Jami at-Tirmidzi — Hadis #27710

Hadis #27710
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم حَرَّقَ نَخْلَ بَنِي النَّضِيرِ وَقَطَعَ وَهِيَ الْبُوَيْرَةُ فَأَنْزَلَ اللَّهُ ‏:‏ ‏(‏ مَا قَطَعْتُمْ مِنْ لِينَةٍ أَوْ تَرَكْتُمُوهَا قَائِمَةً عَلَى أُصُولِهَا فَبِإِذْنِ اللَّهِ وَلِيُخْزِيَ الْفَاسِقِينَ ‏)‏ ‏.‏ قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ‏.‏ وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ ‏.‏ وَقَدْ ذَهَبَ قَوْمٌ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ إِلَى هَذَا وَلَمْ يَرَوْا بَأْسًا بِقَطْعِ الأَشْجَارِ وَتَخْرِيبِ الْحُصُونِ ‏.‏ وَكَرِهَ بَعْضُهُمْ ذَلِكَ وَهُوَ قَوْلُ الأَوْزَاعِيِّ ‏.‏ قَالَ الأَوْزَاعِيُّ وَنَهَى أَبُو بَكْرٍ الصِّدِّيقُ يَزِيدَ أَنْ يَقْطَعَ شَجَرًا مُثْمِرًا أَوْ يُخَرِّبَ عَامِرًا وَعَمِلَ بِذَلِكَ الْمُسْلِمُونَ بَعْدَهُ ‏.‏ وَقَالَ الشَّافِعِيُّ لاَ بَأْسَ بِالتَّحْرِيقِ فِي أَرْضِ الْعَدُوِّ وَقَطْعِ الأَشْجَارِ وَالثِّمَارِ ‏.‏ وَقَالَ أَحْمَدُ وَقَدْ تَكُونُ فِي مَوَاضِعَ لاَ يَجِدُونَ مِنْهُ بُدًّا فَأَمَّا بِالْعَبَثِ فَلاَ تُحَرَّقُ ‏.‏ وَقَالَ إِسْحَاقُ التَّحْرِيقُ سُنَّةٌ إِذَا كَانَ أَنْكَى فِيهِمْ ‏.‏
Qutaibah meriwayatkan kepada kami, Al-Layth meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Nafi', atas wewenang Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW membakar pohon palem Banu al-Nadir dan menebang pohon palem Banu al-Nadir. Maka Allah menurunkan wahyu: (Apa pun yang kamu tebang atau biarkan sampai ke akar-akarnya, itu adalah izin Allah, dan agar Dia mempermalukan orang-orang yang melanggar. ) Katanya, dan berdasarkan otoritas Ibnu Abbas, ini adalah hadis yang hasan dan shahih. Beberapa orang yang berilmu melakukan hal ini dan mereka tidak melihat ada salahnya menebang pohon dan menghancurkan benteng. Sebagian dari mereka tidak menyukai hal itu, dan inilah yang dikatakan Al-Awza’i. Kata Al-Awza'i dan Abu Noha Yang sulung dari orang-orang shaleh Yazid menebang pohon yang subur atau menghancurkan sebuah desa, dan kaum Muslim pun melakukan hal yang sama setelah dia. Al-Syafi’i berkata: Tidak ada salahnya melakukan pembakaran di tanah musuh. Dan menebang pohon dan buah-buahan. Ahmad berkata, “Mungkin di tempat yang tidak ada tempat untuk melakukannya, tapi jika dirusak, tidak boleh dibakar.” Ishaq berkata: Al-Tahriq itu sunnah jika di antara mereka lebih banyak dosanya.
Diriwayatkan oleh
Abdullah bin Umar (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 21/1552
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 21: Ekspedisi Militer
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait