153 Hadis
01
Sunan Ad-Darimi # 5/1736
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ ، حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَمْرٍو الْفُقَيْمِيُّ ، عَنْ مِهْرَانَ أَبِي صَفْوَانَ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَنْ أَرَادَ الْحَجَّ فَلْيَتَعَجَّلْ "
Abdullah bin Saeed meriwayatkan kepada kami, Abu Muawiyah meriwayatkan kepada kami, Al-Hasan bin Amr Al-Fuqaimi meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Mihran Abu Safwan, atas wewenang Ibnu Abbas, bersabda: Rasulullah SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Barangsiapa ingin menunaikan haji, hendaklah dia bersegera.”
02
Sunan Ad-Darimi # 5/1737
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، عَنْ شَرِيكٍ ، عَنْ لَيْثٍ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَابِطٍ ، عَنْ أَبِي أُمَامَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" مَنْ لَمْ يَمْنَعْهُ عَنْ الْحَجِّ حَاجَةٌ ظَاهِرَةٌ، أَوْ سُلْطَانٌ جَائِرٌ، أَوْ مَرَضٌ حَابِسٌ، فَمَاتَ وَلَمْ يَحُجَّ، فَلْيَمُتْ إِنْ شَاءَ يَهُودِيًّا ، وَإِنْ شَاءَ نَصْرَانِيًّا "
Yazid bin Harun memberi tahu kami, atas wewenang Syarik, atas wewenang Laith, atas wewenang Abd al-Rahman bin Sabit, atas wewenang Abu Umamah, beliau bersabda: Rasulullah SAW, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian: “Barang siapa yang tidak dihalangi untuk menunaikan ibadah haji karena keperluan yang nyata, atau oleh penguasa yang menindas, atau karena penyakit yang melemahkan, lalu dia meninggal dan tidak menunaikan ibadah haji. Haji, biarkan dia mati jika Dia mau Seorang Yahudi, atau seorang Kristen jika dia mau.”
03
Sunan Ad-Darimi # 5/1738
أَخْبَرَنَا مُجَاهِدُ بْنُ مُوسَى ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ ، حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ ، عَنْ أَبِي إِسْحَاق ، قَالَ : سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ ، يَقُولُ :" حَجَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ هِجْرَتِهِ حَجَّةً "
Mujahid bin Musa memberitahu kami, Yahya bin Adam memberitahu kami, Zuhayr memberitahu kami, atas otoritas Abu Ishaq, dia berkata: Saya mendengar Zayd bin Arqam berkata: “Haji Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, setelah migrasi hajinya.”
04
Sunan Ad-Darimi # 5/1739
قَالَ : وَقَالَ أَبُو إِسْحَاق :" حَجَّ قَبْلَ هِجْرَتِهِ حَجَّةً "
Dia berkata: Abu Ishaq berkata: “Dia menunaikan haji sebelum hijrah untuk haji.”
05
Sunan Ad-Darimi # 5/1740
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ ، حَدَّثَنَا قَتَادَةُ ، قَالَ : قُلْتُ لِأَنَسٍ : كَمْ حَجَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ قَالَ :" حَجَّةً وَاحِدَةً، وَاعْتَمَرَ أَرْبَعًا : عُمْرَتُهُ الْأُولَى الَّتِي صَدَّهُ الْمُشْرِكُونَ عَنْ الْبَيْتِ ، وَعُمْرَتُهُ الثَّانِيَةُ حِينَ صَالَحُوهُ فَرَجَعَ مِنْ الْعَامِ الْمُقْبِلِ، وَعُمْرَتُهُ مِنْ الْجِعْرَانَةِ حِينَ قَسَّمَ غَنِيمَةَ حُنَيْنٍ فِي ذِي الْقَعْدَةِ، وَعُمْرَتُهُ مَعَ حَجَّتِهِ "
Abu Al-Walid Al-Tayalisi memberitahu kami, Hammam memberitahu kami, Qatada memberitahu kami, dia berkata: Saya berkata kepada Anas: Berapa lama Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, menunaikan haji? Beliau bersabda: “Satu haji, dan dia menunaikan empat umrah: umrah pertama ketika kaum musyrik menjauhkannya dari Baitullah, dan umrah kedua ketika Mereka berdamai dengannya, maka dia kembali pada tahun berikutnya, dan aku menunaikan umrahnya dari al-Ji’ranah ketika dia membagi harta rampasan Hunayn di bulan Dzul-Qi’dah, dan aku menunaikan umrahnya dengan hajinya.”
06
Sunan Ad-Darimi # 5/1741
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ كَثِيرٍ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ سِنَانٍ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" كُتِبَ عَلَيْكُمْ الْحَجُّ ".
فَقِيلَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ فِي كُلِّ عَامٍ؟ قَالَ : " لَا، وَلَوْ قُلْتُهَا لَوَجَبَتْ، الْحَجُّ مَرَّةٌ فَمَا زَادَ فَهُوَ تَطَوُّعٌ ".
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى ، عَنْ شَرِيكٍ ، عَنْ سِمَاكٍ ، عَنْ عِكْرِمَةَ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، نَحْوَهُ
Muhammad bin Kathir meriwayatkan kepada kami, Sulaiman bin Kathir meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Sinan, atas wewenang Ibnu Abbas, beliau bersabda: Rasulullah SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda Salam dan berkah Allah besertanya: “Ibadah haji diwajibkan bagimu.” Dikatakan: Wahai Rasulullah, setiap tahun? Beliau menjawab: “Tidak, dan jika saya mengatakannya, maka itu wajib. Haji hanya satu kali saja, tidak lebih.” Ini bersifat sukarela.” Ubayd Allah bin Musa menceritakan kepada kita, tentang wewenang Syarik, tentang wewenang Simmak, tentang wewenang Ikrimah, tentang wewenang Ibnu Abbas, dan sejenisnya.
07
Sunan Ad-Darimi # 5/1742
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يُونُسَ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ نَافِعٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، قَالَ :" وَقَّتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَهْلِ الْمَدِينَةِ ذَا الْحُلَيْفَةِ ، وَلِأَهْلِ الشَّامِ الْجُحْفَةَ ، وَلِأَهْلِ نَجْدٍ قَرْنًا ".
قَالَ : قَالَ ابْنُ عُمَرَ : أَمَّا هَذِهِ الثَّلَاثُ فَإِنِّي سَمِعْتُهُنَّ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَبَلَغَنِي أَنَّهُ وَقَّتَ لِأَهْلِ الْيَمَنِ يَلَمْلَمَ .
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارَ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، مِثْلَهُ
Ahmad bin Abdullah bin Yunus menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Nafi', atas wewenang Ibnu Umar, dia berkata: “Pada masa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, Dia menyampaikan Dhu al-Hulaifah kepada penduduk Madinah, dan kepada penduduk Syam, al-Juhfa, dan kepada penduduk Najd, Qarn. Dia berkata: Ibnu Omar berkata: Adapun ketiganya Karena aku mendengarnya dari Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan aku diberitahu bahwa sudah waktunya bagi rakyat Yaman untuk pergi ke Yalamlam. Ahmad bin Abdullah menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Abdullah bin Dinar, atas wewenang Ibnu Umar, hal yang sama
08
Sunan Ad-Darimi # 5/1743
حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ ، حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ ، حَدَّثَنَا ابْنُ طَاوُسٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" وَقَّتَ لِأَهْلِ الْمَدِينَةِ ذَا الْحُلَيْفَةِ ، وَلِأَهْلِ الشَّامِ الْجُحْفَةَ ، وَلِأَهْلِ نَجْدٍ قَرْنَ الْمَنَازِلِ ، وَلِأَهْلِ الْيَمَنِ يَلَمْلَمَ ، هُنَّ لِأَهْلِهِنَّ، وَلِكُلِّ آتٍ أَتَى عَلَيْهِنَّ مِنْ غَيْرِهِنَّ مِمَّنْ أَرَادَ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ، وَمَنْ كَانَ دُونَ ذَلِكَ فَمِنْ حَيْثُ أَنْشَأَ، حَتَّى أَهْلُ مَكَّةَ مِنْ مَكَّةَ "
Muslim bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Wahib menceritakan kepada kami, Ibnu Tawus menceritakan kepada kami, atas otoritas ayahnya, atas otoritas Ibnu Abbas, bahwa Nabi Muhammad SAW, dan salam atas penduduk kota Dhu al-Hulayfah, dan penduduk Syam al-Juhfa, dan penduduk Najd Qarn al-Manazil, dan penduduk Yalamlam Yaman. , Mereka itu milik keluarganya, dan milik siapa saja yang datang kepada mereka selain mereka yang ingin menunaikan ibadah haji dan umrah, dan siapa pun yang kurang dari itu, dari mana mereka berasal, bahkan keluarga Mekkah dari Mekkah.
09
Sunan Ad-Darimi # 5/1744
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ : امْتَرَى الْمِسْوَرُ بْنُ مَخْرَمَةَ، وَابْنُ عَبَّاسٍ فِي غَسْلِ الْمُحْرِمِ رَأْسَهُ، فَأَرْسَلُونِي إِلَى أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيّ : كَيْفَ رَأَيْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْسِلُ رَأْسَهُ وَهُوَ مُحْرِمٌ؟ فَأَتَيْتُ أَبَا أَيُّوبَ وَهُوَ بَيْنَ قَرْنَيْ الْبِئْرِ وَقَدْ سُتِرَ عَلَيْهِ بِثَوْبٍ، فَسَلَّمْتُ عَلَيْهِ فَضَمَّ الثَّوْبَ إِلَيْهِ، فَقُلْتُ : أَرْسَلَنِي إِلَيْكَ ابْنُ أَخِيكَ ابْنُ عَبَّاسٍ : كَيْفَ رَأَيْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْسِلُ رَأْسَهُ؟" فَأَمَرَّ يَدَيْهِ عَلَى رَأْسِهِ مُقْبِلًا وَمُدْبِرًا "
Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, Ibnu Uyaynah menceritakan kepada kami, atas wewenang Zayd bin Aslam, atas wewenang Ibrahim bin Abdullah bin Hunayn, atas wewenang bapaknya, beliau mengatakan bahwa Al-Miswar bin Makhramah dan Ibnu Abbas tertarik dengan muhrim yang mencuci kepalanya, maka mereka mengutus aku kepada Abu Ayyub Al-Ansari: Bagaimana kamu melihat Rasulullah? Apakah Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mencuci kepalanya ketika dia sedang ihram? Maka aku mendatangi Abu Ayyub saat dia berada di antara tanduk sumur, dan dia telah menutupi dirinya dengan pakaian, maka aku menyapanya dan dia memeluk pakaian itu padanya, dan aku berkata: Ibnu, saudaramu Ibnu Abbas: Bagaimana kamu melihat Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian? Dia, damai dan berkah besertanya, mencuci kepalanya? Jadi dia meletakkan tangannya di atas kepalanya, menghadap ke depan dan ke belakang.
10
Sunan Ad-Darimi # 5/1745
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي زِيَادٍ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَعْقُوبَ الْمَدَنِيُّ ، عَنْ ابْنِ أَبِي الزِّنَادِ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ خَارِجَةَ بْنِ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" تَجَرَّدَ لِلْإِهْلَالِ وَاغْتَسَلَ "
Abdullah bin Abi Ziyad menceritakan kepada kami, Abdullah bin Yaqoub Al-Madani menceritakan kepada kami, atas otoritas Ibnu Abi Al-Zinad, atas otoritas ayahnya, atas otoritas Kharijah bin Zaid bin Thabit, atas otoritas ayahnya, bahwa Nabi, semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya, “menanggalkan pakaian untuk bulan sabit dan mandi.”
11
Sunan Ad-Darimi # 5/1746
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ سُمَيٍّ ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :" حَجَّةٌ مَبْرُورَةٌ لَيْسَ لَهَا ثَوَابٌ إِلَّا الْجَنَّةُ، وَعُمْرَتَانِ تُكَفِّرَانِ مَا بَيْنَهُمَا مِنْ الذُّنُوبِ "
Ubayd Allah bin Musa menceritakan kepada kita, atas wewenang Sufyan, atas wewenang Sumayyah, atas wewenang Abu Shalih, atas wewenang Abu Hurairah, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga, dan dua kali umrah menghapuskan dosa di antara keduanya.”
12
Sunan Ad-Darimi # 5/1747
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، حَدَّثَنِي مَنْصُورٌ ، قَالَ : سَمِعْتُ أَبَا حَازِمٍ يُحَدِّثُ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَنَّهُ قَالَ :" مَنْ حَجَّ الْبَيْتَ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ، رَجَعَ كَمَا وَلَدَتْهُ أُمُّهُ "
Abu Al-Walid Al-Tayalisi menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami, Mansour menceritakan kepadaku, dia berkata: Aku mendengar Abu Hazim berbicara, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Barangsiapa yang menunaikan haji ke Rumah dan tidak melakukan kecabulan atau maksiat, maka dia akan kembali seperti ibunya yang melahirkannya.”
13
Sunan Ad-Darimi # 5/1748
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيل بْنِ أَبِي فُدَيْكٍ ، عَنْ الضَّحَّاكِ بْنِ عُثْمَانَ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَرْبُوعٍ ، عَنْ أَبِي بَكْرٍ ، قَالَ : سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَيُّ الْحَجِّ أَفْضَلُ؟ قَالَ :" الْعَجُّ وَالثَّجُّ ".
الْعَجُّ يَعْنِي : التَّلْبِيَةَ، وَالثَّجُّ يَعْنِي : إِهْرَاقَ الدَّمِ
Muhammad bin Al-Ala’ meriwayatkan kepada kami, Muhammad bin Ismail bin Abi Fudaik meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Al-Dahhak bin Utsman, atas wewenang Muhammad bin Al-Munkadir, atas wewenang Abdul Rahman bin Yarubu’, atas wewenang Abu Bakar, yang berkata: Rasulullah SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, ditanya: Haji manakah yang lebih baik? Dia berkata: “Al-Ajj.” Dan Al-Thajj. Al-Ajj artinya: Talbiyah, dan Al-Thajj artinya: penumpahan darah.
14
Sunan Ad-Darimi # 5/1749
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، أَخْبَرَنَا يَحْيَى هُوَ ابْنُ سَعِيدٍ ، عَنْ عُمَرَ بْنِ نَافِعٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَا نَلْبَسُ مِنْ الثِّيَابِ إِذَا أَحْرَمْنَا؟ قَالَ :" لَا تَلْبَسُوا الْقُمُصَ، وَلَا السَّرَاوِيلَاتِ، وَلَا الْعَمَائِمَ، وَلَا الْبَرَانِسَ، وَلَا الْخِفَافَ، إِلَّا أَنْ يَكُونَ أَحَدٌ لَيْسَتْ لَهُ نَعْلَانِ، فَلْيَلْبَسْ الْخُفَّيْنِ وَلْيَجْعَلْهُمَا أَسْفَلَ مِنْ الْكَعْبَيْنِ، وَلَا تَلْبَسُوا مِنْ الثِّيَابِ شَيْئًا مَسَّهُ وَرْسٌ وَلَا زَعْفَرَانٌ "
Yazid ibn Harun menginformasikan kepada kami, Yahya ibn Sa`id menginformasikan kepada kami, atas wewenang Umar ibn Nafi', atas wewenang ayahnya, atas wewenang Bapaknya, atas wewenang Ibnu Umar, bahwa seorang laki-laki Nabi Muhammad SAW bertanya: Pakaian apa yang hendaknya kami kenakan ketika kami masuk ihram? Beliau bersabda: “Jangan memakai kemeja, celana panjang, sorban, atau Hoodie, atau sandal, kecuali seseorang tidak mempunyai sandal, maka ia harus memakai kaos kaki dan membiarkannya lebih rendah dari mata kaki. “Pakailah pakaian apa pun yang terkena beras atau kunyit.”
15
Sunan Ad-Darimi # 5/1750
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ ، عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ ، عَنْ أَبِي الشَّعْثَاءِ ، أَخْبَرَنِي ابْنُ عَبَّاسٍ ، أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :" مَنْ لَمْ يَجِدْ إِزَارًا، فَلْيَلْبَسْ سَرَاوِيلَ، وَمَنْ لَمْ يَجِدْ نَعْلَيْنِ، فَلْيَلْبَسْ خُفَّيْنِ ".
قَالَ : قُلْتُ أَوْ قِيلَ : أَيَقْطَعُهُمَا؟ قَالَ : " لَا "
Abu Asim meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Ibnu Jurayj, atas wewenang Amr ibn Dinar, atas wewenang Abu al-Sha'atha', Ibnu Abbas memberitahuku bahwa ia mendengar Nabi berdoa kepada Allah SWT, bersabda: “Barangsiapa tidak dapat menemukan pakaian, hendaklah ia mengenakan celana panjang, dan siapa pun yang tidak dapat menemukan sandal, hendaklah ia mengenakan kaus kaki.” Dia berkata: Aku berkata atau dikatakan: Haruskah dia memotongnya? Dia berkata: “Tidak.”
16
Sunan Ad-Darimi # 5/1751
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ نَافِعٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، قَالَ : سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَمَّا يَلْبَسُ الْمُحْرِمُ، قَالَ :" لَا يَلْبَسُ الْقُمُصَ، وَلَا الْعَمَائِمَ، وَلَا السَّرَاوِيلَاتِ، وَلَا الْبَرَانِسَ، وَلَا الْخِفَافَ، إِلَّا أَنْ لَا يَجِدَ نَعْلَيْنِ، فَلْيَلْبَسَ خُفَّيْنِ وَيَقْطَعَهُمَا أَسْفَلَ مِنْ الْكَعْبَيْنِ "
Khalid bin Mukhlid menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Nafi', atas wewenang Ibnu Umar, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, ditanya tentang apa yang harus dia kenakan. Muhrim, beliau berkata: “Dia tidak memakai baju, sorban, celana panjang, gamis, atau sandal, kecuali dia tidak menemukan dua buah sandal. Biarkan dia memakai kaus kaki dan potong di bawah mata kaki.”
17
Sunan Ad-Darimi # 5/1752
أَخْبَرَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عَائِشَةَ ، أَنَّهَا قَالَتْ : "كُنْتُ أُطَيِّبُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبْلَ أَنْ يُحْرِمَ بِأَطْيَبِ الطِّيبِ "، قَالَ : وَكَانَ عُرْوَةُ يَقُولُ لَنَا : " تَطَيَّبُوا قَبْلَ أَنْ تُحْرِمُوا وَقَبْلَ أَنْ تُفِيضُوا يَوْمَ النَّحْرِ "
Hajjaj bin Minhal memberi tahu kami, Hammad bin Salamah memberi tahu kami, atas wewenang Hisyam bin Urwa, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Aisyah, bahwa dia berkata: “Saya dulu mengharumkan Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dengan wewangian terbaik sebelum memasuki ihram,” katanya, dan Urwa biasa berkata kepada kami: “Wangi dirimu sendiri sebelum memasuki ihram.” Dilarang Dan sebelum kamu menafkahkan dirimu pada hari Qurban.”
18
Sunan Ad-Darimi # 5/1753
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ ، حَدَّثَنِي اللَّيْثُ ، عَنْ هِشَامٍ ، عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عُرْوَةَ ، عَنْ عُرْوَةَ ، عَنْ عَائِشَةَ ، قَالَتْ : " لَقَدْ كُنْتُأُطَيِّبُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ إِحْرَامِهِ بِأَطْيَبِ مَا أَجِدُ "
Abdullah bin Saleh menceritakan kepada kami, Al-Layth menceritakan kepadaku, atas wewenang Hisyam, atas wewenang Utsman bin Urwa, atas wewenang Urwa, atas wewenang Aisyah, dia berkata: “Aku dulu mengharumkan Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dengan apa pun yang aku bisa ketika dia masuk ihram.”
19
Sunan Ad-Darimi # 5/1754
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، وَجَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ ، قَالَا : حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ ، أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ الْقَاسِمِ أَخْبَرَهُ، عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ : سَمِعْتُ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، تَقُولُ :" طَيَّبْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِحُرْمِهِ، وَطَيَّبْتُهُ بِمِنًى قَبْلَ أَنْ يُفِيضَ "
Yazid bin Harun dan Ja`far bin Aoun menceritakan kepada kami, dengan mengatakan: Yahya bin Saeed menceritakan kepada kami bahwa Abd al-Rahman bin al-Qasim memberitahunya, tentang ayahnya, dia berkata: Saya mendengar Aisha, semoga Tuhan meridhoinya, mengatakan: “Aku baik hati kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, untuk istri istrinya, dan aku baik padanya di Mina sebelum Itu "meluap"
20
Sunan Ad-Darimi # 5/1755
حَدَّثَنِي عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ ، حَدَّثَنَا عَبْدَةُ ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عَائِشَةَ ، قَالَتْ : " نُفِسَتْ أَسْمَاءُ بِمُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ بِالشَّجَرَةِ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبَا بَكْرٍ أَنْ" تَغْتَسِلَ وَتُهِلَّ "
Utsman bin Muhammad memberitahuku, Abdah menceritakan kepada kami, atas wewenang Ubayd Allah bin Omar, atas wewenang Abdul Rahman bin Al-Qasim, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Aisyah Dia berkata: “Nama-nama Muhammad bin Abi Bakar dikuburkan di pohon itu, maka Rasulullah SAW memerintahkan Abu Bakar untuk “mandi”. "Dan kasihanilah"
21
Sunan Ad-Darimi # 5/1756
أَخْبَرَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ ، عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ جَابِرٍ ، فِي حَدِيثِ أَسْمَاءَ بِنْتِ عُمَيْسٍ ، حِينَ نُفِسَتْ بِذِي الْحُلَيْفَةِ ، فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبَا بَكْرٍ أَنْ يَأْمُرَهَا أَنْ" تَغْتَسِلَ وَتُهِلَّ "
Utsman bin Muhammad menceritakan kepada kami, Jarir menceritakan kepada kami, atas wewenang Yahya bin Saeed, atas wewenang Ja’far bin Muhammad, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Jabir, dalam sebuah hadits Asmaa binti Umays, ketika dia meninggal pada bulan Dzul-Hulayfah, maka Rasulullah SAW memerintahkan Abu Bakar untuk menyuruhnya “mandi”. "Dan kasihanilah"
22
Sunan Ad-Darimi # 5/1757
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ السَّلَامِ بْنُ حَرْبٍ ، عَنْ خُصَيْفٍ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" أَحْرَمَ دُبُرَ الصَّلَاةِ "
Amr ibn Aoun memberi tahu kami, Abd al-Salam ibn Harb memberi tahu kami, atas otoritas Khusaif, atas otoritas Sa`id ibn Jubayr, atas otoritas Ibnu Abbas, radhiyallahu 'anhu. Atas otoritas mereka, Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, “memasuki ihram setelah shalat.”
23
Sunan Ad-Darimi # 5/1758
أَخْبَرَنَا إِسْحَاق ، قَالَ : أَخْبَرَنَا النَّضْرُ هُوَ ابْنُ شُمَيْلٍ ، أَخْبَرَنَا أَشْعَثُ ، عَنْ الْحَسَنِ ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" أَحْرَمَ وَأَهَلَّ فِي دُبُرِ الصَّلَاةِ "
Ishaq memberitahu kami, dia berkata: Al-Nadr memberitahu kami, dia adalah Ibnu Shumail, Ash'ath memberitahu kami, atas otoritas Al-Hasan, atas otoritas Anas bin Malik, bahwa Nabi berdoa Semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, “Dia masuk ihram dan masuk ihram di akhir shalat.”
24
Sunan Ad-Darimi # 5/1759
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، أَخْبَرَنَا يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ سَعِيدٍ ، عَنْ نَافِعٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا لَبَّى، قَالَ :" لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ "
Yazid bin Harun memberi tahu kami, Yahya, maksudnya Ibnu Sa`id, memberi tahu kami, atas wewenang Nafi`, atas wewenang Ibnu Umar, bahwa Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, adalah Jika dia menjawab, dia berkata: "Atas perintahmu, ya Tuhan, atas perintahmu. Engkau tidak memiliki mitra dalam perintahmu. Sesungguhnya, pujian dan berkah adalah milik dan kekuasaan-Mu, tidak ada mitra bagimu."
25
Sunan Ad-Darimi # 5/1760
قَالَ يَحْيَى : وَذَكَرَ نَافِعٌ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ يَزِيدُ هَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ :" لَبَّيْكَ وَالرَّغْبَاءُ إِلَيْكَ وَالْعَمَلُ، لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ "
Yahya berkata: Nafi' menyebutkan bahwa Ibnu Umar biasa menambahkan kata-kata ini: “Untuk melayanimu, dan orang-orang yang mencari kemurahanmu, dan amalan, untuk melayanimu, atas permintaanmu.”
26
Sunan Ad-Darimi # 5/1761
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ ، عَنْ خَلَّادِ بْنِ السَّائِبِ ، عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :" أَتَانِي جِبْرَائِيلُ ، فَقَالَ : مُرْ أَصْحَابَكَ أَوْ مَنْ مَعَكَ أَنْ يَرْفَعُوا أَصْوَاتَهُمْ بِالتَّلْبِيَةِ أَوْ بِالْإِهْلَالِ ".
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ ، حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ ، بِإِسْنَادِهِ نَحْوَهُ
Khalid bin Mukhlid menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, atas wewenang Abdullah bin Abi Bakar, atas wewenang Khallad bin Al-Sa'ib, atas wewenang ayahnya, dia berkata: Dia berkata kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian: “Jibril datang kepadaku dan berkata: Perintahkanlah sahabatmu atau orang-orang yang bersamamu untuk bersuara di Talbiyah atau Dengan bulan sabit.” Utsman bin Muhammad meriwayatkan kepada kami, Ibnu Uyaynah meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abdullah bin Abi Bakr, dengan rantai penularan serupa.
27
Sunan Ad-Darimi # 5/1762
أَخْبَرَنَا أَبُو النُّعْمَانِ ، حَدَّثَنَا ثَابِتُ بْنُ يَزِيدَ ، حَدَّثَنَا هِلَالُ بْنُ خَبَّابٍ ، قَالَ : فَحَدَّثْتُ عِكْرِمَةَ فَحَدَّثَنِي، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ : أَنَّ ضُبَاعَةَ بِنْتَ الزُّبَيْرِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ ، أَتَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَتْ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أَحُجَّ، فَكَيْفَ أَقُولُ؟ قَالَ : " قُولِي :لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، وَمَحِلِّي حَيْثُ تَحْبِسُنِي، فَإِنَّ لَكِ عَلَى رَبِّكِ مَا اسْتَثْنَيْتِ "
Abu Al-Numan menceritakan kepada kami, Tsabit bin Yazid menceritakan kepada kami, Hilal bin Khabab menceritakan kepada kami, dia berkata: Aku menceritakan kepada Ikrimah dan dia menceritakan kepadaku, atas wewenang Ibnu Abbas: Daba’ah binti al-Zubayr bin Abdul Muthalib mendatangi Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan berkata: Wahai Rasulullah, aku ingin Saya menunaikan haji, lalu bagaimana cara mengucapkannya? Dia berkata: "Katakanlah: 'Untuk melayanimu ya Tuhan, untuk melayanimu, dan tempat tinggalku adalah di mana Engkau memenjarakanku. Sesungguhnya kamu mempunyai hak dari Tuhanmu apa pun yang kamu sisihkan.'"
28
Sunan Ad-Darimi # 5/1763
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهَا، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" أَفْرَدَ الْحَجَّ "
Khalid bin Mukhlid memberi tahu kami, Malik memberi tahu kami, atas otoritas Abd al-Rahman bin al-Qasim, atas otoritas ayahnya, atas otoritas Aisha, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi Atas otoritasnya, Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, “memilih haji.”
29
Sunan Ad-Darimi # 5/1764
أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ ، أَخْبَرَنَا أَبُو هِلَالٍ ، حَدَّثَنَا قَتَادَةُ ، عَنْ مُطَرِّفٍ ، قَالَ : قَالَ عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ : إِنِّي مُحَدِّثُكَ بِحَدِيثٍ لَعَلَّ اللَّهَ أَنْ يَنْفَعَكَ بِهِ بَعْدُ، إِنَّهُ كَانَ يُسَلَّمُ عَلَيَّ وَإِنَّ ابْنَ زِيَادٍ أَمَرَنِي فَاكْتَوَيْتُ، فَاحْتُبِسَ عَنِّي حَتَّى ذَهَبَ أَثَرُ الْمَكَاوِي، وَاعْلَمْ أَنَّ" الْمُتْعَةَ حَلَالٌ فِي كِتَابِ اللَّهِ، لَمْ يَنْهَ عَنْهَا نَبِيٌّ، وَلَمْ يَنْزِلْ فِيهَا كِتَابٌ "، قَالَ رَجُلٌ بِرَأْيِهِ مَا بَدَا لَهُ
Sulaiman bin Harb memberitahukan kami, Abu Hilal memberitahu kami, Qatada memberitahu kami, atas wewenang Mutarrif, dia berkata: Imran bin Husain berkata: Saya akan berbicara dengan Anda. Dengan sebuah hadits yang semoga Allah memberi manfaat kepadamu kelak, beliau biasa memberi salam kepadaku dan Ibnu Ziyad memerintahkanku, sehingga aku pun tertegun, maka dia dirahasiakan dariku hingga ia pergi. Pengaruh besi, dan ketahuilah bahwa “permohonan itu diperbolehkan dalam Kitab Allah. Tidak ada nabi yang melarangnya, dan tidak ada kitab yang diturunkan mengenai hal itu.” Pria itu berkata, menurut pendapatnya, apa yang tampak baginya
30
Sunan Ad-Darimi # 5/1765
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ خَالِدٍ ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاق ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نَوْفَلٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ عَامَ حَجَّ مُعَاوِيَةُ يَسْأَلُ سَعْدَ بْنَ مَالِكٍ :" كَيْفَ تَقُولُ بِالتَّمَتُّعِ بِالْعُمْرَةِ إِلَى الْحَجِّ؟ قَالَ : حَسَنَةٌ جَمِيلَةٌ ".
فَقَالَ : قَدْ كَانَ عُمَرُ يَنْهَى عَنْهَا، فَأَنْتَ خَيْرٌ مِنْ عُمَرَ؟ قَالَ : عُمَرُ خَيْرٌ مِنِّي، وَقَدْ فَعَلَ ذَلِكَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ خَيْرٌ مِنْ عُمَرَ
Ahmad bin Khalid menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ishaq menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Muhammad bin Abdullah bin Naufal, dia berkata: Saya mendengar dalam haji Muawiyah bertanya kepada Saad bin Malik: “Bagaimana menurut Anda kenikmatan umrah mengarah ke haji?” Beliau berkata: “Itu adalah perbuatan baik yang indah.” Dia berkata: Omar hendak menyelesaikannya Atas namanya, apakah Anda lebih baik dari Omar? Dia berkata: Umar lebih baik dariku, dan Nabi Muhammad SAW melakukan hal itu dan dia lebih baik dari Umar.
31
Sunan Ad-Darimi # 5/1766
حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ حَمَّادٍ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، حَدَّثَنَا قَيْسُ بْنُ مُسْلِمٍ ، عَنْ طَارِقٍ ، عَنْ أَبِي مُوسَى ، قَالَ : أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ حَجَّ وَهُوَ مُنِيخٌ بِالْبَطْحَاءِ ، فَقَالَ لِي : " أَحَجَجْتَ؟ " قُلْتُ : نَعَمْ.
قَالَ : " كَيْفَ أَهْلَلْتَ؟ ".
قَالَ : قُلْتُ : لَبَّيْكَ بِإِهْلَالٍ كَإِهْلَالِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
قَالَ : " أَحْسَنْتَ،اذْهَبْ فَطُفْ بِالْبَيْتِ ، وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ، ثُمَّ حِلَّ ".
قَالَ : فَطُفْتُ بِالْبَيْتِ ، وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ، ثُمَّ أَتَيْتُ امْرَأَةً مِنْ نِسَاءِ بَنِي قَيْسٍ فَجَعَلَتْ تَفْلِي رَأْسِي، فَجَعَلْتُ أُفْتِي النَّاسَ بِذَلِكَ، فَقَالَ لِي رَجُلٌ : يَا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ قَيْسٍ، رُوَيْدًا بَعْضَ فُتْيَاكَ، فَإِنَّكَ لَا تَدْرِي مَا أَحْدَثَ أَمِيرُ الْمُؤْمِنِينَ فِي النُّسُكِ بَعْدَكَ.
فَقُلْتُ : يَا أَيُّهَا النَّاسُ، مَنْ كُنَّا أَفْتَيْنَاهُ فُتْيَا، فَلْيَتَّئِدْ، فَإِنَّ أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ قَادِمٌ عَلَيْكُمْ فَبِهِ فَأْتَمُّوا.
فَلَمَّا قَدِمَ أَتَيْتُهُ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ، فَقَالَ : إِنْ نَأْخُذْ بِكِتَابِ اللَّهِ، فَإِنَّ كِتَابَ اللَّهِ يَأْمُرُ بِالتَّمَامِ، وَإِنْ نَأْخُذْ بِسُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَحِلَّ حَتَّى بَلَغَ الْهَدْيُ مَحِلَّهُ
Sahl bin Hammad meriwayatkan kepada kami, Syu'bah meriwayatkan kepada kami, Qais bin Muslim meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Tariq, atas wewenang Abu Musa, dia berkata: Aku datang kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Ketika dia menunaikan haji sambil memakai bak mandi, dia berkata kepadaku: “Apakah kamu menunaikan haji?” Saya berkata: Ya. Beliau bertanya: “Bagaimana kamu melakukan halalah?” Dia berkata: Saya berkata: Siap melayani Anda Dengan bulan sabit seperti bulan sabit Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia berkata: "Kamu telah melakukannya dengan baik. Pergi dan kelilingi Ka'bah, Safa dan Marwah, lalu dia kembali." Dia berkata: Lalu aku berjalan mengelilingi Baitullah, mengelilingi Safa dan Marwah, lalu aku mendatangi seorang wanita dari kalangan wanita Bani Qays dan dia mulai menundukkan kepalaku, maka aku mulai memberikan fatwa kepada masyarakat. Lalu seorang laki-laki berkata kepadaku: Wahai Abdullah bin Qais, ambillah sebagian dari masa mudamu, karena kamu tidak mengetahui apa yang dilakukan Amirul Mukminin mengenai ritual-ritual setelah kamu. Maka aku berkata: Wahai manusia, siapapun yang kami beri fatwa, bersabarlah, karena Amirul Mukminin akan datang kepadamu, maka ikutilah dia. Kapan Aku mendatanginya dan menyebutkan hal itu kepadanya, maka dia berkata: Jika kita mengikuti Kitab Allah, karena Kitab Allah memerintahkan penyelesaian, dan jika kita mengikuti Sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, untuk Rasulullah SAW, tidak datang kepadanya sampai hewan kurban sampai di tempatnya.
32
Sunan Ad-Darimi # 5/1767
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، أَخْبَرَنَا يَحْيَى ، عَنْ نَافِعٍ ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :" خَمْسٌ لَا جُنَاحَ فِي قَتْلِ مَنْ قُتِلَ مِنْهُنَّ : الْغُرَابُ، وَالْفَأْرَةُ، وَالْحِدَأَةُ، وَالْعَقْرَبُ، وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ "
Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Yahya memberitahu kami, atas wewenang Nafi', atas wewenang Ibnu Umar, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Lima orang tanpa sayap Dalam membunuh siapapun yang dibunuhnya: burung gagak, tikus, layang-layang, kalajengking, dan anjing tupai.”
33
Sunan Ad-Darimi # 5/1768
أَخْبَرَنَا إِسْحَاق ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ ، حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ عُرْوَةَ ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، قَالَتْ : " أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَبِقَتْلِ خَمْسِ فَوَاسِقَ فِي الْحِلِّ وَالْحَرَمِ : الْحِدَأَةِ، وَالْغُرَابِ، وَالْفَأْرَةِ، وَالْعَقْرَبِ، وَالْكَلْبِ الْعَقُورِ ".
قَالَ عَبْد اللَّهِ : الْكَلْبُ الْعَقُورُ، وَقَالَ بَعْضُهُمْ : الْأَسْوَدُ.
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ ، قَالَ بَعْضُ أَصْحَابِنَا : إِنَّ مَعْمَرًا كَانَ يَذْكُرُهُ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ سَالِمٍ ، عَنْ أَبِيهِ وعُرْوَةَ ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Ishaq menceritakan kepada kami, Abdul Razzaq menceritakan kepada kami, Muammar menceritakan kepada kami, atas otoritas Al-Zuhri, atas otoritas Urwa, atas otoritas Aisha, radhiyallahu 'anhu, yang mengatakan: “Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, memerintahkan pembunuhan lima orang pendosa di tempat yang halal dan suci: layang-layang, burung gagak, tikus, dan kalajengking. Dan anjing yang tidak tahu berterima kasih.” Abdullah berkata: Anjing yang tidak tahu berterima kasih, dan sebagian dari mereka berkata: Anjing hitam. Abdul Razzaq menceritakan kepada kami, sebagian sahabat kami berkata: Ma`mar biasa menyebut beliau, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Salim, atas wewenang bapaknya dan Urwa, atas wewenang Aisyah radhiyallahu 'anhu, atas wewenang Nabi Muhammad SAW. Dia menyapa
34
Sunan Ad-Darimi # 5/1769
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، عَنْ سُفْيَانُ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُثْمَانَ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ :" احْتَجَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ مُحْرِمٌ "
Muhammad bin Yusuf meriwayatkan kepada kita, berdasarkan wewenang Sufyan, berdasarkan wewenang Abdullah bin Utsman, berdasarkan wewenang Sa`id bin Jubayr, berdasarkan wewenang Ibnu Abbas, beliau bersabda: “Dia menangkup Rasulullah SAW, ketika dia sedang Ihram.”
35
Sunan Ad-Darimi # 5/1770
حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ ، حَدَّثَنَا عَلْقَمَةُ بْنُ أَبِي عَلْقَمَةَ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ابْنِ بُحَيْنَةَ ، قَالَ :" احْتَجَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِلَحْيِ جَمَلٍ ، وَهُوَ مُحْرِمٌ "
Marwan bin Muhammad meriwayatkan kepada kami, Suleiman bin Bilal meriwayatkan kepada kami, Alqamah bin Abi Alqamah meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abd al-Rahman al-Araj, atas wewenang Abd Ibn Buhaynah berkata: “Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, menangkupkan janggut unta saat dia sedang ihram.”
36
Sunan Ad-Darimi # 5/1771
حَدَّثَنَا إِسْحَاق ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ، عَنْ عَمْرٍو ، عَنْ عَطَاءٍ ، وَطَاوُسٍ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" احْتَجَمَ وَهُوَ مُحْرِمٌ ".
قَالَ إِسْحَاق L927 : قَالَ سُفْيَانُ مَرَّةً : عَنْ عَطَاءٍ، وَمَرَّةً، عَنْ طَاوُسٍ، وَجَمَعَهُمَا مَرَّةً
Ishaq meriwayatkan kepada kami, Sufyan meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Amr, atas wewenang Ata’, dan Tawus, atas wewenang Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah SAW, beliau dibekam ketika sedang ihram.” Ishaq berkata, L927: Sufyan pernah berkata: atas wewenang Ata’, dan pada suatu kesempatan, atas wewenang Tawoos, dan suatu kali dia menggabungkan keduanya.
37
Sunan Ad-Darimi # 5/1772
حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ ، عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ :" تَزَوَّجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ مُحْرِمٌ "
Hasyim bin Al-Qasim menceritakan kepada kami, Shu’bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Amr bin Dinar, atas wewenang Jabir bin Zayd, atas wewenang Ibnu Abbas, beliau bersabda: “Nabi menikah semoga Allah SWT dan shalawat besertanya ketika dia sedang ihram.”
38
Sunan Ad-Darimi # 5/1773
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ ، عَنْ أَيُّوبَ ، عَنْ نَافِعٍ ، عَنْ نُبَيْهِ بْنِ وَهْبٍ : أَنَّ رَجُلًا مِنْ قُرَيْشٍ خَطَبَ إِلَى أَبَانَ بْنِ عُثْمَانَ وَهُوَ أَمِيرُ الْمَوْسِمِ ، فَقَالَ أَبَانُ : لَا أُرَاهُ إِلا عِرَاقِيًّا جَافِيًا، " إِنَّالْمُحْرِمَ لَا يَنْكِحُ وَلَا يُنْكِحُ ".
أَخْبَرَنَا بِذَلِكَ عُثْمَانُ ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
سُئِلَ أَبُو مُحَمَّد : تَقُولُ بِهَذَا؟ قَالَ : نَعَمْ
Sulaiman bin Harb meriwayatkan kepada kami, Hammad bin Zayd meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Ayyub, atas wewenang Nafi’, atas wewenang Nabih bin Wahb: bahwa seorang laki-laki dari kaum Quraisy ditujukan kepada Aban bin Otsman, yang merupakan penghulu musim. Aban berkata: Saya tidak melihatnya sebagai orang Irak yang sombong. “Sesungguhnya seorang muhrim tidak boleh menikah atau dikawinkan.” Dia memberitahu kami Dengan itu, Utsman, atas wewenang Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Abu Muhammad ditanya: Apakah kamu mengatakan hal ini? Dia berkata: Ya
39
Sunan Ad-Darimi # 5/1774
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَاصِمٍ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ، عَنْ حَبِيبِ بْنِ الشَّهِيدِ ، عَنْ مَيْمُونِ بْنِ مِهْرَانَ ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْأَصَمِّ ، أَنَّ مَيْمُونَةَ ، قَالَتْ :" تَزَوَّجَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ حَلَالَانِ بَعْدَمَا رَجَعَ مِنْ مَكَّةَ بِسَرِفَ "
Amr bin Asim meriwayatkan kepada kami, Hammad bin Salamah meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Habib bin Al-Shahid, atas wewenang Maymun bin Mihran, atas wewenang Yazid bin Al-Asam, bahwa Maimuna, dia berkata: “Rasulullah SAW menikah denganku dan kami sah setelah beliau kembali dari Mekkah dengan penuh keridhaan.”
40
Sunan Ad-Darimi # 5/1775
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ ، عَنْ مَطَرٍ الْوَرَّاقِ ، عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ ، عَنْ أَبِي رَافِعٍ ، قَالَ :" تَزَوَّجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَيْمُونَةَ حَلَالًا، وَبَنَى بِهَا حَلَالًا، وَكُنْتُ الرَّسُولَ بَيْنَهُمَا "
Abu Nu’aym menceritakan kepada kami, Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami, atas otoritas Matar Al-Warraq, atas otoritas Rabi’a bin Abi Abdul Rahman, atas otoritas Suleiman bin Yasar, Atas otoritas Abu Rafi’, dia berkata: “Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, menikahkan Maymunah secara sah, dan dia menjalin pernikahan yang sah dengannya, dan aku adalah utusan di antara mereka.”
41
Sunan Ad-Darimi # 5/1776
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ الدَّسْتَوَائِيُّ ، عَنْ يَحْيَى ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ ، قَالَ : انْطَلَقَ أَبِي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ، فَأَحْرَمَ أَصْحَابُهُ وَلَمْ يُحْرِمْ أَبُو قَتَادَةَ، فَأَصَابَ حِمَارَ وَحْشٍ، فَطَعَنَهُ وَأَكَلَ مِنْ لَحْمِهِ، فَقُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي أَصَبْتُ حِمَارَ وَحْشٍ، فَطَعَنْتُهُ، فَقَالَ لِلْقَوْمِ :" كُلُوا " وَهُمْ مُحْرِمُونَ
Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Hisyam Al-Dastawai menceritakan kepada kami, atas otoritas Yahya, atas otoritas Abdullah bin Abi Qatada, dia berkata: Ayahku berangkat bersama Nabi, semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya, pada tahun Hudaybiyyah. Para sahabatnya melakukan ihram dan Abu Qatada tidak melakukan ihram. Dia menyerang seekor keledai liar, menikamnya dan memakannya. Mengenai dagingnya, maka aku berkata: Ya Rasulullah, aku memukul seekor keledai liar, lalu aku menusuknya, dan dia berkata kepada orang-orang: “Makanlah” saat mereka sedang ihram.
42
Sunan Ad-Darimi # 5/1777
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَوْهَبٍ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ ، عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ نَسِيرُ وَهُمْ مُحْرِمُونَ، وَأَبُو قَتَادَةَ حَلَالٌ، إِذْ رَأَيْتُ حِمَارًا، فَرَكِبْتُ فَرَسًا، فَأَصَبْتُهُ، فَأَكَلُوا مِنْ لَحْمِهِ وَهُمْ مُحْرِمُونَ وَلَمْ آكُلْ، فَأَتَوْا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلُوهُ، فَقَالَ :" أَشَرْتُمْ، قَتَلْتُمْ؟ أَوْ قَالَ : ضَرَبْتُمْ؟ قَالُوا : لَا، قَالَ : فَكُلُوا "
Abu Al-Walid menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami, atas wewenang Utsman bin Abdullah bin Mawhib, atas wewenang Abdullah bin Abi Qatada, atas wewenang bapaknya, beliau bersabda: Ketika kami sedang berjalan dan mereka sedang ihram, dan Abu Qatada diperbolehkan, saya melihat seekor keledai, maka saya menunggangi kuda, dan saya menembaknya, dan mereka memakannya. Daging dan ilusinya Mereka sedang ihram dan saya tidak makan. Maka mereka mendatangi Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan bertanya kepadanya. Beliau bersabda: "Apakah kamu memberi petunjuk? Apakah kamu membunuh? Atau dia berkata: Apakah kamu menyerang? Mereka berkata: Tidak. Dia berkata: Maka mereka makan.
43
Sunan Ad-Darimi # 5/1778
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ ، عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، عَنْ الصَّعْبِ بْنِ جَثَّامَةَ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِلَحْمِ حِمَارِ وَحْشٍ، فَرَدَّهُ وَقَالَ : " إِنَّاحُرُمٌ لَا نَأْكُلُ الصَّيْدَ "
Muhammad bin Issa menceritakan kepada kami, Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami, atas wewenang Salih bin Kaysan, atas wewenang Ubayd Allah bin Abdullah, atas wewenang Ibnu Abbas, atas wewenang Al-Saab bin Jathama mengatakan bahwa daging seekor keledai liar dibawa kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan dia mengembalikannya dan berkata: “Kami sedang ihram dan kami tidak akan makan hewan buruan.”
44
Sunan Ad-Darimi # 5/1779
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ ، عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ ، عَنْ ابْنِ الْمُنْكَدِرِ ، عَنْ مُعَاذِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عُثْمَانَ التَّيْمِيِّ ، عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ : كُنَّا مَعَ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ فِي سَفَرٍ، فَأُهْدِيَ لَهُ طَيْرٌ وَهُمْ مُحْرِمُونَ، وَهُوَ رَاقِدٌ، فَمِنَّا مَنْ أَكَلَ، وَمِنَّا مَنْ تَوَرَّعَ، فَاسْتَيْقَظَ طَلْحَةُ فَأَخْبَرُوهُ، فَوَفَّقَ مَنْ أَكَلَهُ، وَقَالَ : " أَكَلْنَاهُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ "
Abu Asim menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Jurayj, atas wewenang Ibnu Al-Munkadir, atas wewenang Muadh bin Abdul Rahman bin Utsman Al-Taymi, atas wewenang ayahnya, beliau berkata, Kami bersama Talha bin Ubayd Allah dalam suatu perjalanan, dan seekor burung diberikan kepadanya ketika mereka sedang ihram, ketika dia sedang berbaring. Beberapa dari kami makan, dan beberapa dari kami ragu-ragu. Kemudian Thalhah bangun dan mereka memberitahunya, dan dia setuju untuk memakannya, dan berkata: “Kami memakannya bersama Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian.”
45
Sunan Ad-Darimi # 5/1780
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ : حَدَّثَنِي الصَّعْبُ بْنُ جَثَّامَةَ ، قَالَ : مَرَّ بِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا بِالْأَبْوَاءِ أَوْ بِوَدَّانَ ، فَأَهْدَيْتُ لَهُ لَحْمَ حِمَارِ وَحْشٍ، فَرَدَّهُ عَلَيَّ، فَلَمَّا رَأَى فِي وَجْهِي الْكَرَاهِيَةَ، قَالَ : " إِنَّهُلَيْسَ بِنَا رَدٌّ عَلَيْكَ، وَلَكِنَّا حُرُمٌ "
Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, Ibnu Uyaynah menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Ubayd Allah bin Abdullah, atas wewenang Ibnu Abbas, dia berkata: Beritahukan padaku Al-Saab bin Jathama berkata: Rasulullah SAW, melewatiku saat aku berada di Al-Abwa atau Budan, maka aku memberinya daging keledai. Seekor monster, maka dia mengembalikannya padaku, dan ketika dia melihat kebencian di wajahku, dia berkata: “Tidak mungkin kami menyerangmu, tapi kami dilarang.”
46
Sunan Ad-Darimi # 5/1781
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الرَّقَاشِيُّ ، حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ ، عَنْ مَعْمَرٍ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، عَنْ الْفَضْلِ بْنِ عَبَّاسٍ ، أَنَّهُ كَانَ رَدِيفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ، جَاءَتْ امْرَأَةٌ مِنْ خَثْعَمَ، فَقَالَتْ : إِنَّ فَرِيضَةَ اللَّهِ فِي الْحَجِّ عَلَى عِبَادِهِأَدْرَكَتْ أَبِي شَيْخًا كَبِيرًا لَا يَسْتَمْسِكُ عَلَى رَاحِلَتِهِ، وَلَمْ يَحُجَّ، أَفَأَحُجُّ عَنْهُ، قَالَ : " نَعَمْ ".
سُئِلَ أَبُو مُحَمَّد : تَقُولُ بِهَذَا؟ قَالَ : نَعَمْ
Muhammad bin Abdullah Al-Raqqashi menceritakan kepada kami, Wahib menceritakan kepada kami, atas wewenang Muammar, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Sulaiman bin Yasar, atas wewenang Ibnu Abbas, Atas wewenang Al-Fadl bin Abbas, sahabat Nabi Muhammad SAW, dalam ibadah haji perpisahan, datanglah seorang wanita dari Khath’am dan berkata: Kewajiban Allah menunaikan ibadah haji kepada hamba-hamba-Nya. Ayah saya menemukan seorang lelaki tua yang tidak dapat berdiri di atas untanya dan tidak dapat menunaikan ibadah haji. Apakah saya harus menunaikan haji atas namanya? Dia berkata: “Ya.” Abu Muhammad ditanya: Apakah kamu mengatakan hal ini? Dia berkata: Ya
47
Sunan Ad-Darimi # 5/1782
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ ، عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ ، عَنْ ابْنِ شِهَابٍ ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، عَنْ الْفَضْلِ هُوَ ابْنُ عَبَّاسٍ ، أَنَّ امْرَأَةً سَأَلَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَتْ : إِنَّأَبِي شَيْخٌ لَا يَسْتَوِي عَلَى الْبَعِيرِ أَدْرَكَتْهُ فَرِيضَةُ اللَّهِ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " حُجِّي عَنْهُ "
Abu Asim menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Jurayj, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Suleiman bin Yasar, atas wewenang Ibnu Abbas, atas wewenang Al-Fadl bin Abbas, bahwa seorang wanita bertanya kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, dan berkata: Aku seorang lelaki tua yang tidak mampu menunggangi unta. Tugas Tuhan telah menimpanya, begitu katanya Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian: “Lakukanlah haji atas namanya.”
48
Sunan Ad-Darimi # 5/1783
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ ، حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، أَنَّ امْرَأَةً مِنْ خَثْعَمَ اسْتَفْتَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ، وَالْفَضْلُ بْنُ عَبَّاسٍ رَدِيفُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَتْ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّ فَرِيضَةَ اللَّهِ عَلَى عِبَادِهِ أَدْرَكَتْ أَبِي شَيْخًا كَبِيرًا، لَا يَسْتَطِيعُ أَنْ يَسْتَوِيَ عَلَى الرَّاحِلَةِ،فَهَلْ يَقْضِي أَنْ أَحُجَّ عَنْهُ؟ قَالَ : " نَعَمْ ".
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، نَحْوًا مِنْ حَدِيثِ الْأَوْزَاعِيِّ
Muhammad bin Yusuf meriwayatkan kepada kami, Al-Awza'i meriwayatkan kepada kami, Al-Zuhri meriwayatkan kepada saya, atas wewenang Sulaiman bin Yasar, atas wewenang Ibnu Abbas, bahwa seorang wanita dari Khath'am Dia berkonsultasi dengan Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, tentang Haji Perpisahan, dan Al-Fadl bin Abbas adalah sahabat Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dan dia memberi salam padanya, dan dia berkata: Wahai Rasulullah, kewajiban Allah terhadap hamba-hamba-Nya telah menyebabkan ayahku menjadi sangat tua dan tidak mampu berdiri tegak di hadapan mendiang wanita tersebut. Apakah dia mengharuskan saya menunaikan haji atas namanya? Dia berkata: “Ya.” Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, Ibnu Uyaynah menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Sulaiman bin Kiri, pada otoritas Ibnu Abbas, pada otoritas Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, mirip dengan hadits Al-Awza'i
49
Sunan Ad-Darimi # 5/1784
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ ، أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي إِسْحَاق ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ ، حَدَّثَنِي الْفَضْلُ بْنُ عَبَّاسٍ أَوْ عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ الْعَبَّاسِ ، أَنَّ رَجُلًا قَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّ أَبِي أَوْ أُمِّي عَجُوزٌ كَبِيرٌ، إِنْ أَنَا حَمَلْتُهَا لَمْ تَسْتَمْسِكْ، وَإِنْ رَبَطْتُهَا، خَشِيتُ أَنْ أَقْتُلَهَا.
قَالَ : " أَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ عَلَى أَبِيكَ أَوْ أُمِّكَ دَيْنٌ، أَكُنْتَ تَقْضِيهِ؟ ".
قَالَ : نَعَمْ، قَالَ :" فَحُجَّ عَنْ أَبِيكَ، أَوْ أُمِّكَ "
Musaddad menceritakan kepada kami, Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami, atas wewenang Yahya bin Abi Ishaq, atas wewenang Sulaiman bin Yasar, Al-Fadl bin Abbas atau Ubayd Allah ibn al-Abbas, bahwa ada seorang laki-laki yang berkata: Ya Rasulullah, ayah atau ibuku sudah tua dan tua. Jika aku menggendongnya, dia tidak akan bertahan, meskipun begitu Saya mengikatnya, saya takut saya akan membunuhnya. Beliau bersabda, “Bagaimana pendapatmu, jika ayah atau ibumu mempunyai hutang, maukah kamu melunasinya?” Dia berkata: Ya, dia berkata: “Lakukanlah haji atas nama ayahmu atau ibumu.”
50
Sunan Ad-Darimi # 5/1785
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حُمَيْدٍ ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ ، عَنْ مَنْصُورٍ ، عَنْ مُجَاهِدٍ ، عَنْ يُوسُفَ بْنِ الزُّبَيْرِ مَوْلًى لِآلِ الْزُّبَيْرِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ ، قَالَ : جَاءَ رَجُلٌ مِنْ خَثْعَمَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ : إِنَّأَبِي أَدْرَكَهُ الْإِسْلَامُ وَهُوَ شَيْخٌ كَبِيرٌ لَا يَسْتَطِيعُ رُكُوبَ الرَّحْلِ، وَالْحَجُّ مَكْتُوبٌ عَلَيْهِ، أَفَأَحُجُّ عَنْهُ؟ قَالَ : " أَنْتَ أَكْبَرُ وَلَدِهِ؟ ".
قَالَ : نَعَمْ.
قَالَ : " أَرَأَيْتَ لَوْ كَانَ عَلَى أَبِيكَ دَيْنٌ فَقَضَيْتَهُ عَنْهُ، أَكَانَ ذَلِكَ يُجْزِئُ عَنْهُ؟ ".
قَالَ : نَعَمْ.
قَالَ : " فَاحْجُجْ عَنْهُ "
Muhammad bin Humaid menceritakan kepada kami, Jarir menceritakan kepada kami, atas wewenang Mansour, atas wewenang Mujahid, atas wewenang Yusuf bin Al-Zubayr, klien keluarga Al-Zubayr, atas wewenang Abdullah bin Al-Zubayr, dia berkata: Seorang laki-laki dari Khath’am datang kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan berkata: Ayahku masuk Islam ketika dia sudah tua. Dia sudah tua dan tidak mampu mengendarai sepeda, dan diwajibkan baginya untuk menunaikan ibadah haji. Apakah saya harus menunaikan haji atas namanya? Dia berkata: “Apakah Anda putra sulungnya?” Dia berkata: Ya. Beliau bersabda, “Apakah menurutmu jika ayahmu mempunyai hutang dan kamu melunasinya, apakah itu cukup baginya?” Dia berkata: Ya. Dia berkata: “Kalau begitu, menunaikan haji atas namanya.”