Jami at-Tirmidzi — Hadis #26262
Hadis #26262
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَرَادَ أَنْ يَغْتَسِلَ مِنَ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ قَبْلَ أَنْ يُدْخِلَهُمَا الإِنَاءَ ثُمَّ غَسَلَ فَرْجَهُ وَيَتَوَضَّأُ وُضُوءَهُ لِلصَّلاَةِ ثُمَّ يُشَرِّبُ شَعْرَهُ الْمَاءَ ثُمَّ يَحْثِي عَلَى رَأْسِهِ ثَلاَثَ حَثَيَاتٍ " . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَهُوَ الَّذِي اخْتَارَهُ أَهْلُ الْعِلْمِ فِي الْغُسْلِ مِنَ الْجَنَابَةِ أَنَّهُ يَتَوَضَّأُ وُضُوءَهُ لِلصَّلاَةِ ثُمَّ يُفْرِغُ عَلَى رَأْسِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى سَائِرِ جَسَدِهِ ثُمَّ يَغْسِلُ قَدَمَيْهِ . وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ وَقَالُوا إِنِ انْغَمَسَ الْجُنُبُ فِي الْمَاءِ وَلَمْ يَتَوَضَّأْ أَجْزَأَهُ وَهُوَ قَوْلُ الشَّافِعِيِّ وَأَحْمَدَ وَإِسْحَاقَ .
Ibnu Abi Umar menceritakan kepada kami, Sufyan bin Uyaynah menceritakan kepada kami, atas wewenang Hisham bin Urwa, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Aisyah, dia berkata: Rasulullah SAW, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, adalah Dan jika dia ingin membasuh dirinya dari najis, dia akan memulainya dengan mencuci tangannya sebelum dia memasukkannya ke dalam bejana, kemudian dia akan mencuci auratnya dan berwudhu. Untuk shalat, lalu dia meminum air dengan rambutnya, lalu dia menaruh tiga helai daun di kepalanya. Abu Issa berkata: Ini adalah hadis yang baik dan shahih. Adapun yang dipilih para ulama mengenai mandi najis adalah ia berwudhu untuk shalat, lalu mengusapkannya ke kepala sebanyak tiga kali, lalu meluap. menyiramkan seluruh tubuhnya, lalu membasuh kakinya. Hal ini di amalkan menurut para ahli ilmu, dan mereka mengatakan bahwa jika seseorang dalam keadaan najis direndam dalam air dan tidak berwudhu, dan demikianlah pendapat Syafi’i, Ahmad, dan Ishaq.
Diriwayatkan oleh
Aisyah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 1/104
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 1: Bersuci