Jami at-Tirmidzi — Hadis #27770
Hadis #27770
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ، حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ قَتَادَةَ، عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ مُقَرِّنٍ، قَالَ غَزَوْتُ مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَكَانَ إِذَا طَلَعَ الْفَجْرُ أَمْسَكَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ فَإِذَا طَلَعَتْ قَاتَلَ فَإِذَا انْتَصَفَ النَّهَارُ أَمْسَكَ حَتَّى تَزُولَ الشَّمْسُ فَإِذَا زَالَتِ الشَّمْسُ قَاتَلَ حَتَّى الْعَصْرِ ثُمَّ أَمْسَكَ حَتَّى يُصَلِّيَ الْعَصْرَ ثُمَّ يُقَاتِلُ . قَالَ وَكَانَ يُقَالُ عِنْدَ ذَلِكَ تَهِيجُ رِيَاحُ النَّصْرِ وَيَدْعُو الْمُؤْمِنُونَ لِجُيُوشِهِمْ فِي صَلاَتِهِمْ . قَالَ أَبُو عِيسَى وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ مُقَرِّنٍ بِإِسْنَادٍ أَوْصَلَ مِنْ هَذَا . وَقَتَادَةُ لَمْ يُدْرِكِ النُّعْمَانَ بْنَ مُقَرِّنٍ وَمَاتَ النُّعْمَانُ بْنُ مُقَرِّنٍ فِي خِلاَفَةِ عُمَرَ .
Muhammad ibn Bashar meriwayatkan kepada kami, Muadh ibn Hisham meriwayatkan kepada kami, ayahku meriwayatkan kepadaku, atas wewenang Qatada, atas wewenang Al-Nu'man ibn Muqrin, dia berkata: Aku berperang bersama Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Maka, ketika fajar tiba, dia akan menundanya sampai matahari terbit, dan ketika fajar terbit, dia akan berperang, dan ketika tengah hari akan berhenti hingga matahari terbenam. Matahari, maka ketika matahari telah berlalu, dia berperang hingga salat Ashar, kemudian dia menunda hingga salat Ashar, barulah dia berperang. Beliau bersabda, dan dikatakan, “Pada saat itu angin akan bertiup.” Kemenangan, dan orang-orang beriman berdoa untuk tentara mereka dalam doa mereka. Abu Issa berkata: Hadits ini diriwayatkan dari Al-Nu’man bin Muqrin. Dengan rantai transmisi yang lebih andal dari ini. Qatadah tidak sampai kepada al-Nu’man ibn Muqrin, dan al-Nu’man ibn Muqrin meninggal pada masa kekhalifahan Umar.
Diriwayatkan oleh
al-Nu'man bin Muqarrin (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 21/1612
Tingkat
Daif
Kategori
Bab 21: Ekspedisi Militer