Bab 7
Kembali ke Bab
01
Sunan Ad-Darimi # 7/1944
أَخْبَرَنَا يَعْلَى بْنُ عُبَيْدٍ ، حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا ، عَنْ عَامِرٍ ، عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ ، قَالَ : سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَيْدِ الْكَلْبِ، فَقَالَ :" مَا أَمْسَكَ عَلَيْكَ كَلْبِكَ فَكُلْ، فَإِنَّ أَخْذَهُ ذَكَاتُهُ، وَإِنْ وَجَدْتَ مَعَهُ كَلْبًا فَخَشِيتَ أَنْ يَكُونَ قَدْ أَخَذَهُ مَعَهُ، وَقَدْ قَتَلَهُ، فَلَا تَأْكُلْهُ، فَإِنَّكَ إِنَّمَا ذَكَرْتَ اسْمَ اللَّهِ عَلَى كَلْبِكَ، وَلَمْ تَذْكُرْهُ عَلَى غَيْرِهِ ".
أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا ، عَنْ عَامِرٍ ، عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ ، قَالَ : سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَيْدِ الْمِعْرَاضِ، فَذَكَرَ مِثْلَهُ
أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا ، عَنْ عَامِرٍ ، عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ ، قَالَ : سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَيْدِ الْمِعْرَاضِ، فَذَكَرَ مِثْلَهُ
Ya'la bin Ubaid menceritakan kepada kami, Zakaria menceritakan kepada kami, atas wewenang Amir, atas wewenang Adi bin Hatim, dia berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, tentang Anjing itu tertangkap, dan dia berkata: “Setiap kali anjingmu menangkapmu, makanlah, karena ia mengambilnya karena kepintarannya, dan jika kamu menemukan seekor anjing bersamanya dan kamu takut dia yang mengambilnya.” Bersamanya, lalu dia membunuhnya, maka janganlah kamu memakannya, karena kamu hanya menyebut nama Tuhan di atas anjingmu, dan tidak menyebut nama Tuhan di atas orang lain.” Abu Nu'aym menceritakan kepada kami, Zakaria meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Amer, atas wewenang Adi bin Hatim, yang berkata: Saya bertanya kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, tentang berburu secara luas. Dia menyebutkan Seperti dia
02
Sunan Ad-Darimi # 7/1945
أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَنْ اقْتَنَى كَلْبًا إِلَّا كَلْبَ صَيْدٍ أَوْ مَاشِيَةٍ، نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطَانِ "
Abu Nu`aym menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Abdullah bin Dinar, atas wewenang Ibnu Umar, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Barangsiapa memelihara seekor anjing, selain anjing pemburu atau ternak, maka dua qirat akan dipotong dari pekerjaannya setiap hari.”
03
Sunan Ad-Darimi # 7/1946
حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْمُبَارَكِ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُصَيْفَةَ ، عَنْ السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ ، أَنَّهُ سَمِعَ سُفْيَانَ بْنَ أَبِي زُهَيْرٍ يُحَدِّثُ نَاسًا مَعَهُ عِنْدَ بَاب الْمَسْجِدِ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ :" مَنْ اقْتَنَى كَلْبًا لَا يُغْنِي عَنْهُ زَرْعًا وَلَا ضَرْعًا، نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطٌ ".
قَالُوا : أَنْتَ سَمِعْتَ هَذَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ قَالَ : إِي وَرَبِّ هَذَا الْمَسْجِدِ
قَالُوا : أَنْتَ سَمِعْتَ هَذَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ قَالَ : إِي وَرَبِّ هَذَا الْمَسْجِدِ
Al-Hakam bin Al-Mubarak meriwayatkan kepada kami, Malik meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Yazid bin Khusaifa, atas wewenang Al-Sa’ib bin Yazid, bahwa dia mendengar Sufyan bin Abi Zuhayr sedang berbicara dengan orang-orang di depan pintu masjid. Dia berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Siapa pun yang memelihara anjing tidak ada gunanya. Benih atau ambing, Qiratnya dikurangi dari pekerjaannya setiap hari.” Mereka berkata: Pernahkah Anda mendengar hal ini dari Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian? Dia berkata: Ya, demi Tuhan. Masjid ini
04
Sunan Ad-Darimi # 7/1947
أَخْبَرَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ ، عَنْ مُطَرِّفٍ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُغَفَّلٍ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَأَمَرَ بِقَتْلِ الْكِلَابِ، ثُمَّ قَالَ : " مَا بَالِي وَلِلْكِلَابِ؟ "، ثُمَّ رَخَّصَ فِي كَلْبِ الرَّعْيِ وَكَلْبِ الصَّيْدِ
Wahb bin Jarir menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu al-Tayyah, atas wewenang Mutarrif, atas wewenang Abdullah bin Mughaffal, bahwa Nabi Muhammad SAW memerintahkan untuk membunuh anjing-anjing itu, lalu bersabda: “Apa peduliku terhadap anjing-anjing itu?” Kemudian dia memberi izin untuk menggembalakan anjing dan anjing pemburu.
05
Sunan Ad-Darimi # 7/1948
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ نَافِعٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، قَالَ : " أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَبِقَتْلِ الْكِلَابِ "
Khalid bin Mukhlid memberitahu kami, Malik memberitahu kami, atas wewenang Nafi’, atas wewenang Ibnu Umar, dia berkata: “Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, memerintahkan pembunuhan “anjing”
06
Sunan Ad-Darimi # 7/1949
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ ، حَدَّثَنَا عَوْفٌ ، عَنْ الْحَسَنِ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُغَفَّلٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" لَوْلَا أَنَّ الْكِلَابَ أُمَّةٌ مِنْ الْأُمَمِ، لَأَمَرْتُ بِقَتْلِهَا كُلِّهَا، وَلَكِنْ اقْتُلُوا مِنْهَا كُلَّ أَسْوَدَ بَهِيمٍ ".
قَالَ سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ : الْبَهِيمُ : الْأَسْوَدُ كُلُّهُ
قَالَ سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ : الْبَهِيمُ : الْأَسْوَدُ كُلُّهُ
Saeed bin Amir menceritakan kepada kami, Awf menceritakan kepada kami, atas otoritas Al-Hasan, atas otoritas Abdullah bin Mughaffal, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Seandainya anjing tidak menjadi satu bangsa di antara bangsa-bangsa, niscaya saya perintahkan untuk membunuh mereka semua, tetapi bunuhlah setiap hewan hitam yang ada di antara mereka.” Saeed bin Amer berkata: Al-Bahim: Semua berwarna hitam
07
Sunan Ad-Darimi # 7/1950
أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي السَّفَرِ ، عَنْ الشَّعْبِيِّ ، قَالَ : سَمِعْتُ عَدِيَّ بْنَ حَاتِمٍ ، قَالَ : سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمِعْرَاضِ، فَقَالَ :" إِذَا أَصَابَ بِحَدِّهِ، فَكُلْ، وَإِذَا أَصَابَ بِعَرْضِهِ فَقَتَلَ، فَإِنَّهُ وَقِيذٌ، فَلَا تَأْكُلْ "
Suleiman bin Harb menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Abdullah bin Abi Al-Safar, atas wewenang Al-Shu'bi, dia berkata: Saya mendengar Adi bin Hatim, dia berkata: Saya bertanya kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, tentang cacatnya, dan dia berkata: “Jika dia mencapai hukumannya, maka makanlah, dan jika dia mencapai hukumannya, maka bunuhlah dia.” Itu menjijikkan, jadi jangan dimakan.”
08
Sunan Ad-Darimi # 7/1951
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ أَبِي يَعْفُورٍ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي أَوْفَى ، قَالَ : " غَزَوْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبْعَ غَزَوَاتٍنَأْكُلُ الْجَرَادَ "
Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, atas wewenang Sufyan, atas wewenang Abu Yafour, atas wewenang Abdullah bin Abi Awfa, dia berkata: “Kami berperang dengan Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. “Kami makan belalang.”
09
Sunan Ad-Darimi # 7/1952
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُبَارَكِ ، قِرَاءَةً، عَنْ مَالِكٍ ، عَنْ صَفْوَانَ بْنِ سُلَيْمٍ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ سَلَمَةَ مِنْ آلِ الْأَزْرَقِ، أَنَّ الْمُغِيرَةَ بْنَ أَبِي بُرْدَةَ وَهُوَ رَجُلٌ مِنْ بَنِي عَبْدِ الدَّارِ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ، سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ ، يَقُولُ : سَأَلَ رَجُلٌ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ : إِنَّا نَرْكَبُ الْبَحْرَ وَنَحْمِلُ مَعَنَا الْقَلِيلَ مِنْ الْمَاءِ، فَإِنْ تَوَضَّأْنَا بِهِ، عَطِشْنَا، أَفَنَتَوَضَّأُ مِنْ مَاءِ الْبَحْرِ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" هُوَ الطَّهُورُ مَاؤُهُ، الْحِلُّ مَيْتَتُهُ "
Muhammad bin al-Mubarak meriwayatkan kepada kita, dalam sebuah bacaan, atas wewenang Malik, atas wewenang Safwan bin Sulaim, atas wewenang Sa`id bin Salamah, dari keluarga al-Azraq, bahwa Al-Mughirah Ibnu Abi Burdah, seorang laki-laki dari Bani Abd al-Dar, menceritakan kepadanya bahwa ia mendengar Abu Hurairah berkata: Seorang laki-laki bertanya kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Beliau menyapa kami dan berkata: Kami berlayar melalui laut dan membawa sedikit air. Jika kita berwudhu dengannya, kita menjadi haus. Perlukah kita berwudhu dengan air laut? Kemudian Rasulullah SAW bersabda: “Airnya suci, dan jenazahnya diperbolehkan.”
10
Sunan Ad-Darimi # 7/1953
أَخْبَرَنَا زَكَرِيَّا بْنُ عَدِيٍّ ، حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ ، عَنْ عَمْرٍو يَعْنِي : ابْنَ دِينَارٍ ، عَنْ جَابِرٍ ، قَالَ : " بَعَثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ثَلَاثِ مِئَةٍ،فَأَصَابَنَا جُوعٌ حَتَّى أَتَيْنَا الْبَحْرَ وَقَدْ قَذَفَ دَابَّةً، فَأَكَلْنَا مِنْهَا حَتَّى ثَابَتْ أَجْسَامُنَا، فَأَخَذَ أَبُو عُبَيْدَةَ ضِلْعًا مِنْ أَضْلَاعِهَا فَوَضَعَهُ، ثُمَّ حَمَلَ أَطْوَلَ رَجُلٍ فِي الْجَيْشِ عَلَى أَعْظَمِ بَعِيرٍ فِي الْجَيْشِ فَمَرَّ تَحْتَهُ، هَذَا مَعْنَاهُ "
Zakaria bin Adiy menceritakan kepada kami, Ibnu Uyaynah menceritakan kepada kami, atas wewenang Amr, artinya: Ibnu Dinar, atas wewenang Jabir, yang berkata: “Kami mengutus Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian dan salam kepadanya, dalam tiga ratus. Kemudian kami dilanda kelaparan sampai kami tiba di laut, dan ada seekor binatang yang melempari, dan kami memakannya sampai tubuh kami stabil. Maka Abu Ubaidah mengambil salah satu tulang rusuknya dan meletakkannya, lalu dia menaikkan orang yang paling tinggi di pasukan itu ke atas unta yang terbesar di pasukan itu dan dia lewat di bawahnya. "arti"
11
Sunan Ad-Darimi # 7/1954
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، قَالَ : هِشَامُ بْنُ زَيْدِ بْنِ أَنَسٍ أَخْبَرَنِي، قَالَ : سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ ، يَقُولُ :أَنْفَجْنَا أَرْنَبًا وَنَحْنُ بِمَرِّ الظَّهْرَانِ ، فَسَعَى الْقَوْمُ فَلَغِبُوا، فَأَخَذْتُهَا وَجِئْتُ بِهَا إِلَى أَبِي طَلْحَةَ، فَذَبَحَهَا وَبَعَثَ بِوَرِكَيْهَا أَوْ فَخِذَيْهَا، شَكَّ شُعْبَةُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ " فَقَبِلَهَا "
Abu Al-Walid menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami, dia berkata: Hisyam bin Zaid bin Anas menceritakan kepadaku, dia berkata: Aku mendengar Anas bin Malik, mengatakan Kami membawa seekor kelinci saat kami melewati Dhahran, tetapi orang-orang mengamuk dan tertipu, maka aku mengambilnya dan membawanya kepada Abu Thalhah, yang menyembelihnya dan mengirimkannya dengan pinggulnya atau Pahanya. Shu'bah mengeluh kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan dia menciumnya.
12
Sunan Ad-Darimi # 7/1955
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، أَخْبَرَنَا دَاوُدُ بْنُ أَبِي هِنْدٍ ، عَنْ عَامِرٍ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ صَفْوَانَ ، أَنَّهُ مَرَّ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأَرْنَبَيْنِ مُعَلِّقُهُمَا، فَقَالَ : " يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّيدَخَلْتُ غَنَمَ أَهْلِي فَاصْطَدْتُ هَذَيْنِ الْأَرْنَبَيْنِ، فَلَمْ أَجِدْ حَدِيدَةً أُذَكِّيهِمَا بِهَا، فَذَكَّيْتُهُمَا بِمَرْوَةٍ، أَفَآكُلُ؟ قَالَ : " نَعَمْ "
Yazid bin Harun memberi tahu kami, Dawud bin Abi Hind memberi tahu kami, atas wewenang Amir, atas wewenang Muhammad bin Safwan, bahwa ia melewati Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Beliau SAW menyapa dua ekor kelinci yang digantungnya dan berkata: “Wahai Rasulullah, saya memasuki domba keluarga saya dan memburu kedua kelinci tersebut, namun saya tidak menemukannya.” Aku sembelih mereka dengan besi, dan aku sembelih mereka dengan besi. Bolehkah saya makan? Dia berkata: “Ya.”
13
Sunan Ad-Darimi # 7/1956
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، قَالَ : سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الضَّبِّ، فَقَالَ :" لَسْتُ بِآكِلِهِ وَلَا مُحَرِّمِهِ "
Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kita, atas wewenang Sufyan, atas wewenang Abdullah bin Dinar, atas wewenang Ibnu Umar, beliau bersabda: Nabi Muhammad saw, ditanya tentang cicak. Beliau bersabda: “Saya tidak memakannya dan saya tidak melarangnya.”
14
Sunan Ad-Darimi # 7/1957
أَخْبَرَنَا سَهْلُ بْنُ حَمَّادٍ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، حَدَّثَنَا الْحَكَمُ ، قَالَ : سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ وَهْبٍ يُحَدِّثُ، عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ ، عَنْ ثَابِتِ بْنِ وَدِيعَةَ ، قَالَ : أُتِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِضَبٍّ، فَقَالَ :" أُمَّةٌ مُسِخَتْ وَاللَّهُ أَعْلَمُ "
Sahl bin Hammad menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami, Al-Hakam menceritakan kepada kami, dia berkata: Saya mendengar Zayd bin Wahb berbicara, atas wewenang Al-Bara’ bin Azib, atas wewenang Thabit bin Wadi’ah berkata: Seekor cicak dibawa kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan dia berkata: “Suatu bangsa telah berubah, dan Tuhan mengetahui yang terbaik.”
15
Sunan Ad-Darimi # 7/1958
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ ، حَدَّثَنِي اللَّيْثُ ، حَدَّثَنِي يُونُسُ ، عَنْ ابْنِ شِهَابٍ ، أَنَّهُ قَالَ : أَخْبَرَنِي أَبُو أُمَامَةَ بْنُ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ الْأَنْصَارِيُّ ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ أَخْبَرَهُ، أَنَّ خَالِدَ بْنَ الْوَلِيدِ الَّذِي يُقَالُ لَهُ سَيْفُ اللَّهِ أَخْبَرَهُ، أَنَّهُ دَخَلَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهِيَ خَالَتُهُ وَخَالَةُ ابْنِ عَبَّاسٍ، فَوَجَدَ عِنْدَهَا ضَبًّا مَحْنُوذًا قَدِمَتْ بِهِ أُخْتُهَا حُفَيْدَةُ بِنْتُ الْحَارِثِ مِنْ نَجْدٍ ، فَقَدَّمَتْ الضَّبَّ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَكَانَ قَلَّمَا يُقَدِّمُ يَدَهُ لِطَعَامٍ حَتَّى يُحَدَّثَ بِهِ وَيُسَمَّى لَهُ، فَأَهْوَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ إِلَى الضَّبِّ، فَقَالَتْ امْرَأَةٌ مِنْ نِسْوَةِ الْحُضُورِ : أَخْبِرْنَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا قَدَّمْتُنَّ لَهُ.
قُلْنَ : هَذَا الضَّبُّ، فَرَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ، فَقَالَ خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ :أَتُحَرِّمُ الضَّبَّ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ : " لَا، وَلَكِنَّهُ لَمْ يَكُنْ بِأَرْضِ قَوْمِي، فَأَجِدُنِي أَعَافُهُ ".
قَالَ خَالِدٌ : فَاجْتَرَرْتُهُ فَأَكَلْتُهُ، وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْظُرُ، فَلَمْ يَنْهَنِي
قُلْنَ : هَذَا الضَّبُّ، فَرَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ، فَقَالَ خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ :أَتُحَرِّمُ الضَّبَّ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ : " لَا، وَلَكِنَّهُ لَمْ يَكُنْ بِأَرْضِ قَوْمِي، فَأَجِدُنِي أَعَافُهُ ".
قَالَ خَالِدٌ : فَاجْتَرَرْتُهُ فَأَكَلْتُهُ، وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْظُرُ، فَلَمْ يَنْهَنِي
Abdullah bin Shalih menceritakan kepada kami, Al-Layth menceritakan kepadaku, Yunus menceritakan kepadaku, berdasarkan otoritas Ibnu Shihab, bahwa dia berkata: Abu Umamah bin Sahl memberitahuku Ibnu Hanif Al-Ansari, bahwa Abdullah Ibnu Abbas memberitahukannya, bahwa Khalid Ibnu Al-Walid, yang disebut Saif Allah, memberitahunya, bahwa dia telah masuk Dengan Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dengan Maimuna, istri Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, yang merupakan bibi dari pihak ayah dan bibi dari pihak ibu Ibnu Abbas. Dia ditemukan bersamanya Seekor kadal berukir yang dibawa saudara perempuannya, Hafidah Binti Al-Harith, dari Najd. Dia mempersembahkan kadal itu kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, jarang memasukkan tangannya ke dalam makanan sampai dia diberitahu tentang hal itu dan diberi nama untuk makanan itu, maka Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mencondongkan tangannya ke kadal. Salah satu wanita yang hadir berkata: Beritahukan kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, apa yang kamu berikan kepadanya. Mereka berkata: Ini Kadal. Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, mengangkat tangannya, dan Khaled bin Al-Walid berkata: Apakah kamu melarang cicak ya Rasulullah? Dia berkata: “Tidak, tapi dia tidak berada di tanah bangsaku, jadi aku mendapati diriku menghindarinya.” Khaled berkata: Saya mengunyahnya dan memakannya, dan Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian Dia melihat, tapi dia tidak menghentikanku
16
Sunan Ad-Darimi # 7/1959
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ ، حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ ، قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ : أَحْسَبُهُ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ ، عَنْ أَبِي وَاقِدٍ اللَّيْثِيِّ ، قَالَ : قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ ، وَالنَّاسُ يَجُبُّونَ أَسْنِمَةَ الْإِبِلِ وَأَلْيَاتِ الْغَنَمِ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَا قُطِعَ مِنْ بَهِيمَةٍ وَهِيَ حَيَّةٌ، فَهُوَ مَيْتَةٌ "
Ubayd Allah bin Abdul Majeed menceritakan kepada kami, Abdul Rahman bin Abdullah bin Dinar menceritakan kepada kami, Zaid bin Aslam menceritakan kepada kami, Abdul Al-Rahman: Saya kira itu atas wewenang Ata’ bin Yassar, atas wewenang Abu Waqid Al-Laythi, yang berkata: Rasulullah SAW, datang ke Madinah. Dan orang-orang memotong punuk unta dan pantat domba, maka Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada hewan yang dipotong dalam keadaan hidup. Dia sudah mati.”