Bab 16
Kembali ke Bab
01
Sunan Ad-Darimi # 16/2312
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ ، عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَلَامٍ ، قَالَ : " قَعَدْنَا نَفَرٌ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَذَاكَرْنَا، فَقُلْنَا :لَوْ نَعْلَمُ أَيَّ الْأَعْمَالِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى، لَعَمِلْنَاهُ، فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى : # سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ سورة الحشر آية 1 # حَتَّى خَتَمَهَا ".
قَالَ عَبْدُ اللَّهِ : فَقَرَأَهَا عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى خَتَمَهَا، قَالَ أَبُو سَلَمَةَ : فَقَرَأَهَا عَلَيْنَا ابْنُ سَلَامٍ.
قَالَ يَحْيَى : فَقَرَأَهَا عَلَيْنَا أَبُو سَلَمَةَ، وَقَرَأَهَا عَلَيْنَا يَحْيَى وَقَرَأَهَا عَلَيْنَا الْأَوْزَاعِيُّ، وَقَرَأَهَا عَلَيْنَا مُحَمَّدٌ
قَالَ عَبْدُ اللَّهِ : فَقَرَأَهَا عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى خَتَمَهَا، قَالَ أَبُو سَلَمَةَ : فَقَرَأَهَا عَلَيْنَا ابْنُ سَلَامٍ.
قَالَ يَحْيَى : فَقَرَأَهَا عَلَيْنَا أَبُو سَلَمَةَ، وَقَرَأَهَا عَلَيْنَا يَحْيَى وَقَرَأَهَا عَلَيْنَا الْأَوْزَاعِيُّ، وَقَرَأَهَا عَلَيْنَا مُحَمَّدٌ
Muhammad bin Kathir memberitahukan kepada kami, atas wewenang Al-Awza’i, atas wewenang Yahya bin Abi Katsir, atas wewenang Abu Salamah, atas wewenang Abdullah bin Salam, beliau bersabda: “Sekelompok sahabat Rasulullah SAW, duduk dan kami teringat, maka kami berkata: Sekiranya kami mengetahui amalan mana yang paling dicintai Allah SWT, Kami pasti akan melakukannya, maka Allah SWT menurunkan: # “Maha Suci Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” Surat Al-Hashr, Ayat 1# sampai Dia menutupnya. “Abdullah berkata: Maka Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, membacakannya kepada kami sampai dia menyegelnya. Abu Salamah berkata: Kemudian Ibnu Salam membacakannya untuk kami. Yahya berkata: Abu Salamah membacakannya kepada kami, Yahya membacakannya kepada kami, Al-Awza’i membacakannya kepada kami, dan Muhammad membacakannya kepada kami.
02
Sunan Ad-Darimi # 16/2313
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ ، عَنْ الْأَعْرَجِ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" تَكَفَّلَ اللَّهُ لِمَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ لَا يُخْرِجُهُ إِلَّا جِهَادٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، وَتَصْدِيقٌ بكَلِمَاتِهِ، أَنْ يُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ، أَوْ يَرُدَّهُ إِلَى مَسْكَنِهِ الَّذِي خَرَجَ مِنْهُ مَعَ مَا نَالَ مِنْ أَجْرٍ أَوْ غَنِيمَةٍ "
Ubayd Allah bin Musa menceritakan kepada kita, atas wewenang Sufyan, atas wewenang Abu al-Zinad, atas wewenang al-Araj, atas wewenang Abu Hurairah, beliau bersabda: Rasulullah SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Allah menjamin bahwa siapa pun yang meninggalkan rumahnya, dan tidak ada sesuatu pun yang akan mengusirnya kecuali jihad di jalan Allah dan beriman kepada firman-Nya, maka ia akan diijinkan masuk.” Surga, atau kembalikan dia ke tempat tinggalnya yang dia tinggalkan, beserta pahala atau rampasan apa pun yang diperolehnya.”
03
Sunan Ad-Darimi # 16/2314
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ مِغْوَلٍ ، عَنْ الْأَعْمَشِ ، عَنْ أَبِي سُفْيَانَ ، عَنْ جَابِرٍ ، قَالَ : قِيلَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ الْجِهَادِ أَفْضَلُ؟.
قَالَ :" مَنْ عُقِرَ جَوَادُهُ وَأُهْرِيقَ دَمُهُ "
قَالَ :" مَنْ عُقِرَ جَوَادُهُ وَأُهْرِيقَ دَمُهُ "
Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, Malik bin Mughul menceritakan kepada kami, atas otoritas Al-Amash, atas otoritas Abu Sufyan, atas otoritas Jabir, beliau berkata: Dikatakan: Wahai Rasulullah, jihad manakah yang lebih baik?
Beliau bersabda, “Barang siapa yang melukai kudanya dan menumpahkan darahnya.”
04
Sunan Ad-Darimi # 16/2315
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ ، حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ ، عَنْ ابْنِ شِهَابٍ ، عَنْ ابْنِ الْمُسَيَّبِ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَيُّ الْأَعْمَالِ أَفْضَلُ؟، قَالَ :" إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ".
قَالَ : قِيلَ : ثُمَّ مَاذَا؟.
قَالَ : " ثُمَّ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ".
قِيلَ : ثُمَّ مَاذَا؟.
قَالَ : " ثُمَّ حَجٌّ مَبْرُورٌ "
قَالَ : قِيلَ : ثُمَّ مَاذَا؟.
قَالَ : " ثُمَّ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ".
قِيلَ : ثُمَّ مَاذَا؟.
قَالَ : " ثُمَّ حَجٌّ مَبْرُورٌ "
Abdullah bin Shalih menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Saad menceritakan kepadaku, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Ibnu al-Musayyab, atas wewenang Abu Hurairah, dia berkata: Dia ditanya kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian: Perbuatan manakah yang terbaik? Beliau menjawab: “Iman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Dia berkata: Dikatakan: Lalu apa? Dia berkata: “Kalau begitu jihad Demi Tuhan.” Dikatakan: “Lalu apa?” Beliau menjawab: “Maka haji yang diterima.”
05
Sunan Ad-Darimi # 16/2316
أَخْبَرَنَا نُعَيْمُ بْنُ حَمَّادٍ ، حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ ، عَنْ بَحِيرٍ ، عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ ، عَنْ مَالِكِ بْنِ يَخَامِرَ ، عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَنْ قَاتَلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فُوَاقَ نَاقَةٍ، وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ.
وَهُوَ قَدْرُ مَا تَدُرُّ حَلَبُهَا لِمَنْ حَلَبَهَا "
وَهُوَ قَدْرُ مَا تَدُرُّ حَلَبُهَا لِمَنْ حَلَبَهَا "
Nu'aym bin Hammad menceritakan kepada kami, Baqiyya menceritakan kepada kami, atas wewenang Buhair, atas wewenang Khalid bin Ma'dan, atas wewenang Malik bin Yakhamir, atas wewenang Muadh bin Jabal, Beliau bersabda: Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang berperang di jalan Allah dan cegukan seekor unta betina, maka dijamin baginya surga, sebanyak susunya mengalir.” "Bagi mereka yang memerah susunya"
06
Sunan Ad-Darimi # 16/2317
أَخْبَرَنَا عَاصِمُ بْنُ عَلِيٍّ ، حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ خَالِدٍ ، عَنْ إِسْمَاعِيل بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي ذؤِيبٍ ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ : أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ عَلَيْهِمْ وَهُمْ جُلُوسٌ، فَقَالَ : " أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِخَيْرِ النَّاسِ مَنْزِلَةً؟ ".
قُلْنَا : بَلَى.
قَالَ :" رَجُلٌ مُمْسِكٌ بِرَأْسِ فَرَسِهِ أَوْ قَالَ فَرَسٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، حَتَّى يَمُوتَ أَوْ يُقْتَلَ ".
قَالَ : فَأُخْبِرُكُمْ بِالَّذِي يَلِيهِ؟، فَقُلْنَا : نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ.
قَالَ : " امْرُؤٌ مُعْتَزِلٌ فِي شِعْبٍ يُقِيمُ الصَّلَاةَ وَيُؤْتِي الزَّكَاةَ، وَيَعْتَزِلُ شُرُورَ النَّاسِ ".
قَالَ : " فَأُخْبِرُكُمْ بِشَرِّ النَّاسِ مَنْزِلَةً؟ "، فَقُلْنَا : نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ.
قَالَ : " الَّذِي يُسْأَلُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ وَلَا يُعْطِي بِهِ "
قُلْنَا : بَلَى.
قَالَ :" رَجُلٌ مُمْسِكٌ بِرَأْسِ فَرَسِهِ أَوْ قَالَ فَرَسٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، حَتَّى يَمُوتَ أَوْ يُقْتَلَ ".
قَالَ : فَأُخْبِرُكُمْ بِالَّذِي يَلِيهِ؟، فَقُلْنَا : نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ.
قَالَ : " امْرُؤٌ مُعْتَزِلٌ فِي شِعْبٍ يُقِيمُ الصَّلَاةَ وَيُؤْتِي الزَّكَاةَ، وَيَعْتَزِلُ شُرُورَ النَّاسِ ".
قَالَ : " فَأُخْبِرُكُمْ بِشَرِّ النَّاسِ مَنْزِلَةً؟ "، فَقُلْنَا : نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ.
قَالَ : " الَّذِي يُسْأَلُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ وَلَا يُعْطِي بِهِ "
Asim bin Ali menceritakan kepada kami, Ibnu Abi Dhu’ib menceritakan kepada kami, atas wewenang Sa’id bin Khalid, atas wewenang Ismail bin Abd al-Rahman bin Abi Dhu’ib, Atas wewenang Ata’ bin Yassar, atas wewenang Ibnu Abbas: Nabi Muhammad SAW, pergi menemui mereka ketika mereka sedang duduk, dan berkata: “Maukah aku beritahukan kepadamu tentang orang-orang terbaik?” status? Kami berkata: Ya. Beliau bersabda: “Seseorang yang memegang kepala kudanya, atau katanya seekor kuda, di jalan Allah, sampai ia mati atau terbunuh.” Dia berkata: Kalau begitu, akan kuberitahukan kepadamu siapakah selanjutnya? Maka kami menjawab: Ya, wahai Rasulullah. Beliau bersabda: “Seseorang yang mengasingkan diri di tengah masyarakat yang menunaikan shalat, menunaikan zakat, dan menjauhi keburukan masyarakat.” “Maukah aku beritahu kepadamu tentang keadaan terburuk di antara manusia?” Maka kami menjawab: Ya, wahai Rasulullah. Beliau bersabda: “Orang yang meminta demi Tuhan Yang Maha Esa dan tidak memberi atas nama-Nya.”
07
Sunan Ad-Darimi # 16/2318
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ ، حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ ، عَنْ هِشَامٍ ، عَنْ الْحَسَنِ ، عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ : أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" مُقَامُ الرَّجُلِ فِي الصَّفِّ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، أَفْضَلُ مِنْ عِبَادَةِ الرَّجُلِ سِتِّينَ سَنَةً "
Abdullah bin Shalih menceritakan kepada kami, Yahya bin Ayyub menceritakan kepadaku, atas wewenang Hisyam, atas wewenang Al-Hasan, atas wewenang Imran bin Husain: Bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Antrian seorang laki-laki di jalan Allah lebih baik dari pada ibadah laki-laki selama enam puluh tahun.”
08
Sunan Ad-Darimi # 16/2319
أَخْبَرَنَا الْقَاسِمُ بْنُ كَثِيرٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ شُرَيْحٍ يُحَدِّثُ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سُلَيْمَانَ : أَنَّ مَالِكَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ مَرَّ عَلَى حَبِيبِ بْنِ مَسْلَمَةَ أَوْ حَبِيبٌ مَرَّ عَلَى مَالِكٍ وَهُوَ يَقُودُ فَرَسًا وَهُوَ يَمْشِي، فَقَالَ : أَلا تَرْكَبُ حَمَلَكَ اللَّهُ؟ ، فَقَالَ : إِنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" مَنِ اغْبَرَّتْ قَدَمَاهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، حَرَّمَهُ اللَّهُ عَلَى النَّارِ "
Al-Qasim bin Katsir memberitahukan kami, dengan mengatakan: Saya mendengar Abd al-Rahman bin Shurayh meriwayatkan, dari Abdullah bin Sulaiman: bahwa Malik bin Abdullah berpapasan dengan Habib bin Maslamah atau Habib, dia melewati Malik ketika dia sedang mengendarai kuda sambil berjalan, dan dia berkata: Apakah kamu tidak menunggangi dombamu, semoga Tuhan memberkatimu? Dia berkata: Memang benar Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang kakinya berdebu di jalan Allah, maka Allah akan menguduskannya ke dalam Neraka.”
09
Sunan Ad-Darimi # 16/2320
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" لَغَدْوَةٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ رَوْحَةٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا "
Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, atas wewenang Sufyan, atas wewenang Abu Hazim, atas wewenang Sahl bin Saad, yang berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: Pagi hari di jalan Allah atau hiburan di jalan Allah lebih baik dari dunia ini dan seisinya.”
10
Sunan Ad-Darimi # 16/2321
أَخْبَرَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ، عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ ، عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ أَبِي عَيَّاشٍ ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" مَا مِنْ عَبْدٍ يَصُومُ يَوْمًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ، إِلَّا بَاعَدَ اللَّهُ بَيْنَ وَجْهِهِ وَبَيْنَ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًا "
Hajjaj bin Minhal menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Suhail bin Abi Shalih, atas wewenang Al-Nu’man bin Abi Ayyash, atas wewenang Abu Sa’id Al-Khudri, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, bersabda: “Tidak ada hamba yang berpuasa sehari di jalan Allah, mencari wajah Allah, kecuali dia “Allah akan memisahkan wajah-Nya dari api selama tujuh puluh hari.”
11
Sunan Ad-Darimi # 16/2322
أَخْبَرَنَا الْقَاسِمُ بْنُ كَثِير ، قَالَ : سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ شُرَيْحٍ ، يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي الصَّبَّاحِ مُحَمَّدِ بْنِ شُمَيْر ، عَنْ أَبِي عَلِيٍّ الْهَمْدَانِيِّ ، عَنْ أَبِي رَيْحَانَةَ أَنَّهُ كَانَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةٍ، فَسَمِعَهُ ذَاتَ لَيْلَةٍ وَهُوَ يَقُولُ :" حُرِّمَتِ النَّارُ عَلَى عَيْنٍ سَهِرَتْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، وَحُرِّمَتِ النَّارُ عَلَى عَيْنٍ دَمَعَتْ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ ".
قَالَ : وَقَالَ الثَّالِثَةَ، فَنَسِيتُهَا.
قَالَ أَبُو شُرَيْحٍ : سَمِعْتُ مَنْ يَقُولُ ذَاكَ " حُرِّمَتِ النَّارُ عَلَى عَيْنٍ غَضَّتْ عَنْ مَحَارِمِ اللَّهِ، أَوْ عَيْنٍ فُقِئَتْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ G "
قَالَ : وَقَالَ الثَّالِثَةَ، فَنَسِيتُهَا.
قَالَ أَبُو شُرَيْحٍ : سَمِعْتُ مَنْ يَقُولُ ذَاكَ " حُرِّمَتِ النَّارُ عَلَى عَيْنٍ غَضَّتْ عَنْ مَحَارِمِ اللَّهِ، أَوْ عَيْنٍ فُقِئَتْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ G "
Al-Qasim bin Kathir memberitahu kami, dengan mengatakan: Saya mendengar Abd al-Rahman bin Shurayh, meriwayatkan dari otoritas Abu al-Sabbah Muhammad bin Shamir, dari otoritas Abu Ali al-Hamdani. Atas wewenang Abu Rayhana, dia bersama Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dalam sebuah kampanye, dan dia mendengarnya suatu malam berkata: “Api diharamkan bagi mata yang bertakwa di jalan Allah, dan api diharamkan bagi mata yang menitikkan air mata karena takut kepada Allah.” Dia berkata: Dia mengatakannya untuk ketiga kalinya, jadi saya lupa. kata Abu. Shurayh: Saya mendengar seseorang berkata bahwa “Api diharamkan bagi mata yang menutup mata terhadap apa yang diharamkan Allah, atau mata yang mencungkil di jalan Allah.”
12
Sunan Ad-Darimi # 16/2323
أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْمُبَارَكِ ، أَخْبَرَنَا ابْنُ الدَّرَاوَرْدِيِّ ، عَنْ صَالِحِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ زَائِدَةَ ، قَالَ : سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ عَبْدِ الْعَزِيزِ ، عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" رَحِمَ اللَّهُ حَارِسَ الْحَرَسِ ".
قَالَ عَبْدُ اللَّهِ : وَعُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ لَمْ يَلْقَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ
قَالَ عَبْدُ اللَّهِ : وَعُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ لَمْ يَلْقَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ
Al-Hakam bin Al-Mubarak menceritakan kepada kami, Ibnu Al-Darawardi menceritakan kepada kami, atas wewenang Salih bin Muhammad bin Zaida, dia berkata: Saya mendengar Omar bin Abd Al-Aziz, atas wewenang Uqba bin Amir Al-Juhani, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, yang mengatakan: “Semoga Tuhan mengasihani penjaga yang menjaga.” Abdullah berkata: Omar bin Abdul Aziz tidak bertemu dengan Uqba bin Amer.
13
Sunan Ad-Darimi # 16/2324
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ ، عَنْ الْأَعْمَشِ ، عَنْ أَبِي عَمْرٍو الشَّيْبَانِيِّ ، عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ ، قَالَ : جَاءَ رَجُلٌ بِنَاقَةٍ مَخْطُومَةٍ، فَقَالَ هَذِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" لَكَ بِهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَبْعُ مِائَةِ نَاقَةٍ كُلُّهَا مَخْطُومَةٌ "
Abdullah bin Muhammad menceritakan kepada kami, Jarir menceritakan kepada kami, atas otoritas Al-Amash, atas otoritas Abu Amr Al-Shaybani, atas otoritas Abu Masoud Al-Ansari, dia berkata: Dia datang Seorang pria dengan unta betina yang diberangus, dan dia berkata, “Ini demi Tuhan,” dan Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Kamu akan mendapat tujuh untuk itu di Hari Kebangkitan.” Seratus unta betina, semuanya diberangus.”
14
Sunan Ad-Darimi # 16/2325
أَخْبَرَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ ، أَخْبَرَنَا هِشَامٌ ، عَنْ الْحَسَنِ ، عَنْ صَعْصَعَةَ بْنِ مُعَاوِيَةَ ، قَالَ : لَقِيتُ أَبَا ذَرٍّ وَهُوَ يَسُوقُ جَمَلًا لَهُ، أَوْ يَقُودُهُ، فِي عُنُقِهِ قِرْبَةٌ، فَقُلْتُ : يَا أَبَا ذَرٍّ ، مَا مَالُكَ؟.
قَالَ : لِي عَمَلِي، فَقُلْتُ : مَا مَالُكَ؟.
قَالَ : لِي عَمَلِي.
قُلْتُ : حَدِّثْنِي حَدِيثًا سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ :" مَا مِنْ مُسْلِمٍ أَنْفَقَ زَوْجَيْنِ مِنْ مَالٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا ابْتَدَرَتْهُ حَجَبَةُ الْجَنَّةِ ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّدٍ : هُوَ دِرْهَمَيْنِ أَوْ أَمَتَيْنِ أَوْ عَبْدَيْنِ أَوْ دَابَّتَيْنِ
قَالَ : لِي عَمَلِي، فَقُلْتُ : مَا مَالُكَ؟.
قَالَ : لِي عَمَلِي.
قُلْتُ : حَدِّثْنِي حَدِيثًا سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ :" مَا مِنْ مُسْلِمٍ أَنْفَقَ زَوْجَيْنِ مِنْ مَالٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا ابْتَدَرَتْهُ حَجَبَةُ الْجَنَّةِ ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّدٍ : هُوَ دِرْهَمَيْنِ أَوْ أَمَتَيْنِ أَوْ عَبْدَيْنِ أَوْ دَابَّتَيْنِ
Utsman bin Umar menceritakan kepada kami, Hisyam menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Hasan, atas wewenang Sa’sa’a bin Muawiyah, dia berkata: Saya bertemu Abu Dharr ketika dia sedang mengendarai unta. Baginya, atau menuntunnya, dengan kulit di lehernya, maka aku berkata: Wahai Abu Dzar, ada apa denganmu? Dia berkata: Aku mempunyai pekerjaanku, maka aku bertanya: Ada apa denganmu? Dia berkata: Saya mempunyai pekerjaan saya. Aku berkata: Katakan padaku sesuatu Saya mendengarnya dari Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Dia berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada seorang muslim pun yang menafkahkan dua pasang Harta demi Allah, namun tabir surga akan segera menghalanginya.” Abu Muhammad berkata: Dua dirham, atau dua budak perempuan, atau dua budak laki-laki, atau Dua binatang
15
Sunan Ad-Darimi # 16/2326
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ الْمُقْرِئُ ، حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ ، حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ ، عَنْ أَبِي الْخَيْرِ مَرْثَدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ، عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ : أَنَّهُ تَلَا هَذِهِ الْآيَةَ : # وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ سورة الأنفال آية 60 # أَلَا إِنَّ" الْقُوَّةَ : الرَّمْيُ "
Abdullah bin Yazid al-Muqri menceritakan kepada kami, Sa`id bin Abi Ayoub menceritakan kepada kami, Yazid bin Abi Habib menceritakan kepadaku, atas wewenang Abu al-Khair, Marthad Ibn Abdullah, atas wewenang Uqba Ibn Amir: Dia membacakan ayat ini: #Dan persiapkanlah melawan mereka kekuatan apa pun yang kamu mampu, Surat Al-Anfal, Ayat 60 # Sesungguhnya, “Kekuatan: "Tentara"
16
Sunan Ad-Darimi # 16/2327
أَخْبَرَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ ، عَنْ يَحْيَى ، عَنْ أَبِي سَلَّامٍ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ الْأَزْرَقِ ، عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" إِنَّ اللَّهَ G يُدْخِلُ الثَّلَاثَةَ بِالسَّهْمِ الْوَاحِدِ الْجَنَّةَ : صَانِعَهُ يَحْتَسِبُ فِي صَنْعَتِهِ الْخَيْرَ، وَالْمُمِدُّ بِهِ، وَالرَّامِيَ بِهِ "
Wahb bin Jarir menceritakan kepada kami, Hisyam menceritakan kepada kami, atas otoritas Yahya, atas otoritas Abu Salam, atas otoritas Abdullah bin Zayd Al-Azraq, atas otoritas Uqba bin Amer, yang berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Sesungguhnya Allah memasukkan tiga orang ke dalam surga dengan satu anak panah: pembuatnya diberi pahala atas karyanya.” kebaikan, dan orang yang membekalinya, dan orang yang membuangnya.”
17
Sunan Ad-Darimi # 16/2328
وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" ارْمُوا وَارْكَبُوا، وَلَأَنْ تَرْمُوا أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ تَرْكَبُوا "
Rasulullah SAW bersabda: “Bidik dan kendarai, dan bagi saya menembak lebih saya sukai daripada Anda menungganginya.”
18
Sunan Ad-Darimi # 16/2329
وَقَالَ :" كُلُّ شَيْءٍ يَلْهُو بِهِ الرَّجُلُ بَاطِلٌ إِلَّا رَمْيَ الرَّجُلِ بِقَوْسِهِ وَتَأْدِيبَهُ فَرَسَهُ، وَمُلَاعَبَتَهُ أَهْلَهَ، فَإِنَّهُنَّ مِنَ الْحَقِّ "
Beliau bersabda: “Semua yang dilakukan laki-laki untuk bersenang-senang adalah tidak sah, kecuali laki-laki memanah dengan busurnya, melatih kudanya, dan bermain-main dengan istrinya, karena semua itu berasal dari kebenaran.”
19
Sunan Ad-Darimi # 16/2330
وَقَالَ :" مَنْ تَرَكَ الرَّمْيَ بَعْدَمَا عَلِّمَهُ، فَقَدْ كَفَرَ الَّذِي عَلِّمَهُ "
Beliau bersabda: “Barangsiapa meninggalkan ilmu memanah setelah diajarinya, maka ia telah kafir terhadap orang yang mengajarinya.”
20
Sunan Ad-Darimi # 16/2331
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الرَّقَاشِيُّ ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاق ، حَدَّثَنِي عَمِّي مُوسَى بْنُ يَسَارٍ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : قَالَ أَبُو الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَا مِنْ مَجْرُوحٍ يُجْرَحُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ G إِلَّا بَعَثَهُ اللَّهُ G يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَجُرْحُهُ يَدْمَى : الرِّيحُ رِيحُ الْمِسْكِ وَاللَّوْنُ لَوْنُ الدَّمِ "
Muhammad bin Abdullah Al-Raqqashi menceritakan kepada kami, Yazid bin Zuraii menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ishaq menceritakan kepada kami, pamanku Musa bin Yasar menceritakan kepadaku, atas wewenang ayahku Hurairah, dia berkata: Abu Al-Qasim, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata: “Tidak ada orang yang terluka yang terluka di jalan Allah kecuali Allah akan membangkitkannya pada hari itu. Kebangkitan dan lukanya mengeluarkan darah; baunya seperti bau musk dan warnanya seperti warna darah.”
21
Sunan Ad-Darimi # 16/2332
أَخْبَرَنَا الْقَاسِمُ بْنُ كَثِيرٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ شُرَيْحٍ ، يُحَدِّثُ أَنَّهُ سَمِعَ سَهْلَ بْنَ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ جَدِّهِ ، قَالَ : إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" مَنْ سَأَلَ اللَّهَ الشَّهَادَةَ صَادِقًا مِنْ قَلْبِهِ، بَلَّغَهُ اللَّهُ مَنَازِلَ الشُّهَدَاءِ، وَإِنْ مَاتَ عَلَى فِرَاشِهِ "
Al-Qasim bin Kathir memberitahu kami, mengatakan: Saya mendengar Abd al-Rahman bin Shurayh meriwayatkan bahwa dia mendengar Sahl bin Abi Umamah bin Sahl bin Hunaif. Dia berbicara atas wewenang bapaknya, atas wewenang kakeknya, yang bersabda: Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa meminta kesaksian kepada Allah dengan ikhlas dari hatinya, Semoga Allah memberinya status syahid, meskipun dia meninggal di tempat tidurnya.”
22
Sunan Ad-Darimi # 16/2333
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ الرِّفَاعِيُّ ، حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عِيسَى ، عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ ، عَنْ الْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَا يَجِدُ الشَّهِيدُ مِنْ أَلَمِ الْقَتْلِ إِلَّا كَمَا يَجِدُ أَحَدُكُمْ مِنْ أَلَمِ الْقَرْصَةِ "
Muhammad bin Yazid Al-Rifai menceritakan kepada kami, Safwan bin Issa menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Ajlan, atas wewenang Al-Qaqa’ bin Hakim, atas wewenang Abu Shalih, Atas wewenang Abu Hurairah, beliau bersabda: Rasulullah SAW bersabda: “Orang yang syahid tidak akan merasakan sakitnya dibunuh kecuali salah satu di antara kalian merasakan sakitnya dibunuh.” "mencubit"
23
Sunan Ad-Darimi # 16/2334
أَخْبَرَنَا أَبُو عَلِيٍّ الْحَنَفِيُّ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ أَنَسٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَا مِنْ نَفْسٍ تَمُوتُ فَتَدْخُلُ الْجَنَّةَ فَتَوَدُّ أَنَّهَا رَجَعَتْ إِلَيْكُمْ وَلَهَا الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا، إِلَّا الشَّهِيدُ فَإِنَّهُ وَدَّ أَنَّهُ قُتِلَ كَذَا مَرَّةً لِمَا رَأَى مِنَ الثَّوَابِ "
Abu Ali al-Hanafi menceritakan kepada kami, Syu`bah menceritakan kepada kami, atas otoritas Qatada, atas otoritas Anas, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Tidak ada satu jiwa pun yang mati dan masuk surga dengan mengharap agar ia kembali kepadamu sementara ia memiliki dunia dan seisinya, kecuali orang yang syahid, karena ia menghendaki orang ini dan itu dibunuh. Sekali karena dia melihat hadiahnya.”
24
Sunan Ad-Darimi # 16/2335
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ ، عَنْ شُعْبَةَ ، عَنْ سُلَيْمَانَ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ ، عَنْ مَسْرُوقٍ ، قَالَ : سَأَلْنَا عَبْدَ اللَّهِ عَنْ أَرْوَاحِ الشُّهَدَاءِ، وَلَوْلَا عَبْدُ اللَّهِ لَمْ يُحَدِّثْنَا أَحَدٌ، قَالَ :" أَرْوَاحُ الشُّهَدَاءِ عِنْدَ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِي حَوَاصِلِ طَيْرٍ خُضْرٍ، لَهَا قَنَادِيلُ مُعَلَّقَةٌ بِالْعَرْشِ، تَسْرَحُ فِي أَيِّ الْجَنَّةِ شَاءُوا ثُمَّ تَرْجِعُ إِلَى قَنَادِيلِهَا فَيُشْرِفُ عَلَيْهِمْ رَبُّهُمْ، فَيَقُولُ : أَلَكُمْ حَاجَةٌ؟.
تُرِيدُونَ شَيْئًا؟، فَيَقُولُونَ : لَا، إِلَّا أَنْ نَرْجِعَ إِلَى الدُّنْيَا فَنُقْتَلَ مَرَّةً أُخْرَى "
تُرِيدُونَ شَيْئًا؟، فَيَقُولُونَ : لَا، إِلَّا أَنْ نَرْجِعَ إِلَى الدُّنْيَا فَنُقْتَلَ مَرَّةً أُخْرَى "
Saeed bin Amir menceritakan kepada kami, atas wewenang Syu'bah, atas wewenang Suleiman, atas wewenang Abdullah bin Murrah, atas wewenang Masruq, dia berkata: Kami bertanya kepada Abdullah tentang jiwa para syuhada, dan jika bukan karena Abdullah, tidak akan ada yang berbicara kepada kami. Beliau bersabda: “Jiwa orang-orang yang syahid akan berada di sisi Allah pada hari kiamat di tengah tanaman burung yang hijau. Pelita-pelita yang menempel pada singgasana, mereka pergi ke surga mana pun yang mereka kehendaki, kemudian mereka kembali ke pelita-pelita mereka dan Tuhan mereka mengawasi mereka dan berfirman: Apakah kalian mempunyai keperluan? Apakah kamu menginginkan sesuatu? Mereka berkata: Tidak, kecuali kami kembali ke dunia ini dan dibunuh lagi.”
25
Sunan Ad-Darimi # 16/2336
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُبَارَكِ ، حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ يَحْيَى ، قَالَ : هُوَ الصَّدَفِيُّ ، قَالَ : حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عَمْرٍو ، عَنْ أَبِي الْمُثَنَّى الْأُمْلُوكِيِّ ، عَنْ عُتْبَةَ بْنِ عَبْدٍ السُّلَمِيِّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" الْقَتْلَى ثَلَاثَةٌ : مُؤْمِنٌ جَاهَدَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِذَا لَقِيَ الْعَدُوَّ، قَاتَلَ حَتَّى يُقْتَلَ ".
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِ : " فَذَلِكَ الشَّهِيدُ الْمُمْتَحَنُ فِي خَيْمَةِ اللَّهِ، تَحْتَ عَرْشِهِ، لَا يَفْضُلُهُ النَّبِيُّونَ إِلَّا بِدَرَجَةِ النُّبُوَّةِ وَمُؤْمِنٌ خَلَطَ عَمَلًا صَالِحًا وَآخَرَ سَيِّئًا، جَاهَدَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِذَا لَقِيَ الْعَدُوَّ قَاتَلَ حَتَّى يُقْتَلَ ".
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِ : " مَصْمَصَةٌ مَحَتْ ذُنُوبَهُ وَخَطَايَاهُ، إِنَّ السَّيْفَ مَحَّاءٌ لِلْخَطَايَا، وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شَاءَ.
وَمُنَافِقٌ جَاهَدَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ، فَإِذَا لَقِيَ الْعَدُوَّ قَاتَلَ حَتَّى يُقْتَلَ، فَذَاكَ فِي النَّارِ، إِنَّ السَّيْفَ لَا يَمْحُو النِّفَاقَ ".
قَالَ عَبْد اللَّهِ : يُقَالُ لِلثَّوْبِ إِذَا غُسِلَ : مُصْمِصَ
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِ : " فَذَلِكَ الشَّهِيدُ الْمُمْتَحَنُ فِي خَيْمَةِ اللَّهِ، تَحْتَ عَرْشِهِ، لَا يَفْضُلُهُ النَّبِيُّونَ إِلَّا بِدَرَجَةِ النُّبُوَّةِ وَمُؤْمِنٌ خَلَطَ عَمَلًا صَالِحًا وَآخَرَ سَيِّئًا، جَاهَدَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِذَا لَقِيَ الْعَدُوَّ قَاتَلَ حَتَّى يُقْتَلَ ".
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِ : " مَصْمَصَةٌ مَحَتْ ذُنُوبَهُ وَخَطَايَاهُ، إِنَّ السَّيْفَ مَحَّاءٌ لِلْخَطَايَا، وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شَاءَ.
وَمُنَافِقٌ جَاهَدَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ، فَإِذَا لَقِيَ الْعَدُوَّ قَاتَلَ حَتَّى يُقْتَلَ، فَذَاكَ فِي النَّارِ، إِنَّ السَّيْفَ لَا يَمْحُو النِّفَاقَ ".
قَالَ عَبْد اللَّهِ : يُقَالُ لِلثَّوْبِ إِذَا غُسِلَ : مُصْمِصَ
Muhammad bin Al-Mubarak memberitahu kami, Muawiyah bin Yahya memberitahu kami, dia berkata: Dia adalah Al-Sadafi, dia berkata: Safwan bin Amr memberitahu kami, atas wewenang Abu Al-Muthanna Al-Amluki, atas wewenang Utba bin Abd Al-Sulami, berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakan: “Yang mati ada tiga: Seorang mukmin yang berjihad. Dengan nyawanya dan hartanya di jalan Allah, ketika dia bertemu musuh, dia berperang sampai dia terbunuh.” Nabi Muhammad SAW bersabda tentang dia: “Itulah orang syahid yang diuji di dalam kemah Allah, di bawah singgasana-Nya. Para nabi tidak meridhoi-Nya kecuali sebatas kenabian dan mukmin yang mencampurkan amal kebaikan yang satu dengan amal yang lain. Dia berjuang dengan nyawa dan hartanya di jalan Allah. Ketika bertemu musuh, dia bertarung hingga terbunuh. Nabi Muhammad SAW bersabda tentang hal itu: “Musmasah.” Dosa dan pelanggarannya dihapuskan. Sesungguhnya pedang menghapus dosa, dan dia dimasukkan ke surga melalui pintu surga mana saja yang dia kehendaki. Dan orang munafik yang berusaha Dengan hidup dan kekayaannya. Jika bertemu musuh, dia akan bertarung hingga terbunuh. Itu di Neraka. Sesungguhnya pedang tidak menghapuskan kemunafikan. Abdullah berkata: Dikatakan tentang pakaian ketika dicuci: diplester
26
Sunan Ad-Darimi # 16/2337
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ ، حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ ، عَنْ الْمَقْبُرِيِّ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ ، عَنْ أَبِيهِ : أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ فَخَطَبَ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ، ثُمَّ ذَكَرَ الْجِهَادَ فَلَمْ يَدَعْ شَيْئًا أَفْضَلَ مِنْهُ إِلَّا الْفَرَائِضَ، فَقَامَ رَجُلٌ، فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَرَأَيْتَ مَنْ قُتِلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، فَهَلْ ذَلِكَ مُكَفِّرٌ عَنْهُ خَطَايَاهُ؟، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " نَعَمْ،إِذَا قُتِلَ صَابِرًا، مُحْتَسِبًا، مُقْبِلًا غَيْرَ مُدْبِرٍ، إِلا الدَّيْنَ فَإِنَّهُ مَأْخُوذٌ بِهِ كَمَا زَعَمَ لِي جِبْرِيلُ "
Ubayd Allah bin Abdul Majeed menceritakan kepada kami, Ibnu Abi Dhib menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Maqbari, atas wewenang Abdullah bin Abi Qatada, atas wewenang ayahnya : Rasulullah SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, bangkit dan menyampaikan pidato, bersyukur kepada Tuhan dan memuji-Nya, kemudian dia menyebutkan jihad tetapi tidak meninggalkan sesuatu yang lebih baik dari itu. Kecuali kewajiban-kewajibannya. Kemudian seorang laki-laki berdiri dan berkata: Wahai Rasulullah, pernahkah kamu melihat seseorang yang terbunuh di jalan Allah? Apakah itu akan menghapuskan dosa-dosanya? Maka Rasulullah SAW bersabda: Ya Allah, semoga Allah SWT senantiasa shalawat dan salam kepadanya: “Ya, jika ia dibunuh dengan sabar, mencari pahala, maju dan tidak mundur, kecuali utang, maka ia diperhitungkan sebagai Gabriel mengaku padaku
27
Sunan Ad-Darimi # 16/2338
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ، هُوَ : التَّيْمِيُّ ، عَنْ أَبِي عُثْمَانَ ، عَنْ عَامِرِ بْنِ مَالِكٍ ، عَنْ صَفْوَانَ بْنِ أُمَيَّةَ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" الطَّاعُونُ شَهَادَةٌ، وَالْغَرَقُ شَهَادَةٌ، وَالْغَزْوُ شَهَادَةٌ، وَالْبَطْنُ شَهَادَةٌ وَالنُّفَسَاءُ شَهَادَةٌ "
Yazid bin Harun memberitahukan kepada kami, Sulaiman memberitahukan kepada kami, dia adalah: Al-Taymi, atas wewenang Abu Utsman, atas wewenang Amir bin Malik, atas wewenang Safwan bin Umayyah Atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dia berkata: “Wabah adalah kesaksian, tenggelam adalah kesaksian, penyerangan adalah kesaksian, perut adalah kesaksian, dan nifas. sertifikat "
28
Sunan Ad-Darimi # 16/2339
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى ، عَنْ إِسْرَائِيلَ ، عَنْ مَنْصُورٍ ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ حَفْصٍ ، عَنْ شُرَحْبِيلَ بْنِ السِّمْطِ ، عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" الْقَتْلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ شَهَادَةٌ، وَالطَّاعُونُ شَهَادَةٌ، وَالْبَطْنُ شَهَادَةٌ، وَالْمَرْأَةُ يَقْتُلُهَا وَلَدُهَا جُمْعًا شَهَادَةٌ "
Ubayd Allah ibn Musa memberitahukan kita, atas otoritas Israel, atas otoritas Mansour, atas otoritas Abu Bakr ibn Hafs, atas otoritas Sharhabeel ibn al-Samit, atas otoritas Ubadah Ibn al-Samit berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Membunuh di jalan Allah adalah kesaksian, wabah adalah kesaksian, dan perut adalah kesaksian. Dan perempuan itu dibunuh oleh anaknya sebagai saksi.”
29
Sunan Ad-Darimi # 16/2340
أَخْبَرَنَا يَعْلَى ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيل ، عَنْ قَيْسٍ ، عَنْ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ ، قَالَ :" كُنَّا نَغْزُو مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَنَا طَعَامٌ إِلا هذَا السَّمُرُ، وَوَرَقُ الْحُبْلَةِ، حَتَّى إِنَّ أَحَدَنَا لَيَضَعُ كَمَا تَضَعُ الشَّاةُ، مَالَهُ خِلْطٌ، ثُمَّ أَصْبَحَتْ بَنُو أَسَدٍ تُعَزِّرُنِي ! لَقَدْ خِبْتُ إِذَنْ وَضَلَّ عَمَلِيَهْ "
Ya'la memberitahu kami, Ismail memberi tahu kami, atas otoritas Qays, atas otoritas Saad bin Abi Waqqas, yang mengatakan: "Kami dulu berperang dengan Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Kami tidak punya makanan kecuali domba coklat ini dan daun unta, sampai-sampai salah satu dari kami berbaring seperti domba yang berbaring, pikirannya tidak campur aduk. Lalu Banu Asad menjadi Permisi! Aku telah gagal pada saat itu, dan amalku telah menyimpang.”
30
Sunan Ad-Darimi # 16/2341
أَخْبَرَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ، حَدَّثَنَا جَبَلَةُ بْنُ عَطِيَّةَ ، عَنْ يَحْيَى بْنِ الْوَلِيدِ بْنِ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ ، عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ : أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" مَنْ غَزَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَهُوَ لَا يَنْوِي فِي غَزَاتِهِ إِلَّا عِقَالًا، فَلَهُ مَا نَوَى "
Al-Hajjaj bin Minhal menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, Jablah bin Atiya menceritakan kepada kami, atas wewenang Yahya bin Al-Walid bin Ubadah bin Al-Samit, atas wewenang Ubadah bin Al-Samit: Bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakan: “Barangsiapa berperang di jalan Allah dan tidak berniat berperang Kecuali seekor unta, dia mendapatkan apa yang dia inginkan.”
31
Sunan Ad-Darimi # 16/2342
أَخْبَرَنَا نُعَيْمُ بْنُ حَمَّادٍ ، حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ بْنُ الْوَلِيدِ ، عَنْ بَحِيرِ بْنِ سَعْدٍ ، عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ ، عَنْ أَبِي بَحْرِيَّةَ ، عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" الْغَزْوُ غَزْوَانِ : فَأَمَّا مَنْ غَزَا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ وَأَطَاعَ الْإِمَامَ، وَأَنْفَقَ الْكَرِيمَةَ، وَيَاسَرَ الشَّرِيكَ وَاجْتَنَبَ الْفَسَادَ، فَإِنَّ نَوْمَهُ وَنُبْهَهُ أَجْرٌ كُلُّهُ، وَأَمَّا مَنْ غَزَا فَخْرًا وَرِيَاءً وَسُمْعَةً، وَعَصَى الْإِمَامَ، وَأَفْسَدَ فِي الْأَرْضِ، فَإِنَّهُ لَا يَرْجِعُ بِالْكَفَافِ "
Nu'aym bin Hammad menceritakan kepada kami, Baqiya bin Al-Walid menceritakan kepada kami, atas wewenang Buhair bin Sa'd, atas wewenang Khaled bin Ma'dan, atas wewenang Abu Bahriyya, Atas wewenang Muadh bin Jabal, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Invasi adalah dua penaklukan: adapun siapa yang menyerbu mencari wajah Tuhan dan menaati Imam, Dan dia menafkahkan apa yang dia dermakan, dan menyenangkan pasangannya, dan menghindari kerusakan, karena tidurnya dan kebangkitannya akan diberi pahala semuanya. Adapun barangsiapa yang menaklukkan kesombongan, kemunafikan, dan reputasi, maka jika ia tidak menaati Imam dan menyebarkan keburukan di muka bumi, niscaya ia tidak akan kembali dengan membawa rezeki yang cukup.”
32
Sunan Ad-Darimi # 16/2343
أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْمُبَارَكِ ، حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ الْحَارِثِ ، عَنْ الْقَاسِمِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، عَنْ أَبِي أُمَامَةَ : أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" مَنْ لَمْ يَغْزُ، وَلَمْ يُجَهِّزْ غَازِيًا، أَوْ يَخْلِفْ غَازِيًا فِي أَهْلِهِ بِخَيْرٍ، أَصَابَهُ اللَّهُ بِقَارِعَةٍ قَبْلَ يَوْمِ الْقِيَامَةِ "
Al-Hakam bin Al-Mubarak menceritakan kepada kami, Al-Walid bin Muslim menceritakan kepada kami, Yahya bin Al-Harits menceritakan kepada kami, atas otoritas Al-Qasim Abi Abdul Rahman, atas otoritas Abu Umamah: Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barang siapa yang tidak berperang, tidak menyiapkan pejuang, atau menggantikan pejuang dalam keluarganya, maka ia akan baik-baik saja. Allah akan menimpanya dengan malapetaka sebelum hari kiamat.”
33
Sunan Ad-Darimi # 16/2344
أَخْبَرَنَا يَعْلَى ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ ، عَنْ عَطَاءٍ ، عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ، أَوْ خَلَفَ فِي أَهْلِهِ، كَتَبَ اللَّهُ لَهُ مِثْلَ أَجْرِهِ، إِلَّا أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الْغَازِي شَيْئًا "
Ya’la menceritakan kepada kami, Abd al-Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Ata’, atas wewenang Zayd bin Khalid al-Juhani, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, beliau bersabda: “Barang siapa yang mempersiapkan seorang pejuang karena Allah, atau menjadi penerus di antara keluarganya, maka Allah akan mencatat baginya pahala yang serupa dengan miliknya, kecuali hal itu tidak mengurangi pahala pejuang itu sedikit pun.”
34
Sunan Ad-Darimi # 16/2345
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، قَالَ : أَنْبَأَنَا أَبُو إِسْحَاق ، قَالَ : سَمِعْتُ الْبَرَاءَ ، يَقُولُ : لَمَّا نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ : # لا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ سورة النساء آية 95 #،دَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيْدًا فَجَاءَ بِكَتِفٍ فَكَتَبَهَا.
وَشَكَا ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ ضَرَارَتَهُ، فَنَزَلَتْ : # لا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ سورة النساء آية 95 #
وَشَكَا ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ ضَرَارَتَهُ، فَنَزَلَتْ : # لا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ سورة النساء آية 95 #
Abu Al-Walid menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Ishaq menceritakan kepada kami, dia berkata: Aku mendengar Al-Bara' berkata: Ketika ayat ini diturunkan: #Tidaklah sederajat orang-orang yang duduk di antara orang-orang yang beriman. Surah An-Nisa, Ayat 95 #, Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, disebut Zaid, dan dia membawa surat dan menuliskannya. keluh Ibnu Ummu orang yang dirahasiakan penderitaannya, maka diturunkan: #Tidaklah sederajat orang-orang yang duduk di antara orang-orang mukmin selain orang-orang yang membutuhkan celaka. Surah An-Nisa Ayat 95 #
35
Sunan Ad-Darimi # 16/2346
أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، قَالَ : حَدَّثَتْنِي أُمُّ حَرَامٍ بِنْتُ مِلْحَانَ : أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ : فِي بَيْتِهَا يَوْمًا، فَاسْتَيْقَظَ وَهُوَ يَضْحَكُ، فَقُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا أَضْحَكَكَ؟.
قَالَ :" أُرِيتُ قَوْمًا مِنْ أُمَّتِي يَرْكَبُونَ ظَهْرَ هَذَا الْبَحْرِ كَالْمُلُوكِ عَلَى الْأَسِرَّةِ ".
قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ.
قَالَ : " أَنْتِ مِنْهُمْ ".
ثُمَّ نَامَ أَيْضًا فَاسْتَيْقَظَ وَهُوَ يَضْحَكُ، فَقُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا أَضْحَكَكَ؟.
قَالَ : " أُرِيتُ قَوْمًا مِنْ أُمَّتِي يَرْكَبُونَ ظَهْرَ هَذَا الْبَحْرَ كَالْمُلُوكِ عَلَى الْأَسِرَّةِ ".
قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ.
قَالَ : " أَنْتِ مِنْهُمْ "، ثُمَّ نَامَ أَيْضًا فَاسْتَيْقَظَ وَهُوَ يَضْحَكُ، فَقُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا أَضْحَكَكَ؟ قَالَ : " أُريتُ قَوْمًا مِنْ أُمَّتِي يَرْكَبُونَ هذَا الْبَحْرَ كَالْمُلُوكِ عَلَى الأَسِرَّةِ ".
قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ؟.
قَالَ : " أَنْتِ مِنَ الْأَوَّلِينَ ".
قَالَ : فَتَزَوَّجَهَا عُبَادَةُ بْنُ الصَّامِتِ، فَغَزَا فِي الْبَحْرِ، فَحَمَلَهَا مَعَهُ، فَلَمَّا قَدِمُوا، قُرِّبَتْ لَهَا بَغْلَةٌ لِتَرْكَبَهَا، فَصَرَعَتْهَا، فَدُقَّتْ عُنُقُهَا، فَمَاتَتْ
قَالَ :" أُرِيتُ قَوْمًا مِنْ أُمَّتِي يَرْكَبُونَ ظَهْرَ هَذَا الْبَحْرِ كَالْمُلُوكِ عَلَى الْأَسِرَّةِ ".
قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ.
قَالَ : " أَنْتِ مِنْهُمْ ".
ثُمَّ نَامَ أَيْضًا فَاسْتَيْقَظَ وَهُوَ يَضْحَكُ، فَقُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا أَضْحَكَكَ؟.
قَالَ : " أُرِيتُ قَوْمًا مِنْ أُمَّتِي يَرْكَبُونَ ظَهْرَ هَذَا الْبَحْرَ كَالْمُلُوكِ عَلَى الْأَسِرَّةِ ".
قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ.
قَالَ : " أَنْتِ مِنْهُمْ "، ثُمَّ نَامَ أَيْضًا فَاسْتَيْقَظَ وَهُوَ يَضْحَكُ، فَقُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا أَضْحَكَكَ؟ قَالَ : " أُريتُ قَوْمًا مِنْ أُمَّتِي يَرْكَبُونَ هذَا الْبَحْرَ كَالْمُلُوكِ عَلَى الأَسِرَّةِ ".
قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ؟.
قَالَ : " أَنْتِ مِنَ الْأَوَّلِينَ ".
قَالَ : فَتَزَوَّجَهَا عُبَادَةُ بْنُ الصَّامِتِ، فَغَزَا فِي الْبَحْرِ، فَحَمَلَهَا مَعَهُ، فَلَمَّا قَدِمُوا، قُرِّبَتْ لَهَا بَغْلَةٌ لِتَرْكَبَهَا، فَصَرَعَتْهَا، فَدُقَّتْ عُنُقُهَا، فَمَاتَتْ
Suleiman bin Harb menceritakan kepada kami, Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami, atas otoritas Yahya bin Saeed, atas otoritas Muhammad bin Yahya bin Hibban, atas otoritas Anas bin Malik berkata: Ummu Haram binti Milhan menceritakan kepadaku bahwa Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: Di rumahnya suatu hari, dia terbangun sambil tertawa. Aku bertanya: Wahai Rasulullah, apa yang membuatmu tertawa? Dia berkata: “Saya melihat orang-orang dari bangsa saya mengendarai laut ini seperti raja di tempat tidur.” Aku berkata: Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Tuhan agar aku menjadi salah satu dari mereka. Dia berkata: “Kamu adalah salah satu dari mereka.” Kemudian dia tertidur lagi dan terbangun sambil tertawa, maka aku bertanya: Wahai Rasulullah, apa yang terjadi? Apakah dia membuatmu tertawa? Dia berkata: “Saya melihat orang-orang dari bangsa saya mengendarai laut ini seperti raja di tempat tidur.” Aku berkata: Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Tuhan agar aku menjadi salah satu dari mereka. Dia berkata: “Kamu adalah salah satu dari mereka.” Kemudian dia tertidur lagi dan terbangun sambil tertawa, maka aku bertanya: Wahai Rasulullah, apa yang membuatmu tertawa? Dia berkata: “Saya menunjukkan kepada beberapa orang Dari bangsaku, mereka mengarungi lautan ini seperti raja di atas ranjang.” Aku berkata: Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar aku menjadi salah satu dari mereka? Dia berkata: “Apakah kamu termasuk di antara mereka?” “Dua yang pertama.” Dia berkata: Maka Ubadah ibn al-Samit menikahinya, dan dia berlayar di laut, lalu dia membawanya bersamanya. Ketika mereka datang, seekor bagal dibawakan kepadanya. untuk mengendarainya, Jadi dia memukulnya, mematahkan lehernya, dan dia meninggal.
36
Sunan Ad-Darimi # 16/2347
أَخْبَرَنَا عَاصِمُ بْنُ يُوسُفَ ، حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاق الْفَزَارِيُّ ، عَنْ هِشَامٍ ، عَنْ حَفْصَةَ ، عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ ، قَالَتْ :" غَزَوْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبْعَ غَزَوَاتٍ أُدَاوِي الْجَرِيحَ أَوِ الْجَرْحَى وَأَصْنَعُ لَهُمُ الطَّعَامَ، وَأَخْلُفُهُمْ فِي رِحَالِهِمْ "
Asim bin Yusuf menceritakan kepada kami, Abu Ishaq Al-Fazari menceritakan kepada kami, atas wewenang Hisham, atas wewenang Hafsa, atas wewenang Ummu Atiya, dia berkata: “Aku berperang bersama Nabi SAW, selama tujuh pertempuran, aku merawat yang terluka atau terluka, menyiapkan makanan untuk mereka, dan meninggalkan mereka di kamp mereka.”
37
Sunan Ad-Darimi # 16/2348
أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ أَيْمَنَ ، قَالَ : حَدَّثَنِي ابْنُ أَبِي مُلَيْكَةَ ، عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ ، عَنْ عَائِشَةَ ، قَالَتْ : " كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَاخَرَجَ، أَقْرَعَ بَيْنَ نِسَائِهِ فَطَارَتْ الْقُرْعَةُ عَلَى عَائِشَةَ وَحَفْصَةَ ، فَخَرَجَتَا مَعَهُ جَمِيعًا "
Abu Nu`aym memberitahu kami, Abd al-Wahid bin Ayman memberitahu kami, dia berkata: Ibnu Abi Mulaika memberitahuku, atas wewenang al-Qasim bin Muhammad, atas wewenang Aisha, Dia berkata: “Ketika Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, pergi, dia membuang undi di antara istri-istrinya, dan undian itu jatuh pada Aisha dan Hafsa, maka mereka pun keluar.” "bersama dia semua"
38
Sunan Ad-Darimi # 16/2349
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ ، حَدَّثَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ ، حَدَّثَنَا أَبُو عَقِيلٍ : زُهْرَةُ بْنُ مَعْبَدٍ ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ مَوْلَى عُثْمَانَ، قَالَ : سَمِعْتُ عُثْمَانَ عَلَى الْمِنْبَرِ وَهُوَ يَقُولُ : إِنِّي كُنْتُ كَتَمْتُكُمْ حَدِيثًا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَرَاهِيَةَ تَفَرُّقِكُمْ عَنِّي، ثُمَّ بَدَا لِي أَنْ أُحَدِّثَكُمُوهُ لِيَخْتَارَ امْرُؤٌ لِنَفْسِهِ مَا بَدَا لَهُ، إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ :" رِبَاطُ يَوْمٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ يَوْمٍ فِيمَا سِوَاهُ مِنَ الْمَنَازِلِ "
Abu Al-Walid memberitahu kami, Laith bin Saad memberitahu kami, Abu Aqeel memberitahu kami: Zahra bin Ma'bad memberitahu kami, atas otoritas Abu Salih, hamba Utsman, dia berkata: Saya mendengar Usman di mimbar berkata: Saya telah menyembunyikan dari Anda percakapan yang saya dengar dari Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, karena kebencian. Perpisahanmu denganku, maka bagiku aku harus berbicara kepadamu agar seseorang dapat memilih sendiri apa yang disukainya. Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah SAW, beliau bersabda: “Satu hari ikatan di jalan Allah lebih baik dari seribu hari di semua tempat tinggal lainnya.”
39
Sunan Ad-Darimi # 16/2350
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ ، حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ ، عَنْ مِشْرَحٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ ، يَقُولُ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ :" كُلُّ مَيِّتٍ يُخْتَمُ عَلَى عَمَلِهِ إِلَّا الْمُرَابِطَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَإِنَّهُ يُجْرَى لَهُ عَمَلُهُ حَتَّى يُبْعَثَ "
Abdullah bin Yazid menceritakan kepada kami, Ibnu Lahi’ah menceritakan kepada kami, berdasarkan musyawarah, dia berkata: Saya mendengar Uqba bin Amir berkata: Saya mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Beliau bersabda: “Setiap orang yang mati, amal perbuatannya, kecuali orang-orang yang mendapat tempat di jalan Allah, maka sempurna amalnya sampai ia dibangkitkan.”
40
Sunan Ad-Darimi # 16/2351
أَخْبَرَنَا يَعْلَى ، حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا ، عَنْ عَامِرٍ ، عَنْ عُرْوَةَ الْبَارِقِيِّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" الْخَيْلُ مَعْقُودٌ فِي بِنَوَاصِيهَا الْخَيْرُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ : الأَجْرُ وَالْمَغْنَمُ "
Ya'la memberitahu kami, Zakaria memberi tahu kami, atas otoritas Amir, atas otoritas Urwa al-Bariqi, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Kuda-kuda itu diikat Di sudut-sudutnya ada kebaikan sampai hari kiamat: pahala dan rampasan.”
41
Sunan Ad-Darimi # 16/2352
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ الرَّبِيعِ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ حُصَيْنٍ ، وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي السَّفَرِ ، عَنْ الشَّعْبِيِّ ، عَنْ عُرْوَةَ الْبَارِقِيِّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" الْخَيْلُ مَعْقُودٌ فِي نَوَاصِيهَا الْخَيْرُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ : الْأَجْرُ وَالْمَغْنَمُ "
Saeed bin Al-Rabi’ menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Husain, dan Abdullah bin Abi Al-Safar, atas wewenang Al-Sha’bi, atas wewenang Urwa Al-Bariqi, beliau berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Kuda mempunyai kebaikan yang diikatkan pada ubun-ubunnya sampai hari kiamat: pahala dan rampasan.”
42
Sunan Ad-Darimi # 16/2353
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الدِّمَشْقِيُّ ، حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ ، حَدَّثَنِي ابْنُ لَهِيعَةَ ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ ، عَنْ عُلَيِّ بْنِ رَبَاحٍ ، عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيِّ : أَنَّ رَجُلًا، قَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أَشْتَرِيَ فَرَسًا، فَأَيُّهَا أَشْتَرِي؟.
قَالَ :" اشْتَرِ أَدْهَمَ، أَرْثَمَ، مُحَجَّلًا، طَلْقَ الْيَدِ الْيُمْنَى، أَوِ مِنَ الْكُمَيْتِ عَلَى هَذِهِ الشِّيَةِ، تَغْنَمْ وَتَسْلَمْ "
قَالَ :" اشْتَرِ أَدْهَمَ، أَرْثَمَ، مُحَجَّلًا، طَلْقَ الْيَدِ الْيُمْنَى، أَوِ مِنَ الْكُمَيْتِ عَلَى هَذِهِ الشِّيَةِ، تَغْنَمْ وَتَسْلَمْ "
Ahmad bin Abd al-Rahman al-Dimashqi menceritakan kepada kami, Al-Walid menceritakan kepada kami, Ibnu Lahi’ah menceritakan kepadaku, atas wewenang Yazid bin Abi Habib, atas wewenang Ali bin Rabah, atas wewenang Abu Qatada Al-Ansari: Ada seorang laki-laki berkata: Ya Rasulullah, aku ingin membeli kuda, aku harus membeli yang mana? Dia berkata: “Beli.” Adham, Artham, Mahjal, menceraikan tangan kanan, atau dari kumait dalam hal ini, domba dan taslim.”
43
Sunan Ad-Darimi # 16/2354
حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ نَافِعٍ ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ ، قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" يُسَابِقُ بَيْنَ الْخَيْلِ الْمُضَمَّرَةِ مِنْ الْحَفْيَاءِ إِلَى الثَّنِيَّةِ، وَالَّتِي لَمْ تُضَمَّرْ مِنَ الثَّنِيَّةِ إِلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ ، وَأَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ فِيمَنْ سَابَقَ بِهَا "
Khalid bin Mukhlid menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Nafi', atas wewenang Ibnu Umar, beliau bersabda: Rasulullah SAW, “sedang berpacu di antara kuda-kuda yang dibebani dari Al-Hafiyah ke Al-Thaniyah, dan yang tidak dibebani dari Al-Thaniyah ke Masjid Banu Zurayq, dan bahwa Ibnu Umar adalah Di antara orang-orang yang mendahuluinya.”
44
Sunan Ad-Darimi # 16/2355
أَخْبَرَنَا عَفَّانُ ، حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ زَيْدٍ ، حَدَّثَنِي الزُّبَيْرُ بْنُ الْخِرِّيتِ ، عَنْ أَبِي لَبِيدٍ ، قَالَ : " أُجْرِيَتُ الْخَيْلُ فِي زَمَنِ الْحَجَّاجِ، وَالْحَكَمُ بْنُ أَيُّوبَ عَلَى الْبَصْرَةِ فَأَتَيْنَا الرِّهَانَ، فَلَمَّا جَاءَتِ الْخَيْلُ، قَالَ : قُلْنَا لَوْ مِلْنَا إِلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ فَسَأَلْنَاهُ : أَكَانُوا يُرَاهِنُونَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟.
قَالَ : فَأَتَيْنَاهُ وَهُوَ فِي قَصْرِهِ فِي الزَّاوِيَةِ.
فَسَأَلْنَاهُ فَقُلْنَا لَهُ : يَا أَبَا حَمْزَةَ، أَكُنْتُمْ تُرَاهِنُونَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟.
أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَاهِنُ؟.
قَالَ : " نَعَمْ،لَقَدْ رَاهَنَ وَالله عَلَى فَرَسٍ يُقَالَ لَهُ : سَبْحَةُ، فَسَبَقَ النَّاسَ، فَأُنْهِشَ لِذَلِكَ، وَأَعْجَبَهُ ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : أَنْهَشَهُ : يَعْنِي : أَعْجَبَهُ
قَالَ : فَأَتَيْنَاهُ وَهُوَ فِي قَصْرِهِ فِي الزَّاوِيَةِ.
فَسَأَلْنَاهُ فَقُلْنَا لَهُ : يَا أَبَا حَمْزَةَ، أَكُنْتُمْ تُرَاهِنُونَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟.
أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَاهِنُ؟.
قَالَ : " نَعَمْ،لَقَدْ رَاهَنَ وَالله عَلَى فَرَسٍ يُقَالَ لَهُ : سَبْحَةُ، فَسَبَقَ النَّاسَ، فَأُنْهِشَ لِذَلِكَ، وَأَعْجَبَهُ ".
قَالَ أَبُو مُحَمَّد : أَنْهَشَهُ : يَعْنِي : أَعْجَبَهُ
Affan menceritakan kepada kami, Saeed bin Zaid menceritakan kepada kami, Al-Zubayr bin Al-Kharit menceritakan kepadaku, atas wewenang Abu Labid, dia berkata: "Aku memelihara kuda pada masa jamaah haji. Al-Hakam bin Ayyub berada di Basra, jadi kami bertaruh. Ketika kuda-kuda itu datang, dia berkata: Kami berkata: Sekiranya kami pergi ke Anas bin Malik dan bertanya kepadanya. : Apakah mereka bertaruh pada pemerintahan Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian? Dia berkata: Maka kami mendatanginya ketika dia berada di sudut istananya. Maka kami bertanya kepadanya dan berkata kepadanya: Wahai Abu Hamzah, apakah kamu bertaruh pada pemerintahan Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian? Apakah Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian? Dan apakah dia bertaruh? Dia berkata: "Ya, demi Tuhan, dia bertaruh pada seekor kuda bernama Subha. Dia mengalahkan orang-orang, dan dia sangat senang dengan hal itu, dan dia mengaguminya." Abu Muhammad berkata: Dia membuatnya heran, artinya: dia mengaguminya.
45
Sunan Ad-Darimi # 16/2356
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَاصِمٍ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ، حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ ، عَنْ أَنَسٍ : أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ :" جَاهِدُوا الْمُشْرِكِينَ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ وَأَلْسِنَتِكُمْ "
Amr bin Asim menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, Humaid menceritakan kepada kami, berdasarkan otoritas Anas: bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: Berjuanglah melawan orang-orang musyrik dengan hartamu, jiwamu, dan lidahmu.”
46
Sunan Ad-Darimi # 16/2357
أَخْبَرَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيل بْنُ أَبِي خَالِدٍ ، عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ ، عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" لَا يَزَالُ قَوْمٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ عَلَى النَّاسِ، حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ ظَاهِرُونَ "
Ja'far bin Aoun memberi tahu kami, Ismail bin Abi Khaled memberi tahu kami, atas otoritas Qais bin Abi Hazim, atas otoritas Al-Mughirah bin Shu'bah, dia berkata: Dia berkata kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian: “Sekelompok bangsaku akan terus menang atas manusia, sampai perintah Tuhan datang dan mereka menang.”
47
Sunan Ad-Darimi # 16/2358
أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ بَشَّارٍ ، حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ الطَّيَالِسِيُّ ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ الرَّبِيعِ ، عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ ، قَالَ : سَمِعْتُهُ يَقُولُ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" لا يَزَالُ نَاسٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ عَلَى الْحَقِّ "
Abu Bakar bin Bashar menceritakan kepada kami, Abu Dawud al-Tayalisi menceritakan kepada kami, Hammam menceritakan kepada kami, atas wewenang Qatada, atas wewenang Abdullah bin Buraidah, Atas wewenang Suleiman bin Al-Rabi', atas wewenang Omar bin Al-Khattab, dia berkata: Saya mendengar dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata: “Masih ada orang-orang dari Bangsaku, menang atas kebenaran.”
48
Sunan Ad-Darimi # 16/2359
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ هُوَ : ابْنُ الْمُغِيرَةِ ، عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الصَّامِتِ ، عَنْ أَبِي ذَرٍّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" إِنَّ مِنْ بَعْدِي مِنْ أُمَّتِي قَوْمًا يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لا يُجَاوِزُ حَلاقِيمَهُمْ، يَخْرُجُونَ مِنَ الدِّينِ كَمَا يَخْرُجُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ ثُمَّ لا يَعُودُونَ فِيهِ، هُمْ شَرُّ الْخَلْقِ وَالْخَلِيقَةِ ".
قَالَ سُلَيْمَانُ : قَالَ حُمَيْدٌ : قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الصَّامِتِ : فَلَقِيتُ رَافِعًا أَخَا الْحَكَمِ بْنِ عَمْرٍو الْغِفَارِيِّ، فَحَدَّثْتُهُ هَذَا الْحَدِيثَ.
قَالَ رَافِعٌ : وَأَنَا أَيْضًا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
قَالَ سُلَيْمَانُ : قَالَ حُمَيْدٌ : قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الصَّامِتِ : فَلَقِيتُ رَافِعًا أَخَا الْحَكَمِ بْنِ عَمْرٍو الْغِفَارِيِّ، فَحَدَّثْتُهُ هَذَا الْحَدِيثَ.
قَالَ رَافِعٌ : وَأَنَا أَيْضًا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Abdullah bin Maslamah bin Qanab menceritakan kepada kami, Suleiman menceritakan kepada kami, dia adalah: Ibnu Al-Mughirah, atas wewenang Humaid bin Hilal, atas wewenang Abdullah bin Al-Samit, atas wewenang Abu Dharr, berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya setelah aku dari bangsaku, akan ada orang-orang yang membaca Al-Qur’an tanpa melampauinya. Tukang cukur mereka, mereka meninggalkan agama seperti anak panah meninggalkan sasarannya dan kemudian mereka tidak kembali lagi padanya. Merekalah seburuk-buruk ciptaan dan ciptaan.” Suleiman berkata: Humaid berkata: Abdullah bin Al-Samit berkata: Saya bertemu Rafi', saudara laki-laki Al-Hakam bin Amr Al-Ghafari, dan saya meriwayatkan hadits ini kepadanya. Rafi' berkata: Saya juga mendengarnya dari Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian.