Jami at-Tirmidzi — Hadis #27109
Hadis #27109
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِي سَفَرٍ فَرَأَى رَجُلاً قَدْ سَقَطَ عَنْ بَعِيرِهِ فَوُقِصَ فَمَاتَ وَهُوَ مُحْرِمٌ . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم
" اغْسِلُوهُ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ وَكَفِّنُوهُ فِي ثَوْبَيْهِ وَلاَ تُخَمِّرُوا رَأْسَهُ فَإِنَّهُ يُبْعَثُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يُهِلُّ أَوْ يُلَبِّي " . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَالشَّافِعِيِّ وَأَحْمَدَ وَإِسْحَاقَ . وَقَالَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ إِذَا مَاتَ الْمُحْرِمُ انْقَطَعَ إِحْرَامُهُ وَيُصْنَعُ بِهِ كَمَا يُصْنَعُ بِغَيْرِ الْمُحْرِمِ .
Ibnu Abi Umar menceritakan kepada kami, Sufyan bin Uyaynah menceritakan kepada kami, atas wewenang Amr bin Dinar, atas wewenang Saeed bin Jubayr, atas wewenang Ibnu Abbas, dia berkata: Kami bersama Nabi SAW, ketika dia sedang bepergian, dia melihat seorang laki-laki yang untanya terjatuh dan mati saat dia sedang ihram. Kemudian Rasulullah SAW bersabda: “Cucilah dia dengan air dan daun teratai, lalu bungkus dengan pakaiannya, dan jangan menutupi kepalanya, karena dia akan dibangkitkan pada hari kiamat dengan mengenakan ihram atau membaca Talbiyah.” kata Abu. Ya Tuhan, ini adalah hadis yang baik dan shahih. Hal ini diamini oleh sebagian ulama, yaitu ucapan Sufyan Al-Thawri, Al-Syafi’i, dan Ahmad. Dan Ishaq. Sebagian ulama berkata: Jika seseorang yang ihram meninggal dunia, maka ihramnya terputus dan hendaknya dilakukan terhadapnya seperti yang dilakukan terhadap non-muhrim.
Diriwayatkan oleh
Ibnu Abbas (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 9/951
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 9: Haji