59 Hadis
01
Sunan Ad-Darimi # 3/1579
حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ ، عَنْ زَكَرِيَّا بْنِ إِسْحَاق ، عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَيْفِيٍّ ، عَنْ أَبِي مَعْبَدٍ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ : أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا بَعَثَ مُعَاذًا إِلَى الْيَمَنِ ، فَقَالَ : " إِنَّكَتَأْتِي قَوْمًا أَهْلَ كِتَابٍ ، فَادْعُهُمْ إِلَى أَنْ يَشْهَدُوا أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، فَإِنْ أَطَاعُوا لَكَ فِي ذَلِكَ، فَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ اللَّهَ فَرَضَ عَلَيْهِمْ خَمْسَ صَلَوَاتٍ فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ، فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوا لَكَ فِي ذَلِكَ، فَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ اللَّهَ فَرَضَ عَلَيْهِمْ صَدَقَةً فِي أَمْوَالِهِمْ، تُؤْخَذُ مِنْ أَغْنِيَائِهِمْ وَتُرَدُّ عَلَى فُقَرَائِهِمْ، فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوا لَكَ فِي ذَلِكَ، فَإِيَّاكَ وَكَرَائِمَ أَمْوَالِهِمْ، وَإِيَّاكَ وَدَعْوَةَ الْمَظْلُومِ، فَإِنَّهُ لَيْسَ لَهَا مِنْ دُونِ اللَّهِ حِجَابٌ "
Abu Asim menceritakan kepada kami, atas wewenang Zakaria bin Ishaq, atas wewenang Yahya bin Abdullah bin Saifi, atas wewenang Abu Ma’bad, atas wewenang Ibnu Abbas: Ketika Nabi Muhammad SAW mengutus Mu’adz ke Yaman, beliau bersabda: “Jika kamu sendirian bersama kaum Ahli Kitab, ajaklah mereka untuk bersaksi bahwa tidak ada Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah, maka jika mereka menaatimu dalam hal itu, beritahukan kepada mereka bahwa Allah memerintahkan kepada mereka shalat lima waktu setiap hari. Dan pada suatu malam, jika mereka menaatimu dalam hal itu, maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka zakat dari harta mereka, yang diambil dari kekayaan mereka. Dan kamu menanggapi orang-orang miskin mereka, dan jika mereka menaatimu dalam hal itu, maka waspadalah terhadap kekayaan mereka yang melimpah, dan waspadalah terhadap doa orang-orang yang tertindas, karena itu bukan miliknya. “Di samping Allah ada selubung.”
02
Sunan Ad-Darimi # 3/1580
أَخْبَرَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يُحَدِّثُ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَنَّهُ قَالَ :" لَيْسَ الْمِسْكِينُ الَّذِي تَرُدُّهُ اللُّقْمَةُ وَاللُّقْمَتَانِ، وَالْكِسْرَةُ وَالْكِسْرَتَانِ، وَالتَّمْرَةُ وَالتَّمْرَتَانِ، وَلَكِنْ الْمِسْكِينُ الَّذِي لَيْسَ لَهُ غِنًى يُغْنِيهِ، يَسْتَحْيِي أَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ إِلْحَافًا، أَوْ لَا يَسْأَلُ النَّاسَ إِلْحَافًا "
Hashim bin Al-Qasim memberitahu kami, Shu'bah memberitahu kami, atas otoritas Muhammad bin Ziyad, dia berkata: Saya mendengar Abu Hurairah berbicara, atas otoritas Nabi, semoga doa dan damai Allah besertanya. Dan salam sejahtera baginya, karena beliau bersabda: “Orang miskin bukanlah orang yang tidak diberi satu suap dan dua suap, satu kasra dan dua suap, dan satu kurma. Dan dua buah kurma itu, tetapi orang miskin yang tidak mempunyai harta cukup merasa malu untuk meminta sesuatu yang mendesak kepada manusia, atau dia tidak meminta kepada manusia apa yang dibutuhkan.”
03
Sunan Ad-Darimi # 3/1581
أَخْبَرَنَا يَعْلَى بْنُ عُبَيْدٍ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ ، عَنْ جَابِرٍ ، قَالَ : قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَا مِنْ صَاحِبِ إِبِلٍ وَلَا بَقَرٍ وَلَا غَنَمٍ لَا يُؤَدِّي حَقَّهَا، إِلَّا أُقْعِدَ لَهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقَاعٍ قَرْقَرٍ تَطَؤُهُ ذَاتُ الظِّلْفِ بِظِلْفِهَا، وَتَنْطَحُهُ ذَاتُ الْقَرْنِ بِقَرْنِهَا، لَيْسَ فِيهَا يَوْمَئِذٍ جَمَّاءُ وَلَا مَكْسُورَةُ الْقَرْنِ ".
قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَمَا حَقُّهَا؟ قَالَ : " إِطْرَاقُ فَحْلِهَا، وَإِعَارَةُ دَلْوِهَا، وَمِنْحَتُهَا، وَحَلَبُهَا عَلَى الْمَاءِ، وَحَمْلٌ عَلَيْهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ "
Ya’la bin Ubaid menceritakan kepada kami, Abdul Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu al-Zubayr, atas wewenang Jabir, dia berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Tidak ada Pemilik unta, sapi, atau domba yang tidak akan membayar iurannya, kecuali dia akan duduk untuk mereka pada hari kiamat di tempat kosong yang dapat diinjak oleh seorang wanita berkuku. Dan wanita bertanduk itu akan menanduknya dengan tanduknya. Pada hari itu tidak ada batu atau tanduk yang patah di antara dia. Mereka bertanya: Wahai Rasulullah, dan apa haknya? Beliau bersabda: Memberinya seekor kuda jantan, meminjamkan embernya, memberinya hadiah, memerah susunya sampai ke air, dan membawakan beban untuknya di jalan Allah.”
04
Sunan Ad-Darimi # 3/1582
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْحَكَمِ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ ، أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ ، قَالَ : أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ ، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ ، يَقُولُ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ :" مَا مِنْ صَاحِبِ إِبِلٍ لَا يَفْعَلُ فِيهَا حَقَّهَا، إِلَّا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُ مَا كَانَتْ قَطُّ، وَأُقْعِدَ لَهَا بِقَاعٍ قَرْقَرٍ تَسْتَنُّ عَلَيْهِ بِقَوَائِمِهَا وَأَخْفَافِهَا، وَلَا صَاحِبِ بَقَرٍ لَا يَفْعَلُ فِيهَا حَقَّهَا، إِلَّا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُ مَا كَانَتْ، وَأُقْعِدَ لَهَا بِقَاعٍ قَرْقَرٍ، تَنْطَحُهُ بِقُرُونِهَا وَتَطَؤُهُ بِقَوَائِمِهَا، وَلَا صَاحِبِ غَنَمٍ لَا يَفْعَلُ فِيهَا حَقَّهَا، إِلَّا جَاءَتْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُ مَا كَانَتْ، وَأُقْعِدَ لَهَا بِقَاعٍ قَرْقَرٍ، تَنْطَحُهُ بِقُرُونِهَا وَتَطَؤُهُ بِأَظْلَافِهَا، لَيْسَ فِيهَا جَمَّاءُ وَلَا مَكْسُورٍ قَرْنُهَا، وَلَا صَاحِبِ كَنْزٍ لَا يَفْعَلُ فِيهِ حَقَّهُ، إِلَّا جَاءَ كَنْزُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ شُجَاعًا أَقْرَعَ يَتْبَعُهُ فَاتِحًا فَاهُ، فَإِذَا أَتَاهُ، فَرَّ مِنْهُ، فَيُنَادِيهِ : خُذْ كَنْزَكَ الَّذِي خَبَّأْتَهُ.
قَالَ : فَأَنَا عَنْهُ غَنِيٌّ، فَإِذَا رَأَى أَنَّهُ لَابُدَّ مِنْهُ، سَلَكَ يَدَهُ فِي فَمِهِ فَيَقْضِمُهَا قَضْمَ الْفَحْلِ ".
قَالَ أَبُو الزُّبَيْرِ : سَمِعْتُ عُبَيْدَ بْنَ عُمَيْرٍ، يَقُولُ هَذَا الْقَوْلَ، ثُمَّ سَأَلْنَا جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، فَقَالَ مِثْلَ قَوْلِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ
Bishr ibn al-Hakam memberitahu kami, Abd al-Razzaq memberitahu kami, Ibnu Jurayj memberitahu kami, dia berkata: Abu al-Zubayr memberitahuku bahwa dia mendengar Jabir ibn Abd Tuhan, berkata: Aku mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakan: “Tidak ada pemilik unta yang tidak melakukan apa yang menjadi haknya, kecuali hari itu akan tiba.” Hari Kiamat akan lebih dahsyat dari sebelumnya, dan Dia akan menyediakan baginya suatu tempat yang sunyi, di mana ia akan bersandar dengan kaki dan sandalnya, dan tidak akan ada pemilik ternak yang tidak melakukan hal ini. Itu haknya, kecuali pada hari kiamat dia akan lebih sengsara dari sebelumnya, dan laki-laki itu akan didudukkan untuknya di negeri yang bergemuruh, di mana dia akan menanduknya dengan tanduknya dan menginjak-injaknya dengan kakinya. Dan tidak ada teman Seekor domba yang tidak dicabut haknya, akan datang pada hari kiamat sebanyak banyaknya, dan ditempatkan di tempat yang bergemuruh, diinjak-injak dengan tanduknya. Dan dia menginjak-injaknya dengan kuku kakinya, dan tidak ada satu pun di antara dia yang patah, tidak ada yang patah tanduknya, dan tidak ada pemilik harta yang tidak mengerjakan haknya, kecuali hartanya akan datang pada hari kiamat dengan gagah berani. Dia mengetuk dan mengikutinya, membuka mulutnya. Ketika dia datang kepadanya, dia akan lari darinya dan berseru kepadanya: Ambillah hartamu yang telah kamu sembunyikan. Dia berkata: Saya cukup untuk itu. Jadi, ketika dia melihat bahwa hal itu tidak bisa dihindari, dia menutup mulutnya dengan tangannya dan menggerogotinya seperti kuda jantan menggerogoti. Abu al-Zubayr berkata: Aku mendengar Ubaid bin Umair mengatakan hal ini Kami bertanya kepada Jabir bin Abdullah, dan dia menjawab sama seperti yang dikatakan Ubaid bin Umair.
05
Sunan Ad-Darimi # 3/1583
قَالَ : وَقَالَ أَبُو الزُّبَيْرِ : سَمِعْتُ عُبَيْدَ بْنَ عُمَيْرٍ يَقُولُ : قَالَ رَجُلٌ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا حَقُّ الْإِبِلِ؟ قَالَ :" حَلَبُهَا عَلَى الْمَاءِ، وَإِعَارَةُ دَلْوِهَا، وَإِعَارَةُ فَحْلِهَا، وَمَنْحَتُهَا، وَحَمْلٌ عَلَيْهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ "أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ الرَّبِيعِ ، حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ ، عَنْ الْأَعْمَشِ ، عَنْ الْمَعْرُورِ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، ، بِبَعْضِ هَذَا الْحَدِيثِ
Beliau berkata: Abu Zubair berkata: Aku mendengar Ubaid bin Umair berkata: Seorang laki-laki berkata: Wahai Rasulullah, apa hak unta? Beliau bersabda: “Dia memerah susunya untuk mendapatkan air, dan meminjamkan embernya, dan meminjamkan kuda jantannya, dan memberinya beban, dan membawakan beban untuknya di jalan Allah.” Al-Hasan bin Al-Hasan menceritakan kepada kami. Al-Rabi', kata Abu Al-Ahwas kepada kami Atas wewenang Al-A'mash, atas wewenang Al-Ma'rur bin Suwayd, atas wewenang Abu Dzar, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, beserta beberapa hadits ini.
06
Sunan Ad-Darimi # 3/1584
أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْمُبَارَكِ ، حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ الْعَوَّامِ ، وَإِبْرَاهِيمُ بْنُ صَدَقَةَ ، عَنْ سُفْيَانَ بْنِ حُسَيْنٍ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ سَالِمٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" كَتَبَ الصَّدَقَةَ، فَكَانَ فِي الْغَنَمِ فِي كُلِّ أَرْبَعِينَ سَائِمَةً شَاةٌ إِلَى عِشْرِينَ وَمِئَةٍ، فَإِذَا زَادَتْ، فَفِيهَا شَاتَانِ إِلَى مِائَتَيْنِ، فَإِذَا زَادَتْ، فَفِيهَا ثَلَاثُ شِيَاهٍ إِلَى ثَلَاثِ مِئَةٍ، فَإِذَا زَادَتْ شَاةً، لَمْ يَجِبْ فِيهَا إِلَّا ثَلَاثُ شِيَاهٍ حَتَّى تَبْلُغَ أَرْبَعَ مِئَةٍ، فَإِذَا بَلَغَتْ أَرْبَعَ مِئَةِ شَاةٍ، فَفِي كُلِّ مِئَةٍ شَاةٌ، وَلَا تُؤْخَذُ فِي الصَّدَقَةِ هَرِمَةٌ، وَلَا ذَاتُ عَوَارٍ، وَلَا ذَاتُ عَيْبٍ "
Al-Hakam bin Al-Mubarak menceritakan kepada kami, Abbad bin Al-Awwam dan Ibrahim bin Sadaqa menceritakan kepada kami, atas wewenang Sufyan bin Hussein, atas wewenang Al-Zuhri, Atas wewenang Salim, atas wewenang Ibnu Umar, bahwa Nabi, semoga doa dan salam Allah besertanya, “menetapkan sedekah, dan untuk setiap empat puluh ekor domba diberikan kepada domba-domba tersebut. Dua puluh seratus. Jika melebihi, maka termasuk dua ekor domba sampai dua ratus ekor. Jika melebihi, maka termasuk tiga ekor domba sampai tiga ratus ekor. Jika melebihi, satu ekor domba. Hanya tiga ekor domba yang wajib di dalamnya hingga mencapai empat ratus ekor. Jika mencapai empat ratus ekor domba, maka diberikan satu ekor domba untuk setiap seratus ekor, dan tidak diambil zakatnya. “tua, tidak cacat, tidak cacat.”
07
Sunan Ad-Darimi # 3/1585
أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ دَاوُدَ الْخَوْلَانِيِّ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ جَدِّهِ ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَتَبَ إِلَى أَهْلِ الْيَمَنِ مَعَ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ :" بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، مِنْ مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ إِلَى شُرَحْبِيلَ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ، وَالْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ، وَنُعَيْمِ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ، فِي أَرْبَعِينَ شَاةً شَاةٌ إِلَى أَنْ تَبْلُغَ عِشْرِينَ وَمِئَةٍ، فَإِذَا زَادَتْ عَلَى عِشْرِينَ وَمِئَةٍ وَاحِدَةً، فَفِيهَا شَاتَانِ إِلَى أَنْ تَبْلُغَ مِائَتَيْنِ، فَإِذَا زَادَتْ وَاحِدَةً فَفِيهَا ثَلَاثَةٌ إِلَى أَنْ تَبْلُغَ ثَلَاثَ مِئَةٍ، فَمَا زَادَ، فَفِي كُلِّ مِئَةِ شَاةٍ شَاةٌ ".
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْحَكَمِ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ ، أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ جَدِّهِ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَتَبَ لَهُمْ كِتَابًا، فَذَكَرَ نَحْوَهُ
Al-Hakam bin Musa menceritakan kepada kami, Yahya bin Hamzah menceritakan kepada kami, atas wewenang Suleiman bin Dawud Al-Khawlani, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Abu Bakr bin Muhammad bin Amr bin Hazm, atas wewenang ayahnya, atas wewenang kakeknya, bahwa Rasulullah SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, menulis kepada rakyat Yaman dengan Amr bin Tegas :" Bismillah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dari Muhammad Rasulullah sampai Sharhabeel bin Abd Kulal, Al-Harits bin Abd Kulal, dan Nu'aym bin Abd Kulal, dalam Empat puluh ekor domba adalah satu ekor domba hingga mencapai umur seratus dua puluh. Jika melebihi seratus dua puluh, maka itu adalah dua ekor domba hingga mencapai umur seratus dua puluh. Dua ratus, dan jika ditambah satu, maka tiga di dalamnya hingga mencapai tiga ratus, dan lebih dari itu, maka dalam setiap seratus domba ada seekor domba.” Bishr bin Al-Hikam, Abdul Razzaq menceritakan kepada kami, Muammar menceritakan kepada kami, atas wewenang Abdullah bin Abi Bakar bin Muhammad bin Amr bin Hazm, atas wewenang ayahnya, Dari kakeknya, Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, menulis surat untuk mereka dan menyebutkan hal serupa.
08
Sunan Ad-Darimi # 3/1586
حَدَّثَنَا يَعْلَى بْنُ عُبَيْدٍ ، حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ ، عَنْ شَقِيقٍ ، عَنْ مَسْرُوقٍ ، وَالْأَعْمَشُ ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ ، قَالَا : قَالَ مُعَاذٌ : " بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْيَمَنِفَأَمَرَنِي أَنْ آخُذَ مِنْ كُلِّ أَرْبَعِينَ بَقَرَةً، مُسِنَّةً، وَمِنْ كُلِّ ثَلَاثِينَ تَبِيعًا أَوْ تَبِيعَةً "
Ya’la bin Ubaid meriwayatkan kepada kami, Al-A’mash meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Shaqiq, atas wewenang Masruq, dan Al-A’mash, atas wewenang Ibrahim, mereka berkata: Muadh berkata: “Dia mengutus aku Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, pergi ke Yaman dan memerintahkan aku untuk mengambil dari setiap empat puluh sapi tua, dan dari setiap tiga puluh sapi muda atau tua. "sebagai pembalasan"
09
Sunan Ad-Darimi # 3/1587
أَخْبَرَنَا عَاصِمُ بْنُ يُوسُف ، حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ ، عَنْ عَاصِمٍ ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ ، عَنْ مَسْرُوقٍ ، عَنْ مُعَاذٍ ، قَالَ : " بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْيَمَنِ ،فَأَمَرَنِي أَنْ آخُذَ مِنْ الْبَقَرِ مِنْ ثَلَاثِينَ تَبِيعًا حَوْلِيًّا، وَمِنْ أَرْبَعِينَ بَقَرَةً مُسِنَّةً ".
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَيَّاشٍ ، بِنَحْوِهِ
Asim bin Yusuf menceritakan kepada kami, Abu Bakar bin Ayyash menceritakan kepada kami, atas wewenang Asim, atas wewenang Abu Wael, atas wewenang Masruq, atas wewenang Muadh, dia berkata: “Dia mengutusku Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, pergi ke Yaman, dan dia memerintahkanku untuk mengambil dari tiga puluh sapi berumur setahun yang baik dan empat puluh sapi tua. Ahmad bin Yunus meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abu Bakar bin Ayyash, hal serupa.
10
Sunan Ad-Darimi # 3/1588
أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْمُبَارَكِ ، حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ الْعَوَّامِ ، وَإِبْرَاهِيمُ بْنُ صَدَقَةَ ، عَنْ سُفْيَانَ بْنِ حُسَيْنٍ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ سَالِمٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَتَبَ الصَّدَقَةَ، فَلَمْ تُخْرَجْ إِلَى عُمَّالِهِ حَتَّى قُبِضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَلَمَّا قُبِضَ أَخَذَهَا أَبُو بَكْرٍ، فَعَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ، فَلَمَّا قُبِضَ أَبُو بَكْرٍ، أَخَذَهَا عُمَرُ فَعَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِمَا، وَلَقَدْ قُتِلَ عُمَرُ وَإِنَّهَا لَمَقْرُونَةٌ بِسَيْفِهِ أَوْ بِوَصِيَّتِهِ، وَكَانَ فِي" صَدَقَةِ الْإِبِلِ : فِي كُلِّ خَمْسٍ شَاةٌ إِلَى خَمْسٍ وَعِشْرِينَ، فَإِذَا بَلَغَتْ خَمْسًا وَعِشْرِينَ، فَفِيهَا بِنْتُ مَخَاضٍ إِلَى خَمْسٍ وَثَلَاثِينَ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ بِنْتُ مَخَاضٍ، فَابْنُ لَبُونٍ ذَكَرٌ، فَإِذَا زَادَتْ، فَفِيهَا بِنْتُ لَبُونٍ إِلَى خَمْسٍ وَأَرْبَعِينَ، فَإِذَا زَادَتْ، فَفِيهَا حِقَّةٌ إِلَى سِتِّينَ، فَإِذَا زَادَتْ، فَفِيهَا جَذَعَةٌ إِلَى خَمْسٍ وَسَبْعِينَ، فَإِذَا زَادَتْ، فَفِيهَا بِنْتَا لَبُونٍ إِلَى تِسْعِينَ، فَإِذَا زَادَتْ، فِيهَا حِقَّتَانِ إِلَى عِشْرِينَ وَمِئَةٍ، فَإِذَا زَادَتْ، فَفِيهَا فِي كُلِّ خَمْسِينَ حِقَّةٌ، وَفِي كُلِّ أَرْبَعِينَ بِنْتُ لَبُونٍ ".
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُيَيْنَةَ ، عَنْ أَبِي إِسْحَاق الْفَزَارِيِّ ، عَنْ سُفْيَانَ بْنِ حُسَيْنٍ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ سَالِمٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، نَحْوَهُ
Al-Hakam bin Al-Mubarak menceritakan kepada kami, Abbad bin Al-Awwam dan Ibrahim bin Sadaqa menceritakan kepada kami, atas wewenang Sufyan bin Hussein, atas wewenang Al-Zuhri, Atas wewenang Salim, atas wewenang Ibnu Umar, bahwa Nabi Muhammad SAW menulis sedekah, dan itu tidak diberikan kepada pekerjanya sampai Rasulullah ditangkap. Semoga doa dan kedamaian Tuhan menyertainya. Ketika dia meninggal, Abu Bakar mengambilnya dan mengerjakannya setelah dia. Ketika Abu Bakar meninggal, Umar mengambilnya dan mengerjakannya. Setelah mereka, Omar dibunuh, dan itu dikaitkan dengan pedangnya atau wasiatnya, dan itu menjadi “sedekah unta”: untuk setiap lima domba berbanding lima. Dan dua puluh, dan jika sampai dua puluh lima, maka ada Binti Makhad sampai tiga puluh lima, dan jika bukan Binti Makhad, maka Ibnu Labun laki-laki. Kalau bertambah, maka termasuk Bint Labun sampai empat puluh lima. Jika bertambah, maka termasuk Haqqah sampai enam puluh. Jika bertambah, maka termasuk jad’ah sampai enam puluh. Lima Dan tujuh puluh, jika melebihinya, maka ia memiliki dua batu bata pent, hingga sembilan puluh, dan jika melebihinya, maka ia memiliki dua hakatah, hingga dua puluh seratus, dan jika melebihi, maka ia memiliki dua hakat, hingga dua puluh seratus. Untuk setiap lima puluh ada hak untuk setiap lima puluh, dan untuk setiap empat puluh ada Bint Labun.” Muhammad bin Uyaynah menceritakan kepada kita, atas wewenang Abu Ishaq Al-Fazari, atas wewenang Sufyan bin Hussein, Atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Salem, atas wewenang Ibnu Umar, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, dan sejenisnya.
11
Sunan Ad-Darimi # 3/1589
أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ دَاوُدَ الْخَوْلَانِيِّ ، حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ جَدِّهِ ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَتَبَ مَعَ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ إِلَى شُرَحْبِيلَ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ، وَالْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ، وَنُعَيْمِ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ : " أَنَّفِي كُلِّ خَمْسِ أَوَاقٍ مِنْ الْوَرِقِ خَمْسَةَ دَرَاهِمَ، فَمَا زَادَ، فَفِي كُلِّ أَرْبَعِينَ دِرْهَمًا دِرْهَمٌ، وَلَيْسَ فِيمَا دُونَ خَمْسِ أَوَاقٍ شَيْءٌ "
Al-Hakam bin Musa menceritakan kepada kami, Yahya bin Hamzah menceritakan kepada kami, atas otoritas Suleiman bin Dawud Al-Khawlani, Al-Zuhri menceritakan kepadaku, atas otoritas Abu Bakr Bin Muhammad bin Amr bin Hazm, atas otoritas ayahnya, atas otoritas kakeknya, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, menulis bersama Amr bin Hazm kepada Sharhabeel Ibnu Abd Kulal, Al-Harith Ibn Abd Kulal, dan Nu’aym Ibn Abd Kulal: “Setiap lima awqat kertas berharga lima dirham atau lebih. Setiap empat puluh dirham ada satu dirham, dan tidak ada yang kurang dari lima uwaq.”
12
Sunan Ad-Darimi # 3/1590
أَخْبَرَنَا الْمُعَلَّى بْنُ أَسَدٍ ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ ، عَنْ أَبِي إِسْحَاق ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ ضَمْرَةَ ، عَنْ عَلِيٍّ ، رَفَعَهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" عَفَوْتُ عَنْ صَدَقَةِ الْخَيْلِ وَالرَّقِيقِ، هَاتُوا صَدَقَةَ الرِّقَةِ مِنْ كُلِّ أَرْبَعِينَ دِرْهَمًا دِرْهَمٌ، وَلَيْسَ فِي تِسْعِينَ وَمِئَةٍ شَيْءٌ حَتَّى تَبْلُغَ مِائَتَيْنِ "
Al-Mu'alla bin Asad menceritakan kepada kami, Abu Awanah menceritakan kepada kami, atas otoritas Abu Ishaq, atas otoritas Asim bin Damra, atas otoritas Ali, yang menyerahkannya kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia, damai dan berkah besertanya, mengatakan: "Saya memaafkan zakat pada kuda dan budak. Berikan zakat budak untuk setiap empat puluh dirham, satu dirham, dan tidak ada “Sembilan puluh seratus sesuatu sampai kamu mencapai dua ratus.”
13
Sunan Ad-Darimi # 3/1591
أَخْبَرَنَا الْأَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ ، حَدَّثَنَا شَرِيكٌ ، عَنْ عُثْمَانَ الثَّقَفِيِّ ، عَنْ أَبِي لَيْلَى هُوَ الْكِنْدِيُّ ، عَنْ سُوَيْدِ بْنِ غَفَلَةَ ، قَالَ : أَتَانَا مُصَدِّقُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخَذْتُ بِيَدِهِ، فَقَرَأْتُ فِي عَهْدِهِ : " أَنْلَا يُجْمَعَ بَيْنَ مُتَفَرِّقٍ، وَلَا يُفَرَّقَ بَيْنَ مُجْتَمِعٍ خَشْيَةَ الصَّدَقَةِ "
Al-Aswad bin Amir memberi tahu kami, Sharik memberi tahu kami, atas otoritas Utsman Al-Thaqafi, atas otoritas Abu Laila Huwa Al-Kindi, atas otoritas Suwayd bin Ghafla, dia berkata: Sang pengautentikasi Nabi, semoga Allah sallallahu alaihi wa sallam, datang kepada kami, dan saya meraih tangannya dan membaca dalam perjanjiannya: “Tidak menyatukan apa yang terpisah, dan tidak membedakan ... berkumpul karena takut akan amal.”
14
Sunan Ad-Darimi # 3/1592
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ ، عَنْ زَكَرِيَّا ، عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَيْفِيٍّ ، عَنْ أَبِي مَعْبَدٍ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا بَعَثَ مُعَاذًا إِلَى الْيَمَنِ ، قَالَ :" إِيَّاكَ وَكَرَائِمَ أَمْوَالِهِمْ "
Abu Asim menceritakan kepada kami, atas wewenang Zakaria, atas wewenang Yahya bin Abdullah bin Saifi, atas wewenang Abu Ma’bad, klien Ibnu Abbas, atas wewenang Ibnu Abbas, bahwa ketika Nabi Muhammad SAW mengirim Muadz ke Yaman, beliau bersabda: “Waspadalah terhadap banyaknya kekayaan mereka.”
15
Sunan Ad-Darimi # 3/1593
حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ : عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ أَخْبَرَنِي، قَالَ : سَمِعْتُ سُلَيْمَانَ بْنَ يَسَارٍ يُحَدِّثُ، عَنْ عِرَاكِ بْنِ مَالِكٍ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" لَيْسَ عَلَى فَرَسِ الْمُسْلِمِ وَلَا عَلَى غُلَامِهِ صَدَقَةٌ "
Hasyim bin Al-Qasim menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdullah bin Dinar menceritakan kepadaku, dia berkata: Aku mendengar Suleiman bin Yassar berbicara tentang perkelahian. Ibnu Malik, dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad SAW, bersabda: “Tidak ada zakat yang wajib dibayarkan atas kuda atau hambanya seorang muslim.”
16
Sunan Ad-Darimi # 3/1594
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ عَمْرِو بْنِ يَحْيَى ، أَخْبَرَنِي أَبِي عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" لَيْسَ فِيمَا دُونَ خَمْسَةِ أَوْسُقٍ صَدَقَةٌ، وَلَيْسَ فِيمَا دُونَ خَمْسِ أَوَاقٍ صَدَقَةٌ، وَلَا فِيمَا دُونَ خَمْسِ ذَوْدٍ صَدَقَةٌ ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : الْوَسْقُ : سِتُّونَ صَاعًا، وَالصَّاعُ : مَنَوَانِ وَنِصْفٌ فِي قَوْلِ أَهْلِ الْحِجَازِ ، وَأَرْبَعَةُ أَمْنَاءٍ فِي قَوْلِ أَهْلِ الْعِرَاقِ
Ubayd Allah ibn Musa menceritakan kepada kami, atas wewenang Sufyan, atas wewenang Amr ibn Yahya, ayahku menceritakan kepadaku atas wewenang Abu Sa`id al-Khudri, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada zakat atas apa yang kurang dari lima wasq, dan tidak ada zakat atas apa yang kurang dari lima awq, dan tidak ada zakat atas apa yang kurang dari lima dawd.” Abu Muhammad berkata: Al-Wasq artinya enam puluh saa', satu saa' artinya satu setengah bulan menurut penduduk Hijaz, dan empat amnas menurut penduduk Irak.
17
Sunan Ad-Darimi # 3/1595
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ إِسْمَاعِيل بْنِ أُمَيَّةَ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ ، عَنْ يَحْيَى بْنِ عُمَارَةَ ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" لَيْسَ فِيمَا دُونَ خَمْسَةِ أَوْسُقٍ صَدَقَةٌ مِنْ حَبٍّ وَلَا تَمْرٍ، وَلَا فِيمَا دُونَ خَمْسِ أَوَاقٍ صَدَقَةٌ، وَلَا فِيمَا دُونَ خَمْسِ ذَوْدٍ صَدَقَةٌ "
Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, atas wewenang Sufyan, atas wewenang Ismail bin Umayyah, atas wewenang Muhammad bin Yahya bin Hibban, atas wewenang Yahya bin Amara, Atas wewenang Abu Saeed Al-Khudri, beliau bersabda: Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada zakat yang kurang dari lima wasq gandum atau kurma, atau “Yang kurang dari lima auq ada zakatnya, dan tidak ada zakat yang kurang dari lima auq.”
18
Sunan Ad-Darimi # 3/1596
أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ دَاوُدَ الْخَوْلَانِيِّ ، حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ جَدِّهِ ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَتَبَ مَعَ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ إِلَى شُرَحْبِيلَ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ، وَالْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ، وَنُعَيْمِ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ : " إِنَّفِي كُلِّ خَمْسِ أَوَاقٍ مِنْ الْوَرِقِ خَمْسَةَ دَرَاهِمَ فَمَا زَادَ، فَفِي كُلِّ أَرْبَعِينَ دِرْهَمًا دِرْهَمٌ، وَلَيْسَ فِيمَا دُونَ خَمْسِ أَوَاقٍ شَيْءٌ "
Al-Hakam bin Musa menceritakan kepada kami, Yahya bin Hamzah menceritakan kepada kami, atas otoritas Suleiman bin Daoud Al-Khawlani, Al-Zuhri menceritakan kepadaku, atas otoritas Abu Bakr Bin Muhammad bin Amr bin Hazm, atas otoritas ayahnya, atas otoritas kakeknya, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, menulis bersama Amr bin Hazm kepada Sharhabeel Ibnu Abd Kulal, Al-Harith Ibn Abd Kulal, dan Nu’aym Ibn Abd Kulal: “Setiap lima oqiya kertas ada lima dirham atau lebih, Setiap empat puluh dirham ada satu dirham, dan tidak ada yang kurang dari lima uwaq.”
19
Sunan Ad-Darimi # 3/1597
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيل بْنُ زَكَرِيَّا ، عَنْ الْحَجَّاجِ بْنِ دِينَارٍ ، عَنْ الْحَكَمِ بْنِ عُتَيْبَةَ ، عَنْ حُجَيَّةَ بْنِ عَدِيٍّ ، عَنْ عَلِيٍّ : أَنَّ الْعَبَّاسَ" سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي تَعْجِيلِ صَدَقَتِهِ قَبْلَ أَنْ تَحِلَّ، فَرَخَّصَ فِي ذَلِكَ ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : آخُذُ بِهِ، وَلَا أَرَى فِي تَعْجِيلِ الزَّكَاةِ بَأْسًا
Saeed bin Mansour menceritakan kepada kami, Ismail bin Zakaria menceritakan kepada kami, atas otoritas Al-Hajjaj bin Dinar, atas otoritas Al-Hakam bin Utaiba, atas otoritas Hajiya bin Adi, atas otoritas Ali: Al-Abbas “bertanya kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, tentang mempercepat sedekahnya sebelum jatuh tempo, dan dia mengabulkannya.” Dia berkata Abu Muhammad : Aku mengambilnya, dan aku tidak melihat ada salahnya mempercepat zakat.
20
Sunan Ad-Darimi # 3/1598
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الطُّفَيْلِ ، حَدَّثَنَا شَرِيكٌ ، عَنْ أَبِي حَمْزَةَ ، عَنْ عَامِرٍ ، عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ قَيْسٍ ، قَالَتْ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ : " إِنَّفِي أَمْوَالِكُمْ حَقًّا سِوَى الزَّكَاةِ "
Muhammad ibn al-Tufayl memberi tahu kami, Sharik memberi tahu kami, atas otoritas Abu Hamzah, atas otoritas Amir, atas otoritas Fatima binti Qais, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Beliau bersabda: “Saya belum menunaikan kewajiban apa pun atas hartamu selain zakat.”
21
Sunan Ad-Darimi # 3/1599
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ ، حَدَّثَنَا أَبُو الْجُوَيْرِيَةِ الْجَرْمِيُّ ، أَنَّ مَعْنَ بْنَ يَزِيدَ حَدَّثَهُ، قَالَ : بَايَعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا وَأَبِي وَجَدِّي، وَخَطَبَ عَلَيَّ فَأَنْكَحَنِي، وَخَاصَمْتُ إِلَيْهِ، وَكَانَ أَبِي يَزِيدُ أَخْرَجَ دَنَانِيرَ يَتَصَدَّقُ بِهَا فَوَضَعَهَا عِنْدَ رَجُلٍ فِي الْمَسْجِدِ، فَجِئْتُ فَأَخَذْتُهَا، فَأَتَيْتُهُ بِهَا، فَقَالَ : وَاللَّهِ مَا إِيَّاكَ أَرَدْتُ بِهَا، فَخَاصَمْتُهُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ :" لَكَ مَا نَوَيْتَ يَا يَزِيدُ، وَلَكَ يَا مَعْنُ مَا أَخَذْتَ "
Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, Israel menceritakan kepada kami, Abu Al-Juwayriyah Al-Jarmi menceritakan kepada kami, bahwa Ma’an bin Yazid menceritakan kepadanya, dia berkata: Aku berjanji setia kepada Rasulullah SAW, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, aku, ayahku, dan kakekku, dan dia melamarku dan membuatku menikah, dan aku berdebat dengannya, dan ayahku Yazid telah pergi. Dia memberikan dinar sebagai sedekah, lalu dia menitipkannya pada seorang laki-laki di masjid. Saya datang dan mengambilnya dan membawanya kepadanya. Dia berkata: Demi Tuhan, saya tidak menginginkannya. Maka aku berselisih dengannya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan beliau bersabda: “Kamu mendapatkan apa yang kamu niatkan, wahai Yazid, dan kamu mendapatkan apa yang kamu ambil, wahai Ma’n.”
22
Sunan Ad-Darimi # 3/1600
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، وَأَبُو نُعَيْمٍ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ ، عَنْ رَيْحَانَ بْنِ يَزِيدَ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" لَا تَحِلُّ الصَّدَقَةُ لِغَنِيٍّ وَلَا لِذِي مِرَّةٍ سَوِيٍّ ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : يَعْنِي : قَوِيٍّ
Muhammad bin Yusuf dan Abu Nu`aym meriwayatkan kepada kami, berdasarkan wewenang Sufyan, berdasarkan wewenang Saad bin Ibrahim, berdasarkan wewenang Rayhan bin Yazid, berdasarkan wewenang Abdullah bin Amr, bersabda: Rasulullah SAW bersabda: “Tidak boleh bersedekah kepada orang kaya atau orang lurus.” Abu Muhammad berkata: Artinya: kuat
23
Sunan Ad-Darimi # 3/1601
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، أَخْبَرَنَا شَرِيكٌ ، عَنْ حَكِيمِ بْنِ جُبَيْرٍ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَنْ سَأَلَ عَنْ ظَهْرِ غِنًى، جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَفِي وَجْهِهِ خُمُوشٌ أَوْ كُدُوحٌ أَوْ خُدُوشٌ ".
قِيلَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَمَا الْغِنَى؟ قَالَ : " خَمْسُونَ دِرْهَمًا أَوْ قِيمَتُهَا مِنْ الذَّهَبِ ".
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ ، وَمُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ حَكِيمِ بْنِ جُبَيْرٍ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، بِنَحْوِهِ
Yazid bin Harun memberi tahu kami, Sharik memberi tahu kami, atas wewenang Hakim bin Jubayr, atas wewenang Muhammad bin Abdul Rahman bin Yazid, atas wewenang ayahnya, Atas wewenang Abdullah, beliau berkata: Rasulullah SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Barangsiapa bertanya tentang penampakan harta, maka dia akan datang pada hari kiamat dengan memar atau cakaran di wajahnya.” Pembengkakan atau “Goresan.” Dikatakan: Wahai Rasulullah, apakah kekayaan itu? Beliau menjawab, “Lima puluh dirham atau setara dengan emas.” Abu Asim dan Muhammad bin Yusuf memberitahu kami. Atas wewenang Sufyan, atas wewenang Hakim bin Jubair, atas wewenang Muhammad bin Abdul Rahman, atas wewenang bapaknya, atas wewenang Abdullah, atas wewenang Nabi Muhammad SAW. Dia menyapa, seperti itu
24
Sunan Ad-Darimi # 3/1602
أَخْبَرَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ زِيَادٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ : أَخَذَ الْحَسَنُ تَمْرَةً مِنْ تَمْرِ الصَّدَقَةِ، فَجَعَلَهَا فِي فِيهِ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " كِخْ كِخْ أَلْقِهَا، أَمَا شَعَرْتَ أَنَّالَا نَأْكُلُ الصَّدَقَةَ؟ "
Hasyim bin Al-Qasim menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ziyad menceritakan kepadaku, dia berkata: Aku mendengar Abu Hurairah berkata: Al-Hasan mengambil sebuah kurma dari... Dia mengedarkan zakat, lalu dia memasukkannya ke dalam mulutnya, dan Nabi Muhammad SAW bersabda: "Buanglah, bukankah menurutmu kita tidak boleh memakan sedekah itu?"
25
Sunan Ad-Darimi # 3/1603
أَخْبَرَنَا الْأَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ ، حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى ، عَنْ عِيسَى ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى ، عَنْ أَبِي لَيْلَى ، قَالَ : كُنْتُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعِنْدَهُ الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ، فَأَخَذَ تَمْرَةً مِنْ تَمْرِ الصَّدَقَةِ فَانْتَزَعَهَا مِنْهُ، وَقَالَ : " أَمَا عَلِمْتَ أَنَّهُلَا تَحِلُّ لَنَا الصَّدَقَةُ "
Al-Aswad bin Amir menceritakan kepada kami, Zuhayr menceritakan kepada kami, atas wewenang Abdullah bin Isa, atas wewenang Isa, atas wewenang Abdul Rahman bin Abi Laila, atas wewenang Abu Laila, dia berkata: Aku bersama Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan Al-Hasan bin Ali bersamanya, maka dia mengambil salah satu kurma sedekah dan mengekstraknya. Dari beliau beliau berkata: “Tidakkah kamu mengetahui bahwa kami tidak boleh bersedekah?”
26
Sunan Ad-Darimi # 3/1604
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ ، عَنْ وَهْبِ بْنِ مُنَبِّهٍ ، عَنْ أَخِيهِ ، عَنْ مُعَاوِيَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" لَا تُلْحِفُوا بِي فِي الْمَسْأَلَةِ فَوَاللَّهِ لَا يَسْأَلُنِي أَحَدٌ شَيْئًا فَأُعْطِيَهُ وَأَنَا كَارِهٌ، فَيُبَارَكَ لَهُ فِيهِ "
Saeed bin Mansour menceritakan kepada kami, Sufyan bin Uyaynah menceritakan kepada kami, atas wewenang Amr bin Dinar, atas wewenang Wahb bin Munabbih, atas wewenang saudaranya, atas wewenang Muawiyah bersabda: Rasulullah SAW bersabda: “Jangan memaksaku dalam hal ini, karena demi Tuhan tidak ada seorang pun yang meminta apa pun kepadaku dan aku memberikannya kepadanya.” Dia membencinya, maka dia akan diberkati karenanya.”
27
Sunan Ad-Darimi # 3/1605
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الرَّقَاشِيُّ ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ هُوَ ابْنُ زُرَيْعٍ ، أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ ، عَنْ مَعْدَانَ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ ، عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :" مَنْ سَأَلَ النَّاسَ مَسْأَلَةً وَهُوَ عَنْهَا غَنِيٌّ، كَانَتْ شَيْنًا فِي وَجْهِهِ "
Muhammad bin Abdullah Al-Raqqashi menceritakan kepada kami, Yazid menceritakan kepada kami: Dia adalah Ibnu Zuray’, Sa’id menceritakan kepada kami, atas otoritas Qatada, atas otoritas Salim bin Abi Al-Jaad, atas otoritas Maadan bin Abi Talha, atas otoritas Thawban, hamba Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian Dan beliau bersabda: “Barangsiapa bertanya kepada manusia, padahal ia kaya akan hal itu, maka ia aib di wajahnya.”
28
Sunan Ad-Darimi # 3/1606
أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْمُبَارَكِ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ ابْنِ شِهَابٍ ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ ، أَنَّ نَاسًا مِنْ الْأَنْصَارِ سَأَلُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْطَاهُمْ، ثُمَّ سَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ، حَتَّى إِذَا نَفِدَ مَا عِنْدَهُ، فَقَالَ :" مَا يَكُونُ عِنْدِي مِنْ خَيْرٍ، فَلَنْ أَدَّخِرَهُ عَنْكُمْ، وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ، يُعِفَّهُ اللَّهُ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ، يُغْنِهِ اللَّهُ، وَمَنْ يَتَصَبَّرْ، يُصَبِّرْهُ اللَّهُ، وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً هُوَ خَيْرٌ وَأَوْسَعُ مِنْ الصَّبْرِ "
Al-Hakam bin Al-Mubarak menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Ata’ bin Yazid Al-Laythi, atas wewenang Abu Sa’id Al-Khudri, Bahwa sebagian kaum Ansar bertanya kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan dia memberi mereka, lalu mereka memintanya dan dia memberi mereka, sampai kapan apa yang dia habiskan, Beliau bersabda: "Kebaikan apa pun yang aku punya, aku tidak akan menahan darimu. Dan siapa yang suci, maka Allah akan mengampuninya, dan siapa yang mandiri, maka Allah akan memperkayanya, dan siapa yang sabar, Allah akan menyayangkannya. Allah memberinya kesabaran, dan tidak ada seorang pun yang diberi karunia yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran."
29
Sunan Ad-Darimi # 3/1607
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ ، قَالَ : حَدَّثَنِي اللَّيْثُ ، حَدَّثَنِي يُونُسُ ، عَنْ ابْنِ شِهَابٍ ، عَنْ سَالِمٍ ، أَنَّهُ قَالَ : قَالَ عَبْدُ اللَّهِ : سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ ، يَقُولُ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْطِينِي الْعَطَاءَ فَأَقُولُ : أَعْطِهِ مَنْ هُوَ أَفْقَرُ إِلَيْهِ مِنِّي.
فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " خُذْ،وَمَا آتَاكَ اللَّهُ مِنْ هَذَا الْمَالِ وَأَنْتَ غَيْرُ مُسْرِفٍ وَلَا سَائِلٍ، فَخُذْهُ، وَمَا لَا، فَلَا تُتْبِعْهُ نَفْسَكَ ".
أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ ، عَنْ شُعَيْبِ بْنِ أَبِي حَمْزَةَ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، حَدَّثَنِي السَّائِبُ بْنُ يَزِيدَ ، أَنَّ حُوَيْطِبَ بْنَ عَبْدِ الْعُزَّى أَخْبَرَهُ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ السَّعْدِيِّ أَخْبَرَهُ، عَنْ عُمَرَ ، بِنَحْوِهِ.
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ ، عَنْ بُكَيْرٍ ، عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ ، عَنْ ابْنِ السَّعْدِيِّ ، قَالَ : اسْتَعْمَلَنِي عُمَرُ ، فَذَكَرَ نَحْوًا مِنْهُ
Abdullah bin Salih menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Layth memberitahuku, Yunus memberitahuku, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Salem, bahwa dia berkata: Abdullah berkata: Aku mendengar Omar bin Al-Khattab berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, biasa memberiku hadiah, dan aku akan berkata: Berikan kepada siapa yang paling miskin. Mona. Kemudian Rasulullah SAW bersabda: "Ambillah, dan apa saja yang Allah berikan kepadamu dari uang ini, sedangkan kamu tidak boros dan tidak meminta-minta, ambillah. Dan apa pun yang tidak, maka jiwamu tidak akan mengikutinya." Al-Hakam bin Nafi’ menceritakan kepada kami, atas wewenang Shuaib bin Abi Hamzah, atas wewenang Al-Zuhri, Al-Sa’ib bin Yazid meriwayatkan kepadaku, bahwa Huwaytib ibn Abd al-Uzza memberitahunya bahwa Abdullah ibn al-Saadi memberitahunya hal serupa berdasarkan otoritas Omar. Abu Al-Walid memberi tahu kami, Al-Layth memberi tahu kami, atas otoritas Bukayr, atas otoritas Busr bin Saeed, atas otoritas Ibn Al-Saadi, dia berkata: Omar mempekerjakan saya, jadi dia menyebutkan Sesuatu yang serupa
30
Sunan Ad-Darimi # 3/1608
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ ، عَنْ ابْنِ شِهَابٍ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ ، وَعُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ ، أَنَّ حَكِيمَ بْنَ حِزَامٍ قَالَ : سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْطَانِي، ثُمَّ سَأَلْتُهُ فَأَعْطَانِي، ثُمَّ سَأَلْتُهُ فَأَعْطَانِي، ثُمَّ سَأَلْتُهُ، فَقَالَ : " يَا حَكِيمُ، إِنَّهَذَا الْمَالَ خَضِرٌ حُلْوٌ، فَمَنْ أَخَذَهُ بِسَخَاوَةِ نَفْسٍ، بُورِكَ لَهُ فِيهِ، وَمَنْ أَخَذَهُ بِإِشْرَافِ نَفْسٍ لَمْ يُبَارَكْ لَهُ فِيهِ، وَكَانَ كَالَّذِي يَأْكُلُ وَلَا يَشْبَعُ "
Muhammad bin Yusuf meriwayatkan kepada kita, berdasarkan riwayat Al-Awza’i, berdasarkan riwayat Ibnu Shihab, berdasarkan riwayat Sa’id bin Al-Musayyab, dan Urwa bin Al-Zubayr, bahwa Hakim bin Hizam berkata: Aku bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan dia memberiku, lalu aku meminta padanya dan dia memberiku, lalu aku meminta padanya dan dia memberiku, lalu aku memintanya, dan dia berkata: Wahai orang bijak, uang ini berwarna hijau dan manis. Siapa yang mengambilnya karena kemurahan hati, maka dia akan diberkati karenanya, dan siapa yang mengambilnya karena keegoisan, maka dia tidak akan diberkati. Dia seperti orang yang makan dan tidak kenyang.”
31
Sunan Ad-Darimi # 3/1609
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ ، حَدَّثَنِي اللَّيْثُ ، حَدَّثَنِي هِشَامٌ ، عَنْ عُرْوَةَ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ :" خَيْرُ الصَّدَقَةِ مَا تُصُدِّقَ بِهِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى، وَلْيَبْدَأْ أَحَدُكُمْ بِمَنْ يَعُولُ "
Abdullah bin Shalih memberitahu kami, Al-Layth memberitahuku, Hisyam memberitahuku, atas wewenang Urwa, atas wewenang Abu Hurairah, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Allah SWT berfirman: “Sedekah yang paling baik adalah yang disedekahkan dari harta, dan hendaklah kamu masing-masing memulainya dengan orang yang dinafkahinya.”
32
Sunan Ad-Darimi # 3/1610
أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ ، عَنْ أَيُّوبَ ، عَنْ نَافِعٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ :" الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى، قَالَ : وَالْيَدُ الْعُلْيَا يَدُ الْمُعْطِي، وَالْيَدُ السُّفْلَى يَدُ السَّائِلِ "
Suleiman bin Harb menceritakan kepada kami, Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami, atas otoritas Ayyub, atas otoritas Nafi', atas otoritas Ibnu Umar, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Rasulullah SAW bersabda, “Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah.” Beliau bersabda: “Tangan atas adalah tangan pemberi, dan tangan bawah adalah tangan pengemis.”
33
Sunan Ad-Darimi # 3/1611
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ ، قَالَ : سَمِعْتُ مُوسَى بْنَ طَلْحَةَ يَذْكُرُ، عَنْ حَكِيمِ بْنِ حِزَامٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" خَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى، وَالْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ "
Abu Nu`aym menceritakan kepada kami, Amr bin Utsman menceritakan kepada kami, dia berkata: Saya mendengar Musa bin Talha menyebutkan, berdasarkan otoritas Hakim bin Hazzam, dia berkata: Rasulullah bersabda: Semoga doa dan damai Allah besertanya: "Sebaik-baik sedekah adalah harta, dan di atas lebih baik dari pada di bawah. Mulailah dengan orang-orang yang menjadi sandaranmu."
34
Sunan Ad-Darimi # 3/1612
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، قَالَ : سُلَيْمَانُ أَخْبَرَنِي، قَالَ : سَمِعْتُ أَبَا وَائِلٍ يُحَدِّثُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ ، عَنْ زَيْنَبَ امْرَأَةِ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّهَا قَالَتْ : إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : " يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ،تَصَدَّقْنَ وَلَوْ مِنْ حُلِيِّكُنَّ "
Abu Al-Walid Al-Tayalisi menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami, dia berkata: Suleiman memberitahuku, dia berkata: Aku mendengar Abu Wa'il berbicara, atas wewenang Amr ibn Al-Harits, atas wewenang Zainab, istri Abdullah, bahwa dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: "Wahai wanita, bersedekahlah." Bahkan dari orang-orang cantikmu.”
35
Sunan Ad-Darimi # 3/1613
وَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ خَفِيفَ ذَاتِ الْيَدِ، فَجِئْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْأَلُهُ، فَوَافَقَتْ زَيْنَبَ ، امْرَأَةٌ مِنْ الْأَنْصَارِ، تَسْأَلُ عَمَّا أَسْأَلُ عَنْهُ، فَقُلْتُ لِبِلَالٍ : سَلْ لِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيْنَ أَضَعُ صَدَقَتِي؟ : عَلَى عَبْدِ اللَّهِ، أَوْ فِي قَرَابَتِي؟ فَسَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ : أَيُّ الزَّيَانِبِ؟ فَقَالَ : امْرَأَةُ عَبْدِ اللَّهِ، فَقَالَ :" لَهَا أَجْرَانِ، أَجْرُ الْقَرَابَةِ، وَأَجْرُ الصَّدَقَةِ "
Abdullah adalah seorang yang bertangan ringan, maka aku mendatangi Rasulullah SAW, untuk bertanya kepadanya, dan Zainab, seorang wanita dari Al-Ansar, menanyakan apa yang aku tanyakan, maka aku berkata kepada Bilal: Tanyakan kepada Rasulullah, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, di mana aku harus menaruh amalku? :Ali Abdullah, Atau di antara kerabat saya? Dia bertanya kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan berkata: Zayanib yang mana? Dia berkata: Istri Abdullah, dan dia berkata: “Dia memiliki dua pahala, pahala kekeluargaan, dan pahala sedekah.”
36
Sunan Ad-Darimi # 3/1614
أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْمُبَارَكِ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ إِسْحَاق بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ ، عَنْ أَنَسٍ ، قَالَ : كَانَ أَبُو طَلْحَةَ أَكْثَرَ أَنْصَارِيٍّ بِالْمَدِينَةِ مَالًا نَخْلًا، وَكَانَتْ أَحَبَّ أَمْوَالِهِ إِلَيْهِ بَيْرُحَاءُ ، وَكَانَتْ مُسْتَقْبِلَةَ الْمَسْجِدِ، وَكَانَ يَعْنِي النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْخُلُهَا وَيَشْرَبُ مِنْ مَاءٍ فِيهَا طَيِّبٌ.
فَقَالَ أَنَسٌ : فَلَمَّا أُنْزِلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ : # لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّى تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ سورة آل عمران آية 92 #، قَالَ : إِنَّ أَحَبَّ أَمْوَالِي إِلَيَّ بَيْرُحَاءُ ، وَإِنَّهَا صَدَقَةٌ للَّهِ أَرْجُو بِرَّهَا وَذُخْرَهَا عِنْدَ اللَّهِ، فَضَعْهَا يَا رَسُولَ اللَّهِ حَيْثُ شِئْتَ.
فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" بَخٍ ذَلِكَ مَالٌ رَابِحٌ أَوْ رَائِحٌ، وَقَدْ سَمِعْتُ مَا قُلْتَ فِيهِ، وَإِنِّي أَرَى أَنْ تَجْعَلَهُ فِي الْأَقْرَبِينَ ".
فَقَالَ أَبُو طَلْحَةَ : أَفْعَلُ يَا رَسُولَ اللَّهِ، فَقَسَّمَهُ أَبُو طَلْحَةَ فِي قَرَابَةِ بَنِي عَمِّهِ
Al-Hakam bin Al-Mubarak menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Ishaq bin Abdullah bin Abi Talha, atas wewenang Anas, dia berkata: Abu Thalha adalah kaum Ansari yang memiliki pohon palem paling banyak di Madinah, dan harta miliknya yang paling dicintai adalah Bayruha, yang menghadap ke masjid, dan yang dia maksud adalah Nabi. Semoga doa dan damai Allah besertanya, dia memasukinya dan minum dari air yang baik di dalamnya. Anas berkata: Ketika ayat ini diturunkan: #Kamu tidak akan memperoleh kebenaran sampai kamu menafkahkan apa yang kamu cintai, dan apa pun yang kamu belanjakan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. Surat Al Imran ayat 92# Beliau bersabda: Harta yang paling aku cintai adalah Bayruha. Itu adalah sedekah kepada Tuhan. Aku mengharap kebenarannya dan hartanya di sisi Allah. Maka letakkanlah wahai Rasulullah dimanapun kamu mau. Kemudian Rasulullah SAW bersabda: “Itu adalah uang yang menguntungkan atau diinginkan, dan saya telah mendengar apa yang Anda katakan tentang itu, dan saya pikir Anda harus memasukkannya ke dalam” Yang paling dekat. Abu Thalhah berkata: Aku akan melakukannya Wahai Rasulullah, maka Abu Thalhah membaginya kepada sanak saudaranya di antara para sepupunya.
37
Sunan Ad-Darimi # 3/1615
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ ، حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ ، حَدَّثَنَا أَبِي ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ الْحَسَنِ ، عَنْ هَيَّاجِ بْنِ عِمْرَانَ ، عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ ، قَالَ : " مَا خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّاأَمَرَنَا فِيهَا بِالصَّدَقَةِ، وَنَهَانَا عَنْ الْمُثْلَةِ "
Muhammad bin Bashar menceritakan kepada kami, Muadh bin Hisham menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami, atas otoritas Qatada, atas otoritas Al-Hasan, atas otoritas Hayaj bin Imran, atas otoritas Imran bin Husain berkata: “Rasulullah, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, tidak pernah menyapa kami kecuali dia memerintahkan kami untuk bersedekah dan melarang kami melakukannya.”
38
Sunan Ad-Darimi # 3/1616
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ ، قَالَ : سَمِعْتُ خَيْثَمَةَ ، عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، ، قَالَ :" اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ، فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا، فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ "
Abu Al-Walid Al-Tayalisi menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami, Amr bin Murrah menceritakan kepadaku, dia berkata: Aku mendengar Khaythamah, atas wewenang Adi bin Hatim, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Takutlah terhadap api, meskipun dengan setengah butir kurma, dan jika kamu tidak menemukannya, maka dengan kata-kata yang baik.”
39
Sunan Ad-Darimi # 3/1617
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدِّمَشْقِيُّ دُحَيْمٌ ، حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَسْلَمَةَ ، عَنْ إِسْمَاعِيل بْنِ أُمَيَّةَ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لُبَابَةَ ، أَنَّ أَبَا لُبَابَةَ أَخْبَرَهُ، أَنَّهُ لَمَّا رَضِيَ عَنْهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّ مِنْ تَوْبَتِي أَنْ أَهْجُرَ دَارَ قَوْمِي، وَأُسَاكِنَكَ، وَأَنْخَلِعَ مِنْ مَالِي صَدَقَةً لِلَّهِ وَلِرَسُولِهِ.
فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" يُجْزِي عَنْكَ الثُّلُثُ "
Abd al-Rahman bin Ibrahim al-Dimashqi Duhaim memberitahukan kepada kami, Sa`id bin Maslamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Ismail bin Umayyah, atas wewenang al-Zuhri, atas wewenang Abd al-Rahman bin Abi Lubabah, bahwa Abu Lubabah mengatakan kepadanya bahwa ketika Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, merasa senang dengannya, dia berkata: Wahai Rasulullah, sebagian taubatku adalah aku meninggalkan rumah umatku dan tinggal bersamamu, dan menyumbangkan sebagian hartaku untuk bersedekah kepada Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah SAW bersabda: “Sepertiga sudah cukup bagimu.”
40
Sunan Ad-Darimi # 3/1618
أَخْبَرَنَا يَعْلَى ، وَأَحْمَدُ بْنُ خَالِدٍ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاق ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُمَرَ بْنِ قَتَادَةَ ، عَنْ مَحْمُودِ بْنِ لَبِيدٍ ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ، قَالَ : بَيْنَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، إِذْ جَاءَ رَجُلٌ بِمِثْلِ الْبَيْضَةِ مِنْ ذَهَبٍ أَصَابَهَا فِي بَعْضِ الْمَغَازِي، قَالَ أَحْمَدُ : فِي بَعْضِ الْمَعَادِنِ، وَهُوَ الصَّوَابُ ، فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، خُذْهَا مِنِّي صَدَقَةً، فَوَاللَّهِ مَا لِي مَالٌ غَيْرَهَا، فَأَعْرَضَ عَنْهُ، ثُمَّ جَاءَهُ عَنْ رُكْنِهِ الْأَيْسَرِ، فَقَالَ مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ جَاءَهُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ، فَقَالَ مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ قَالَ : " هَاتِهَا "، مُغْضَبًا، فَحَذَفَهُ بِهَا حَذْفَةً لَوْ أَصَابَهُ لَأَوْجَعَهُ أَوْ عَقَرَهُ ثُمَّ، قَالَ :" يَعْمِدُ أَحَدُكُمْ إِلَى مَالِهِ لَا يَمْلِكُ غَيْرَهُ فَيَتَصَدَّقُ بِهِ، ثُمَّ يَقْعُدُ يَتَكَفَّفُ النَّاسَ، إِنَّمَا الصَّدَقَةُ عَنْ ظَهْرِ غِنًى، خُذْ الَّذِي لَكَ لَا حَاجَةَ لَنَا بِهِ ".
فَأَخَذَ الرَّجُلُ مَالَهُ وَذَهَبَ.
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : كَانَ مَالِكٌ يَقُولُ : إِذَا جَعَلَ الرَّجُلُ مَالَهُ فِي الْمَسَاكِينِ يَتَصَدَّقُ بِثُلُثِ مَالِهِ
Ya'la dan Ahmad bin Khalid memberitahukan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin Ishaq, atas wewenang Asim bin Umar bin Qatada, atas wewenang Mahmoud bin Labid, atas wewenang Jabir bin Abdullah berkata: Saat kami bersama Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, datanglah seorang laki-laki dengan sesuatu seperti telur yang terbuat dari emas. Dalam beberapa Al-Maghazi, Ahmad berkata: Pada beberapa mineral, dan dia benar. Beliau bersabda: Wahai Rasulullah, ambillah dariku sebagai sedekah, karena demi Tuhan aku tidak mempunyai harta selain itu. Maka dia berpaling darinya, lalu dia mendatanginya dari sudut kirinya, dan berkata seperti itu, lalu dia mendatanginya dari depannya, dan dia berkata seperti itu, lalu dia berkata: “Bawakan dia”, Dia menjadi marah, jadi dia menghapusnya dengan mengatakan bahwa jika itu mengenai dia, itu akan menyakitinya atau mengganggunya. Kemudian beliau bersabda: “Salah seorang di antara kalian pergi ke hartanya dan tidak ada orang lain yang memilikinya, maka ia bersedekah.” Dengan itu, lalu dia duduk mengemis kepada orang-orang. Amal hanya ada di balik kekayaan. Ambillah apa yang kamu punya, kami tidak memerlukannya.” Jadi pria itu mengambil uangnya dan pergi. Dia berkata Abu Muhammad: Malik pernah berkata: Jika seseorang menyumbangkan uangnya kepada orang miskin, maka hendaknya dia menyedekahkan sepertiga dari uangnya.
41
Sunan Ad-Darimi # 3/1619
أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ سَعْدٍ ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ ، عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ سَمِعْتُ عُمَرَ ، قَالَ : أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْنَتَصَدَّقَ، فَوَافَقَ ذَلِكَ مَالًا عِنْدِي، فَقُلْتُ : الْيَوْمَ أَسْبِقُ أَبَا بَكْرٍ إِنْ سَبَقْتُهُ يَوْمًا.
قَالَ : فَجِئْتُ بِنِصْفِ مَالِي، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " مَا أَبْقَيْتَ لِأَهْلِكَ؟ " قُلْتُ : مِثْلَهُ، قَالَ : فَأَتَى أَبُو بَكْرٍ بِكُلِّ مَا عِنْدَهُ، فَقَالَ : " يَا أَبَا بَكْرٍ، مَا أَبْقَيْتَ لِأَهْلِكَ؟ ".
فَقَالَ : أَبْقَيْتُ لَهُمْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ.
فَقُلْتُ : لَا أُسَابِقُكَ إِلَى شَيْءٍ أَبَدًا
Abu Nu`aym menceritakan kepada kami, Hisham bin Saad menceritakan kepada kami, atas otoritas Zayd bin Aslam, atas otoritas ayahnya, dia berkata: Aku mendengar Omar, dia berkata: Rasulullah memerintahkan kami Shallallahu 'alaihi wa sallam, kami memintanya untuk bersedekah, dan itu sebesar uang yang aku punya, maka aku berkata: Hari ini aku akan melampaui Abu Bakar jika aku melampaui dia. Dia berkata: Saya membawa setengahnya Uang saya, jadi Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata: "Apa yang tersisa untuk keluargamu?" Saya berkata: Sama saja. Dia berkata: Kemudian Abu Bakar membawa segala miliknya. Beliau bertanya: “Wahai Abu Bakar, apa yang tersisa untuk keluargamu?” Beliau menjawab: Aku tinggalkan bagi mereka Allah dan Rasul-Nya. Jadi aku berkata: Aku tidak akan pernah berlomba denganmu dalam hal apa pun.
42
Sunan Ad-Darimi # 3/1620
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ نَافِعٍ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ ، قَالَ :" فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ مِنْ رَمَضَانَ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا، مِنْ شَعِيرٍ عَلَى كُلِّ حُرٍّ وَعَبْدٍ، ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى، مِنْ الْمُسْلِمِينَ ".
قِيلَ لِأَبِي مُحَمَّدٍ : تَقُولُ بِهِ؟ قَالَ : مَالِكٌ كَانَ يَقُولُ بِهِ
Khalid bin Mukhlid menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Nafi', atas wewenang Abdullah bin Omar, yang berkata: "Rasulullah, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, mewajibkan zakat fitrah Ramadhan adalah satu saa' kurma atau satu saa' jelai pada setiap orang Muslim yang merdeka laki-laki atau budak, laki-laki atau perempuan. Hal itu dikatakan kepada ayahku Muhammad: Apa yang kamu katakan? Dia berkata: Malik biasa mengatakan itu
43
Sunan Ad-Darimi # 3/1621
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ ، عَنْ نَافِعٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، قَالَ : " أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَبِزَكَاةِ الْفِطْرِ عَنْ كُلِّ صَغِيرٍ وَكَبِيرٍ، حُرٍّ وَعَبْدٍ، صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ، أَوْ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ ".
قَالَ ابْنُ عُمَرَ : فَعَدَلَهُ النَّاسُ بِمُدَّيْنِ مِنْ بُرٍّ
Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kita, atas wewenang Sufyan, atas wewenang Ubayd Allah, atas wewenang Nafi’, atas wewenang Ibnu Umar, beliau bersabda: “Rasulullah, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, memerintahkan Dia membayar Zakat Fitri untuk setiap muda dan tua, orang merdeka dan budak, satu saa’ jelai, atau satu saa’ kurma.” Ibnu Omar berkata: Maka orang-orang mengubahnya Dengan kota tanah
44
Sunan Ad-Darimi # 3/1622
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ ، حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ قَيْسٍ ، عَنْ عِيَاضِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ ، قَالَ : " كُنَّانُخْرِجُ زَكَاةَ الْفِطْرِ إِذْ كَانَ فِينَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ كُلِّ صَغِيرٍ وَكَبِيرٍ، حُرٍّ وَمَمْلُوكٍ، صَاعًا مِنْ طَعَامٍ، أَوْ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ، أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ، أَوْ صَاعًا مِنْ أَقِطٍ، أَوْ صَاعًا مِنْ زَبِيبٍ، فَلَمْ يَزَلْ ذَلِكَ كَذَلِكَ حَتَّى قَدِمَ عَلَيْنَا مُعَاوِيَةُ الْمَدِينَةَ حَاجًّا، أَوْ مُعْتَمِرًا، فَقَالَ : إِنِّي أَرَى مُدَّيْنِ مِنْ سَمْرَاءِ الشَّامِ يَعْدِلُ صَاعًا مِنْ التَّمْرِ، فَأَخَذَ النَّاسُ بِذَلِكَ ".
قَالَ أَبُو سَعِيدٍ : أَمَّا أَنَا، فَلَا أَزَالُ أُخْرِجُهُ كَمَا كُنْتُ أُخْرِجُهُ.
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : أَرَى صَاعًا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ
Utsman bin Omar menceritakan kepada kami, Dawud bin Qays menceritakan kepada kami, atas wewenang Iyadh bin Abdullah, atas wewenang Abu Saeed Al-Khudri, dia berkata: “Kami biasa membayar zakat Berbuka puasa, karena Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, ada di antara kami atas nama setiap muda atau tua, merdeka atau budak, satu sa' makanan, atau satu sa' makanan. kurma, atau satu saa jelai, atau satu saa biji ek, atau satu saa kismis, dan hal itu tidak berlanjut sampai Muawiyah datang kepada kami sebagai seorang peziarah dari Madinah, atau Dia sedang menunaikan umrah, dan dia berkata: Saya melihat seorang debitur dari Samarra Syam yang setara dengan satu saa’ kurma, maka orang-orang memperhatikan hal itu.” Abu Sa’id berkata: Adapun Saya masih melakukannya seperti dulu. Abu Muhammad berkata: Saya melihat saa’ terhadap segala sesuatu.
45
Sunan Ad-Darimi # 3/1623
حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ ، عَنْ عِيَاضِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَعْدِ بْنِ أَبِي سَرْحٍ ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ ، قَالَ : " كُنَّانُخْرِجُ زَكَاةَ الْفِطْرِ مِنْ رَمَضَانَ صَاعًا مِنْ طَعَامٍ، أَوْ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ، أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ، أَوْ صَاعًا مِنْ زَبِيبٍ، أَوْ صَاعًا مِنْ أَقِطٍ ".
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ ، عَنْ عِيَاضِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ ، قَالَ : كُنَّا نُعْطِي عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَذَكَرَ نَحْوَهُ
Khalid bin Mukhlid menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Zayd bin Aslam, atas wewenang Iyadh bin Abdullah bin Saad bin Abi Sarh, atas wewenang Abu Saeed Al-Khudri berkata: “Kami biasa mengeluarkan Zakat Fitri dari bulan Ramadhan berupa satu saa’ makanan, atau satu saa’ kurma, atau satu saa’ jelai, atau satu sa’ kismis, atau Satu Saa' dari Qat.” Ubayd Allah ibn Musa menceritakan kepada kami, berdasarkan otoritas Sufyan, berdasarkan otoritas Zayd ibn Aslam, berdasarkan otoritas Iyad ibn Abdullah, berdasarkan otoritas Abu Sa’id, Dia bersabda: Kami biasa memberi pada masa Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, maka dia menyebutkan sesuatu yang serupa dengan itu.
46
Sunan Ad-Darimi # 3/1624
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ خَالِدٍ ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاق ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ شِمَاسَةَ ، قَالَ : سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ :" لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ صَاحِبُ مَكْسٍ ".
قَالَ : قَالَ أَبُو مُحَمَّد : يَعْنِي : عَشَّارًا
Ahmad bin Khalid menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ishaq menceritakan kepada kami, atas wewenang Yazid bin Abi Habib, atas wewenang Abd al-Rahman bin Shamasa, dia berkata: Saya mendengar Uqba bin Amir berkata: Saya mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, mengatakan: “Orang yang kaya dalam kemiskinan tidak akan masuk surga.” Dia berkata: Abu Muhammad berkata: Artinya: seorang pemungut pajak
47
Sunan Ad-Darimi # 3/1625
أَخْبَرَنَا عَاصِمُ بْنُ يُوسُفَ ، حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ ، عَنْ عَاصِمٍ ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ ، عَنْ مَسْرُوقٍ ، عَنْ مُعَاذٍ ، قَالَ : " بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْيَمَنِ ،فَأَمَرَنِي أَنْ آخُذَ مِنْ الثِّمَارِ مَا يُسْقَى بَعْلًا الْعُشْرَ، وَمَا سُقِيَ بِالسَّانِيَةِ، فَنِصْفَ الْعُشْرِ "
Asim bin Yusuf menceritakan kepada kami, Abu Bakar menceritakan kepada kami, atas wewenang Asim, atas wewenang Abu Wael, atas wewenang Masruq, atas wewenang Muadh, dia berkata: “Rasulullah mengutus aku semoga Allah sholawat dan saw, dia pergi ke Yaman, dan dia memerintahkanku untuk mengambil sepersepuluh dari buah-buahan yang diairi oleh Baal, dan dari apa yang diairi oleh matahari, kemudian setengahnya.”
48
Sunan Ad-Darimi # 3/1626
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ ابْنِ شِهَابٍ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ ، وَأَبِي سَلَمَةَ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" جُرْحُ الْعَجْمَاءِ جُبَارٌ، وَالْبِئْرُ جُبَارٌ، وَالْمَعْدِنُ جُبَارٌ، وَفِي الرِّكَازِ الْخُمُسُ "
Khaled bin Mukhlid menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Sa’id bin Al-Musayyab, dan Abu Salamah, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Luka orang buta itu sangat parah, dan sumurnya sangat besar, dan tambangnya sangat besar, dan di dalam bijihnya ada lima.”
49
Sunan Ad-Darimi # 3/1627
أَخْبَرَنَا أَبُو الْيَمَانِ الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ ، أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، حَدَّثَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ ، عَنْ أَبِي حُمَيْدٍ الْأَنْصَارِيِّ ثُمَّ السَّاعِدِيّ أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَعْمَلَ عَامِلًا عَلَى الصَّدَقَةِ، فَجَاءَهُ الْعَامِلُ حِينَ فَرَغَ مِنْ عَمَلِهِ، فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، هَذَا الَّذِي لَكُمْ، وَهَذَا أُهْدِيَ لِي.
فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " فَهَلَّا قَعَدْتَ فِي بَيْتِ أَبِيكَ وَأُمِّكَ، فَنَظَرْتَ أَيُهْدَى لَكَ أَمْ لَا؟ ثُمَّ قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشِيَّةً بَعْدَ الصَّلَاةِ عَلَى الْمِنْبَرِ، فَتَشَهَّدَ وَأَثْنَى عَلَى اللَّهِ بِمَا هُوَ أَهْلُهُ، ثُمَّ قَالَ : " أَمَّا بَعْدُمَا بَالُ الْعَامِلِ نَسْتَعْمِلُهُ فَيَأْتِينَا فَيَقُولُ : هَذَا مِنْ عَمَلِكُمْ وَهَذَا أُهْدِيَ لِي؟ ! فَهَلَّا قَعَدَ فِي بَيْتِ أَبِيهِ وَأُمِّهِ فَيَنْظُرَ هَلْ يُهْدَى لَهُ أَمْ لَا؟ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لَا يَغُلُّ أَحَدُكُمْ مِنْهَا شَيْئًا، إِلَّا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَحْمِلُهُ عَلَى عُنُقِهِ : إِنْ كَانَ بَعِيرًا، جَاءَ بِهِ لَهُ رُغَاءٌ، وَإِنْ كَانَتْ بَقَرَةً، جَاءَ بِهَا لَهَا خُوَارٌ، وَإِنْ كَانَتْ شَاةً، جَاءَ بِهَا تَيْعَرُ، فَقَدْ بَلَّغْتُ ".
قَالَ أَبُو حُمَيْدٍ : ثُمَّ رَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَيْهِ حَتَّى إِنَّا لَنَنْظُرُ إِلَى عُفْرَةِ إِبْطَيْهِ.
قَالَ أَبُو حُمَيْدٍ : وَقَدْ سَمِعَ ذَلِكَ مَعِي مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ ، فَسَلُوهُ
Abu Al-Yaman Al-Hakam bin Nafi menceritakan kepada kami, Shuaib menceritakan kepada kami, atas otoritas Al-Zuhri, Urwa bin Al-Zubayr menceritakan kepadaku, atas otoritas Abu Humaid Al-Ansari, kemudian Al-Saadi, bahwa dia menceritakan kepadanya bahwa Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, mempekerjakan seorang pekerja untuk bersedekah, maka pekerja itu datang kepadanya ketika Dia menyelesaikan pekerjaannya dan berkata: Ya Rasulullah, ini milikmu, dan ini diberikan kepadaku sebagai hadiah. Kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda: “Maukah kamu duduk di rumah ayah dan ibumu dan melihat apakah kamu diberi hadiah atau tidak?” Kemudian Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bangkit. Pada malam setelah shalat Di atas mimbar, maka dia bersaksi dan memuji Allah atas apa yang Dia layak, kemudian dia berkata: "Adapun air kencing pekerja itu, kami pakai dia, lalu dia datang kepada kami dan berkata: Ini hasil kerjamu, dan ini diberikan kepadaku? Lalu mengapa dia harus tinggal di rumah ayah dan ibunya dan melihat apakah dia diberi hadiah atau tidak? Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangannya, tidak Dia menipu Barangsiapa di antara kalian mengambil sebagian darinya, maka ia akan datang pada hari kiamat dengan menggendongnya di lehernya; jika unta, ia akan membawanya seperti domba, dan jika itu sapi, maka ia akan membawanya. Ia akan melenguh, dan jika ia seekor domba, ia akan dibawa sambil mengembik, maka ia telah melahirkan.” Abu Humaid berkata: Kemudian Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengangkat suaranya. Tangannya, sehingga kita bisa melihat sekret ketiaknya. Abu Humaid berkata: Saya mendengarnya dari Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, Zaid bin Thabit, jadi mereka bertanya kepadanya.
50
Sunan Ad-Darimi # 3/1628
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ ، أَخْبَرَنَا هُشَيْمٌ ، عَنْ دَاوُدَ ، وَمُجَالِدٍ ، عَنْ الشَّعْبِيِّ ، عَنْ جَرِيرٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" إِذَا جَاءَكُمْ الْمُصَدِّقُ، فَلَا يَصْدُرَنَّ عَنْكُمْ إِلَّا وَهُوَ رَاضٍ ".
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عُيَيْنَةَ ، عَنْ أَبِي إِسْحَاق الْفَزَارِيِّ ، عَنْ دَاوُدَ بْنِ أَبِي هِنْدٍ ، عَنْ عَامِرٍ ، عَنْ جَرِيرٍ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ
Amr bin Aoun memberitahukan kepada kami, Husyaim memberitahukan kepada kami, atas wewenang Dawud, dan Mujalid, atas wewenang Al-Sha’bi, atas wewenang Jarir, beliau bersabda: Rasulullah SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda Dia, damai dan berkah Allah besertanya, bersabda: “Apabila orang yang membenarkan datang kepadamu, janganlah dia meninggalkannya kepadamu kecuali dia merasa puas.” Muhammad bin Uyaynah memberitahuku, atas wewenang Abu Ishaq Al-Fazari, Tentang otoritas Dawud bin Abi Hind, atas otoritas Amer, atas otoritas Jarir, atas otoritas Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, serupa.