Jami at-Tirmidzi — Hadis #27151

Hadis #27151
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي الشَّوَارِبِ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ الْمُخْتَارِ، عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ "‏ مِنْ غُسْلِهِ الْغُسْلُ وَمِنْ حَمْلِهِ الْوُضُوءُ ‏"‏ ‏.‏ يَعْنِي الْمَيِّتَ ‏.‏ قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ عَلِيٍّ وَعَائِشَةَ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ وَقَدْ رُوِيَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ مَوْقُوفًا ‏.‏ وَقَدِ اخْتَلَفَ أَهْلُ الْعِلْمِ فِي الَّذِي يُغَسِّلُ الْمَيِّتَ فَقَالَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَغَيْرِهِمْ إِذَا غَسَّلَ مَيِّتًا فَعَلَيْهِ الْغُسْلُ ‏.‏ وَقَالَ بَعْضُهُمْ عَلَيْهِ الْوُضُوءُ ‏.‏ وَقَالَ مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ أَسْتَحِبُّ الْغُسْلَ مِنْ غُسْلِ الْمَيِّتِ وَلاَ أَرَى ذَلِكَ وَاجِبًا ‏.‏ وَهَكَذَا قَالَ الشَّافِعِيُّ ‏.‏ وَقَالَ أَحْمَدُ مَنْ غَسَّلَ مَيِّتًا أَرْجُو أَنْ لاَ يَجِبَ عَلَيْهِ الْغُسْلُ وَأَمَّا الْوُضُوءُ فَأَقَلُّ مَا قِيلَ فِيهِ ‏.‏ وَقَالَ إِسْحَاقُ لاَ بُدَّ مِنَ الْوُضُوءِ ‏.‏ قَالَ وَقَدْ رُوِيَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ أَنَّهُ قَالَ لاَ بَأْسَ أَنْ لاَ يَغْتَسِلَ وَلاَ يَتَوَضَّأَ مَنْ غَسَّلَ الْمَيِّتَ ‏.‏
Muhammad ibn Abd al-Malik ibn Abi al-Shawareb meriwayatkan kepada kami, Abd al-Aziz ibn al-Mukhtar meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Suhail bin Abi Saleh, atas wewenang bapaknya, atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, yang bersabda: “Barangsiapa yang memandikannya, maka ia berwudhu, dan barang siapa yang membawakannya wudhu” artinya orang yang meninggal. Dia berkata, dan dalam bab ini Atas wewenang Ali dan Aisha. Abu Issa mengatakan bahwa hadits Abu Hurairah adalah hadits hasan, dan diriwayatkan atas wewenang Abu Hurairah dalam kasus shahih. Ahli Ilmu tentang orang yang memandikan orang mati. Beberapa orang yang berilmu di antara para sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan yang lain berkata: Jika dia memandikan orang mati, maka dia harus Pencucian. Ada pula yang mengatakan bahwa wudhu itu wajib. Malik bin Anas berkata, “Saya lebih memilih memandikan jenazah daripada memandikan jenazah, dan saya tidak menganggapnya wajib.” Dan demikianlah yang dikatakan Al-Syafi’i. Dan Ahmad berkata: Barangsiapa memandikan orang mati, saya harap memandikan dia tidak wajib. Adapun mengenai wudhu, sedikitnya yang telah disebutkan mengenai hal itu. Dan beliau bersabda Ishaq, wajib berwudhu. Beliau bersabda, dan diriwayatkan dari Abdullah bin Al-Mubarak bahwa beliau berkata, “Tidak ada salahnya tidak mandi atau berwudhu.” Barangsiapa memandikan orang mati...
Diriwayatkan oleh
Abu Hurairah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 10/993
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 10: Jenazah
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait