Jami at-Tirmidzi — Hadis #26691
Hadis #26691
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْتَشِرِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ، عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ، قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَقْرَأُ فِي الْعِيدَيْنِ وَفِي الْجُمُعَةِ بِـ ( سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الأَعْلَى ) وَ (هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ ) وَرُبَّمَا اجْتَمَعَا فِي يَوْمٍ وَاحِدٍ فَيَقْرَأُ بِهِمَا . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ أَبِي وَاقِدٍ وَسَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ وَابْنِ عَبَّاسٍ . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَهَكَذَا رَوَى سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ وَمِسْعَرٌ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْتَشِرِ نَحْوَ حَدِيثِ أَبِي عَوَانَةَ . وَأَمَّا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ فَيُخْتَلَفُ عَلَيْهِ فِي الرِّوَايَةِ يُرْوَى عَنْهُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْتَشِرِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ . وَلاَ نَعْرِفُ لِحَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ رِوَايَةً عَنْ أَبِيهِ . وَحَبِيبُ بْنُ سَالِمٍ هُوَ مَوْلَى النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ وَرَوَى عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ أَحَادِيثَ . وَقَدْ رُوِيَ عَنِ ابْنِ عُيَيْنَةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْتَشِرِ نَحْوُ رِوَايَةِ هَؤُلاَءِ . وَرُوِيَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ كَانَ يَقْرَأُ فِي صَلاَةِ الْعِيدَيْنِ بِـ (اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ ) وَبِهِ يَقُولُ الشَّافِعِيُّ .
Qutaibah menceritakan kepada kami, Abu Awanah menceritakan kepada kami, atas otoritas Ibrahim bin Muhammad bin al-Muntashir, atas otoritas ayahnya, atas otoritas Habib bin Salem, atas otoritas al-Numan Ibnu Bashir mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW, biasa membacakan pada dua Idul Fitri dan pada hari Jumat, “Maha Suci Nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi” dan “Apakah ada hadits yang sampai padamu?” Al-Ghashiya) Dan barangkali mereka berkumpul pada suatu hari dan dibacakan bersama mereka. Katanya, dan atas wewenang Abu Waqid, Samurah bin Jundub, dan Ibnu Abbas. Abu Issa berkata: Hadits Al-Nu’man bin Bashir adalah hadits yang hasan dan shahih. Demikianlah Sufyan Al-Thawri dan Mas’ar meriwayatkan dari Ibrahim bin Muhammad bin Narasi yang tersebar luas mirip dengan hadis Abu Awanah. Adapun Sufyan bin Uyaynah, terdapat perbedaan pendapat mengenai riwayat tersebut. Diriwayatkan darinya atas wewenang Ibrahim bin Muhammad. Ibnu Al-Muntashir, atas wewenang bapaknya, atas wewenang Habib Ibnu Salim, atas wewenang bapaknya, atas wewenang Al-Nu’man Ibnu Bashir. Kami tidak mengetahui satupun riwayat dari Habib Ibnu Salim. Ayahnya. Habib bin Salim adalah klien Al-Nu'man bin Bashir, dan dia meriwayatkan hadis berdasarkan otoritas Al-Nu'man bin Bashir. Diriwayatkan dari Ibnu Uyaynah, dari Ibrahim bin Muhammad bin al-Muntashir, serupa dengan riwayat orang-orang ini. Diriwayatkan atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, yang biasa dia baca saat shalat. Kedua Idul Fitri disebut “Hari Kiamat telah mendekat,” dan inilah yang dikatakan Al-Syafi’i.
Diriwayatkan oleh
An-Nu'man ibn Bashir (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 5/533
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 5: Dua Hari Raya