عَبَايَةَ بْنِ رِفَاعَةَ ابْنِ رَافِعٍ ، عَنْ جَدِّهِ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ : أَنَّ بَعِيرًا نَدَّ وَلَيْسَ فِي الْقَوْمِ إِلَّا خَيْلٌ يَسِيرَةٌ، فَرَمَاهُ رَجُلٌ بِسَهْمٍ، فَحَبَسَهُ، فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " إِنَّلِهَذِهِ الْبَهَائِمِ أَوَابِدَ كَأَوَابِدِ الْوَحْشِ، فَمَا غَلَبَكُمْ مِنْهَا، فَاصْنَعُوا بِهِ هَكَذَا "
Muhammad bin Yusuf memberitahukan kepada kami, atas wewenang Sufyan, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Abaya bin Rifa’ah bin Rafi’, atas wewenang kakeknya Rafi’ bin Khadij: Seekor unta dipanggil, dan hanya ada sedikit kuda di antara manusia. Seorang pria menembaknya dengan anak panah dan menangkapnya. Kemudian Rasulullah SAW bersabda kepadanya: “Itulah sebabnya.” Hewan sama liarnya dengan binatang buas, jadi apa pun yang membuatmu kewalahan, lakukan hal yang sama terhadap mereka.”
34
Sunan Ad-Darimi # 6/1922
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيل أَبُو مَعْمَرٍ بْنُ إِبْرَاهِيمَ ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ، عَنْ عَمْرٍو هُوَ ابْنُ دِينَارٍ ، عَنْ صُهَيْبٍ مَوْلَى ابْنِ عَامِرٍ، قَالَ : سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرٍو ، يَقُولُ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَنْ قَتَلَ عُصْفُورًا بِغَيْرِ حَقِّهِ، سَأَلَهُ اللَّهُ عَنْهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ".
قِيلَ : وَمَا حَقُّهُ؟ قَالَ : " أَنْ تَذْبَحَهُ فَتَأْكُلَهُ "
قِيلَ : وَمَا حَقُّهُ؟ قَالَ : " أَنْ تَذْبَحَهُ فَتَأْكُلَهُ "
Ismail Abu Muammar bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Amr, yaitu Ibnu Dinar, atas wewenang Suhayb, klien Ibnu Amir, yang berkata: Saya mendengar Abdullah bin Amr berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Barangsiapa yang membunuh seekor burung secara tidak adil, maka Allah akan menanyakannya pada hari kiamat. Kebangkitan." Dikatakan: Apa haknya? Dia berkata: “Bahwa kamu menyembelihnya dan memakannya.”
35
Sunan Ad-Darimi # 6/1923
أَخْبَرَنَا إِسْحَاق بْنُ إِبْرَاهِيمَ ، حَدَّثَنَا عَتَّابُ بْنُ بَشِيرٍ ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي زِيَادٍ ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ ، عَنْ جَابِرٍ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" ذَكَاةُ الْجَنِينِ ذَكَاةُ أُمِّهِ ".
قِيلَ لِأَبِي مُحَمَّدٍ : يُؤْكَلُ؟ قَالَ : نَعَمْ
قِيلَ لِأَبِي مُحَمَّدٍ : يُؤْكَلُ؟ قَالَ : نَعَمْ
Ishaq bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Attab bin Bashir menceritakan kepada kami, atas wewenang Ubayd Allah bin Abi Ziyad, atas wewenang Abu al-Zubayr, atas wewenang Jabir, atas wewenang Nabi SAW, beliau bersabda: “Penyembelihan janin adalah penyembelihan ibunya.”
Ditanyakan kepada Abu Muhammad: Bolehkah dimakan? Dia berkata: Ya
36
Sunan Ad-Darimi # 6/1924
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ ابْنِ شِهَابٍ ، عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ ، عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ ، قَالَ : " نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْأَكْلِ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ "
Khaled bin Mukhlid menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Abu Idris Al-Khawlani, atas wewenang Abu Thalabah Al-Khushani, Beliau bersabda: “Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, melarang memakan binatang buas apa pun yang bertaring.”
37
Sunan Ad-Darimi # 6/1925
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ ، حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ ابْنُ عَمِّ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ ، عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ ، قَالَ : " نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْالْخَطْفَةِ، وَالْمُجَثَّمَةِ، وَالنُّهْبَةِ، وَعَنْ أَكْلِ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ "
Abdullah bin Maslamah menceritakan kepada kami, Abu Uwais bin Maalik bin Anas menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Abu Idris Al-Khawlani, Atas wewenang Abu Tha’labah Al-Khushani, beliau bersabda: “Rasulullah SAW melarang penculikan, mutilasi, penjarahan, dan makan. "yang mempunyai taring binatang buas"
38
Sunan Ad-Darimi # 6/1926
أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ ، عَنْ أَبِي بِشْرٍ ، عَنْ مَيْمُونِ بْنِ مِهْرَانَ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ : " نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْأَكْلِ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ، وَكُلِّ ذِي مِخْلَبٍ مِنْ الطَّيْرِ "
Yahya bin Hammad menceritakan kepada kami, Abu Awanah menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Bishr, atas wewenang Maymun bin Mihran, atas wewenang Ibnu Abbas, beliau bersabda: “Dia melarang Rasulullah SAW, melarang memakan setiap hewan bertaring dan setiap burung yang bercakar.”
39
Sunan Ad-Darimi # 6/1927
أَخْبَرَنَا يَعْمَرُ بْنُ بِشْرٍ ، عَنْ ابْنِ الْمُبَارَكِ ، عَنْ سَعِيدٍ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ ، عَنْ أَبِيهِ ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" نَهَى عَنْ جُلُودِ السِّبَاعِ أَنْ تُفْتَرَشَ ".
أَخْبَرَنَا مُسَدَّدٌ ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ ، عَنْ سَعِيدٍ عن قَتَادَةَ ، عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، نَحْوَهُ
أَخْبَرَنَا مُسَدَّدٌ ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ ، عَنْ سَعِيدٍ عن قَتَادَةَ ، عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، نَحْوَهُ
Umar ibn Bishr memberitahukan kepada kami, atas wewenang Ibnu al-Mubarak, atas wewenang Sa`id, atas wewenang Qatada, atas wewenang Abu al-Malih, atas wewenang ayahnya, bahwa Rasulullah, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, “Dia melarang kulit singa liar disebar.” Musaddad menceritakan kepada kami, Yahya bin Saeed menceritakan kepada kami, atas otoritas Saeed, atas otoritas Qatada, atas otoritas Abu Al-Malih. Atas wewenang bapaknya, atas wewenang Nabi SAW, semoga Allah SWT memberinya shalawat dan shalawat, dan sejenisnya.
40
Sunan Ad-Darimi # 6/1928
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ وَعْلَةَ ، قَالَ : سَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ عَنْ الْأَسْقِيَةِ، فَقَالَ : مَا أَدْرِي مَا أَقُولُ لَكَ، غَيْرَ أَنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ :" أَيُّمَا إِهَابٍ دُبِغَ فَقَدْ طَهُرَ "
Muhammad ibn Yusuf memberitahu kami, atas wewenang Sufyan, atas wewenang Zayd ibn Aslam, atas wewenang Abd al-Rahman ibn Wa'ala, dia berkata: Saya bertanya kepada Ibnu Abbas tentang Dia berkata: Saya tidak tahu apa yang harus saya katakan kepada Anda, kecuali bahwa saya mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, mengatakan: “Setiap kulit yang disamak telah disucikan.”
41
Sunan Ad-Darimi # 6/1929
حَدَّثَنَا يَعْلَى ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاق ، عَنْ الْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ وَعْلَةَ ، قَالَ : سَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ عَنْ جُلُودِ الْمَيْتَةِ، فَقَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" دِبَاغُهَا طَهُورُهَا ".
قِيلَ لِأَبِي مُحَمَّدٍ عَبْدِ اللَّهِ : تَقُولُ بِهَذَا؟ قَالَ : نَعَمْ، إِذَا كَانَ يُؤْكَلُ لَحْمُهُ
قِيلَ لِأَبِي مُحَمَّدٍ عَبْدِ اللَّهِ : تَقُولُ بِهَذَا؟ قَالَ : نَعَمْ، إِذَا كَانَ يُؤْكَلُ لَحْمُهُ
Ya’la menceritakan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin Ishaq, atas wewenang Al-Qaqa’ bin Hakim, atas wewenang Abd al-Rahman bin Wa’ala, dia berkata: Saya bertanya kepada Ibnu Abbas tentang Kulit binatang yang mati, dan dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Menyamaknya berarti mensucikan mereka.” Dikatakan kepada Abu Muhammad Abdullah: Apakah kamu mengatakan hal ini? Dia berkata: Ya, jika dagingnya dimakan
42
Sunan Ad-Darimi # 6/1930
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ قُسَيْطٍ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ ثَوْبَانَ ، عَنْ أُمِّهِ ، عَنْ عَائِشَةَ ، قَالَتْ : " أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْيُسْتَمْتَعَ بِجُلُودِ الْمَيْتَةِ إِذَا دُبِغَتْ "
Khalid bin Mukhlid menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas otoritas Yazid bin Qusayt, atas otoritas Muhammad bin Abdul Rahman bin Thawban, atas otoritas ibunya, Atas otoritas Aisha, dia berkata: “Rasulullah SAW memerintahkan agar kulit mayat dinikmati saat disamak.”
43
Sunan Ad-Darimi # 6/1931
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ : مَاتَتْ شَاةٌ لِمَيْمُونَةَ ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" لَوْ اسْتَمْتَعْتُمْ بِإِهَابِهَا؟ " قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّهَا مَيْتَةٌ، قَالَ : " إِنَّمَا حُرِّمَ أَكْلُهَا ".
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُصَفَّى ، حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ ، عَنْ الزُّبَيْدِيِّ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، نَحْوَ هَذَا الْحَدِيثِ.
قِيلَ لِأَبِي مُحَمَّدٍ : مَا تَقُولُ فِي الثَّعَالِبِ إِذَا دُبِغَتْ؟ قَالَ : أَكْرَهُهَا
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُصَفَّى ، حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ ، عَنْ الزُّبَيْدِيِّ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، نَحْوَ هَذَا الْحَدِيثِ.
قِيلَ لِأَبِي مُحَمَّدٍ : مَا تَقُولُ فِي الثَّعَالِبِ إِذَا دُبِغَتْ؟ قَالَ : أَكْرَهُهَا
Yahya bin Hassan menceritakan kepada kami, Sufyan bin Uyaynah menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Ubayd Allah bin Abdullah, atas wewenang Ibnu Abbas, dia berkata: Seekor domba yang bertuah mati, dan Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Jika kamu senang merawatnya?” Mereka berkata: Wahai Rasulullah, itu benar Seekor binatang mati. Beliau bersabda, “Dilarang memakannya.” Muhammad ibn al-Musaffa menceritakan kepada kita, Baqiyya menceritakan kepada kita, atas otoritas al-Zubaidi, atas otoritas al-Zuhri, atas otoritas Ubayd Allah, atas otoritas Ibnu Abbas, atas otoritas Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Alhamdulillah, serupa dengan hadits ini. Dikatakan kepada Abu Muhammad: Apa yang kamu katakan tentang rubah ketika Kecokelatan? Dia berkata: Aku benci itu
44
Sunan Ad-Darimi # 6/1932
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ الْحَسَنِ ، وَعَبْدِ اللَّهِ ابْنَيْ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَبِيهِمَا ، عَنْ عَلِيٍّ، أَنَّ عَلِيًّا قَالَ لِابْنِ عَبَّاسٍ : " نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْمُتْعَةِ النِّسَاءِ يَوْمَ خَيْبَرَ، وَعَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الْإِنْسِيَّةِ "
Ahmad bin Abdullah menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas otoritas Al-Zuhri, atas otoritas Al-Hasan, dan Abdullah bin Muhammad, atas otoritas ayah mereka, atas otoritas Ali, Bahwa Ali berkata kepada Ibnu Abbas: “Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, melarang hubungan seksual wanita pada hari Khaybar, dan daging keledai.” "medial"
45
Sunan Ad-Darimi # 6/1933
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ هِشَامٍ ، عَنْ ابْنِ سِيرِينَ ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، قَالَ : قَامَ رَجُلٌ يَوْمَ خَيْبَرَ، فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، أُكِلَتْ الْحُمُرُ أَوْ أُفْنِيَتِ الْحُمُرُ، ثُمَّ قَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، أُفْنِيَتِ الْحُمُرُ أَوْ أُكِلَتْ الْحُمُرُ، " فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا فَنَادَى إِنَّاللَّهَ وَرَسُولَهُ يَنْهَيَانِكُمْ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ، فَإِنَّهَا رِجْسٌ "
Muhammad ibn Yusuf memberitahukan kami, berdasarkan otoritas Sufyan, berdasarkan otoritas Hisyam, berdasarkan otoritas Ibnu Sirin, berdasarkan otoritas Anas ibn Malik, yang berkata: Seseorang bangkit pada hari Khaybar dan berkata: “Ya Rasulullah, apakah kamu telah memakan keledai atau telah memakan keledai?” Lalu beliau bertanya: “Wahai Rasulullah, apakah kamu memakan keledai atau memakan keledai?” Maka Rasulullah memerintahkan. Seseorang, semoga Allah SWT dan saw, berseru, “Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya melarang kamu makan daging keledai, karena itu adalah kekejian.”
46
Sunan Ad-Darimi # 6/1934
حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ ، عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ ، عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ ، قَالَتْ :" أَكَلْنَا لَحْمَ فَرَسٍ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْمَدِينَةِ "
Ja`far bin Aoun menceritakan kepada kami, atas wewenang Hisham bin Urwa, atas wewenang Fathimah binti al-Mundhir, atas wewenang Asma' binti Abu Bakar, dia berkata: “Kami makan daging kuda pada masa pemerintahan Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, di Madinah.”
47
Sunan Ad-Darimi # 6/1935
أَخْبَرَنَا أَبُو النُّعْمَانِ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ، قَالَ : " نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ خَيْبَرَ عَنْلُحُومِ الْحُمُرِ الْأَهْلِيَّةِ، وَأَذِنَ فِي لُحُومِ الْخَيْلِ "
Abu Al-Numan menceritakan kepada kami, Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami, atas wewenang Amr bin Dinar, atas wewenang Muhammad bin Ali, atas wewenang Jabir bin Abdullah, beliau bersabda: “Pada hari Khaybar, Rasulullah SAW, mengharamkan daging keledai peliharaan, dan menghalalkan daging kuda.
48
Sunan Ad-Darimi # 6/1936
أَخْبَرَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ ، حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ ، حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ ، وَأَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :" لَا يَنْتَهِبُ نُهْبَةً ذَاتَ شَرَفٍ يَرْفَعُ الْمُؤْمِنُونَ فِيهَا أَبْصَارَهُمْ وَهُوَ حِينَ يَنْتَهِبُهَا مُؤْمِنٌ "
Abu Al-Mughirah menceritakan kepada kami, Al-Awza’i menceritakan kepada kami, Al-Zuhri menceritakan kepadaku, atas wewenang Sa’id bin Al-Musayyab, dan Abu Salamah bin Abdul Rahman, atas wewenang Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada penjarahan kehormatan yang membuat orang-orang beriman menengadahkan pandangan mereka, tidak boleh dijarah.” Dan ketika seorang mukmin mengambilnya,
49
Sunan Ad-Darimi # 6/1937
حَدَّثَنَا إِسْحَاق بْنُ إِبْرَاهِيمَ ، حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرِ بْنِ حَازِمٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ يَعْلَى بْنِ حَكِيمٍ ، عَنْ أَبِي لَبِيدٍ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَمُرَةَ ، قَالَ : "نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ النُّهْبَةِ ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : هَذَا فِي الْغَزْوِ إِذَا غَنِمُوا قَبْلَ أَنْ يُقْسَمَ
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : هَذَا فِي الْغَزْوِ إِذَا غَنِمُوا قَبْلَ أَنْ يُقْسَمَ
Ishaq bin Ibrahim meriwayatkan kepada kami, Wahb bin Jarir bin Hazim meriwayatkan kepada kami, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Ya’la bin Hakim, atas wewenang Abu Labid, atas wewenang Abd al-Rahman bin Samurah berkata: “Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, melarang penjarahan.” Abu Muhammad berkata: Inilah peperangan jika mereka mengambil rampasan sebelum mereka Itu terbagi
50
Sunan Ad-Darimi # 6/1938
حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ ، عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ ، عَنْ حَسَّانَ بْنِ عَطِيَّةَ ، عَنْ أَبِي وَاقِدٍ ، قَالَ : قُلْنَا : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّا بِأَرْضٍ تَكُونُ بِهَا الْمَخْمَصَةُ، فَمَا يَحِلُّ لَنَا مِنْ الْمَيْتَةِ؟ قَالَ :" إِذَا لَمْ تَصْطَبِحُوا، وَلَمْ تَغْتَبِقُوا، وَلَمْ تَخْتَفِئُوا بَقْلًا فَشَأْنُكُمْ بِهَا ".
قَالَ : النَّاسُ يَقُولُونَ بِالْحَاءِ، وَهَذَا قَالَ بِالْخَاءِ
قَالَ : النَّاسُ يَقُولُونَ بِالْحَاءِ، وَهَذَا قَالَ بِالْخَاءِ
Abu Asim menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Awza’i, atas wewenang Hassan bin Atiya, atas wewenang Abu Waqid, dia berkata: Kami berkata: Ya Rasulullah, kami berada di negeri yang di dalamnya terdapat daging panggang, lalu apa yang dibolehkan bagi kami dari daging mati? Beliau bersabda: “Jika kamu tidak bangun di pagi hari, dan kamu tidak menjadi buta, dan kamu tidak menyembunyikan beberapa hal, maka terserah padamu untuk melakukannya.” Dia berkata: Orang bilang dengan huruf “ha”, dan yang ini bilang dengan huruf “kha”.