137 Hadis
01
Sunan Ad-Darimi # 20/2623
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ ، عَنْ إِسْمَاعِيل بْنِ جَعْفَرٍ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِنْدٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا، يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ "
Saeed bin Suleiman menceritakan kepada kami, atas wewenang Ismail bin Jafar, atas wewenang Abdullah bin Saeed bin Abi Hind, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Ibnu Abbas, Beliau bersabda: Rasulullah SAW, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Barangsiapa yang dikehendaki Allah kebaikan, maka Dia akan memberinya pemahaman agama.”
02
Sunan Ad-Darimi # 20/2624
أَخْبَرَنَا الْمَكِّيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ هُوَ : ابْنُ سَعِيدٍ ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَاهُ يُحَدِّثُ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" إِنَّ الصِّحَّةَ وَالْفَرَاغَ نِعْمَتَانِ مِنْ نِعَمِ اللَّهِ، مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ "
Al-Makki bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Abdullah (yaitu Ibnu Sa`id) menceritakan kepada kami bahwa dia mendengar ayahnya berbicara, atas wewenang Ibnu Abbas, dia berkata: Dia berkata kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian: “Sesungguhnya kesehatan dan waktu luang adalah dua nikmat Allah yang banyak diabaikan orang.”
03
Sunan Ad-Darimi # 20/2625
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ ، أَخْبَرَنَا خَالِدٌ يَعْنِي : ابْنَ عَبْدِ اللَّهِ ، عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ ، عَنْ عِكْرِمَةَ ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" مَنِ اسْتَمَعَ إِلَى حَدِيثِ قَوْمٍ وَهُمْ لَهُ كَارِهُونَ، صُبَّ فِي أُذُنِهِ الْآنُكُ "
Amr ibn Aoun memberitahukan kami, Khalid, artinya: Ibnu Abdullah, memberitahukan kami, atas wewenang Khaled al-Hadha, atas wewenang Ikrimah, atas wewenang Ibnu Abbas, Atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dia bersabda: “Barangsiapa mendengarkan pembicaraan suatu kaum sedangkan mereka membencinya, tuangkanlah ke telinganya sekarang.”
04
Sunan Ad-Darimi # 20/2626
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاق ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ ، عَنْ سَلَمَةَ بْنِ أَبِي الطُّفَيْلِ ، عَنْ عَلِيٍّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" لَا تُتْبِعِ النَّظْرَةَ النَّظْرَةَ، فَإِنَّ الْأُولَى لَكَ، وَالْآخِرَةَ عَلَيْكَ "
Abu Al-Walid Al-Tayalisi menceritakan kepada kami, Hammad bin Salama menceritakan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin Ishaq, atas wewenang Muhammad bin Ibrahim, atas wewenang Salama bin Abi Al-Tufayl, atas wewenang Ali, bersabda: Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah mengikuti pandangan dengan pandangan, karena itu lebih baik bagimu. Dan akhirat ada padamu.”
05
Sunan Ad-Darimi # 20/2627
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ الرَّبِيعِ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ يَعْلَى بْنِ عَطَاءٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ سُفْيَانَ ، عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ : قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنِي بِعَمَلٍ فِي الْإِسْلَامِ لَا أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَدًا.
قَالَ :" اتَّقِ اللَّهَ، ثُمَّ اسْتَقِمْ ".
قَالَ : قُلْتُ : ثُمَّ أَيُّ شَيْءٍ؟.
قَالَ : فَأَشَارَ إِلَى لِسَانِهِ
Saeed bin Ar-Rabi’ menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Ya’la bin Ata’, dia berkata: Saya mendengar Abdullah bin Sufyan, atas wewenang ayahnya, dia berkata: Saya berkata: Ya Rasulullah, ceritakan padaku tentang sesuatu dalam Islam yang tidak aku tanyakan kepada siapa pun. Beliau bersabda: “Takutlah kepada Allah, lalu bersabarlah.” Dia berkata: Saya berkata: Lalu apa? Dia berkata: Dia menunjuk ke lidahnya
06
Sunan Ad-Darimi # 20/2628
أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ يَعْنِي : ابْنَ إِسْمَاعِيل بْنِ مُجَمِّعٍ ، قَالَ : أَخْبَرَنِي ابْنُ شِهَابٍ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مُعَاذٍ ، عَنْ سُفْيَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ، قَالَ : قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ مُرْنِي بِأَمْرٍ أَعْتَصِمُ بِهِ.
قَالَ :" قُلْ رَبِّيَ اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقِمْ ".
قَالَ : قُلْتُ : يَا نَبِيَّ اللَّهِ مَا أَكْثَرُ مَا تَخَوَّفُ عَلَيَّ؟.
قَالَ : فَأَخَذَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِلِسَانِهِ ثُمَّ قَالَ : " هَذَا "
Abu Nu`aym menceritakan kepada kami, Ibrahim menceritakan kepada kami, artinya: Ibnu Ismail bin Mujma', dia berkata: Ibnu Shihab menceritakan kepadaku, atas wewenang Abd al-Rahman bin Muadh. Dari hadis Sufyan bin Abdullah beliau berkata: Aku berkata: Ya Rasulullah, arahkanlah aku pada suatu perkara yang dapat aku ikuti. Dia berkata: “Katakanlah, ‘Tuhanku adalah Tuhan,’ lalu jujurlah.” Dia berkata: Saya berkata: Oh Rasulullah, apa yang paling aku takuti? Dia berkata: Kemudian Nabi Allah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, menggigit lidahnya dan berkata: “Ini.”
07
Sunan Ad-Darimi # 20/2629
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ مِغْوَلٍ ، عَنْ الْأَعْمَشِ ، عَنْ أَبِي سُفْيَانَ ، عَنْ جَابِرٍ ، قَالَ : قِيلَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ الْإِسْلَامِ أَفْضَلُ؟.
قَالَ :" مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ "
Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, Malik bin Mughul menceritakan kepada kami, atas otoritas Al-Amash, atas otoritas Abu Sufyan, atas otoritas Jabir, beliau berkata: Dikatakan: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang lebih baik? Beliau bersabda: “Dia yang dari lidah dan tangannya orang-orang Muslim menjadi selamat.”
08
Sunan Ad-Darimi # 20/2630
أَخْبَرَنَا إِسْحَاق بْنُ عِيسَى ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُقْبَةَ ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ عَمْرٍو ، عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيِّ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَنْ صَمَتَ، نَجَا "
Ishaq bin Issa meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abdullah bin Uqba, atas wewenang Yazid bin Amr, atas wewenang Abu Abd al-Rahman al-Hubli, atas wewenang Abd Allah Ibn Amr Ibn Al-Aas berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang diam akan diselamatkan.”
09
Sunan Ad-Darimi # 20/2631
أَخْبَرَنَا نُعَيْمُ بْنُ حَمَّادٍ ، عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ مُحَمَّدٍ ، عَنْ الْعَلَاءِ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قِيلَ لَهُ : مَا الْغِيبَةُ؟.
قَالَ : " ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ ".
قِيلَ : وَإِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُولُ؟.
قَالَ :" فَإِنْ كَانَ فِيهِ، فَقَدْ اغْتَبْتَهُ، وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ، فَقَدْ بَهَتَّهُ "
Nu'aym bin Hammad menceritakan kepada kami, atas wewenang Abdul Aziz bin Muhammad, atas wewenang Al-Ala', atas wewenang bapaknya, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi Muhammad saw. Beliau mengakui bahwa telah dikatakan kepadanya: Apa itu ghibah? Beliau menjawab, “Dia menyebut saudaramu dengan cara yang tidak disukainya.” Dikatakan: Apa yang harus aku katakan tentang saudaraku? Beliau bersabda, “Jika ada di dalamnya, maka itu ada.” Kamu memfitnahnya, dan jika dia tidak ada di sana, maka kamu memfitnahnya.”
10
Sunan Ad-Darimi # 20/2632
أَخْبَرَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ ، عَنْ إِدْرِيسَ الْأَوْدِيِّ ، عَنْ أَبِي إِسْحَاق ، عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ : أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ يَرْفَعُ الْحَدِيثَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :" إِنَّ شَرَّ الرَّوَايَا رَوَايَا الْكَذِبِ، وَلَا يَصْلُحُ مِنْ الْكَذِبِ جِدٌّ وَلَا هَزْلٌ.
وَلَا يَعِدُ الرَّجُلُ ابْنَهُ ثُمَّ لَا يُنْجِزُ لَهُ : إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ، وَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ، وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ، وَإِنَّهُ يُقَالُ لِلصَّادِقِ : صَدَقَ وَبَرَّ، وَيُقَالُ لِلْكَاذِبِ : كَذَبَ وَفَجَرَ.
وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا، وَيَكْذِبُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا ".
وَإِنَّهُ قَالَ : " لَنَا هَلْ أُنَبِّئُكُمْ مَا الْعَضْهُ؟ وَإِنَّ الْعَضْهَ : هِيَ النَّمِيمَةُ الَّتِي تُفْسِدُ بَيْنَ النَّاسِ "
Utsman bin Muhammad menceritakan kepada kami, Jarir menceritakan kepada kami, atas wewenang Idris Al-Awdi, atas wewenang Abu Ishaq, atas wewenang Abu Al-Ahwas: bahwa Abdullah mengangkat hadits kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakan: “Riwayat yang paling buruk adalah narasi kebohongan, dan keseriusan atau lelucon tidak pantas untuk berbohong. Seseorang berjanji kepada anaknya lalu tidak menepatinya: Sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebenaran, dan kebenaran itu membawa ke surga, dan kebohongan itu mendatangkan kemaksiatan. Dan maksiat itu masuk Neraka, dan dikatakan kepada orang yang jujur: Dia adalah orang yang jujur ​​dan bertakwa, dan dikatakan kepada pendusta: Dia berdusta dan maksiat. Dan pria itu Dia akan mengatakan kebenaran sampai dia dicatat sebagai orang yang jujur ​​di sisi Allah, dan dia akan berbohong sampai dia dicatat sebagai pembohong di sisi Allah.” Dan dia berkata: “Bolehkah saya beritahukan kepadamu apa itu gigitan?” “Dan yang menggigit adalah gosip yang menyebabkan korupsi antar manusia.”
11
Sunan Ad-Darimi # 20/2633
أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا ، عَنْ الشَّعْبِيِّ ، قَالَ : سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرٍو ، يَقُولُ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ "
Abu Nu'aym memberi tahu kami, Zakaria memberi tahu kami, atas otoritas Al-Sha'bi, dia berkata: Saya mendengar Abdullah bin Amr, berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda Dan saw: “Seorang Muslim adalah orang yang lidah dan tangannya membuat umat Islam aman.”
12
Sunan Ad-Darimi # 20/2634
أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا الْفُضَيْلُ بْنُ مَرْزُوقٍ ، حَدَّثَنَا عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " يَا أَيُّهَا النَّاسُ،إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لَا يَقْبَلُ إِلَّا الطَّيِّبَ إِنَّ اللَّهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِينَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِينَ، قَالَ : # يَأَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ سورة المؤمنون آية 51 #، وَقَالَ : # يَأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ سورة البقرة آية 172 #.
قَالَ : ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ : يَا رَبِّ ! يَا رَبِّ ! وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ، وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ، وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ، وَغُذِّيَ بِالْحَرَامِ، فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ؟ "
Abu Nu`aym menceritakan kepada kami, Al-Fudayl bin Marzuq menceritakan kepada kami, Adi bin Thabit menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Hazim, atas wewenang Abu Hurairah, dia berkata: Dia berkata kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian: "Wahai manusia, Tuhan itu baik dan tidak menerima apa pun kecuali kebaikan. Sesungguhnya Allah telah memerintahkan orang-orang yang beriman untuk melakukan apa yang diperintahkan-Nya." Bersamanya ada para utusan. Beliau bersabda: #Wahai para Rasul, makanlah yang baik-baik dan kerjakanlah yang shaleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Surat Al-Mu’minun, Ayat 51 #Dan Dia berfirman: #Hai orang-orang yang beriman dan makanlah makanan-makanan baik yang telah Kami rezeki bagimu, dan bersyukurlah kepada Allah jika hanya Dia yang kamu sembah. Surat Al-Baqarah ayat 172#. Dia berkata: Lalu dia menyebut laki-laki itu Perjalanannya panjang, acak-acakan dan berdebu. Dia mengulurkan tangannya ke langit: Ya Tuhan! Ya Tuhan! Makanannya diharamkan, pakaiannya diharamkan, minumannya diharamkan, dan ia diberi makanan yang diharamkan, lalu bagaimana ia menyikapinya? "
13
Sunan Ad-Darimi # 20/2635
حَدَّثَنَا عَفَّانُ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ، عَنْ الْجُرَيْرِيِّ ، عَنْ أَبِي نَضْرَةَ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَوَلَةَ ، عَنْ بُرَيْدَةَ الْأَسْلَمِيِّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" يَكْفِي أَحَدَكُمْ مِنَ الدُّنْيَا خَادِمٌ وَمَرْكَبٌ "
Affan menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Jariri, atas wewenang Abu Nadra, atas wewenang Abdullah bin Mawla, atas wewenang Buraydah Al-Aslami. Dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Seorang hamba dan kendaraan cukup untuk salah satu dari kalian di dunia ini.”
14
Sunan Ad-Darimi # 20/2636
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ ، عَنْ بَيَانٍ هُوَ : ابْنُ بِشْرٍ الْأَحْمَسِيُّ ، عَنْ قَيْسٍ ، عَنْ مِرْدَاسٍ الْأَسْلَمِيِّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" يَذْهَبُ الصَّالِحُونَ أَسْلَافًا وَيَبْقَى حُثَالَةٌ كَحُثَالَةِ الشَّعِيرِ "
Saeed bin Mansour memberi tahu kami, Abu Awanah memberi tahu kami, berdasarkan pernyataan: Ibnu Bishr Al-Ahmasi, atas otoritas Qais, atas otoritas Mirdas Al-Aslami. Dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Nenek moyang yang saleh akan pergi, tetapi sampah akan tetap ada seperti sampah jelai.”
15
Sunan Ad-Darimi # 20/2637
أَخْبَرَنَا إِسْحَاق بْنُ عِيسَى ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي الزِّنَادِ ، عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو ، عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الظَّمَأُ، وَكَمْ مِنْ قَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ قِيَامِهِ إِلَّا السَّهَرُ "
Ishaq bin Issa meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abd al-Rahman bin Abi al-Zinad, atas wewenang Amr bin Abi Amr, atas wewenang Sa`id al-Maqbari, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, yang bersabda: “Berapa banyak orang yang berpuasa tidak mendapat apa-apa dari puasanya kecuali rasa haus, dan berapa banyak orang yang berdiri tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali rasa haus.” Kecuali begadang.”
16
Sunan Ad-Darimi # 20/2638
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ ، حَدَّثَنَا سَعِيدٌ هُوَ : ابْنُ أَبِي أَيُّوبَ ، قَالَ : حَدَّثَنِي كَعْبُ بْنُ عَلْقَمَةَ ، عَنْ عِيسَى بْنِ هِلَالٍ الصَّدَفِيِّ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ ذَكَرَ الصَّلَاةَ يَوْمًا، فَقَالَ :" مَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا، كَانَتْ لَهُ نُورًا، وَبُرْهَانًا، وَنَجَاةً مِنَ النَّارِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهَا، لَمْ تَكُنْ لَهُ نُورًا، وَلَا نَجَاةً، وَلَا بُرْهَانًا، وَكَانَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ قَارُونَ، وَفِرْعَوْنَ، وَهَامَانَ، أُبَيِّ بْنِ خَلَفٍ "
Abdullah bin Yazid menceritakan kepada kami, Sa’id menceritakan kepada kami, dia adalah: Ibnu Abi Ayyub, dia berkata: Ka’b bin Alqamah menceritakan kepadaku, atas wewenang Issa bin Hilal. Al-Sadfi, atas wewenang Abdullah bin Amr, atas wewenang Nabi, semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya, bahwa dia menyebutkan doa suatu hari, dan berkata: “Barangsiapa yang menghafalnya, maka itu untuknya.” Cahaya, bukti, dan keselamatan dari api neraka di hari kiamat, dan siapa yang tidak menjaganya, maka baginya tidak ada cahaya, keselamatan, dan bukti, dan itulah hari kiamat. Kebangkitan bersama Qarun, Firaun, dan Haman, Ubayy bin Khalaf.”
17
Sunan Ad-Darimi # 20/2639
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ ، قَالَ : حَدَّثَنِي اللَّيْثُ ، قَالَ : حَدَّثَنِي ابْنُ عَجْلَانَ ، عَنْ حُسَيْنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ ، عَنْ عِكْرِمَةَ ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ : أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَيَرْغَبُ فِي قِيَامِ اللَّيْلِ حَتَّى قَالَ : " وَلَوْ رَكْعَةً "
Abdullah bin Shalih menceritakan kepada kami, dia berkata: Al-Layth memberitahuku, dia berkata: Ibnu Ajlan memberitahuku, atas wewenang Hussein bin Abdullah bin Ubaid Allah Ibnu Abbas, atas wewenang Ikrimah, atas wewenang Ibnu Abbas: Rasulullah SAW ingin shalat malam sampai-sampai beliau bersabda: “Sekalipun rakaat” "
18
Sunan Ad-Darimi # 20/2640
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ ، حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاق ، عَنْ عُبَيْدِ بْنِ عَمْرٍو أَبِي الْمُغِيرَةِ ، عَنْ حُذَيْفَةَ ، قَالَ : كَانَ فِي لِسَانِي ذَرَبٌ عَلَى أَهْلِي، وَلَمْ يَكُنْ يَعْدُهُمْ إِلَى غَيْرِهِمْ، فَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ :" أَيْنَ أَنْتَ مِنَ الِاسْتِغْفَارِ؟ إِنِّي لَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ كُلَّ يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ "
Muhammad bin Yusuf memberitahu kami, Israel memberitahu kami, Abu Ishaq memberitahu kami, atas wewenang Ubaid bin Amr Abi Al-Mughirah, atas wewenang Hudhayfah, dia berkata: Di lidahku ada kutukan bagi keluargaku, dan dia tidak akan mengembalikannya kepada orang lain. Maka aku bertanya kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan dia berkata: “Dari mana asalmu?” Meminta pengampunan? Saya meminta pengampunan dari Tuhan seratus kali setiap hari.”
19
Sunan Ad-Darimi # 20/2641
قَالَ أَبُو إِسْحَاق : فَحَدَّثْتُ أَبَا بُرْدَةَ ، وَأَبَا بَكْرٍ ابْنَيْ أَبِي مُوسَى، قَالَا : قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ كُلَّ يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ "
Abu Ishaq berkata: Saya berbicara dengan Abu Burdah dan Abu Bakar, putra Abu Musa, dan mereka berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Saya meminta pengampunan dari Tuhan untuk semuanya Seratus kali sehari saya meminta pengampunan dari Tuhan dan kembali kepada-Nya dalam pertobatan.”
20
Sunan Ad-Darimi # 20/2642
حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْمُبَارَكِ ، عَنْ سَلْمِ بْنِ قُتَيْبَةَ ، عَنْ سُهَيْلٍ الْقُطَعِيِّ ، عَنْ ثَابِتٍ ، عَنْ أَنَسٍ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَرَأَ : # هُوَ أَهْلُ التَّقْوَى وَأَهْلُ الْمَغْفِرَةِ سورة المدثر آية 56 #.
قَالَ : " قَالَ رَبُّكُمْ :أَنَا أَهْلٌ أَنْ أُتَّقَى، فَمَنْ اتَّقَانِي فَأَنَا أَهْلٌ أَنْ أَغْفِرَ لَهُ "
Al-Hakam bin Al-Mubarak menceritakan kepada kita, atas wewenang Sallam bin Qutayba, atas wewenang Suhail Al-Quti, atas wewenang Tsabit, atas wewenang Anas, atas wewenang Nabi Muhammad SAW. Ia mengakui bahwa ia membacakan: #Dialah orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang pemaaf, Surat Al-Muddaththir, ayat 56 #. Beliau bersabda: “Tuhanmu berfirman: Aku layak untuk ditakuti, maka barang siapa yang takut kepada-Ku, maka Akulah Apakah pantas aku memaafkannya?”
21
Sunan Ad-Darimi # 20/2643
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ ، عَنْ كَهْمَسِ بْنِ الْحَسَنِ ، عَنْ أَبِي السَّلِيلِ ، عَنْ أَبِي ذَرٍّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" إِنِّي لَأَعْلَمُ آيَةً لَوْ أَخَذَ بِهَا النَّاسُ بِهَا لَكَفَتْهُمْ : # فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَأَشْهِدُوا ذَوَيْ عَدْلٍ مِنْكُمْ وَأَقِيمُوا الشَّهَادَةَ لِلَّهِ ذَلِكُمْ يُوعَظُ بِهِ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا سورة الطلاق آية 2 # "
Utsman bin Muhammad meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Mu’tamar meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Kahmas bin Al-Hasan, atas wewenang Abu Al-Saleel, atas wewenang Abu Dzar, dia berkata: Rasulullah bersabda: Semoga doa dan damai sejahtera Allah SWT menyertainya: “Sesungguhnya aku mengetahui sebuah ayat yang jika diambil oleh manusia, maka cukuplah bagi mereka: #Maka apabila mereka telah mencapai waktunya, peliharalah mereka dengan kebaikan.” Atau berpisahlah dari mereka dengan kebaikan, dan ajaklah orang-orang yang adil di antara kamu untuk menjadi saksi, dan jadikan kesaksian bagi Tuhan. Yang kedua: Dan siapa yang bertakwa kepada Allah, maka Dia akan memberikan baginya jalan keluar. Surat Al-Talaq Ayat 2 # “
22
Sunan Ad-Darimi # 20/2644
أَخْبَرَنَا مَنْصُورُ بْنُ سَلَمَةَ ، حَدَّثَنَا سَعِيدٌ هُوَ : ابْنُ مُسْلِمِ بْنِ بَانَكَ ، عَنْ مَالِكٍ ، عَنْ عَامِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ ، عَنْ عَوْفِ بْنِ الْحَارِثِ ، عَنْ عَائِشَةَ ، قَالَتْ : قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " يَا عَائِشُ،إِيَّاكِ وَمُحَقَّرَاتِ الذُّنُوبِ، فَإِنَّ لَهَا مِنَ اللَّهِ طَالِبًا "
Mansour bin Salamah menceritakan kepada kami, Saeed menceritakan kepada kami: Ibnu Muslim bin Bank, atas otoritas Malik, atas otoritas Amer bin Abdullah bin Al-Zubayr, Atas otoritas Awf bin Al-Harith, atas otoritas Aisha, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata kepadaku: “Wahai Aisha, waspadalah terhadap dosa-dosa yang merendahkan martabat, karena Untuknya dari Tuhan, mencari.”
23
Sunan Ad-Darimi # 20/2645
حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ ، حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مَسْعَدَةَ الْبَاهِلِيُّ ، حَدَّثَنَا قَتَادَةُ ، عَنْ أَنَسٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ "
Muslim bin Ibrahim meriwayatkan kepada kami, Ali bin Masada Al-Bahili meriwayatkan kepada kami, Qatada meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Anas, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda Salam dan berkah Allah besertanya: “Semua manusia adalah pendosa, dan sebaik-baiknya pendosa adalah mereka yang bertaubat.”
24
Sunan Ad-Darimi # 20/2646
أَخْبَرَنَا النَّضْرُ بْنُ شُمَيْلٍ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ، عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ ، عَنْ النُّعْمَانِ هُوَ : ابْنُ بَشِيرٍ أَنَّهُ سَمِعَهُ، يَقُولُ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" سَافَرَ رَجُلٌ فِي أَرْضٍ تَنُوفَةٍ فَقَالَ : تَحْتَ شَجَرَةٍ وَمَعَهُ رَاحِلَتُهُ، وعَلَيْهَا زَادُهُ وَطَعَامُهُ، فَاسْتَيْقَظَ وَقَدْ ذَهَبَتْ رَاحِلَتُهُ، فَعَلَا شَرَفًا، فَلَمْ يَرَ شَيْئًا، ثُمَّ عَلَا شَرَفًا، فَلَمْ يَرَ شَيْئًا، ثُمَّ عَلَا شَرَفًا فَلَمْ يَرَ شَيْئًا، قَالَ : فَالْتَفَتَ فَإِذَا هُوَ بِهَا تَجُرُّ خِطَامَهَا، فَمَا هُوَ بِأَشَدَّ فَرَحًا بِهَا مِنَ اللَّهِ بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ إِذَا تَابَ إِلَيْهِ "
Al-Nadr bin Shumail menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Samak bin Harb, atas wewenang Al-Nu'man, adalah: Ibnu Bashir bahwa dia mendengarnya, mengatakan: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Seseorang melakukan perjalanan di tanah Tanufah dan berkata: Dia berada di bawah pohon bersama untanya, dan di atasnya ada bekalnya.” Dan makanannya, lalu dia bangun dan tunggangannya telah hilang, maka dia bangkit, tetapi tidak melihat apa pun, lalu dia naik, tetapi tidak melihat apa pun, lalu dia naik, tetapi tidak melihat apa pun. Dia berkata, "Maka dia berbalik dan melihat dia menyeret kendalinya. Dia tidak lebih bahagia dengannya daripada Allah dengan taubat hamba-Nya ketika dia berpaling kepada-Nya."
25
Sunan Ad-Darimi # 20/2647
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ ، حَدَّثَنَا يَحْيَى ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ أَبِي يَعْلَى ، عَنْ الرَّبِيعِ بْنِ خُثَيْمٍ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ، قَالَ : خَطَّ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطًّا مُرَبَّعًا، ثُمَّ خَطَّ وَسَطَهُ خَطًّا، ثُمَّ خَطَّ حَوْلَهُ خُطُوطًا، وَخَطَّ خَطًّا خَارِجًا مِنَ الْخَطِّ، فَقَالَ :" هَذَا الْإِنْسَانُ لِلْخَطِّ الْأَوْسَطِ وَهَذَا الْأَجَلُ مُحِيطٌ بِهِ، وَهَذِهِ الْأَعْرَاضُ لِلْخُطُوطِ فَإِذَا أَخْطَأَهُ وَاحِدٌ نَهَشَهُ الْآخَرُ، وَهَذَا الْأَمَلُ لِلْخَطِّ الْخَارِجِ "
Musaddad meriwayatkan kepada kami, Yahya meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Sufyan, atas wewenang bapaknya, atas wewenang Abu Ya’la, atas wewenang Ar-Rabi’ ibn Khathim, atas wewenang Abdullah, beliau bersabda: Dia menulis Rasulullah SAW, menggambar sebuah garis persegi untuk kita, lalu dia menggambar garis di tengah-tengahnya, lalu dia menggambar garis disekelilingnya, dan dia menulis sebuah garis di luar garis tersebut. Beliau bersabda: “Orang ini mempunyai garis tengah, dan ini adalah garis batas yang mengelilinginya, dan ini adalah tepi garis tersebut, jadi jika ada yang meleset, dia akan menusuknya.” Yang lainnya, dan harapan ini adalah untuk lini luar.”
26
Sunan Ad-Darimi # 20/2648
أَخْبَرَنَا أَبُو النُّعْمَانِ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ ، عَنْ زَكَرِيَّا ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَعْدِ بْنِ زُرَارَةَ ، عَنِ ابْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَا ذِئْبَانِ جَائِعَانِ أُرْسِلَا فِي غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ الْمَرْءِ عَلَى الْمَالِ وَالشَّرَفِ لِدِينِهِ "
Abu Al-Numan menceritakan kepada kami, Abdullah bin Al-Mubarak menceritakan kepada kami, atas otoritas Zakaria, atas otoritas Muhammad bin Abdul-Rahman bin Saad bin Zurarah, Atas otoritas Ibnu Ka'b ibn Malik, atas otoritas ayahnya, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada serigala lapar yang diutus ke antara domba.” Dia menghancurkannya Dari keinginan seseorang akan uang dan kehormatan agamanya.”
27
Sunan Ad-Darimi # 20/2649
أَخْبَرَنَا أَبُو النُّعْمَانِ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ ، حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ الْغَازِ ، عَنْ حَيَّانَ أَبِي النَّضْرِ ، عَنْ وَاثِلَةَ بْنِ الْأَسْقَعِ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ : " قَالَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى :أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي، فَلْيَظُنَّ بِي مَا شَاءَ "
Abu Al-Numan menceritakan kepada kami, Abdullah bin Al-Mubarak menceritakan kepada kami, Hisyam bin Al-Ghaz menceritakan kepada kami, atas wewenang Hayyan Abi Al-Nadr, atas wewenang Wathilah bin Al-Asqa’, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, yang bersabda: “Allah SWT bersabda: Aku adalah seperti apa yang hamba-Ku pikirkan tentang-Ku, maka biarlah dia memikirkan Aku sesuai keinginannya.”
28
Sunan Ad-Darimi # 20/2650
حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ ، عَنْ شُعَيْبٍ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، قَالَ : أَخْبَرَنِي سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيِّبِ ، وَأَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ ، قَالَ : قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ أَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى # وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الأَقْرَبِينَ سورة الشعراء آية 214 #، فَقَالَ :" يَا مَعْشَرَ قُرَيْشٍ، اشْتَرُوا أَنْفُسَكُمْ مِنَ اللَّهِ، لَا أُغْنِي عَنْكُمْ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا، يَا بَنِي عَبْدِ مَنَافٍ، لَا أُغْنِي عَنْكُمْ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا.
يَا عَبَّاسُ بْنَ عَبْدِ الْمُطَلِّبِ، لَا أُغْنِي عَنْكَ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا، يَا صَفِيَّةُ عَمَّةَ رَسُولِ اللَّهِ لَا أُغْنِي عَنْكِ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا، يَا فَاطِمَةُ بِنْتَ مُحَمَّدٍ ، سَلِينِي مَا شِئْتِ، لَا أُغْنِي عَنْكِ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا "
Al-Hakam bin Nafi’ menceritakan kepada kami, atas wewenang Shuaib, atas wewenang Al-Zuhri, dia berkata: Sa’id bin Al-Musayyab dan Abu Salamah bin Abdul Rahman menceritakan kepadaku bahwa Abu Hurairah, dia berkata: Nabi Muhammad SAW, bangkit ketika Allah SWT menurunkan #Dan ingatkan keluarga terdekatmu, Surat Al-Shu’ara’, ayat 214#, Dia berkata: "Wahai kaum Quraisy, belilah dirimu sendiri dari Tuhan. Aku tidak berguna bagimu di hadapan Tuhan. Wahai Bani Abd Manaf, aku tidak berguna bagimu di hadapan Tuhan." Wahai Abbas bin Abdul Muthalib, aku tidak berguna bagimu di hadapan Allah. “Sesuatu, wahai Fatima binti Muhammad, tanyakan padaku apa pun yang kamu inginkan, aku tidak ada gunanya bagimu di hadapan Tuhan.”
29
Sunan Ad-Darimi # 20/2651
أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ الرَّبِيعِ ، حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ ، عَنْ الْأَعْمَشِ ، عَنْ أَبِي سُفْيَانَ ، عَنْ جَابِرٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" قَارِبُوا وَسَدِّدُوا، وَاعْلَمُوا أَنَّ أَحَدًا مِنْكُمْ لَنْ يُنْجِيَهُ عَمَلُهُ ".
قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَلَا أَنْتَ.
قَالَ : " وَلَا أَنَا إِلَّا أَنْ يَتَغَمَّدَنِيَ اللَّهُ بِرَحْمَةٍ مِنْهُ وَفَضْلٍ "
Al-Hasan bin Al-Rabi’ menceritakan kepada kami, Abu Al-Ahwas menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Amash, atas wewenang Abu Sufyan, atas wewenang Jabir, beliau bersabda: Rasulullah SAW bersabda: Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian: “Dekati dan balas, dan ketahuilah bahwa tidak ada di antara kalian yang akan diselamatkan oleh perbuatannya.” Mereka berkata: Wahai Rasulullah, kamu pun tidak. Dia berkata: “Tidak “Kecuali Allah menyelimutiku dengan rahmat dan karunia-Nya.”
30
Sunan Ad-Darimi # 20/2652
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ مَنْصُورٍ ، عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا وَمَعَهُ قَرِينُهُ مِنَ الْجِنِّ، وَقَرِينُهُ مِنَ الْمَلَائِكَةِ ".
قَالُوا : وَإِيَّاكَ؟.
قَالَ : " نَعَمْ وَإِيَّايَ، وَلَكِنَّ اللَّهَ أَعَانَنِي عَلَيْهِ فَأَسْلَمَ ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّدٍ : مِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ : أَسْلَمَ : اسْتَسْلَمَ.
يَقُولُ : ذَلَّ
Muhammad bin Yusuf meriwayatkan kepada kita, atas wewenang Sufyan, atas wewenang Mansour, atas wewenang Salem bin Abi al-Ja’d, atas wewenang bapaknya, atas wewenang Abdullah, beliau bersabda: Beliau bersabda: Rasulullah SAW, semoga Allah merahmatinya dan memberinya kedamaian: “Tidak ada seorang pun di antara kalian kecuali dia mempunyai teman di antara jin, dan teman di antara para malaikat.” Mereka berkata: Dan kamu? Dia berkata: " Ya, dan saya, tapi Tuhan membantu saya melawan dia dan dia menjadi Muslim.” Abu Muhammad berkata: Di antara manusia ada orang yang mengatakan: dia masuk Islam: dia berserah diri. Dia berkata: dia dipermalukan.
31
Sunan Ad-Darimi # 20/2653
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ مُوسَى بْنِ أَنَسٍ ، عَنْ أَنَسٍ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" لَوْ تَعْلَمُونَ مَا أَعْلَمُ، لَضَحِكْتُمْ قَلِيلًا، وَلَبَكَيْتُمْ كَثِيرًا "، حَدَّثَنَا عَفَّانُ ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ ، حَدَّثَنَا قَتَادَةُ ، عَنْ أَنَسٍ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِ هَذَا
Abu Al-Walid meriwayatkan kepada kami, Syu’bah meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Musa bin Anas, atas wewenang Anas, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda: “Sekiranya kamu mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kamu akan sedikit tertawa, dan kamu akan banyak menangis.” Affan memberi tahu kami, Hammam memberi tahu kami, Qatada memberi tahu kami, atas otoritas Anas, atas otoritas Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian seperti ini
32
Sunan Ad-Darimi # 20/2654
أَخْبَرَنَا حَجَّاجٌ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ، عَنْ أَبِي الْمُهَزِّمِ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ : أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِسَخْلَةٍ جَرْبَاءَ قَدْ أَخْرَجَهَا أَهْلُهَا.
قَالَ : " تُرَوْنَ هَذِهِ هَيِّنَةً عَلَى أَهْلِهَا؟ ".
قَالُوا : نَعَمْ.
قَالَ :" وَاللَّهِ لَلدُّنْيَا أَهْوَنُ عَلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ عَلَى أَهْلِهَا "
Hajjaj menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu al-Muhazam, atas wewenang Abu Hurairah: bahwa Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, melewati keadaan sedih. Pemulung yang diusir oleh rakyatnya. Dia berkata: “Apakah menurut Anda hal ini mudah bagi rakyatnya?” Mereka berkata: Ya. Beliau bersabda: “Demi Allah, dunia ini lebih mudah bagi Allah.” dari semuanya ini kepada pemiliknya.”
33
Sunan Ad-Darimi # 20/2655
أَخْبَرَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ ، حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ أَبِي الْمُرَاوِحِ ، عَنْ أَبِي ذَرٍّ ، قَالَ : سَأَلَ رَجُلٌ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ : أَيُّ الْأَعْمَالِ أَفْضَلُ؟.
قَالَ :" إِيمَانٌ بِاللَّهِ، وَجِهَادٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ "
Ja`far bin Aoun menceritakan kepada kami, Hisyam bin Urwa menceritakan kepada kami, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Abu al-Mawrawih, atas wewenang Abu Dzar, dia berkata: Seorang laki-laki bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, dan dia berkata: Amalan manakah yang lebih baik? Beliau menjawab: “Iman kepada Allah, dan jihad di jalan Allah.”
34
Sunan Ad-Darimi # 20/2656
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ ، عَنْ يَحْيَى ، عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ : أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ ، يَقُولُ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" أَفْضَلُ الْأَعْمَالِ عِنْدَ اللَّهِ إِيمَانٌ لَا شَكَّ فِيهِ ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّدٍ : أَبُو جَعْفَرٍ : رَجُلٌ مِنَ الْأَنْصَارِ
Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Hisyam memberitahu kami, atas otoritas Yahya, atas otoritas Abu Ja`far: bahwa dia mendengar Abu Hurairah, mengatakan: Rasulullah bersabda: Semoga doa dan salam Allah besertanya: “Amalan terbaik di sisi Tuhan adalah iman yang tidak ada keraguan.” Abu Muhammad berkata: Abu Ja`far: seorang pria dari Ansar.
35
Sunan Ad-Darimi # 20/2657
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ أَنَسٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ "
Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Syu`bah menceritakan kepada kami, atas otoritas Qatada, atas otoritas Anas, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Tidak ada seorang pun di antara kalian yang beriman sampai dia menginginkan untuk saudaranya apa yang dia inginkan untuk dirinya sendiri.”
36
Sunan Ad-Darimi # 20/2658
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، وَهَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ ، قَالَا : حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ أَنَسٍ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :" لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ، وَوَلَدِهِ، وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ "
Yazid bin Harun dan Hashim bin Al-Qasim menceritakan kepada kami, dengan mengatakan: Syu'bah memberitahu kami, atas wewenang Qatada, atas wewenang Anas, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dan beliau bersabda, “Tidak beriman salah seorang di antara kalian hingga aku lebih dicintainya daripada bapaknya, anaknya, dan seluruh umat manusia.”
37
Sunan Ad-Darimi # 20/2659
أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدِ بْنِ جُدْعَانَ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ ، عَنْ أَبِي بَكْرَةَ : أَنَّ رَجُلًا، قَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ النَّاسِ خَيْرٌ؟، قَالَ :" مَنْ طَالَ عُمُرُهُ، وَحَسُنَ عَمَلُهُ "، قَالَ : فَأَيُّ النَّاسِ شَرٌّ؟، قَالَ : " مَنْ طَالَ عُمُرُهُ، وَسَاءَ عَمَلُهُ "، حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ بِإِسْنَادِهِ، مِثْلَهُ
Abu Nu'aym menceritakan kepada kami, Zuhair menceritakan kepada kami, atas wewenang Ali bin Zayd bin Jad'an, atas wewenang Abd al-Rahman bin Abi Bakra, atas wewenang Abu Bakra: Seseorang berkata: Wahai Rasulullah, orang manakah yang lebih baik? Beliau menjawab: Orang yang panjang umur dan beramal shaleh. Beliau bertanya: Orang manakah yang jahat? Beliau menjawab: Orang yang panjang umur. Dan perbuatannya buruk.” Hajjaj menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Ali bin Zayd, dengan rantai penularannya yang mirip dengannya.
38
Sunan Ad-Darimi # 20/2660
أَخْبَرَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ ، قَالَ : حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ ، حَدَّثَنَا أَسِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، عَنْ خَالِدِ بْنِ دُرَيْكٍ ، عَنْ ابْنِ مُحَيْرِيزٍ ، قَالَ : قُلْتُ لِأَبِي جُمُعَةَ رَجُلٍ مِنَ الصَّحَابَةِ حَدِّثْنَا : حَدِيثًا سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ : نَعَمْ أُحَدِّثُكَ حَدِيثًا جَيِّدًا : تَغَدَّيْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعَنَا أَبُو عُبَيْدَةَ بْنُ الْجَرَّاحِ، فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَحَدٌ خَيْرٌ مِنَّا؟ أَسْلَمْنَا وَجَاهَدْنَا مَعَكَ؟، قَالَ : " نَعَمْ،قَوْمٌ يَكُونُونَ مِنْ بَعْدِكُمْ يُؤْمِنُونَ بِي وَلَمْ يَرَوْنِي "
Abu Al-Mughirah menceritakan kepada kami, beliau berkata: Al-Awza’i menceritakan kepada kami, Asid bin Abdul Rahman menceritakan kepada kami, atas wewenang Khalid bin Duraik, atas wewenang Ibnu Muhayriz. Dia berkata: Saya menceritakan kepada Abu Jumah, salah satu sahabat, yang menceritakan kepada kami: Sebuah hadits yang saya dengar dari Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Dia berkata: Ya. Saya akan menceritakan sebuah kisah yang bagus kepada Anda: Kami makan siang bersama Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan bersama kami ada Abu Ubaidah ibn al-Jarrah. Beliau bertanya: Wahai Rasulullah, adakah yang lebih baik dari kami? Apakah kami tunduk pada Islam dan berperang bersama Anda? Beliau bersabda, “Ya, setelah kamu akan ada kaum yang beriman kepadaku dan belum melihatku.”
39
Sunan Ad-Darimi # 20/2661
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ مَنْصُورٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ أَبَا وَائِلٍ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" بِئْسَمَا لِأَحَدِكُمْ أَنْ يَقُولَ : نَسِيتُ آيَةَ كَيْتَ وَكَيْتَ، بَلْ هُوَ نُسِّيَ، فَاسْتَذْكِرُوا الْقُرْآنَ، فَإِنَّهُ أَسْرَعُ تَفَصِّيًا مِنْ صُدُورِ الرِّجَالِ مِنَ النَّعَمِ مِنْ عُقُلِهَا "
Ubayd Allah bin Abdul Majeed memberitahu kami, Shu`bah memberitahu kami, atas otoritas Mansour, dia berkata: Saya mendengar Abu Wael, atas otoritas Abdullah, atas otoritas Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Beliau bersabda: “Betapa jahatnya salah seorang di antara kalian yang mengatakan: Aku lupa satu ayat dan ayat lainnya. Sebaliknya, dia lupa, maka ingatlah Al-Qur’an, karena itu adalah Dia lebih cepat berpisah dari payudara laki-laki daripada nikmat dari pikirannya.”
40
Sunan Ad-Darimi # 20/2662
أَخْبَرَنَا أَبُو نُعْيَمٍ ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ، عَنْ الْأَعْمَشِ ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" لَا يَقُولَنَّ أَحَدُكُمْ : أَنَا خَيْرٌ مِنْ يُونُسَ بْنِ مَتَّى "
Abu Nu'aym menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, atas otoritas Al-A'mash, atas otoritas Abu Wa'il, atas otoritas Abdullah, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Janganlah ada di antara kalian yang mengatakan: Saya lebih baik dari Yunus bin Matius.”
41
Sunan Ad-Darimi # 20/2663
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ الْمَدَائِنِيُّ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ صَدَقَةٌ "، قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ أَوْ لَمْ يَفْعَلْ؟، قَالَ : " يَعْتَمِلُ بِيَدَيْهِ فَيَأْكُلُ مِنْهُ وَيَتَصَدَّقُ "، قَالُوا : أَفَرَأَيْتَ إِنْ لَمْ يَفْعَلْ؟، قَالَ : " يُعِينُ ذَا الْحَاجَةِ الْمَلْهُوفَ "، قَالُوا : أَفَرَأَيْتَ إِنْ لَمْ يَفْعَلْ؟، قَالَ : " يَأْمُرُ بِالْخَيْرِ "، قَالُوا : أَفَرَأَيْتَ إِنْ لَمْ يَفْعَلْ؟، قَالَ : " يُمْسِكُ عَنِ الشَّرِّ، فَإِنَّهَا لَهُ صَدَقَةٌ "
Muhammad bin Ja`far al-Mada'ani menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Sa`id bin Abi Burdah, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Abu Musa al-Asy'ari, Beliau bersabda: Rasulullah SAW bersabda: “Setiap muslim wajib bersedekah.” Mereka bertanya: Wahai Rasulullah, apakah dia tidak mampu atau tidak mau melakukannya? Dia berkata: “ Dia bekerja dengan tangannya, makan darinya, dan bersedekah.” Mereka berkata: “Bagaimana pendapatmu jika dia tidak melakukan hal itu?” Dia berkata: “Dia membantu orang yang membutuhkan dan cemas.” Mereka berkata: “Bagaimana pendapatmu jika dia tidak melakukan hal itu?” Dia melakukannya? Dia berkata: “Dia memerintahkan kebaikan.” Mereka berkata: Bagaimana pendapatmu jika dia tidak melakukannya? Beliau bersabda: “Dia menjauhi kejahatan, karena itu adalah sedekah baginya.”
42
Sunan Ad-Darimi # 20/2664
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ ، حَدَّثَنَا حَيْوَةُ ، قَالَ : حَدَّثَنِي أَبُو صَخْرٍ ، أَنَّهُ سَمِعَ مَكْحُولًا يَقُولُ : حَدَّثَنِي أَبُو هِنْدٍ الدَّارِيُّ ، أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ :" مَنْ قَامَ مَقَامَ رِيَاءٍ وَسُمْعَةٍ، رَاءَى اللَّهُ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَسَمَّعَ "
Abdullah bin Yazid memberi tahu kami, Haywa memberi tahu kami, dia berkata: Abu Sakhr memberi tahu saya, bahwa dia mendengar seorang pecandu alkohol berkata: Abu Hind al-Dari memberi tahu saya Dia mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakan: “Barangsiapa mengambil posisi kemunafikan dan reputasi, Allah akan melihat dia pada hari kiamat dan mendengarnya.”
43
Sunan Ad-Darimi # 20/2665
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ، عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبٍ ، عَنْ أَبِيهِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَثَلُ الْمُؤْمِنِ مَثَلُ الْخَامَةِ مِنَ الزَّرْعِ تُفَيِّئُهَا الرِّيَاحُ : تُعَدِّلُهَا مَرَّةً، وَتُضْجِعُهَا أُخْرَى حَتَّى يَأْتِيَهُ الْمَوْتَ.
وَمَثَلُ الْكَافِرِ كَمَثَلِ الْأَرْزَةِ الْمُجْذِيَةِ عَلَى أَصْلِهَا لَا يُصِيبُهَا شَيْءٌ حَتَّى يَكُونَ انْجِعَافُهَا مَرَّةً وَاحِدَةً ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّدٍ : الْخَامَةُ : الضَّعِيفُ
Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Saad bin Ibrahim, atas wewenang Abdullah bin Ka’b, atas wewenang bapaknya Ka’b bin Malik, beliau bersabda Rasulullah SAW bersabda: “Perumpamaan seorang mukmin ibarat bahan mentah dari hasil panen. Ditiup angin, sekali diubah lalu dihembuskan.” Satu lagi hingga ajal menjemputnya. Perumpamaan orang kafir itu seperti pohon aras yang akarnya subur, tidak akan terjadi apa-apa padanya sampai ia kering sekali.” Abu Muhammad berkata: Mentah: lemah
44
Sunan Ad-Darimi # 20/2666
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ ، عَنْ ابْنِ شِهَابٍ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ ، وَعُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ ، أَنَّ حَكِيمَ بْنَ حِزَامٍ ، قَالَ : سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْطَانِي، ثُمَّ سَأَلْتُهُ فَأَعْطَانِي، ثُمَّ سَأَلْتُهُ فَأَعْطَانِي، ثُمَّ سَأَلْتُهُ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " يَا حَكِيمُ،إِنَّ هَذَا الْمَالَ خَضِرٌ حُلْوٌ، فَمَنْ أَخَذَهُ بِسَخَاوَةِ نَفْسٍ، بُورِكَ لَهُ فِيهِ، وَمَنْ أَخَذَهُ بِإِشْرَافِ نَفْسٍ، لَمْ يُبَارَكْ لَهُ فِيهِ، وَكَانَ كَالَّذِي يَأْكُلُ وَلَا يَشْبَعُ، وَالْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى "
Muhammad bin Yusuf memberitahukan kepada kita, atas wewenang Al-Awza’i, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Sa’id bin Al-Musayyab, dan Urwa bin Al-Zubayr, bahwa Hakim bin Hizam, dia berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan dia memberiku, lalu aku meminta padanya dan dia memberiku, lalu aku meminta padanya dan dia memberiku, lalu aku bertanya kepadanya, Kemudian Rasulullah SAW bersabda: “Wahai orang bijak, uang ini berwarna hijau dan manis.
45
Sunan Ad-Darimi # 20/2667
حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ عَدِيٍّ ، حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو الرَّقِّيُّ ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ ، عَنْ وَرَّادٍ مَوْلَى الْمُغِيرَةِ، عَنِ الْمُغِيرَةِ ، قَالَ : " نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْوَأْدِ الْبَنَاتِ، وَعُقُوقِ الْأُمَّهَاتِ، وَعَنْ مَنْعٍ وَهَاتِ، وَعَنْ قِيلَ وَقَالَ، وَكَثْرَةِ السُّؤَالِ، وَإِضَاعَةِ الْمَالِ "
Zakaria bin Adi menceritakan kepada kami, Ubayd Allah bin Amr Al-Raqi menceritakan kepada kami, atas wewenang Abdul-Malik bin Umair, atas wewenang Ward, klien Al-Mughirah, atas wewenang Al-Mughirah berkata: “Rasulullah, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, melarang anak perempuan yang keras kepala, durhaka kepada ibu, dan larangan serta penipuan, dan dikatakan bahwa
46
Sunan Ad-Darimi # 20/2668
أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ ، عَنْ أَيُّوبَ ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ ، عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ ، عَنْ ثَوْبَانَ : أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" إِنَّمَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِي الْأَئِمَّةَ الْمُضِلِّينَ "
Suleiman bin Harb menceritakan kepada kami, Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami, atas otoritas Ayyub, atas otoritas Abu Qilaba, atas otoritas Abu Asma', atas otoritas Thawban: bahwa Rasulullah SAW, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Aku hanya mengkhawatirkan bangsaku terhadap para Imam yang menyesatkan.”
47
Sunan Ad-Darimi # 20/2669
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ ، عَنْ جَابِرٍ : أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" لِيَنْصُرِ الرَّجُلُ أَخَاهُ ظَالِمًا أَوْ مَظْلُومًا، فَإِنْ كَانَ ظَالِمًا، فَلْيَنْهَهُ، فَإِنَّهُ لَهُ نُصْرَةٌ، وَإِنْ كَانَ مَظْلُومًا، فَلْيَنْصُرْهُ "
Abu Nu`aym memberi tahu kami, Zuhair memberi tahu kami, atas otoritas Abu al-Zubayr, atas otoritas Jabir: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Biarlah manusia itu menang.” Baik saudaranya seorang penindas atau orang yang tertindas, jika dia seorang penindas, hendaklah dia melarangnya, karena dia akan membantunya, tetapi jika dia seorang penindas, hendaklah dia mendukungnya.”
48
Sunan Ad-Darimi # 20/2670
أَخْبَرَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ ، عَنْ هِشَامِ بْنِ سَعْدٍ ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ ، وَنَافِعٍ ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ ، قَالَ : قَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" الدِّينُ النَّصِيحَةُ "، قَالَ : قُلْنَا : لِمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟، قَالَ : " لِلَّهِ، وَلِرَسُولِهِ، وَلِكِتَابِهِ، وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ "
Ja'far bin Aoun menceritakan kepada kami, atas wewenang Hisyam bin Saad, atas wewenang Zayd bin Aslam, dan Nafi', atas wewenang Ibnu Umar, dia berkata: Rasulullah SAW menyampaikan kepada kami semoga doa dan salam Tuhan besertanya: “Agama adalah nasehat yang tulus.” Beliau bertanya: Kami bertanya: Kepada siapa wahai Rasulullah? Beliau bersabda: “Kepada Allah, kepada Rasul-Nya, kepada kitab-Nya, dan kepada para imam kaum muslimin.” "Dan orang-orang biasa"
49
Sunan Ad-Darimi # 20/2671
حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ عَدِيٍّ ، حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ ، عَنْ الْأَعْمَشِ ، عَنْ أَبِي إِسْحَاق ، عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ، قَالَ : قَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" إِنَّ الْإِسْلَامَ بَدَأَ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ غَرِيبًا أَظُنُّ حَفْصًا، قَالَ : فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ "، قِيلَ : وَمَنِ الْغُرَبَاءُ؟، قَالَ : " النُّزَّاعُ مِنَ الْقَبَائِلِ "
Zakaria bin Adi meriwayatkan kepada kami, Hafs bin Ghayath meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Al-Amash, atas wewenang Abu Ishaq, atas wewenang Abu Al-Ahwas, atas wewenang Abdullah, Beliau bersabda: Rasulullah SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda kepada kami: "Islam dimulai sebagai sesuatu yang aneh dan akan kembali menjadi sesuatu yang aneh. Saya pikir Hafs." Dia berkata: “Berbahagialah orang asing.” Dikatakan Dan siapa orang asing itu? Dia berkata: “Konflik ini berasal dari suku.”
50
Sunan Ad-Darimi # 20/2672
أَخْبَرَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ أَنَسٍ ، عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ : أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" مَنْ أَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ أَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ، وَمَنْ كَرِهَ لِقَاءَ اللَّهِ، كَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ ".
فَقَالَتْ عَائِشَةُ أَوْ بَعْضُ أَزْوَاجِهِ : إِنَّا لَنَكْرَهُ الْمَوْتَ.
قَالَ : " لَيْسَ ذَلِكَ، وَلَكِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا حَضَرَهُ الْمَوْتُ بُشِّرَ بِرِضْوَانِ اللَّهِ وَكَرَامَتِهِ، فَلَيْسَ شَيْءٌ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا أَمَامَهُ، فَأَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ وَأَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ، وَإِنَّ الْكَافِرَ إِذَا حَضَرَهُ الْمَوْتُ بُشِّرَ بِعَذَابِ اللَّهِ وَعُقُوبَتِهِ، فَلَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَهَ إِلَيْهِ مِمَّا أَمَامَهُ، فَكَرِهَ لِقَاءَ اللَّهِ، وَكَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ "
Hajjaj bin Minhal memberi tahu kami, Hammam memberi tahu kami, atas otoritas Qatada, atas otoritas Anas, atas otoritas Ubadah ibn al-Samit: bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, Dan dia bersabda: “Barangsiapa senang bertemu dengan Tuhan, maka Tuhan akan senang bertemu dengan-Nya, dan siapa yang benci bertemu dengan Tuhan, maka Tuhan akan benci bertemu dengannya.” Kata Aisha atau semacamnya Istri-istrinya: Kami membenci kematian. Beliau bersabda: “Bukan itu, namun apabila kematian menghampiri seorang mukmin maka ia diberi kabar gembira tentang keridhaan dan keagungan Allah. Dan azabnya, tidak ada yang lebih dibencinya selain azab yang ada di hadapannya. Dia benci bertemu Tuhan, dan Tuhan benci bertemu dengannya.”