Bab 8
Kembali ke Bab
01
Sunan Ad-Darimi # 8/1960
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ وَهْبِ بْنِ كَيْسَانَ ، عَنْ عُمَرَ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ لَهُ :" سَمِّ اللَّهَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ "
Khaled bin Mukhlid memberi tahu kami, Malik memberi tahu kami, atas wewenang Wahb bin Kaysan, atas wewenang Omar bin Abi Salamah, bahwa Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda kepadanya: “Sebutkan nama Tuhan dan makanlah yang mengikutimu.”
02
Sunan Ad-Darimi # 8/1961
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، أَخْبَرَنَا هِشَامٌ ، عَنْ بُدَيْلٍ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ ، عَنْ عَائِشَةَ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْكُلُ طَعَامًا فِي سِتَّةِ نَفَرٍ مِنْ أَصْحَابِهِ، فَجَاءَ أَعْرَابِيٌّ فَأَكَلَهُ بِلُقْمَتَيْنِ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" أَمَا إِنَّهُ لَوْ ذَكَرَ اسْمَ اللَّهِ، لَكَفَاكُمْ، فَإِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ، فَلْيَذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ، فَإِنْ نَسِيَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ، فَلْيَقُلْ : بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ ".
أَخْبَرَنَا بُنْدَارٌ ، حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ بُدَيْلٍ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ ، عَنْ أُمِّ كُلْثُومٍ ، عَنْ عَائِشَةَ ، بِهَذَا الْحَدِيثِ
أَخْبَرَنَا بُنْدَارٌ ، حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ بُدَيْلٍ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ ، عَنْ أُمِّ كُلْثُومٍ ، عَنْ عَائِشَةَ ، بِهَذَا الْحَدِيثِ
Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Hisyam menceritakan kepada kami, atas otoritas Badil, atas otoritas Abdullah bin Ubaid bin Umayr, atas otoritas Aisha, bahwa Nabi mendoakan Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia sedang makan makanan bersama enam temannya, lalu datanglah seorang Badui dan memakannya dalam dua suap, maka Nabi Muhammad SAW bersabda: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam: Seandainya dia menyebut nama Tuhan, maka cukuplah bagimu. Maka ketika salah seorang di antara kalian makan, hendaklah dia menyebut nama Tuhan, dan jika dia lupa menyebut nama Tuhan, hendaklah dia mengucapkan: Dengan menyebut nama Tuhan, awal dan akhir. Bundar menceritakan kepada kami, Muadh bin Hisham menceritakan kepada kami, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Badil, atas wewenang Abdullah bin Ubaid bin Umair, atas wewenang Ummu Kultsum, atas wewenang Aisyah, dengan hadits ini
03
Sunan Ad-Darimi # 8/1962
أَخْبَرَنَا مُوسَى بْنُ خَالِدٍ ، حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ ، عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عَمْرٍو ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُسْرٍ وَكَانَتْ لَهُ صُحْبَةٌ يَسِيرَةٌ ، قَالَ : قَالَ أَبِي لِأُمِّي : لَوْ صَنَعْتِ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا؟ فَصَنَعَتْ ثَرِيدَةً، وَقَالَ بِيَدِهِ يُقْلِلُ، فَانْطَلَقَ أَبِي فَدَعَاهُ، فَوَضَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ عَلَى ذِرْوَتِهَا، ثُمَّ قَالَ : " خُذُوا بِاسْمِ اللَّهِ ".
فَأَخَذُوا مِنْ نَوَاحِيهَا، فَلَمَّا طَعِمُوا دَعَا لَهُمْ، فَقَالَ :" اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَبَارِكْ لَهُمْ فِي رِزْقِهِمْ "
فَأَخَذُوا مِنْ نَوَاحِيهَا، فَلَمَّا طَعِمُوا دَعَا لَهُمْ، فَقَالَ :" اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَبَارِكْ لَهُمْ فِي رِزْقِهِمْ "
Musa bin Khalid menceritakan kepada kami, Issa bin Yunus menceritakan kepada kami, atas wewenang Safwan bin Amr, Abdullah bin Busr menceritakan kepada kami, dan dia mempunyai seorang sahabat. Sedikit, dia berkata: Ayahku berkata kepada ibuku: Jika kamu membuatkan makanan untuk Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian? Jadi dia membuat bubur, dan dia berkata dengan tangannya untuk menguranginya, dan dia berangkat. Ayahku memanggilnya, dan Rasulullah SAW, meletakkan tangannya di atasnya, lalu berkata: “Ambillah dengan nama Tuhan.” Maka mereka diambil dari sudut-sudutnya, dan ketika mereka sudah makan, dia mendoakan mereka dan berkata: “Ya Tuhan, ampunilah mereka, kasihanilah mereka, dan berkahilah penghidupan mereka.”
04
Sunan Ad-Darimi # 8/1963
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ الْأَسَدِيُّ ، حَدَّثَنَا ثَوْرٌ ، عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ ، عَنْ أَبِي أُمَامَةَ ، قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَكَلَ أَوْ شَرِبَ، قَالَ :" الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ، غَيْرَ مَكْفُورٍ، وَلَا مُوَدَّعٍ، وَلَا مُسْتَغْنًى عَنْ رَبِّنَا "
Muhammad bin al-Qasim al-Asadi menceritakan kepada kami, Thawr menceritakan kepada kami, atas wewenang Khalid bin Ma'dan, atas wewenang Abu Umamah, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, adalah Ketika dia makan atau minum, damai dan berkah Allah besertanya, dia berkata: “Alhamdulillah, puji-pujian yang melimpah, baik dan berkah, tidak ditahan, tidak ditinggalkan, dan tidak ada manfaatnya.” “Atas otoritas Tuhan kita”
05
Sunan Ad-Darimi # 8/1964
أَخْبَرَنَا نُعَيْمُ بْنُ حَمَّادٍ ، عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ مُحَمَّدٍ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي حُرَّةَ ، عَنْ عَمِّهِ ، عَنْ سِنَانِ بْنِ سَنَّةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" الطَّاعِمُ الشَّاكِرُ كَالصَّائِمِ الصَّابِرِ "
Nuaym bin Hammad meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abdul Aziz bin Muhammad, atas wewenang Muhammad bin Abdullah bin Abi Hurra, atas wewenang pamannya, atas wewenang Sinan bin Sunnah, beliau bersabda: Rasulullah SAW bersabda: “Orang yang memberi makan dengan bersyukur ibarat orang yang sabar berpuasa.”
06
Sunan Ad-Darimi # 8/1965
حَدَّثَنَا إِسْحَاق بْنُ عِيسَى ، أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ، عَنْ ثَابِتٍ ، عَنْ أَنَسٍ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ، فَلْيَلْعَقْ أَصَابِعَهُ الثَّلَاثَ "
Ishaq bin Issa menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Tsabit, atas wewenang Anas, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dia berkata: “Jika dia memakan Salah satu dari kalian, biarkan dia menjilat ketiga jarinya.”
07
Sunan Ad-Darimi # 8/1966
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ ، حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ ، عَنْ عَطَاءٍ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :" إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ، فَلَا يَمْسَحْ يَدَهُ حَتَّى يَلْعَقَ أَصَابِعَهُ أَوْ يُلْعِقَهَا "
Amr bin Aoun menceritakan kepada kami, Ibnu Uyaynah menceritakan kepada kami, atas wewenang Amr bin Dinar, atas wewenang Ata', atas wewenang Ibnu Abbas, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Jika salah seorang di antara kalian makan, janganlah ia mengusap tangannya sampai ia menjilat jari-jarinya atau menjilatnya.”
08
Sunan Ad-Darimi # 8/1967
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، أَخْبَرَنَا أَبُو الْيَمَانِ الْبَرَّاءُ وَهُوَ : مُعَلَّى بْنُ رَاشِدٍ ، قَالَ : حَدَّثَتْنِي جَدَّتِي أُمُّ عَاصِمٍ ، قَالَتْ : دَخَلَ عَلَيْنَا نُبَيْشَةُ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ نَأْكُلُ طَعَامًا، فَدَعَوْنَاهُ، فَأَكَلَ مَعَنَا، ثُمَّ قَالَ : حَدَّثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ :" مَنْ أَكَلَ فِي قَصْعَةٍ ثُمَّ لَحِسَهَا، اسْتَغْفَرَتْ لَهُ الْقَصْعَةُ "
Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Abu Al-Yaman Al-Baraa', yaitu Mu'la bin Rasyid, menceritakan kepada kami: Nenekku, Ummu Asim, menceritakan kepadaku: Nubaysha, hamba Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, datang kepada kami saat kami sedang makan, maka kami mengundangnya, dan dia makan bersama kami, lalu dia berkata: Bicaralah dengan kami. Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa makan dari mangkuk lalu menjilatnya, maka mangkuk itu akan memohon ampun padanya.”
09
Sunan Ad-Darimi # 8/1968
أَخْبَرَنَا إِسْحَاق بْنُ عِيسَى ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ، عَنْ ثَابِتٍ ، عَنْ أَنَسٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" إِذَا سَقَطَتْ لُقْمَةُ أَحَدِكُمْ، فَلْيَمْسَحْ عَنْهَا التُّرَابَ، وَلْيُسَمِّ اللَّهَ، وَلْيَأْكُلْهَا "
Ishaq bin Isa menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Tsabit, atas wewenang Anas, yang berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Jika “Jika ada sepotong di antara kalian yang jatuh, hendaklah dia menyeka kotorannya, menyebut nama Tuhan, dan memakannya.”
10
Sunan Ad-Darimi # 8/1969
أَخْبَرَنَا زَكَرِيَّا بْنُ عَدِيٍّ ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ ، عَنْ يُونُسَ ، عَنْ الْحَسَنِ ، قَالَ : كَانَ مَعْقِلُ بْنُ يَسَارٍ يَتَغَدَّى، فَسَقَطَتْ لُقْمَتُهُ، فَأَخَذَهَا فَأَمَاطَ مَا بِهَا مِنْ أَذًى، ثُمَّ أَكَلَهَا، قَالَ : فَجَعَلَ أُولَئِكَ الدَّهَاقِينُ يَتَغَامَزُونَ بِهِ، فَقَالُوا لَهُ : مَا تَرَى مَا يَقُولُ هَؤُلَاءِ الْأَعَاجِمُ، يَقُولُونَ : انْظُرُوا إِلَى مَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنْ الطَّعَامِ، وَإِلَى مَا يَصْنَعُ بِهَذِهِ اللُّقْمَةِ؟ فَقَالَ : إِنِّي لَمْ أَكُنْ أَدَعُ مَا سَمِعْتُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَوْلِ هَؤُلَاءِ الْأَعَاجِمِ، " إِنَّا كُنَّانُؤْمَرُ إِذَا سَقَطَتْ لُقْمَةُ أَحَدِنَا أَنْ يُمِيطَ مَا بِهَا مِنْ الْأَذَى، وَأَنْ يَأْكُلَهَا "
Zakaria bin Adi menceritakan kepada kami, Yazid bin Zurayi menceritakan kepada kami, atas wewenang Yunus, atas wewenang Al-Hasan, dia berkata: Maqil bin Yasar sedang makan siang, dan dia terjatuh. Saya menjilatnya, jadi dia mengambilnya dan menyeka kotoran di atasnya, lalu memakannya. Dia berkata: Lalu dia membuat orang-orang bodoh itu bercanda tentang dia, dan mereka berkata kepadanya: Apa yang kamu lihat? Dia bilang Orang-orang non-Arab ini berkata: Lihatlah makanan di tangannya, dan apa yang dia lakukan dengan potongan ini? Dia berkata: Saya tidak akan menerima apa yang saya dengar dari Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dalam kata-kata orang non-Arab ini, “Kami akan diperintahkan ketika itu jatuh.” Gigitan salah satu dari kita adalah itu Dia akan membinasakan segala kerusakan yang ada di dalamnya, atau melahapnya.”
11
Sunan Ad-Darimi # 8/1970
أَخْبَرَنَا أَبُو عَلَّي الْحَنَفِيُّ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ ابْنِ شِهَابٍ ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ، فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ، وَلْيَشْرَبْ بِيَمِينِهِ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ ".
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ ، عَنْ ابْنِ عُيَيْنَةَ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ أَبِي بَكْرٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، بِنَحْوِهِ
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ ، عَنْ ابْنِ عُيَيْنَةَ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ أَبِي بَكْرٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، بِنَحْوِهِ
Abu Ali al-Hanafi menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Abu Bakr bin Ubayd Allah bin Abdullah bin Umar, atas wewenang Abdullah bin Umar, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Jika salah satu dari kalian makan, maka hendaklah dia makan dengan tangan kanannya, dan hendaklah dia minum dengan tangan kanannya. Setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya.” Amr ibn Aoun menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Uyaynah, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Abu Bakar, Atas wewenang Ibnu Umar, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, hal serupa
12
Sunan Ad-Darimi # 8/1971
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ ، حَدَّثَنَا عِكْرِمَةُ بْنُ عَمَّارٍ ، قَالَ : حَدَّثَنِي إِيَاسُ بْنُ سَلَمَةَ ، قَالَ : حَدَّثَنِي أَبِي ، قَالَ : أَبْصَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بُسْرَ بْنَ رَاعِي الْعِيرِ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ، فَقَالَ :" كُلْ بِيَمِينِكَ ".
قَالَ : لَا أَسْتَطِيعُ، قَالَ : " لَا اسْتَطَعْتَ ".
قَالَ : فَمَا وَصَلَتْ يَمِينُهُ إِلَى فِيهِ
قَالَ : لَا أَسْتَطِيعُ، قَالَ : " لَا اسْتَطَعْتَ ".
قَالَ : فَمَا وَصَلَتْ يَمِينُهُ إِلَى فِيهِ
Abu Al-Walid Al-Tayalisi menceritakan kepada kami, Ikrimah bin Ammar menceritakan kepada kami, dia berkata: Iyas bin Salamah menceritakan kepadaku, dia berkata: Ayahku menceritakan kepadaku, dia berkata: Dia melihat. Rasulullah SAW melihat Busr bin seorang penggembala unta makan dengan tangan kirinya, maka beliau berkata: “Makanlah dengan tangan kananmu.” Dia berkata: Saya tidak bisa. Dia berkata: “Tidak Kamu mampu.” Dia berkata: Kemudian tangan kanannya tidak mencapai mulutnya.
13
Sunan Ad-Darimi # 8/1972
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَعْدٍ الْمَدَنِيِّ ، عَنْ ابْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ : كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" يَأْكُلُ بِثَلَاثِ أَصَابِعَ، وَلَا يَمْسَحُ يَدَهُ حَتَّى يَلْعَقَهَا "
Muhammad bin Issa menceritakan kepada kami, Abu Muawiyah menceritakan kepada kami, atas wewenang Hisyam bin Urwa, atas wewenang Abd al-Rahman bin Saad al-Madani, atas wewenang Ibnu Ka’b bin Malik, atas wewenang ayahnya, bersabda: Nabi Muhammad SAW, “biasa makan dengan tiga jari, dan tidak menyeka tangannya hingga ia menjilatnya.”
14
Sunan Ad-Darimi # 8/1973
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ خَالِدٍ ، حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَعْدٍ الْمَدَنِيِّ ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ كَعْبٍ أَوْ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ كَعْبٍ شَكَّ هِشَامٌ أَخْبَرَهُ، عَنْ أَبِيهِ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ" يَأْكُلُ بِأَصَابِعِهِ الثَّلَاثِ، فَإِذَا فَرَغَ، لَعِقَهَا "، وَأَشَارَ هِشَامٌ بِأَصَابِعِهِ الثَّلَاثِ
Musa bin Khalid menceritakan kepada kami, Issa bin Yunus menceritakan kepada kami, atas wewenang Hisham bin Urwa, atas wewenang Abd al-Rahman bin Saad al-Madani, bahwa Abd Allah Ibnu Ka'b atau Abd al-Rahman Ibn Ka'b meragukan bahwa Hisyam memberitahunya, atas wewenang ayahnya, bahwa Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, biasa makan Dengan jari-jarinya “Tiga kali, dan setelah selesai, dia menjilatnya,” dan Hisyam menunjuk dengan ketiga jarinya.
15
Sunan Ad-Darimi # 8/1974
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاق ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ ، عَنْ أَبِي شُرَيْحٍ الْخُزَاعِيِّ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ :" مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ، فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ، فَلْيَقُلْ خَيْرًا، أَوْ لِيَصْمُتْ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ، فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ، جَائِزَتَهُ يَوْمًا وَلَيْلَةً، وَالضِّيَافَةُ ثَلَاثَةُ أَيَّامٍ وَمَا بَعْدَ ذَلِكَ صَدَقَةٌ "
Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ishaq menceritakan kepada kami, atas wewenang Sa’id bin Abi Sa’id, atas wewenang Abu Shurayh Al-Khuza’i, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Tuhan dan Hari Akhir, hendaklah dia menghormati tetangganya, dan siapa pun yang beriman kepada Tuhan dan Hari Akhir. Kedua, hendaklah dia mengucapkan hal-hal baik atau diam, dan barangsiapa yang beriman kepada Tuhan dan Hari Akhir, hendaklah dia menghormati tamunya, dan memberinya pahala siang dan malam. Silaturahmi itu berlangsung selama tiga hari, setelah itu sedekah.”
16
Sunan Ad-Darimi # 8/1975
أَخْبَرَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ نَافِعَ بْنَ جُبَيْرٍ ، عَنْ أَبِي شُرَيْحٍ الْخُزَاعِيِّ ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :" مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ، فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ، فَلْيُحْسِنْ إِلَى جَارِهِ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ، فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَسْكُتْ "
Utsman bin Muhammad menceritakan kepada kami, Sufyan bin Uyaynah menceritakan kepada kami, atas wewenang Amr bin Dinar, dia berkata: Saya mendengar Nafi’ bin Jubayr, atas wewenang Abu Shurayh Al-Khuza’i, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Barangsiapa beriman kepada Tuhan dan Hari Akhir, hendaklah dia memuliakan tamunya, dan barangsiapa “Barangsiapa yang beriman kepada Tuhan dan Hari Akhir, maka hendaknya dia berbuat baik kepada sesamanya, dan barangsiapa yang beriman kepada Tuhan dan Hari Akhir, hendaklah dia berkata baik atau diam.”
17
Sunan Ad-Darimi # 8/1976
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ أَبِي الْجُودِيِّ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُهَاجِرِ ، عَنْ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِي كَرِبَ : أَبِي كَرِيمَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" أَيُّمَا مُسْلِمٍ ضَافَ قَوْمًا، فَأَصْبَحَ الضَّيْفُ مَحْرُومًا، فَإِنَّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ نَصْرَهُ حَتَّى يَأْخُذَ لَهُ بِقِرَى لَيْلَتِهِ مِنْ زَرْعِهِ وَمَالِهِ "
Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Shu’bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Al-Judi, atas wewenang Sa’id bin Al-Muhajir, atas wewenang Al-Miqdam bin Maadi Karb: Ayahku Dermawan, beliau bersabda: Rasulullah SAW bersabda: “Setiap muslim yang menjamu suatu kaum dan tamunya menjadi serba kekurangan, maka setiap muslim harus “Bantulah dia sampai dia mengambil semua hasil panen dan kekayaannya pada malam itu.”
18
Sunan Ad-Darimi # 8/1977
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ ، عَنْ عُتْبَةَ بْنِ مُسْلِمٍ ، أَنَّ عُبَيْدَ بْنَ حُنَيْنٍ أَخْبَرَهُ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ ، يَقُولُ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" إِذَا سَقَطَ الذُّبَابُ فِي شَرَابِ أَحَدِكُمْ، فَلْيَغْمِسْهُ كُلَّهُ ثُمَّ لِيَنْزِعْهُ، فَإِنَّ فِي أَحَدِ جَنَاحَيْهِ دَاءً، وَفِي الْآخَرِ شِفَاءً "
Abdullah bin Maslamah menceritakan kepada kami, Sulaiman bin Bilal menceritakan kepada kami, atas wewenang Utba bin Muslim, bahwa Ubaid bin Hunayn menceritakan kepadanya, Dia mendengar Abu Hurairah berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Jika seekor lalat jatuh ke dalam minuman salah satu kalian, biarkan dia mencelupkan semuanya, lalu Untuk menghilangkannya, karena pada salah satu sayapnya terdapat penyakit, dan pada sayap yang lain terdapat obatnya.”
19
Sunan Ad-Darimi # 8/1978
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ، عَنْ ثُمَامَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَنَسٍ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" إِذَا وَقَعَ الذُّبَابُ فِي إِنَاءِ أَحَدِكُمْ، فَلْيَغْمِسْهُ، فَإِنَّ فِي أَحَدِ جَنَاحَيْهِ دَاءً، وَفِي الْآخَرِ شِفَاءً ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : قَالَ غَيْرُ حَمَّادٍ : ثُمَامَةُ ، عَنْ أَنَسٍ ، مَكَانَ أَبِي هُرَيْرَةَ . وَقَوْمٌ يَقُولُونَ : عَنْ الْقَعْقَاع ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، وَحَدِيثُ عُبَيْدِ بْنِ حُنَيْنٍ أَصَحُّ
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : قَالَ غَيْرُ حَمَّادٍ : ثُمَامَةُ ، عَنْ أَنَسٍ ، مَكَانَ أَبِي هُرَيْرَةَ . وَقَوْمٌ يَقُولُونَ : عَنْ الْقَعْقَاع ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، وَحَدِيثُ عُبَيْدِ بْنِ حُنَيْنٍ أَصَحُّ
Suleiman bin Harb menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Thumama bin Abdullah bin Anas, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Beliau bersabda, “Jika seekor lalat hinggap di bejana salah satu kalian, hendaklah ia mencelupkannya, karena pada salah satu sayapnya terdapat penyakit, dan pada sayap yang lain ada obatnya.” Dia berkata Abu Muhammad: Selain Hammad berkata: Thumamah, atas wewenang Anas, menggantikan Abu Hurairah. Dan sebagian orang mengatakan: Atas wewenang Al-Qaqa’, atas wewenang Abu Hurairah, dan hadits Ubaid bin Hunayn yang lebih shahih.
20
Sunan Ad-Darimi # 8/1979
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ ، عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ ، عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللهِ عَنْهُ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" الْمُؤْمِنُ يَأْكُلُ فِي مِعًى وَاحِدٍ، وَالْكَافِرُ يَأْكُلُ فِي سَبْعَةِ أَمْعَاءٍ ".
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْقَوَارِيرِيُّ ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ ، حَدَّثَنِي نَافِعٌ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
وَحَدَّثَنِي يَحْيَى ، عَنْ مُجَالِدٍ ، عَنْ أَبِي الْوَدَّاكِ ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْقَوَارِيرِيُّ ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ ، حَدَّثَنِي نَافِعٌ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
وَحَدَّثَنِي يَحْيَى ، عَنْ مُجَالِدٍ ، عَنْ أَبِي الْوَدَّاكِ ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Abu Asim menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Jurayj, atas wewenang Abu al-Zubayr, atas wewenang Jabir radhiyallahu 'anhu, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, yang bersabda: "Orang beriman Dia makan dengan satu usus, dan orang kafir makan dengan tujuh usus." Ubayd Allah ibn Umar al-Qawariri memberi tahu kami, Yahya memberi tahu kami Ibnu Saeed, atas wewenang Ubayd Allah, Nafi' menceritakan kepadaku, atas wewenang Ibnu Umar, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Yahya memberitahuku, tentang otoritas Mujalid, tentang otoritas Abu al-Wadak, tentang otoritas Abu Sa`id, tentang otoritas Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian.
21
Sunan Ad-Darimi # 8/1980
وَحَدَّثَنِي يَحْيَى ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" الْمُؤْمِنُ يَأْكُلُ فِي مِعًى وَاحِدٍ، وَالْكَافِرُ يَأْكُلُ فِي سَبْعَةِ أَمْعَاءٍ "
Yahya menceritakan kepadaku, atas wewenang Muhammad bin Amr, atas wewenang Abu Salamah, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda: “Orang beriman Dia makan dengan satu usus, sedangkan orang kafir makan dengan tujuh usus.”
22
Sunan Ad-Darimi # 8/1981
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ ، عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ ، عَنْ جَابِرٍ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" طَعَامُ الْوَاحِدِ يَكْفِي الِاثْنَيْنِ، وَطَعَامُ الِاثْنَيْنِ يَكْفِي الْأَرْبَعَةَ، وَطَعَامُ الْأَرْبَعَةِ يَكْفِي ثَمَانِيَةً "
Abu Asim menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Jurayj, atas wewenang Abu al-Zubayr, atas wewenang Jabir, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, yang mengatakan: “Makanan untuk satu orang sudah cukup.” “Dua hari, makanan untuk dua orang cukup untuk empat orang, dan makanan untuk empat orang cukup untuk delapan orang.”
23
Sunan Ad-Darimi # 8/1982
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ وَهْبِ بْنِ كَيْسَانَ ، عَنْ عُمَرَ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ لَهُ :" سَمِّ اللَّهَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ "
Khaled bin Mukhlid memberi tahu kami, Malik memberi tahu kami, atas wewenang Wahb bin Kaysan, atas wewenang Omar bin Abi Salamah, bahwa Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda kepadanya: “Sebutkan nama Tuhan dan makanlah yang mengikutimu.”
24
Sunan Ad-Darimi # 8/1983
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ ، عَنْ شُعْبَةَ ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِجَفْنَةٍ، أَوْ قَالَ : قَصْعَةٍ مِنْ ثَرِيدٍ فَقَالَ :" كُلُوا مِنْ حَافَاتِهَا أَوْ قَالَ : جَوَانِبِهَا وَلَا تَأْكُلُوا مِنْ وَسَطِهَا، فَإِنَّ الْبَرَكَةَ تَنْزِلُ فِي وَسَطِهَا "
Sa'id bin Amir menceritakan kepada kami, atas wewenang Syu'bah, atas wewenang Ata' bin Al-Sa'ib, atas wewenang Sa'id bin Jubayr, atas wewenang Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah SAW, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dibawakannya segenggam bubur, atau dia berkata: sepotong bubur, lalu dia berkata: “Makanlah dari pinggirannya, atau dia berkata: bagian sampingnya, dan jangan makan dari bagian tengahnya, maka Keberkahan turun di tengah-tengahnya.”
25
Sunan Ad-Darimi # 8/1984
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدِّمَشْقِيُّ ، حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ ، عَنْ قُرَّةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ عُرْوَةَ ، عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ ، أَنَّهَا كَانَتْ إِذَا أُتِيَتْ بِثَرِيدٍ، أَمَرَتْ بِهِ فَغُطِّيَ حَتَّى يَذْهَبَ فَوْرَةُ دُخَانِهِ، وَتَقُولُ : إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ :" هُوَ أَعْظَمُ لِلْبَرَكَةِ "
Abd al-Rahman bin Ibrahim al-Dimashqi meriwayatkan kepada kami, Ibnu Wahb meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Qurra bin Abd al-Rahman, atas wewenang al-Zuhri, atas wewenang Urwa, Atas wewenang Asma’ binti Abi Bakar, bahwa setiap kali dia membawakan bubur, dia akan menyuruhnya ditutup sampai asapnya hilang, dan dia akan berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Itu adalah nikmat yang paling besar.”
26
Sunan Ad-Darimi # 8/1985
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، أَخْبَرَنَا الْمُثَنَّى بْنُ سَعِيدٍ ، حَدَّثَنَا طَلْحَةُ بْنُ نَافِعٍ : أَبُو سُفْيَانَ، حَدَّثَنَا جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ ، قَالَ : أَخَذَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِي ذَاتَ يَوْمٍ إِلَى مَنْزِلِهِ، فَقَالَ : " هَلْ مِنْ غَدَاءٍ أَوْ مِنْ عَشَاءٍ؟ " شَكَّ طَلْحَةُ.
قَالَ : فَأَخْرَجَ إِلَيْهِ فِلَقٌ مِنْ خُبْزٍ، فَقَالَ : " مَا مِنْ أُدْمٍ؟ " قَالُوا : لَا، إِلَّا شَيْءٌ مِنْ خَلٍّ، فَقَالَ : " هَاتُوهُ،فَنِعْمَ الْإِدَامُ الْخَلُّ ".
قَالَ جَابِرٌ : فَمَا زِلْتُ أُحِبُّ الْخَلَّ مُنْذُ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
فَقَالَ أَبُو سُفْيَانَ : فَمَا زِلْتُ أُحِبُّهُ مُنْذُ سَمِعْتُهُ مِنْ جَابِرٍ
قَالَ : فَأَخْرَجَ إِلَيْهِ فِلَقٌ مِنْ خُبْزٍ، فَقَالَ : " مَا مِنْ أُدْمٍ؟ " قَالُوا : لَا، إِلَّا شَيْءٌ مِنْ خَلٍّ، فَقَالَ : " هَاتُوهُ،فَنِعْمَ الْإِدَامُ الْخَلُّ ".
قَالَ جَابِرٌ : فَمَا زِلْتُ أُحِبُّ الْخَلَّ مُنْذُ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
فَقَالَ أَبُو سُفْيَانَ : فَمَا زِلْتُ أُحِبُّهُ مُنْذُ سَمِعْتُهُ مِنْ جَابِرٍ
Yazid bin Harun memberitahu kami, Al-Muthanna bin Saeed memberitahu kami, Thalhah bin Nafi' memberitahu kami: Abu Sufyan, Jabir bin Abdullah memberitahu kami Dia berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, suatu hari membawa tanganku ke rumahnya dan berkata: “Apakah ada makan siang atau makan malam?” Thalhah merasa ragu. Dia berkata: Maka diberikanlah sepotong roti kepadanya, dan dia berkata: “Apakah Adam itu ada?” Mereka menjawab: Tidak, kecuali sedikit cuka. Dia berkata: “Bawakan, karena cukanya enak.” Jaber berkata: Saya masih menyukai cuka sejak saya mendengarnya dari Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Abu Sufyan berkata: Aku masih mencintainya sejak saat itu. Aku mendengarnya dari Jabir
27
Sunan Ad-Darimi # 8/1986
حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عَائِشَةَ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، ، قَالَ :" نِعْمَ الْإِدَامُ أَوْ الْأُدْمُ الْخَلُّ "
Yahya bin Hassan meriwayatkan kepadaku, Suleiman bin Bilal meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Hisham bin Urwa, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Aisyah, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Beliau SAW bersabda: “Betapa baiknya manusia atau manusia, cuka.”
28
Sunan Ad-Darimi # 8/1987
أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ إِسْحَاق بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ ، عَنْ أَنَسٍ ، قَالَ : " رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِمَرَقَةٍ فِيهَا دُبَّاءٌ وَقَدِيدٌ، فَرَأَيْتُهُيَتَتَبَّعُ الدُّبَّاءَ يَأْكُلُهُ "
Abu Nu`aym menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Ishaq bin Abdullah bin Abi Talha, atas wewenang Anas, dia berkata: "Saya melihat Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Dan ketika dia dilahirkan, dibawakan kuah yang berisi cicak dan siput, dan saya melihatnya mengikuti cicak dan memakannya. "
29
Sunan Ad-Darimi # 8/1988
أَخْبَرَنَا الْأَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ أَنَسٍ ، قَالَ : " كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَيُعْجِبُهُ الْقَرْعُ ".
قَالَ : فَقُدِّمَ إِلَيْهِ، فَجَعَلْتُ أَتَنَاوَلُهُ وَأَجْعَلُهُ بَيْنَ يَدَيْهِ
قَالَ : فَقُدِّمَ إِلَيْهِ، فَجَعَلْتُ أَتَنَاوَلُهُ وَأَجْعَلُهُ بَيْنَ يَدَيْهِ
Al-Aswad bin Amir menceritakan kepada kami, Shu'bah menceritakan kepada kami, atas otoritas Qatada, atas otoritas Anas, yang mengatakan: “Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, menyukai labu. ".
Dia berkata: Maka benda itu diberikan kepadanya, lalu aku mulai mengambilnya dan menaruhnya di tangannya.
30
Sunan Ad-Darimi # 8/1989
أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى ، عَنْ عَطَاءٍ وَلَيْسَ بِابْنِ أَبِي رَبَاحٍ ، عَنْ أَبِي أَسِيدٍ الْأَنْصَارِيِّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" كُلُوا الزَّيْتَ فَإِنَّهُ مُبَارَكٌ، وَائْتَدِمُوا بِهِ، وَادَّهِنُوا بِهِ، فَإِنَّهُ يَخْرُجُ مِنْ شَجَرَةٍ مُبَارَكَةٍ "
Abu Nu`aym menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Abdullah bin Issa, atas wewenang Ata', bukan Ibnu Abi Rabah, atas wewenang Abu Usayd Al-Ansari, bersabda: Rasulullah SAW bersabda: “Makanlah minyak, karena itu berkah, dan oleskan pada tubuhmu dan urapi dirimu dengan minyak itu, karena itu mengeluarkan dari "pohon yang diberkati"
31
Sunan Ad-Darimi # 8/1990
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ ، أَخْبَرَنِي نَافِعٌ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ فِي غَزْوَةِ خَيْبَرَ :" مَنْ أَكَلَ مِنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ يَعْنِي : الثُّومَ، فَلَا يَأْتِيَنَّ الْمَسَاجِدَ "
Musaddad memberi tahu kami, Yahya bin Saeed memberi tahu kami, atas otoritas Ubayd Allah, Nafi' memberi tahu saya, atas otoritas Ibnu Umar, bahwa Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda Dalam Pertempuran Khaybar: “Siapa pun yang makan dari pohon ini, artinya bawang putih, tidak boleh pergi ke masjid.”
32
Sunan Ad-Darimi # 8/1991
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ ، حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي يَزِيدَ ، عَنْ أَبِيهِ ، أَنَّ أُمَّ أَيُّوبَ أَخْبَرَتْهُ، قَالَتْ : نَزَلَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَكَلَّفْنَا لَهُ طَعَامًا فِيهِ شَيْءٌ مِنْ بَعْضِ هَذِهِ الْبُقُولِ، فَلَمَّا أَتَيْنَاهُ بِهِ كَرِهَهُ، وَقَالَ لِأَصْحَابِهِ :" كُلُوهُ، فَإِنِّي لَسْتُ كَأَحَدٍ مِنْكُمْ، إِنِّي أَخَافُ أَنْ أُوذِيَ صَاحِبِي ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : إِذَا لَمْ يُؤْذِ أَحَدًا، فَلَا بَأْسَ بِأَكْلِهِ
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : إِذَا لَمْ يُؤْذِ أَحَدًا، فَلَا بَأْسَ بِأَكْلِهِ
Ali bin Abdullah memberitahu kami, Sufyan bin Uyaynah memberitahu kami, Ubayd Allah bin Abi Yazid memberitahuku, atas otoritas ayahnya, bahwa ibu Ayyub Dia memberitahunya, mengatakan: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, datang kepada kami dan kami menyiapkan makanan untuknya yang mengandung beberapa kacang-kacangan ini. Ketika kami membawanya kepadanya, dia membencinya dan berkata kepada teman-temannya: "Makanlah, karena aku tidak seperti kalian semua. Aku khawatir aku akan menyakiti temanku." Abu Muhammad berkata: Jika tidak merugikan siapa pun, maka tidak ada salahnya memakannya.
33
Sunan Ad-Darimi # 8/1992
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ ، حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ ، عَنْ أَيُّوبَ ، عَنْ الْقَاسِمِ التَّمِيمِيِّ ، عَنْ زَهْدَمٍ الْجَرْمِيِّ ، قَالَ : كُنَّا عِنْدَ أَبِي مُوسَى فَقُدِّمَ طَعَامُهُ، فَقُدِّمَ فِي طَعَامِهِ لَحْمُ دَجَاجٍ، وَفِي الْقَوْمِ رَجُلٌ مِنْ بَنِي تَيْمِ اللَّهِ أَحْمَرُ، فَلَمْ يَدْنُ، فَقَالَ لَهُ أَبُو مُوسَى : " ادْنُ، فَإِنِّي قَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَيَأْكُلُ مِنْهُ "
Abdullah bin Saeed menceritakan kepada kami, Ibnu Ulayya menceritakan kepada kami, atas wewenang Ayyub, atas wewenang Al-Qasim Al-Tamimi, atas wewenang Zuhdam Al-Jarmi, dia berkata: Kami berada di Abu Musa disajikan makanannya, dan daging ayam disajikan dalam makanannya, dan di antara orang-orang itu ada orang kulit merah dari Banu Taim Allah, tetapi dia tidak mendekat, maka Abu berkata kepadanya Musa: “Mendekatlah, karena aku melihat Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, makan darinya.”
34
Sunan Ad-Darimi # 8/1993
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ أَيُّوبَ ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ ، عَنْ زَهْدَمٍ الْجَرْمِيِّ ، عَنْ أَبِي مُوسَى ، أَنَّهُذَكَرَ الدَّجَاجَ، فَقَالَ : " رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْكُلُهُ "
Muhammad bin Yusuf memberitahu kita, berdasarkan otoritas Sufyan, berdasarkan otoritas Ayyub, berdasarkan otoritas Abu Qilaba, berdasarkan otoritas Zuhdam al-Jarmi, berdasarkan otoritas Abu Musa, bahwa dia menyebut Ayam, dan dia berkata: “Aku melihat Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, memakannya.”
35
Sunan Ad-Darimi # 8/1994
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ الْمُقْرِئُ ، حَدَّثَنَا حَيْوَةُ ، حَدَّثَنَا سَالِمُ بْنُ غَيْلَانَ : أَنَّ الْوَلِيدَ بْنَ قَيْسٍ أَخْبَرَهُ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَعِيدٍ ، أَوْ عَنْ أَبِي الْهَيْثَمِ ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ ، أَنَّهُ سَمِعَ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ :" لَا تَصْحَبْ إِلَّا مُؤْمِنًا، وَلَا يَأْكُلْ طَعَامَكَ إِلَّا تَقِيٌّ "
Abdullah bin Yazid Al-Muqri menceritakan kepada kami, Haywa menceritakan kepada kami, Salim bin Ghaylan menceritakan kepada kami: bahwa Al-Walid bin Qays menceritakan kepadanya, bahwa ia mendengar Abu Sa`id, atau atas wewenang Abu al-Haytham, atas wewenang Abu Sa`id al-Khudri, bahwa ia mendengar Nabi Allah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata: “Janganlah kamu menemani Kecuali orang yang beriman, dan tidak ada yang memakan makananmu kecuali orang yang bertakwa.”
36
Sunan Ad-Darimi # 8/1995
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى ، حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍ ، قَالَ : " رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَيَأْكُلُ الْقِثَّاءَ بِالرُّطَبِ "
Muhammad bin Isa memberi tahu kami, Ibrahim bin Saad memberi tahu kami, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Abdullah bin Ja'far, dia berkata: "Saya melihat Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Dia, damai dan berkah besertanya, boleh makan mentimun dengan kurma segar.
37
Sunan Ad-Darimi # 8/1996
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، حَدَّثَنَا جَبَلَةُ بْنُ سُحَيْمٍ ، قَالَ : كُنَّا بِالْمَدِينَةِ ، فَأَصَابَتْنَا سَنَةٌ، فَكَانَ ابْنُ الزُّبَيْرِ يَرْزُقُ التَّمْرَ، وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَمُرُّ بِنَا وَيَقُولُ : لَا تُقَارِنُوا، فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" نَهَى عَنْ الْقِرَانِ، إِلَّا أَنْ يَسْتَأْذِنَ الرَّجُلُ أَخَاهُ "
Abu Al-Walid Al-Tayalisi memberitahu kami, Shu'bah memberitahu kami, Jablah bin Suhaim memberitahu kami, dia berkata: Kami berada di Madinah, dan kami berada dalam satu tahun. Ibnu al-Zubayr sedang memberikan kurma, dan Ibnu Umar lewat di depan kami dan berkata: Jangan bandingkan, karena Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, melarang dari Al-Qur’an, kecuali laki-laki itu meminta izin saudaranya.”
38
Sunan Ad-Darimi # 8/1997
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ ، حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ طَحْلَاءَ ، عَنْ أَبِي الرِّجَالِ ، عَنْ أُمِّهِ عَمْرَةَ ، عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : " يَا عَائِشَةُ ،بَيْتٌ لَا تَمْرَ فِيهِ جِيَاعٌ أَهْلُهُ أَوْ جَاعَ أَهْلُهُ " مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا
Abdullah bin Maslamah menceritakan kepada kami, Yaqoub bin Muhammad bin Tahla menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Al-Rijal, atas wewenang ibunya Amra, atas wewenang Aisha Istri Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Wahai Aisha, sebuah rumah yang di dalamnya tidak ada kelaparan atau kelaparan.” Keluarganya menjadi lapar dua atau tiga kali.
39
Sunan Ad-Darimi # 8/1998
أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عَائِشَةَ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :" لَا يَجُوعُ أَهْلُ بَيْتٍ عِنْدَهُمْ التَّمْرُ "
Yahya bin Hassan menceritakan kepada kami, Sulaiman bin Bilal menceritakan kepada kami, atas wewenang Hisyam bin Urwa, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Aisyah, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sekeluarga yang mempunyai kurma tidak akan kelaparan.”
40
Sunan Ad-Darimi # 8/1999
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا مُصْعَبُ بْنُ سُلَيْمٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ :" أُهْدِيَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَمْرٌ فَأَخَذَ يُهَدِّيهِ "
Abu Nu'aym menceritakan kepada kami, Mus'ab bin Sulaym menceritakan kepada kami, dia berkata: Saya mendengar Anas bin Malik berkata: "Kurma diberikan sebagai hadiah kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Kemudian dia mulai membimbingnya."
41
Sunan Ad-Darimi # 8/2000
وَقَالَ : " رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَيَأْكُلُ تَمْرًا مُقْعِيًا مِنْ الْجُوعِ ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : يُهَدِّيهِ : يَعْنِي : يُرْسِلُهُ هَهُنَا وَهَهُنَا
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : يُهَدِّيهِ : يَعْنِي : يُرْسِلُهُ هَهُنَا وَهَهُنَا
Dia berkata: “Saya melihat Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, makan kurma, lapar karena kelaparan.”
Abu Muhammad berkata: Dialah yang memberi petunjuk, artinya: Dia yang mengutusnya kesana kemari.
42
Sunan Ad-Darimi # 8/2001
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ ، عَنْ خَالِدٍ ، عَنْ سُهَيْلٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَنْ نَامَ وَفِي يَدِهِ رِيحُ غَمَرٍ فَعَرَضَ لَهُ عَارِضٌ، فَلَا يَلُومَنَّ إِلَّا نَفْسَهُ "
Amr bin Aoun menceritakan kepada kami, atas wewenang Khalid, atas wewenang Suhail, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Abu Hurairah, beliau bersabda: Rasulullah SAW, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Barangsiapa tidur dalam genggamannya, maka ia adalah angin air yang dalam, dan sesuatu yang buruk menimpanya, maka tidak ada yang dapat disalahkan kecuali dirinya sendiri.”
43
Sunan Ad-Darimi # 8/2002
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ ، عَنْ أَنَسٍ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ لِعَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ، وَرَأَى عَلَيْهِ وَضَرًا مِنْ صُفْرَةٍ : " مَهْيَمْ؟ " قَالَ : تَزَوَّجْتُ، قَالَ :" أَوْلِمْ وَلَوْ بِشَاةٍ "
Yazid bin Harun memberi tahu kami, Humaid memberi tahu kami, atas otoritas Anas, bahwa Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata kepada Abd al-Rahman bin Awf, dan dia melihat Dia memiliki beban kuning pada dirinya: “Apakah kamu ingin menikah?” Dia berkata: “Saya sudah menikah.” Beliau bersabda, “Apakah kamu mempunyai anak meskipun itu seekor domba?”
44
Sunan Ad-Darimi # 8/2003
أَخْبَرَنَا عَفَّانُ ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ ، حَدَّثَنَا قَتَادَةُ ، عَنْ الْحَسَنِ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُثْمَانَ الثَّقَفِيِّ ، عَنْ رَجُلٍ مِنْ ثَقِيفَ أَعْوَرَ، قَالَ : كَانَ يُقَالُ لَهُ مَعْرُوفٌ : أَيْ يُثْنَى عَلَيْهِ خَيْرٌ إِنْ لَمْ يَكُنْ اسْمُهُ زُهَيْرَ بْنَ عُثْمَانَ ، فَلَا أَدْرِي مَا اسْمُهُ ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :" الْوَلِيمَةُ أَوَّلَ يَوْمٍ حَقٌّ، وَالثَّانِيَ مَعْرُوفٌ، وَالثَّالِثَ سُمْعَةٌ وَرِيَاءٌ ".
قَالَ قَتَادَةُ : وَحَدَّثَنِي رَجُلٌ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ ، أَنَّهُ دُعِيَ أَوَّلَ يَوْمٍ فَأَجَابَ، وَدُعِيَ الْيَوْمَ الثَّانِيَ فَأَجَابَ، وَدُعِيَ الْيَوْمَ الثَّالِثَ فَحَصَبَ الرَّسُولَ وَلَمْ يُجِبْهُ، وَقَالَ : " أَهْلُ سُمْعَةٍ وَرِيَاءٍ "
قَالَ قَتَادَةُ : وَحَدَّثَنِي رَجُلٌ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ ، أَنَّهُ دُعِيَ أَوَّلَ يَوْمٍ فَأَجَابَ، وَدُعِيَ الْيَوْمَ الثَّانِيَ فَأَجَابَ، وَدُعِيَ الْيَوْمَ الثَّالِثَ فَحَصَبَ الرَّسُولَ وَلَمْ يُجِبْهُ، وَقَالَ : " أَهْلُ سُمْعَةٍ وَرِيَاءٍ "
Affan menceritakan kepada kami, Hammam menceritakan kepada kami, Qatada menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Hasan, atas wewenang Abdullah bin Utsman Al-Thaqafi, atas wewenang seorang laki-laki bermata satu dari Thaqif, Beliau bersabda: Dia dipanggil Ma`ruf, maksudnya dia terpuji dengan baik, kalau bukan Zuhayr bin Utsman namanya. Saya tidak tahu siapa namanya, karena Nabi berdoa. Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Beliau bersabda: “Hari raya pada hari pertama benar, hari kedua baik, dan hari ketiga reputasi dan kemunafikan.” Qatada berkata: Ada seorang laki-laki yang menceritakan kepadaku, dari Sa’id bin Al-Musayyab, bahwa dia diundang pada hari pertama dan dia menjawab, dan dia diundang pada hari kedua dan dia menjawab, dan dia diundang Pada hari ketiga, Rasulullah dihitung. Dia tidak menjawabnya, dan berkata: “Orang yang bereputasi dan munafik.”
45
Sunan Ad-Darimi # 8/2004
أَخْبَرَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ ، حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ الْأَعْرَجِ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، أَنَّهُ قَالَ :" شَرُّ الطَّعَامِ طَعَامُ الْوَلِيمَةِ، يُدْعَى إِلَيْهِ الْأَغْنِيَاءُ، وَيُتْرَكُ الْمَسَاكِينُ، وَمَنْ تَرَكَ الدَّعْوَةَ، فَقَدْ عَصَى اللَّهَ وَرَسُولَهُ "
Abu Al-Mughirah menceritakan kepada kita, Al-Awza’i menceritakan kepada kita, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Al-Araj, atas wewenang Abu Hurairah, bahwa beliau bersabda: “Makanan yang paling buruk adalah makanan.” Pesta yang mengundang orang-orang kaya dan meninggalkan orang-orang miskin, dan siapa yang meninggalkan undangan itu, maka ia durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya.”
46
Sunan Ad-Darimi # 8/2005
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ الْمُغِيرَةِ ، عَنْ ثَابِتٍ ، عَنْ أَنَسٍ ، قَالَ : جَاءَ رَجُلٌ قَدْ صَنَعَ طَعَامًا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، هَكَذَا وَأَوْمَأَ إِلَيْهِ بِيَدِهِ، قَالَ : يَقُولُ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : هَكَذَا، وَأَشَارَ إِلَى عَائِشَةَ ، قَالَ : لَا، فَأَعْرَضَ عَنْهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَوْمَأَ إِلَيْهِ الثَّانِيَةَ : وَأَوْمَأَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَعْرَضَ عَنْهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَوْمَأَ إِلَيْهِ الثَّالِثَةَ، فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " وَهَذِهِ؟ " قَالَ : نَعَمْ، فَانْطَلَقَ مَعَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَائِشَةُفَأَكَلَا مِنْ طَعَامِهِ "
Sa`id bin Sulaiman menceritakan kepada kami, atas wewenang Sulaiman bin al-Mughirah, atas wewenang Tsabit, atas wewenang Anas, yang mengatakan: Seorang laki-laki yang telah menyiapkan makanan datang kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Lalu dia berkata: Wahai Rasulullah, seperti ini. Dan dia memberi isyarat padanya dengan tangannya. Dia berkata: Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata kepadanya. Dia menyapanya seperti ini, dan menunjuk ke Aisha. Dia berkata: Tidak. Kemudian Rasulullah SAW berpaling, lalu dia memberi isyarat kepadanya untuk kedua kalinya: Rasulullah SAW, memberi isyarat kepadanya, tetapi Rasulullah SAW, berpaling darinya, maka dia memberi isyarat kepadanya. Yang ketiga, maka Rasulullah SAW berkata kepadanya: “Dan ini?” Dia berkata: Ya, maka Rasulullah SAW berangkat bersamanya. Dan Aisha dan mereka memakan sebagian makanannya.”
47
Sunan Ad-Darimi # 8/2006
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ الْأَعْمَشِ ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ ، عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ ، قَالَ : كَانَ رَجُلٌ يُقَالُ لَهُ أَبُو شُعَيْبٍ، وَكَانَ لَهُ غُلَامٌ لَحَّامٌ، فَقَالَ : اصْنَعْ لِي طَعَامًا أَدْعُو رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَامِسَ خَمْسَةٍ.
قَالَ : فَدَعَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَامِسَ خَمْسَةٍ، فَتَبِعَهُمْ رَجُلٌ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " إِنَّكَدَعَوْتَنَا خَامِسَ خَمْسَةٍ، وَهَذَا رَجُلٌ قَدْ تَبِعَنِي، فَإِنْ شِئْتَ أَذِنْتَ لَهُ، وَإِنْ شِئْتَ تَرَكْتَهُ ".
قَالَ : فَأَذِنَ لَهُ
قَالَ : فَدَعَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَامِسَ خَمْسَةٍ، فَتَبِعَهُمْ رَجُلٌ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " إِنَّكَدَعَوْتَنَا خَامِسَ خَمْسَةٍ، وَهَذَا رَجُلٌ قَدْ تَبِعَنِي، فَإِنْ شِئْتَ أَذِنْتَ لَهُ، وَإِنْ شِئْتَ تَرَكْتَهُ ".
قَالَ : فَأَذِنَ لَهُ
Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, atas wewenang Sufyan, atas wewenang Al-Amash, atas wewenang Abu Wael, atas wewenang Abu Masoud, dia berkata: Ada seorang laki-laki bernama Abu Shuaib, Dia mempunyai seorang pembantu yang merupakan seorang tukang las, maka dia berkata: Buatkan aku makanan. Saya akan menelpon Rasulullah SAW sebanyak lima kali. Dia berkata: Maka Rasulullah memanggil dan berdoa Yang kelima dari lima, kemudian seorang laki-laki mengikuti mereka, dan Rasulullah SAW bersabda: "Kamu menyebut kami yang kelima dari lima, dan ini adalah laki-laki yang Dia mengikutiku. Jika kamu mau, kamu boleh mengizinkannya, dan jika kamu mau, kamu boleh meninggalkannya." Dia berkata: Maka izinkanlah dia
48
Sunan Ad-Darimi # 8/2007
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ ، حَدَّثَنَا خَالِدٌ ، عَنْ أَبِي طُوَالَةَ : عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَعْمَرٍ ، عَنْ أَنَسٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" فَضْلُ عَائِشَةَ عَلَى النِّسَاءِ، كَفَضْلِ الثَّرِيدِ عَلَى سَائِرِ الطَّعَامِ "
Amr bin Aoun menceritakan kepada kami, Khalid menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Tuwalah: Abdullah bin Abdul Rahman bin Muammar, atas wewenang Anas, dia berkata: Dia berkata: Rasulullah SAW, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian: “Keunggulan Aisyah atas wanita seperti keutamaan bubur atas makanan lainnya.”
49
Sunan Ad-Darimi # 8/2008
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمَدِينِيِّ ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْكَرِيمِ : أَبُو أُمَيَّةَ ، قَالَ : قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْحَارِثِ بْنِ نَوْفَلٍ : زَوَّجَنِي أَبِي فِي إِمَارَةِ عُثْمَانَ، فَدَعَا رَهْطًا مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَكَانَ فِيمَنْ دَعَا صَفْوَانُ بْنُ أُمَيَّةَ وَهُوَ شَيْخٌ كَبِيرٌ، فَقَالَ : إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" انْهَسُوا اللَّحْمَ نَهْسًا، فَإِنَّهُ أَشْهَى وَأَمْرَأُ "
Ali bin Al-Madini menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, Abdul Karim menceritakan kepada kami: Abu Umayyah, dia berkata: Abdullah bin Al-Harits bin Naufal berkata: Ayahku menikahkanku di emirat Usman, maka dia memanggil sekelompok sahabat Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan dia termasuk di antara mereka yang mengundang Safwan bin Umayyah, yang sudah sangat tua, berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Dagingnya harus dicincang hingga matang, karena lebih enak dan berair.”
50
Sunan Ad-Darimi # 8/2009
أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْأَقْمَرِ ، حَدَّثَنِي أَبُو جُحَيْفَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" لَا آكُلُ مُتَّكِئًا "
Abu Nu`aym menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Ali bin Al-Aqmar, Abu Juhayfah menceritakan kepadaku, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata Dia berkata: “Saya tidak makan sambil berbaring.”